Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN, DUKUNGAN ORANG TUA, KEPERCAYAAN DAN PAPARAN MEDIA ONLINE TERHADAP PRAKTEK VAKSINASI COVID-19 PADA SISWA SMPN 23 KONAWE SELATAN TAHUN 2021 Denji Tiansani Akhmalia; La Ode Muhamad Sety; Fifi Nirmala G
Endemis Journal Vol 3, No 1 (2022): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i1.26978

Abstract

Covid-19 vaccination is the administration of the Covid-19 vaccine which is specifically given in order to actively increase a person's immunity against the covid-19 virus, so that if one day someone is exposed to Covid-19 they will not get sick or only experience mild illness and will not become a source of transmission. This study aims to determine the relationship between knowledge, parental support, trust and media online exposure with the practice of Covid-19 vaccination on students of SMPN 23 Konawe Selatan in 2021. This type of research is analytic using a Cross Sectional approach. The number of samples was 211 people who were selected using the Proportionate Stratified Random Sampling technique. Data collection is done online using the Google Form platform. The statistical test used the chi-square test with the results showing 179 (84.8%) respondents had  vaccinated against Covid-19 while 32 (15.2%) had not vaccinated against Covid-19. The results showed that there was a relationship between parental support (p value = 0.009) and the practice of vaccinating Covid-19 on students of SMPN 23 Konawe Selatan. on the other hand, there is no relationship between knowledge (p value = 0.391), trust (p value = 1,000) and exposure to online media (p value = 0.669) on the practice of Covid-19 vaccination among students of SMPN 23 Konawe Selatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEPATUHAN PROTOKOL COVID-19 PADA MASYARAKAT KOTA BAUBAU TAHUN 2020 Sri Epon Hasti Dude; Fifi Nirmala; Irma Irma
Endemis Journal Vol 2, No 3 (2021): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v2i3.26951

Abstract

The Perception Health Belief Model (HBM) explains that responses to comply with and respond to health health protocols can affect the increase in cases of COVID-19. Good preventive behavior will start from people's perceptions of these health behaviors. Good behavior can be an effort to prevent the transmission of COVID-19. Public compliance with health behavior is influenced by many factors, including knowledge, perceptions, emotions, motivation, and the environment. This study aims to determine the factors associated with compliance with the COVID-19 protocol in the people of Baubau City. This study used a cross sectional approach using simple random sampling technique, amounting to 420 people. Statistical test using the Chi-Square test. The results showed that 86 (20.5%) respondents with poor adherence found that there was a significant relationship with perceived vulnerability (p-value 0.000 <0.05), perceived resistance (p-value 0.000 <0.05) and guidance. act (p-value 0.000 <0.05), on the other hand there is no significant relationship with perceived severity (p-value 0.732> 0.05) and perceived benefits (p-value 0.701> 0.05). Conclusion: Individual knowledge about how risky a disease is can lead to taking preventive measures, other things that influence individuals not to carry out an action because of the many obstacles they feel and there are clues or motivations that make individuals take action. It was found that there was a significant relationship with perceived vulnerability (p-value 0.000 <0.05), perceived barrier (p-value 0.000 <0.05) and action instructions (p-value 0.000 <0.05), otherwise there was no a significant relationship with perceived severity (p-value 0.732> 0.05) and perceived benefits (p-value 0.701> 0.05). Suggestions for the community to maintain and improve themselves and be more productive by not forgetting the COVID-19 protocol, and for health institutions to further optimize the approach to the community and provide updated information so that people not only have better responses but also have good attitudes and behaviors in the prevention of COVID-19. 
STUDI KUALITATIF PENGELOLAAN LIMBAH VAKSIN COVID-19 DI PUSKESMAS POASIA KOTA KENDARI Wa Ode Sri Muliani; Fifi Nirmala G.; Rastika Dwiyanti Liaran
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i1.27425

Abstract

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dapat menimbulkan jumlah timbulan limbah medis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan limbah medis hasil vaksinasi selama pandemi Covid-19 di Puskesmas Poasia Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian yaitu Penanggung Jawab Pengelola Limbah Medis, Kepala Instansi Sanitasi dan Perawat Petugas. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemilahan sampah dari sumber telah dilakukan, dengan menyediakan wadah sampah medis dan non-medis yang diberi label infeksius dan non-infeksius serta safety box sebagai pewadahan limbah B3. Wadah limbah medis padat adalah tong sampah pijakan anti bocor dan kedap air, serta ditutup dengan kantong plastik berwarna kuning atau hitam bertanda limbah infeksius dan non-infeksius dan safety box untuk limbah B3 seperti jarum suntik. Pengumpulan sampah medis dilakukan oleh petugas sanitasi. Pengangkutan dilakukan oleh petugas sanitasi dengan menggunakan troli tertutup, anti bocor, tahan air dan tanpa sudut tajam dan kemudian di bawah ke Tempat Pembuangan Sampah. untuk pengelolaan tahap selanjutnya seperti pemusnahan dan pembuangan akhir diserahkan ke pihak ketiga melalui kerja samanya PT Mitra Hijau.Penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolaan sampah medis di Puskesmas Poasia sesuai ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 1204/Menkes/SK/X/2006 terkait dengan proses pemilahan, pewadahan, pengumpulan dan pengangkutan.
GAMBARAN PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO KOTA KENDARI TAHUN 2021 Abdul Jalil Saban Hidayat; Yasnani Yasnani; Fifi Nirmala G.
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i2.27329

Abstract

Produksi sampah yang terus menerus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkan bertambahnya volume sampah. Wilayah kerja puskesmas Lepo-Lepo terdiri dari beberapa kelurahan mencakup Kelurahan Lepo-Lepo, Baruga, Wundudopi dan Watu Bangga. Masalah pengelolaan sampah domestik di wilayah kerja puskesmas Lepo-Lepo masih dalam kategori buruk, banyaknya timbulan sampah yang ada di lingkungan menyebabkan lingkungan menjadi kumuh disekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah domestik pada masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo. Metode yg dipakai dalam penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel yg dipakai merupakan teknik proportionate stratified secara acak sampling. Jumlah populasi sebanyak 5.573 rumah tangga dengan  sampel sebanyak 150 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pemilahan sampah sebanyak 150 responden diperoleh 70.7 % yang tidak memenuhi syarat dan 29.3 % yang memenuhi syarat, dalam pengumpulan sampah sebanyak 150 responden diperoleh 70.7 % yang tidak memenuhi syarat dan 29.3 % yang memenuhi syarat, dalam pemanfaatan kembali sampah sebanyak 150 diperoleh 92.0 % yang tidak melakukan pemanfaatan kembali sampah dan 8.0 % yang melakukan pemanfaatan kembali sampah, dalam pengangkutan sampah sebanyak 150 responden diperoleh 94.0 % yang tidak memenuhi syarat dan  6.0 % yang memenuhi syarat dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebanyak 150 responden diperoleh 96.7 %  tidak memenuhi syarat dan 3.3 % yang  memenuhi syarat.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANLYSIS(JSA) PADA PEKERJA PENGECORAN DI PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR WALIKOTA KENDARI TAHUN 2022 Wiwi Putri Nengsi; Fifi Nirmala G; Rizki Eka Sakti Octaviani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29182

Abstract

Pembangunan proyek kontruksi pada umumnya merupakan kegiatan yang banyak mengandung unsur bahaya.Situasi dalam lokasi proyek mencerminkan karakter yang keras serta kegiatannya terlihat sangat kompleks dan dinamis dilaksanakan sehingga dibutuhkan kondisi yang prima dari tenaga kerja yang melaksanakannya.Menurut International Labor Organization (ILO) tahun 2018, tingkat kecelakaan kerja dan berbagai ancaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Indonesia masih cukup tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya pada pekerja pengecoran dengan metode JSA di proyek pembangunan Kanor Walikota Kendari.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jumlah sampel adalah 5 orang yang dipilih dengan terknik purposive sampling dan snowball sampling , dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. Aktivitas dalam analisis data dengan metode kualitatif deskriptif dibagi menjadi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau menyimpulkan. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebelumnya tidak pernah terjadi kecelakaan fatal di Proyek pembangunan Kantor Walikota Kendari karena pekerja selalu mengikuti arahan dari pihak perusahaan tertutama dari pihak K3.Untuk pengendalian risiko bahwa pengendalian telah dilakukan oleh perusahaan berupa pengendalian subtitusi, control teknis, administrasi serta penyediaan APD. Sebaiknya setiap pekerjaan yang ada di area pengecoran Proyek Pembangunan Kantor Walikota selalu dilakukan pengawasan oleh perusahaan, sehingga dapat meminimalkan potensi bahaya yang ada di area pengecoran.Kata kunci : Identifikasi bahaya, JSA, Penilaian Risiko, Pengecoran, Pengendalian Risiko
GAMBARAN SARANA SANITASI LINGKUNGAN MASYARAKAT PESISIR DI DESA WAWATU KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN Nurhalisa Nurhalisa; Fifi Nirmala G.; La Ode Ahmad Saktiansyah
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i4.33203

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan suatu usaha untuk mencapai lingkungan sehat melalui pengendalian faktor lingkungan fisik, khususnya hal-hal yang memiliki dampak merusak perkembangan fisik kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Masalah utama sanitasi lingkungan masyarakat Desa Wawatu adalah masih banyak masyarakat yang tidak mengerti tentang cara berperilaku hidup bersih dan sehat seperti kurangnya pengetahuan dan inisiatif dalam kebersihan wadah penampungan air minum ,sarana jamban keluarga , saluran pembuangan air limbah (SPAL) dan sarana pembuangan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sarana sanitasi lingkungan masyarakat pesisir di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei observasional .Sampel yang digunakan yaitu 92 sampel. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sarana air minum memenuhi syarat kesehatan yakni sebanyak 68 orang (73,9%) serta  tidak memenuhi syarat yakni sebanyak 24 orang (26,1%), jamban keluarga yang memenuhi syarat yakni sebanyak 11 orang (12,0%) dan tidak memenuhi syarat sebanyak 81 orang (88,0 %), serta sarana pembuangan air limbah yang memenuhi syarat sebanyak 19 orang (20,7%) dan tidak memenuhi syarat sebanyak 73 (79,3%) adapun sarana pembuangan sampah yang memenuhi syarat sebanyak 11 orang (12,0%) dan tidak memenuhi syarat 81 orang (88 %). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sarana sanitasi lingkungan yaitu sarana air minum sudah memenuhi syarat sedangkan sarana jamban keluarga , pembuangan air limbah dan tempat pembuangan sampah yang ada di desa wawatu belum memenuhi syarat.
HUBUNGAN KUALITAS LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAILANGGA KABUPATEN MUNA BARAT Fikra Lifia Ningsi; Siti Rabbani Karimuna; Fifi Nirmala G
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInfeksi saluran pernapasan akut adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Word Health Organization (WHO) melaporkan bahwa sebanyak ± 4 juta jiwa didunia meninggal setiap tahun karena ISPA dan kematian tersebut terdapat di Negara berkembang seperti: India (48%), Indonesia (38%), Ethiopia (4,4%), Pakistan (4,3%), China (3,5%), Sudan (1,5%), dan Nepal (0,3%). Diperkirakan kasus ISPA di Indonesia sebanyak 5.394.598 sedangkan di Puskesmas Lailangga jumlah kasus ISPA sebanyak 463 kasus terhitung Januari-Agustus 2022. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Lailangga Kabupaten Muna Barat Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah populasi sebanyak 463 dan sampel diambil sebanyak 177 responden yang dipilih berdasarkan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 177 responden mengalami ISPA sebanyak 93 responden (52,5%) dan tidak mengalami ISPA 84 responden (47,5). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara ventilasi, kelembapan, jenis lantai, dan kepadatan dengan kejadian ISPA. Sedangkan pencahayaan dan suhu tidak berhubungan dengan kejadian ISPA dan. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan kepada masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi ventilasi rumah dapat berfungsi dengan baik sehingga sirkulasi udara dalam ruangan tetap terjaga, memastikan kelembapan dan jenis lantai yang digunakan memenuhi syarat, serta diharapkan masyarakat dapat mengatur jumlah penghuni kamar sehingga tidak menyebabkan over crowding. Kata kunci: ISPA, Lingkungan Fisik, Rumah
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH PADA LINGKUNGAN SEKOLAH TAMBOSUPA MELALUI PERILAKU HIDUP BERSIH-SEHAT Astrid Indalifiany; Sabarudin Sabarudin; Halik Halik; Nurull Hikmah; La Ode Nggawu; Fifi Nirmala
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 3, No 1 (2023): Januari- Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpnus.v3i1.35298

Abstract

Dengue fever is an infectious disease spread by the bite of the Aedes mosquito, especially Aedes aegypti. The fact that the Aedes aegypti mosquito often bites during the day during school activities, makes schools a potential location for the spread of DHF. To stop the spread of dengue fever, clean and healthy living behavior (PHBS) can be implemented by washing hands properly, keeping classrooms clean, eating healthy food, exercising regularly, and getting enough sleep. Other efforts are wearing a mask when in crowds, maintaining a safe distance, and using 3M-plus to prevent dengue, such as draining, covering, and burying. The purpose of this service is to educate junior high school students in Tambosupa Konawe Selatan Village about maintaining a clean school environment and avoiding various diseases, especially DHF, to increase their knowledge and skills regarding clean and healthy behavior (PHBS). 
Hubungan Antara Perilaku Kesehatan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2022 Nur Syawaliyah Zahrah; Fifi Nirmala G; Syawal Kamiluddin Saptaputra
Endemis Journal Vol 4, No 1 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i1.42407

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama masyarakat Indonesia. Peneliti melakukan penelitian ini karena dari beberapa puskesmas yang ada di kota Kendari Sulawesi Tenggara Puskesmas Puuwatu paling tinggi untuk kasus DBD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah kerja puskesmas Puuwatu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 100 orang. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi square pada tingkat kepercayaan 95% menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kebiasaan menguras TPA dengan kejadian DBD (p value=0,168), terdapat hubungan antara keberadaan barang-barang bekas disekitar rumah dengan kejadian DBD (p value=0,041), tidak terdapat hubungan antara perilaku menggantung pakaian dengan kejadian DBD (p value=1,000), tidak terdapat hubungan antara penggunaan obat/anti nyamuk dengan kejadian DBD (p value=0,344), tidak terdapat hubungan antara kebiasaan menutup TPA dengan kejadian DBD (p value=0,729) dan terdapat hubungan antara kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan dibakar dengan kejadian DBD (p value=0,035). Kesimpulan pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara kebiasaan menguras TPA, perilaku menggantung pakaian, penggunaan obat/anti nyamuk dan kebiasaan menutup TPA dengan kejadian DBD, dan terdapat hubungan antara keberadaan barang-barang bekas disekitar rumah dan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan dibakar dengan kejadian DBD. Kata kunci : Perilaku, Sikap, DB
EFEKTIVITAS PELAYANAN KEPESERTAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KANTOR BPJS KOTA KENDARI TAHUN 2020 Sadaria Sadaria; Suhadi Suhadi; Fifi Nirmala G
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 3 (2020): JAKK (Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan)
Publisher : Departemen AKK FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jakk.v1i3.38085

Abstract

Abstrak  Latar Belakang: Pemerintah sedang berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan menggunakan jaminan sosial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelayanan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasinal (JKN) di Kantor BPJS Kota Kendari Tahun 2020. Variabel dalam penelitian ini ketersediaan fasilitas, kemudahan persyaratan, ketepatan waktu dan kecepatan tanggap. Metode: penelitian ini adalah deksriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Artinya pengukuran hanya dilakukan satu kali pengamatan terhadap suatu karakter atau variabel pada saat pemeriksaan langsung dilapangan. Penelitian ini di lakukan di Kantor BPJS Kota Kendari . penelitian di laksanakan pada bulan Januari-Februari 2020. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Teknik Pengambilan sampel dilakukan dengan cara estimasi proporsi dengan jumlah 192. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil: Dari data deksriptif penelitian menunjukan bahwa  variabel efektivitas pelayanan kepesertaan JKN dari aspek kecepatan tanggap dengan nilai tertinggi efektivitas 1,97 (kurang efektif) sedangkan nilai yang rendah dari aspek kemudahan persyaratan dengan nilai efektivitas 1,57 (tidak efektif).AbstractBackground : The government is working to improve the quality of public health by using social security.Objectives: This study aims to assess the effectiveness of membership services for National Health Insurance (JKN) at the Kendari City BPJS Office in 2020. The variables in this study are the availability of facilities, ease of requirements, timeliness and speed of response.Methods: This research method is descriptive analytic using cross sectional approach. Meaning that measurements are only made once the observation of character or variable during field checks. This research was conducted at the Kendari City BPJS Office. The study was conducted in January-February 2020. The sample in this study were participants of the National Health Insurance (JKN). The sampling technique is done by estimating the proportion with the number of samples 1922.Results:  Data collection is done through a questionnaire. Data analysis uses Univariate analysis. Research results show that the effectiveness of JKN membership services variable from the aspect of availability of facilities with the highest value of effectiveness is 1,97 (less effective) while the low value of the aspect of responsiveness is 1,57  (ineffective).