Bambang Pudjianto
Departemen Teknik Sipil FT. UNDIP Jl. Prof. H. Soedarto SH., Tembalang, Semarang 50275

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KESEJAHTERAAN KOMUNITAS DI DESA ADAUT, KECAMATAN SELARU, PROVINSI MALUKU Suyanto, Suyanto; Pudjianto, Bambang
Sosio Informa Vol 19, No 2 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaut village inWest Southeast Maluku district as a location for research is one of the underdeveloped areas. The purpose of this study is to identify and map out the problems, the needs of the Community and the resources and potential of the research sites. Targets include research Community residents, Community leaders, Government Agencies and Social Institutions. Observations made of the potential sources of social welfare and on-site research and activities of daily life that made citizens. Poverty is a major problem and cause a variety of other social welfare issues in the village Adaut. The causes of poverty are low levels of education, healt, limited employment and conditions of isolation. To break the chain of poverty in the long -term perspective, the investment in health and education and transportation are very important for achieving social welfare.Keywords:disadvantaged areas, poverty, and potential.Desa Adaut di Kabupaten Maluku Tenggara Barat sebagai lokasi penelitian merupakan salah satu daerah tertinggal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi  dan  memetakan  permasalahan, kebutuhan masyarakat dan sumber serta potensi yang ada di lokasi penelitian. Sasaran penelitian meliputi warga masyarakat, tokoh masyarakat, Instansi Pemerintah dan Lembaga-Lembaga Sosial. Observasi dilakukan terhadap potensi dan sumber kesejahteraan sosial di lokasi penelitian dan aktivitas kehidupan seharihari yang dilakukan warga masyarakat. Kemiskinan merupakan permasalahan utama dan menyebabkan berbagai permasalahan kesejahteraan sosial lain di Desa Adaut. Penyebab kemiskinan adalah rendahnya tingkat pendidikan, kesehatan, terbatasnya pekerjaan dan kondisi keterisolasian. Untuk memutus rantai kemiskinan tersebut pada perspektif jangka panjang maka investasi pada bidang kesehatan dan pendidikan serta transportasi menjadi sangat penting untuk mencapai kesejahteraan sosial masyarakat.Kata Kunci:daerah tertinggal, kemiskinan, potensi
KONDISI SOSIAL PSIKOLOGIS DAN EKONOMI ORANG DENGAN KECACATAN PASCA PEMBINAAN LANJUT PADA PANTI SOSIAL BINA RUNGU WICARA (PSBRW) MELATI JAKARTA Pudjianto, Bambang; Syawie, M.
Sosio Konsepsia Vol 4, No 3 (2015): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang dengan kecacatan rungu wicara berhak mendapatkan pemenuhan hak-hak dasarnya dalam bidang kesejahteraan sosial. Melalui program rehabilitasi sosial dalam panti, diharapkan tidak seorang pun orang dengan kecacatan rungu wicara sebagai warga negara, tertinggal dan tidak terjangkau dalam proses meningkatkan kesejahterannya. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui apakah pemberdayaan dari hasil rehabilitasi sosial berdampak pada eks klien. Metode penelitian ini menggunakan metode evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil pembinaan lanjut diketahui eks klien yang mendapatkan keterampilan dari panti sosial dapat memperoleh pekerjaan sesuai dengan hasil keterampilan yang diperoleh. Pada kasus enam eks klien orang dengan kecacatan diketahui meningkat kapasitasnya dengan keterampilan yang dimiliki, dan semakin berdaya ke arah kehidupan normatif secara fisik, mental dan sosial.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENUJU DESA SEJAHTERA (STUDI KASUS DI KABUPATEN SRAGEN) Suyanto, Suyanto; Pudjianto, Bambang
Sosio Konsepsia Vol 5, No 1 (2015): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sragen. Untuk menelaah permasalahan kebijakan menggunakan pendekatan evaluatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan FGD. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis paguyuban dengan pola keterpaduan berhasil dengan baik. Hal ini terbukti, melalui pemberdayaan mengelola tanaman sayuran dan perkebunan menunjukkan hasil yang memuaskan yaitu masyarakat yang dibina kebutuhan pokoknya dapat terpenuhi semakin sejahtera serta memiliki harapan ke depan. Bahkan mereka masih bisa menabung untuk keperluan pendidikan dan kesehatan. Dengan demikian disarankan, untuk memaksimalkan pemberdayaan keluarga miskin, sebaiknya bisa dilakukan secara terpadu melalui pilar-pilar kesejahteraan sosial seperti pendamping lapangan dan orsos/LSM yang ada di lokasi. Bagi pemerintah dalam penanganan semua program yang menyangkut kemiskinan perlu menjaga sinergitas antar lembaga dengan pendekatan terintegrasi.
KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA Pudjianto, Bambang; Syawie, Mochamad
Sosio Informa Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbangkesos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menigkatkan kapasitas dan kopetensi ini, manusia perlu meningkatkan pendidikan dan kesehatan. Tujuanartikel ini ingin melihat bahwa bahwa ada kecenderungan pembangunan kualitas manusia berkorelasi dengan kondisikemiskinan penduduk, artinya kualitas menusia akan mudah dicapai apabilia penduduknya sudah terentas darikemiskinan. Dilihat dari data, kemiskinan makin sulit diturunkan karena garis kemiskinan juga bergerak. Ketikapertumbuhan konsumsi masyarakat tidak bisa mengejar pertumbuhan angka kemiskinan, sudah pasti dia tidakbisa melewati garis kemiskinan. Pertanyaanya yang muncul apakah dalam kondisi penduduk yang masih miskinpembangunan manusia yang berkualitas bisa terealisasi. Komitmen untuk meningkatkan pembangunan manusiaperlu disertai dengan upaya menurunkan angka kemiskinan. Perlu terus diupayakan membantu dan memberdayakanmasyarakat miskin. Kajian artikel ini menggunakan metode studi pustaka sebagai cara untuk melakukan analisasehingga diperoleh hasil yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.Kata kunci: kemiskinan, pembangunan manusia.
KINERJA TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN DI SLEMAN - YOGYAKARTA Syawie, M; Pudjianto, Bambang
Sosio Konsepsia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Puslitbangkesos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksistensi TKSK dalam pembangunan kesejahteraan sosial merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, asistensi sosial menjadi kekuatan pendorong dalam pengembangan tingkat akar rumput kesejahteraan sosial. Penelitian yang dilakukan di Kabupaten Sleman Yogyakarta, bertujuan untuk mengetahui kinerja (tugas dan fungsi) TKSK dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat setempat menjadi lebih baik. TKSK masih menghadapi berbagai persoalan dan tantangan, dimana mereka lebih dipandang sebagai relawan daripada pekerja sosial. Kemudian, mereka juga kurang dukungan sarana dan prasarana yang memadai. TKSK sudah menunjukkan kerja nyatanya, sementara itu belum ada kejelasan statusnya, sehingga belum jelas posisi dalam gugus tugas Kementerian Sosial, maupun pada Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten. Sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja TKSK, maka direkomendasikan (a) peninjauan kembali Permensos Nomor 03/2003, terutama Pasal 4 tentang tugas TKSK di dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, Pasal 5 tentang fungsi TKSK di dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, berikut pasal-pasal penjelasannya, Pasal 9 mengenai persyaratan menjadi TKSK, Pasal 13 ayat (2) tentang seleksi administrasi sebagaimana dimaksud ayat (1) Perubahan Pasal-Pasal tersebut diharapkan akan meningkatkan kinerja TKSK dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan.
PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGUMPUL TOL ELEKTRONIK TERHADAP PELAYANAN GERBANG TOL Sodikin, Sodikin; Pudjianto, Bambang; Riyanto, Bambang
Jurnal Transportasi Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.695 KB)

Abstract

An Electronic Toll Collection (ETC) system can be used to reduce vehicle queues in toll gates. This study aims to determine the most effective combination of conventional and ETC booths in a toll gate. The Pondok Gede Timur toll gate was selected as a case study for this research. The results show that vehicle flow did not linearly affect the vehicle lost time since the fluctuations of vehicle flows were significantly different from one day to another. The application of ETC system could reduce the queue length, both in conventional and ETC booths located in a toll gate.Keywords: conventional toll booth, ETC booth, lost time, and queue length.
PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGUMPUL TOL ELEKTRONIK TERHADAP PELAYANAN GERBANG TOL Sodikin, Sodikin; Pudjianto, Bambang; Riyanto, Bambang
Jurnal Transportasi Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.695 KB) | DOI: 10.26593/jt.v9i1.347.%p

Abstract

An Electronic Toll Collection (ETC) system can be used to reduce vehicle queues in toll gates. This study aims to determine the most effective combination of conventional and ETC booths in a toll gate. The Pondok Gede Timur toll gate was selected as a case study for this research. The results show that vehicle flow did not linearly affect the vehicle lost time since the fluctuations of vehicle flows were significantly different from one day to another. The application of ETC system could reduce the queue length, both in conventional and ETC booths located in a toll gate.Keywords: conventional toll booth, ETC booth, lost time, and queue length.
PENGARUH DUKUNGAN EKONOMI KELUARGA DAN KOMPETENSI KELUARGA TERHADAP PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILITAS BERAT Setiawan, Hari Harjanto; Syawie, Mohammad; Pudjianto, Bambang; Astuti, Mulia; Yusuf, Husmiati; Murni, Ruaida
Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i2.837

Abstract

abstrak Artikel ini merupakan hasil penelitian mengenai pengaruh dukungan keluarga dan kompetensi keluarga terhadap pemenuhan hak penyandang disabilitas berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan ekonomi keluarga dan kompetensi keluarga terhadap pemenuhan hak penyandang disabilitas berat. Penelitian menggunakan metode penelitian korelasi dengan desain ex post facto. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan lokasi berdasarkan 1) lokasi uji coba pemberdayaan keluarga penyandang disabilitas berat yang dilakukan oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Orang dengan Kecacatan tahun 2015 2) lokasi kegiatan ASPDB yang telah dilaksanakan sejak  tahun 2006, dimana pada tahun 2016 akan dilakukan pemutusan kegiatan (exit strategy). Sampel penelitian dipilih secara purposive sehingga keseluruhan 133 orang dijadikan responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi keluarga lebih besar pengaruhnya dibandingkan dukungan ekonomi keluarga dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas berat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperlukan adanya berbagai upaya nyata dari berbagai kementerian/instansi terkait agar kesetaraan taraf hidup penyandang disabilitas berat dengan warga negara Indonesia lainnya dapat terwujud, terpadu dan berkesinambungan yang pada akhirnya dapat menciptakan kesejahteraan sosial. Kata kunci: Keluarga, ekonomi, kompetensi dan pemenuhan hak abstract This article is as result of research on the influence of family support and family competence on the fulfillment of the rights of people with severe disability. This study aims to analyze the relationship between family economic support and family competence on the fulfillment of the rights of people with severe disability. The research used correlation research method with ex post facto design. The location of the study was chosen based on 1) location of empowerment of families with severe disability conducted by Directorate of Social Rehabilitation of People with Disability in 2015 2) location of ASPDB activity that has been implemented since 2006, where in 2016 will be executed (exit strategy ). The sample of research was chosen purposively so that all 133 respondents were chosen in this research. The results of the study indicate that family competence is greater than the economic support of the family in the fulfillment of the rights of people with severe disability. Based on the result of the research, it is necessary to have real efforts from various related ministries / agencies so that the equality of living with severe disability with other Indonesian citizens can be realized, integrated and sustainable which ultimately can create social welfare. Keywords: Family, economy, competency and fulfillment rights 
Global Trend on Logistics Research: A Bibliometric Habibullah, Habibulllah; Pudjianto, Bambang
Asian Journal of Logistics Management Vol 1, No 2 (2022): Asian Journal of Logistics Management
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3100.42 KB) | DOI: 10.14710/ajlm.2022.15608

Abstract

This study uses bibliometric analysis, visualization, and VOS viewer application, which is based on the Scopus document database, to assess the research journals on logistics. The Study used 1,000 papers on logistics-related themes from foreign authors. A number of factors are used to evaluate articles, including contributions from a country, an institution, an author, journal distribution, the most-cited articles, bibliographic coupling, and keyword analysis. The results showed that the first article indexed by Scopus, which discussed logistics, was published in 1984. Marija Bogataj from the Faculty of Economics, University of Ljubljana, Slovenia, is the most productive author, with nine articles discussing logistics. The United States is the country that produces the most articles on the theme of logistics, namely 194 articles, and Indonesia is ranked 11th. Hong Kong Polytechnic University is an institution that is the primary reference in research on logistics. The International Journal of Production Economics is the most published in logistics research. Potential logistics research themes include blockchain, outsourcing, gender, poverty, coordination, supply chain strategy, packaging, circular economy, and urban logistics. Research is carried out by collaborating across disciplines and countries to make a real contribution to research, education, and the logistics industry.  
Inclusive Finance in Sembako Program: An Overview From Proper Governance Perspective Habibullah; Jayaputra, Achmadi; Pudjianto, Bambang; Muhtar
Asean Social Work Journal Vol. 10, No. 2, December 2022
Publisher : Indonesian Social Work Consortium (ISWC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.688 KB) | DOI: 10.58671/aswj.v10i2.20

Abstract

The Sembako program is one of the social protection programs launched by the Government of Indonesia to overcome poverty by providing food assistance. The sembako program is also expected to increase financial inclusion by using the prosperous family card as an electronic money and savings feature. This study uses a proper governance perspective with the research location in Banyumas Regency, Central Java Province, Indonesia. The results showed that the implementation of the Sembako program went well. However, the recipients complain that  the types, quantities, and goods received are different from the instructed provisions, so they are not in accordance with the principles of proper governance. The sembako program contributes little to increasing financial inclusion because the KKS Card can only be used to take assistance from the sembako program and cannot access other banking services. It was found that the KKS Card was not held by the recipient of the basic food program, and the recipient did not memorize the KKS Card Pin. This study recommends that all shops and stalls carry out the distribution of the sembako program without being limited to certain stalls. The sembako program is not packaged so that beneficiaries are free to take basic food assistance according to the needs of their families.