Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengenalan Google Schoolar dan Science and Technology Index (SINTA) Kepada Guru di MAN 3 Kulonprogo Yogyakarta Benny Kurnianto; Alwazir Abdusshomad; Nawang Kalbuana; Zulina Kurniawati; Taufik Rohman; Wildan Hidayat
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on Minister of State Administrative and Bureaucratic Reform Regulation No. 16 of 2009 concerning Functional Positions of Teachers and Their Credit Scores, the publication of scientific papers is one of the requirements for promotion for a teacher. Based on observations, teachers at MAN 3 Kulonprogo still need training on how to publish scientific papers. The publication of scientific work can be recognized as a requirement if the publication is recorded on a scientific work database such as the Google Schoolar and Science and Technology Index (SINTA). For this reason, teachers need to receive training to increase their knowledge of the benefits of indexing scientific journals. The strategy applied in this community service activity is the use of online lectures, practice questions, and questions and answers which are carried out through the Zoom Meeting program. After receiving the training, the knowledge value of the teachers participating in the training increased by 2.221 compared to before they were given material on Google Schoolar and the SINTA Index. In addition, the results of the Paired Sample T-Test showed a sig value of 0.048 and less than 0.05 (alpha 5%) indicating that this PKM activity had an impact on the teachers of MAN 3 Kulonprogo Yogyakarta, especially in terms of increasing their capacity to operate the Google Schoolar application and Science and Technology Index (SINTA) as a scientific publication indexation database.
FACTORS AFFECTING EARNING MANAGEMENT ON TRANSPORTATION CORPORATIONS IN INDONESIA Yenni Arnas; Suse Lamtiar; Zulina Kurniawati; Benny Kurnianto; Nawang Kalbuana
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 5, No 1 (2021): IJEBAR, VOL. 5, ISSUE 01, MARCH 2021
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v5i1.2170

Abstract

The management of earnings or Earnings Management defined as management activities for adjusting earnings according to specific objectives. Therefore, empirical evidence showing the impact of Institutional and managerial Ownership, intellectual capital, audit quality on income management is necessary. 14 transportation companies listed on the Indonesian stock exchange were surveyed in accordance with the research criteria. A purposeful sampling method collected data. The SPSS 23 application tests the multiple linear regression hypothesis. Of the variables used in this study, only intellectual capital has a positive impact on profit management and can be used as one of the indicators in future research to measure income management actions.
Pengaruh Komunikasi Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Rini Sadiatmi; Zulina Kurniawati
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 8 No 17 (2014): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v8i17.531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh komunikasi pengawasan terhadap kinerja pegawai pada Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug - Tangerang melalui metode kuantitatif dengan rumusan masalah assosiatif dengan dua variabel independen yaitu komunikasi dan pengawasan. Subjek penelitian ini adalah para pegawai STPI Curug - Tangerang. Data penelitian diperoleh dari seberan kuesioner terhadap 83 ( delapan puluh tiga) orang responden. Hasil Penelitian menunjukan bahwa komunikasi dan pengawasan secara bersama - sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada STPI Curug Tangerang, hal ini diperoleh dari hasil persamaan Y= 8,897 + 0,395X1 +0,249X2. Diperoleh Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,444, artinya kontribusi komunikasi dan pengawasan terhadap kinerja 44,40% dan sisanya 55,60% dipengaruhi oleh faktor lainya yang tidak dianalisis lebih lanjut dalam penelitian ini.
KAJIAN GROUNDING SYSTEM JARINGAN LISTRIK TEGANGAN RENDAH DI SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA RB Budi Kartika W; Zulina Kurniawati; Rubby Soebiantoro
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 11 No 1 (2018): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v11i1.548

Abstract

Tenaga listrik dalam aktifitas akademik merupakan suatu hal yang sudahmenjadi kebutuhan pokok. Dalam aktifitas akademik listrik memiliki banyakmanfaat tetapi disisi lain memiliki resiko besar yang dapat membahayakan bagipemakainya apabila salah dalam penanganan dan penggunaannya sehingga akanberakibat fatal sampai merenggut nyawa manusia.Pentanahan merupakan salah satu sistem yang terdapat pada instalasi listrik.Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilaitahanan pentanahan pada jaringan listrik tegangan rendah (tegangan jala) untukbangunan yang mendukung kegiatan akademik Sekolah Tinggi PenerbanganIndonesia.Hasil keseluruhan penelitian yang telah dilakukan, menyatakan bahwa nilaitahanan pentanahan dari hasil pengukuran sampel, didapatkan dengan nilaitertinggi 320 ohm, nilai terendah 0,8 ohm, jika dilihat dari hasil pengukuran 80titik sampel, didapatkan 17 titik sampel yang bermasalah dengan variasipermasalahan yang disebabkan karena usia pakai dan faktor lingkungan, tindaklanjut pada nilai tahanan pentanahan yang lebih besar dari 10 ohm memerlukanpenangan berupa perbaikan agar dapat memperkecil peluang terjadinya bahayasengat listrik pada pengguna.
PELATIHAN PERAWATAN AIR CONDITIONER (AC) UNTUK SISWA SMK PENERBANGAN DIRGHANTARA Yenni Arnas; Hari Kurniawanto; Zulina Kurniawati; Benny Kurnianto; Imam Haryadi; KGS. M. Ismail; Nawang Kalbuana; M. Samudera Novarizki Adityanto Nursin
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v4i1.141

Abstract

Most students at the aviation vocational high school focus on learning about aircraft maintenance techniques i.e. Airframe and Powerplant and also Electrical Avionic. On the other hand, the aviation industry involves various fields of expertise such as navigation, aircraft maintenance, electricity, mechanics, civil engineering, etc. Furthermore, airport mechanical engineering becomes one of the most demanded competence in the aviation industry to fill vacancy as technicians in 340 airports in Indonesia. Therefore, the community service team carried out a training program for students at Dirghantara Aviation Vocational High School in maintaining air conditioner (AC) as one of the required competencies for airport mechanical technicians. The method used in this activity is which includes classroom learning and field practice. The result of this activity showed that the students obtained one of the airport mechanical competency i.e. AC maintenance skill. According to the evaluation, the training participants stated that the activity was valuable. They awaited that other mechanical competency education and training would be given
ANALISIS KERUSAKAN UNTUK PENYUSUNAN REKOMENDASI PEMELIHARAAN SISTEM TAXIWAY EDGE LIGHT DI BANDARA PANGSUMA Aldha Martha Putri; Zulina Kurniawati; Fahroji Fahroji
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57326

Abstract

Bandar udara memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan operasional penerbangan, khususnya pada pergerakan pesawat di sisi udara. Salah satu fasilitas keselamatan tersebut adalah sistem taxiway edge light yang berfungsi sebagai panduan visual bagi pilot saat pesawat melakukan taxiing. Di Bandara Pangsuma Putussibau, sistem taxiway edge light saat ini tidak berfungsi, ditandai dengan lampu taxiway yang tidak menyala serta Constant Current Regulator (CCR) yang tidak beroperasi, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan dan efisiensi pergerakan pesawat, terutama pada kondisi cuaca dengan visibilitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidakfungsian sistem taxiway edge light sebagai dasar penyusunan rekomendasi pemeliharaan lanjutan guna mendukung keselamatan operasional penerbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui pengukuran dan pengumpulan data teknis sistem taxiway edge light yang kemudian dibandingkan dengan standar dan ketentuan yang berlaku menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor peralatan (machine) dan material menjadi penyebab utama ketidakfungsian sistem, ditandai dengan kondisi CCR dan lampu taxiway yang tidak beroperasi serta penurunan kualitas isolasi pada kabel dan konektor. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa diperlukan evaluasi teknis serta penyusunan rekomendasi pemeliharaan lanjutan agar sistem penerangan tepi sisi taxiway dapat beroperasi secara andal dan mendukung keselamatan operasional penerbangan di Bandara Pangsuma Putussibau.
Sistem Distribusi Listrik pada Politeknik Penerbangan Indonesia Curug Yenni Arnas; Zulina Kurniawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3705

Abstract

 AbstrakPoliteknik Penerbangan Indonesia Curug (PPI Curug) berlangganan daya dari PLN sebesar 3 Mega Watt. Sejak awal sistem kelistrikan di Kampus PPI Curug diimplementasikan, belum pernah dilakukan penyesuaian-penyesuaian. Penambahan-penambahan sistem distribusi baru tidak melalui perencanaan yang matang, hal ini dapat ditunjukkan dengan data bahwa sampai saat ini masih ada bangunan di PPI Curug yang disuplai tegangan 110 V per phase. Upgrade sistem kelistrikan pada beberapa bangunan yang disuplai tegangan 110 V per fase pernah dilakukan secara perlahan-lahan melalui mekanisme penyesuaian instalasi listrik pada bangunan tersebut, dan belum menyentuh pada sistem distribusinya. Jumlah trafo daya yang banyak ternyata tidak sebanding dengan suplai daya yang ditanggung oleh masing-masing trafo, bahkan secara keseluruhan tidak ada trafo yang terbebani lebih dari 40% dari beban nominalnya. ( Salsa, 2019) Pada sisi lain jumlah tagihan langganan daya listrik yang dibayar oleh PPI Curug dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.Kata Kunci: Daya, Distribusi Tagihan, Trafo AbstractIndonesian Aviation Polytechnic of Curug (PPI Curug) uses power from PLN of 3 Mega Watts. Since the beginning implementation of the electrical system at the PPI Curug Campus, adjustments have never been made. The additions of a new distribution system did not go through careful planning, this can be shown by the data that until now there are still buildings at PPI Curug which are supplied with a voltage of 110 V per phase. Upgrading the electrical system in several buildings that are supplied with a voltage of 110 V per phase has been carried out slowly through the adjustment mechanism of the electrical installation in these buildings, and has not yet touched on the distribution system. The large number of power transformers turned out to be not proportional to the power supply borne by each transformer, and overall none of the transformers was burdened more than 40% of the nominal load. (Salsa, 2019) On the other hand, the number of electricity subscription bills paid by PPI Curug has increased from year to year.Keywords: Bill, Distribution, Power, Transformer
ANALISA ALIRAN DISTRIBUSI UDARA DAN KENYAMANAN THERMAL MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS DI RUANG PANEL LISTRIK BANDAR UDARA BUDIARTO Zulina Kurniawati; Oka Fatra; Imam Haryadi Wibowo; Muhammad Samudera Novarizki Adityanto Nursin; Dita Diana Sari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.62154

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi aliran udara dan tingkat kenyamanan termal di ruang panel listrik Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Budiarto menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Ruangan ini memiliki beban panas tinggi akibat peralatan elektronik yang beroperasi terus-menerus sehingga membutuhkan sistem ventilasi dan pendinginan yang efektif. Data diperoleh melalui pengukuran suhu, kelembapan, dan kecepatan udara di beberapa titik, kemudian disimulasikan menggunakan ANSYS Workbench 18.1. Hasil simulasi menunjukkan kecepatan udara rata-rata menurun dari 0,180 m/s menjadi 0,156 m/s, sementara suhu meningkat dari 31,7°C menjadi 36,1°C, dengan suhu maksimum melebihi 130°C di sekitar peralatan listrik. Kondisi ini menunjukkan terjadinya thermal stratification dan distribusi udara yang belum merata. Berdasarkan standar ASHRAE 55:2013, ISO 7730:2005, dan SNI 6390:2020, suhu tersebut berada di luar rentang kenyamanan termal (23–26°C). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem AC Split 2 PK belum optimal dan merekomendasikan optimasi tata letak pendingin, penambahan ventilasi, serta sistem monitoring suhu berbasis IoT untuk meningkatkan efisiensi termal dan keselamatan operasional.
Rancangan Reinstalasi Precision Approach Path Indicator menggunakan Dual Sirkuit Otomatis Runway 25R Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Viyuga Ade Putra Suryana; Zulina Kurniawati; Rafi Maulana Prasetyawan
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9116

Abstract

Keandalan sistem Precision Approach Path Indicator (PAPI) sangat menentukan keselamatan pendaratan pesawat, khususnya di bandara dengan kepadatan lalu lintas udara tinggi seperti Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Saat ini, PAPI pada runway 25R masih terhubung dalam satu sirkuit dan disuplai oleh satu unit Constant current regulator (CCR), sehingga gangguan pada salah satu komponen dapat menyebabkan seluruh lampu PAPI padam total, sebagaimana terjadi pada insiden padamnya PAPI runway 25R pada 9 Oktober 2025 akibat kabel power yang terputus. Penelitian ini bertujuan merancang reinstalasi jaringan PAPI menggunakan konfigurasi dua sirkuit otomatis melalui selector cabinet berbasis Programmable Logic Controller (PLC) guna meningkatkan keandalan sistem. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) level 1 yang berfokus pada tahap perancangan tanpa pembuatan produk fisik, dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara terhadap supervisor Unit Visual Aid. Hasil penelitian menunjukkan rancangan dua sirkuit membutuhkan penambahan satu unit CCR berkapasitas 5 kVA dan jalur kabel FL2XCY sepanjang 1.264 meter yang lebih pendek dari jalur eksisting (1.636 meter), sehingga rugi daya kabel primer menurun dari 45,1 W menjadi 43,56 W. Pengujian logika interlock PLC melalui simulasi Human Machine Interface (HMI) membuktikan sistem mampu mengalihkan suplai daya secara otomatis ke sirkuit cadangan ketika sirkuit utama mengalami gangguan tanpa menyebabkan lampu PAPI padam, dan hasil simulasi ETAP menunjukkan tegangan sistem rancangan (311 V) tetap berada dalam rentang aman dibandingkan kondisi eksisting (316 V). Penelitian ini menghasilkan Detail Engineering Design (DED), Rencana Kerja dan Syarat (RKS), serta Bill of Quantity (BOQ) yang dapat dijadikan acuan teknis dalam meningkatkan keandalan sistem PAPI di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, dengan rekomendasi penelitian lanjutan pada perancangan media komunikasi jaringan monitoring secara lebih mendalam.
Rancangan Reinstalasi Jaringan Distribusi Tegangan Menengah Gardu Instrument Landing System Bandara Halim Perdanakusuma Oji Mai Firman; Zulina Kurniawati; Isnain Jodi Anggoro
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9119

Abstract

Sistem distribusi tegangan menengah pada Gardu Instrument Landing System (ILS) Bandar Udara Halim Perdanakusuma mengalami penurunan keandalan akibat transformator step-up 380 V/6 kV yang telah beroperasi sejak tahun 1973 dan mengalami kebocoran minyak isolasi, serta kerusakan pada jalur kabel Power House–Glide Path yang mengubah konfigurasi jaringan dari loop menjadi radial sehingga tidak memiliki jalur suplai cadangan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kontinuitas suplai listrik pada peralatan navigasi penerbangan yang bersifat kritis. Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan reinstalasi jaringan distribusi tegangan menengah 6 kV pada Gardu ILS untuk meningkatkan kontinuitas dan kinerja sistem. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) Level 1 yang dipilih karena penelitian difokuskan pada tahap perancangan tanpa dilanjutkan pembuatan produk, melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data teknis, analisis sistem eksisting, perancangan transformator dan kabel, serta simulasi menggunakan ETAP 19.01 untuk memvalidasi kinerja rancangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator eksisting telah berumur 53 tahun dengan nilai breakdown voltage minyak sebesar 29,8 kV, berada di bawah standar minimum IEC 60156 sebesar 50 kV. Rancangan reinstalasi merekomendasikan transformator kering (dry-type cast resin) berkapasitas 315 kVA dan kabel N2XSEFGbY 3×35 mm² dengan konfigurasi jaringan loop. Hasil simulasi ETAP menunjukkan peningkatan profil tegangan pada seluruh bus serta pembebanan transformator sebesar 52,2%, yang masih berada dalam batas aman operasi. Rancangan ini dapat menjadi acuan teknis untuk meningkatkan kontinuitas dan keselamatan operasional sistem navigasi penerbangan, sehingga penelitian selanjutnya disarankan mencakup analisis koordinasi proteksi dan keandalan sistem secara lebih komprehensif.