Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Analisis Pendapatan Usaha Tani Padi Organik di Kelompok Tani Massumpuloloe I Kecamatan Panca Rijang Pawaruddin Pawaruddin; Maryam Maryam; Nurlind Talib; Abdul Azis Ambar
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 3 (2023): Proceeding SEMARTANI 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v2i3.277

Abstract

Tanaman padi merupakan komoditas yang memiliki peran penting dan strategis dalam system ketahanan pangan. Salah satu tantangan paling besar di sektor pertanian pada saat ini adalah upaya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras nasional dari produksi dalam negeri. Untuk mengurangi kelaparan diperlukan peningkatan produksi pangan yang pada gilirannya memerlukan akses petani terhadap input-input pertanian untuk meningkatkan produktivitas, peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Usahatani padi berbasis organik di Kecamatan Panca Rijang telah telah muncul sejak tahun 2016 sebagai alternatif sistem pertanian untuk menjawab banyaknya kendala yang dihadapi oleh petani yang miskin akan sumberdaya dan waktu serta menjamin keberlanjutan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pendapatan usahatani padi organik di Kelompok Tani Massumpuloloe I Kecamatan Panca Rijang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu dengan pengumpulan data secara primer dan sekunder. Rata-rata yang dihasilkan oleh petani padi organik di Kelompok Tani Massumpuloloe I adalah 35 karung dengan rata berat per karung 127 kg dengan harga rata-rata yang berlaku pada saat penelitian dilakukan adalah Rp 6.000, per/kg. Dari hasil penggilingan gabah menjadi beras dengan nilai rendemen giling sebesar 59% maka didapatkan produksi beras sebesar 2.625 kg dengan harga jual Rp. 20.000/kg. Hasil perkalian antara jumlah produksi beras dan harga beras diperoleh penerimaan sebesar Rp 52.200.000. Pendapatan usahatani padi organik di Kelompok Tani Massumpuloloe I sebesar Rp. 34.021.000 per hektar dengan R/C 2,84 dianggap sangat menguntungkan. Usahatani padi organik sangat layak dikembangkan dari sisi finansial maupun dari sisi pelestarian lingkungan
Analisis Usaha Tani Sistem Integrasi Padi Ternak (SIPT) pada Kelompok Tani Sukamaju Kabupaten Sidenreng Rappang Minaryanti Tulele; Rawasiah Rawasiah; Abdul Azis Ambar
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 3 (2023): Proceeding SEMARTANI 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v2i3.285

Abstract

Pertanian terpadu pada hakekatnya adalah memanfaatkan potensi energi sehingga dapat dipanen secara seimbang. Sumber daya usaha pertanian terutama padi dan sapi merupakan komoditas ekonomi yang ditetapkan sebagai komoditas unggulan dan sangat potensial untuk dikembangkan secara terpadu di Kabupaten Sidrap. Sistem Integrasi Padi Ternak (SIPT) merupakan alternative dalam meningkatkan produksi padi, daging, susu dan sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keuntungan usahatani integrasi tanaman padi dengan ternak sapi dan kelebihan serta kekurangan SIPT pada kelompok tani sukamaju. Metode yang digunakan adalah metode pengkajian dengan dua kelompok perlakuan, yaitu pola integrasi dan pola non-integrasi. Hasil analisis usahatani padi menunjukkan pendapatan yang diperoleh pada pola integrasi Rp 12.900.000 lebih tinggi daripada non integrasi yakni Rp 10.342.500, dengan nilai R/C sebesar 2,1. Pendapatan dari usaha ternak sapi sebanyak 10 ekor yang dipelihara selama tiga bulan pola integrasi dengan memanfaatkan dedak dan jerami padi sebesar Rp 248.733.332, sedangkan non integrasi dari 9 ekor sapi, pendapatannya sebesar Rp 100.950.000. Nilai R/C pada pola integrasi 2,6, sedangkan non integrasi 2,3. Total pendapatan usahatani integrasi (1 ha sawah +10 ekor sapi) sebesar Rp 194.233.332, penerimaan Rp 361.440.000, dan biaya Rp 167.206.668, dengan nilai R/C rasio 2,16. Usahatani integrasi padi-sapi dapat meningkatkan pendapatan petani sebesar Rp 36.990.832 (23,51%) dengan skala luas tanam padi 1 ha dan 10 ekor sapi. Penerapan SIPT mampu memberikan keuntungan karena penggunaan pupuk kandang yang bisa meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya produksi dan meningkatkan pendapatan petani. Perlu dilakukan sosialisasi lebih lanjut agar semua anggota kelompok tani Sukamaju dapat melakukan program SIPT