Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRILAND

Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (Oriza sativa L.) Dengan Pupuk Kompos Biogas Kotoran Sapi dan Berbagai Jarak Tanam Ajang Maruapey; Akhmad Ali; Sutarno Sutarno
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6331

Abstract

Pemberian pupuk organik tidak hanya untuk menyubur tanah untuk pertumbuhan dan hasil padi melainkan menghasilkan beras bermutu dan bebas dari sisa-sisa residu bahan kimia sintesis untuk keamanan dan ketahanan pangan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk organik kompos biogas kotoran sapi dan berbagai jarak tanam untuk pertumbuhan dan hasil padi sawah. Penelitian dilaksanakan Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong pada bulan Januari sampai bulan Maret 2021. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga kali ulangan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor utama sebagai pupuk terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu, B0 = 0 kg/plot, B1= 3 kg/plot, B2 = 5 kg/plot. Faktor kedua; jarak tanam terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu; J1 = 25 cm x 30 cm, J2 = 30 cm x 40 cm dan J3 = 40 cm x 40 cm. Kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan produksi gabah kering panen (GKP) tertinggi yaitu sebesar 6,73 t/ha terdapat pada perlakuan B2 = dosis 5 kg/plot (8 t/ha), diikuti perlakuan B1 yaitu 5,66 t/ha dan B0 yaitu 3,82 t/ha
Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (Oriza sativa L.) Dengan Pupuk Kompos Biogas Kotoran Sapi dan Berbagai Jarak Tanam Ajang Maruapey; Akhmad Ali; Sutarno Sutarno
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6349

Abstract

Pemberian pupuk organik tidak hanya untuk menyubur tanah untuk pertumbuhan dan hasil padi melainkan menghasilkan beras bermutu dan bebas dari sisa-sisa residu bahan kimia sintesis untuk keamanan dan ketahanan pangan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk organik kompos biogas kotoran sapi dan berbagai jarak tanam untuk pertumbuhan dan hasil padi sawah. Penelitian dilaksanakan Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong pada bulan Januari sampai bulan Maret 2021. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga kali ulangan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor utama sebagai pupuk terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu, B0 = 0 kg/plot, B1= 3 kg/plot, B2 = 5 kg/plot. Faktor kedua; jarak tanam terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu; J1 = 25 cm x 30 cm, J2 = 30 cm x 40 cm dan J3 = 40 cm x 40 cm. Kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan produksi gabah kering panen (GKP) tertinggi yaitu sebesar 6,73 t/ha terdapat pada perlakuan B2 = dosis 5 kg/plot (8 t/ha), diikuti perlakuan B1 yaitu 5,66 t/ha dan B0 yaitu 3,82 t/ha.
Sosialisasi Penggunaan Pupuk Organik kepada Kelompok Tani Tunas Baru di Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong Papua Barat Daya Nurlela Nurlela; Ajang Maruapey; Sulaiman Lisaholit; Kharisma D.K. Wardani; Bernike Ketian Atin; Isolina Isolina; Jefri Yumte; Ona Bosawer
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6672

Abstract

Upaya untuk membuat pertanian organik sukses membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama kampus untuk memberikan peraturan yang mendukung pengembangan sumber daya manusia bagi petani sehingga mereka dapat mandiri dan bertanggung jawab atas produksi makanan sehat dan aman untuk kesehatan untuk kesehatan dan lingkungan. Kegiatan Layanan Masyarakat dilakukan di Grup Petani Shoots yang baru, Desa Malawele, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong pada bulan Desember 2022. Hasil kegiatan layanan masyarakat diketahui telah mengubah pola pikir petani menuju penting Tanaman untuk Keberlanjutan lahan pertanian. Selain itu, biaya produksi yang dikeluarkan untuk mendapatkan pupuk organik lebih murah daripada pupuk anorganik. Diharapkan bahwa penggunaan pupuk organik, baik cair maupun padat, akan mendorong peningkatan produksi makanan yang berkualitas baik dan aman bagi konsumen