Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN OBAT KUMUR KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum) DAN KULIT JERUK LEMON (Citrus limon) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans DAN Streptococcus viridans PENYEBAB KARIES GIGI DAN BAU MULUT Harahap, Nina Irmayanti; sari, rika puspita; Harnis, Zola Efa
Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal Vol 6 No 1 (2023): JURNAL PENELITIAN FARMASI & HERBAL
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan DELI HUSADA Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpfh.v6i1.1557

Abstract

Dental caries is an infectious disease and is a process of progressive demineralization of the hard tissue surface of the crown and tooth roots caused by bacterial activity. microorganisms in the mouth. Plaque inhibition can be done with anti-microbial agents to suppress the activity of bacteria such as Streptococcus mutans. Streptococcus mutans is a cariogenic bacterium that causes cavities and is the most dominant in dental plaque. These bacteria can convert sucrose into lactic acid so that it can cause tooth demineralization (Haniyah, 2019). Lemon peel (Citrus limon) is known as an antibacterial ingredient. To facilitate the use of lemon orange peel extract, namely by making it into mouthwash preparations. Mouthwash is a solution that contains antibacterial substances to reduce the number of microorganisms in the mouth, is used as an oral rinse, and is easy to use (Ririn et al., 2019). Research using clove flower extract and lemon peel as antibacterial against Streptococcus mutans and Streptococcus viridans made in mouthwash preparations is still limited, therefore researchers are interested in conducting further research with the title test of antibacterial activity in mouthwash preparations combination of clove flower ethanol extract (Syzygium aromaticum) and lemon peel (Citrus limon) in inhibiting the growth of Streptococcus mutans and Streptococus viridans bacteria that cause bad breath can be formulated into mouthwash preparations and meet the evaluation test requirements for mouthwash preparations and the average diameter of the largest inhibition zone is 12, 31 mm for Streptococcus mutans at a concentration of 2%:0.5% and for Streptococcus viridans at a concentration of 2%:0.5%, namely 11.31.
Identifikasi Senyawa Flavonoid Dan Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Rimpang Temu Hitam (Curcuma aeruginoa Roxb) Dengan Metode DPPH Sari, Rika Puspita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9243

Abstract

Pada saat ini obat tradisional sedang dicari oleh kalangan masyarakat. Maka hal ini obat tradisional memiliki efek samping lebih kecil dibandingkn dengan obat-obat dari bahan kimia murni, murah dan mudah di ramu sendiri. Antioksidan adalah senyawa kimia yang dapat menyumbangkan satu atau lebih electron kepada radikal bebas, sehingga radikal bebas tersebut diredam. Suatu tanaman dapat memilki aktifitas antioksidan apabila mengandung senyawaan yang mampu menangkal radikal bebas seperti fenol dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa flavonoid dan untuk melihat daya hambat Antioksidan dalam rimpang temu hitam. Penelitian ini menggunkan eksperimental dengan ekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut etenol 96%. Pengujian Antioksidan ekstark dan Vitamin C melakukan hasil rata-rata perendaman 2ppm ; 22,88 , 4ppm ; 36,48 , 6ppm ; 49,75 , 8pp ; 60,43 dan hasil vit c 2ppm ; 25,91 , 4ppm ; 43,71 , 6ppm ; 64,72 , 8ppm ; 90,28. Hasil yang didapatkan IC50 EERTH yaitu : 6,0313µg/ml dan hasil yang didapatkan IC50 Vit C yaitu : 5,46 µm/ml, dapat disimpulkan bahwa EERTH memiliki daya hambat antioksidan yang sangat tinggi karena setara dengan pembanding Vitamin C
UJI AKTIVITAS PRODUK KECANTIKAN FACIAL WASH TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT (Propionibacterium acnes) Harnis, Zola Efa; Harahap, Nina Irmayanti Harahap; Simorangkir, Delisma Simorangkir; Sari, Rika Puspita; Hayati, Silmi Hayati
Jurnal Penelitian Farmasi Dan Herbal Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan DELI HUSADA Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpfh.v7i1.2039

Abstract

Background: Acne occurs on the surface of the skin of the face, neck, chest, and back when the oil glands in the skin are overactive so that the pores of the skin will be clogged with excessive fat deposits. If the deposits are mixed with sweat, dust, and other dirt, it can cause fat deposits with black spots on them called blackheads. If the blackheads have a bacterial infection, then there is an inflammation known as acne, one of the bacteria is Propionibacterium acnes. Objective: This study aims to test the antibacterial activity of face wash containing gotu kola leaf, moringa leaf, and green tea leaf extracts. Results: Inhibition zone test results obtained facial wash containing gotu kola leaf extract (Facial wash B), moisture test results obtained that facial wash containing green tea leaf extract (Facial wash C) is more effective in moisturizing the skin, brightness test results obtained that facial wash containing moringa leaf extract (Facial wash A) is more effective in brightening the skin.
Identifikasi Senyawa Flavonoid Dan Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Rimpang Temu Hitam (Curcuma aeruginoa Roxb) Dengan Metode DPPH Sari, Rika Puspita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9243

Abstract

Pada saat ini obat tradisional sedang dicari oleh kalangan masyarakat. Maka hal ini obat tradisional memiliki efek samping lebih kecil dibandingkn dengan obat-obat dari bahan kimia murni, murah dan mudah di ramu sendiri. Antioksidan adalah senyawa kimia yang dapat menyumbangkan satu atau lebih electron kepada radikal bebas, sehingga radikal bebas tersebut diredam. Suatu tanaman dapat memilki aktifitas antioksidan apabila mengandung senyawaan yang mampu menangkal radikal bebas seperti fenol dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa flavonoid dan untuk melihat daya hambat Antioksidan dalam rimpang temu hitam. Penelitian ini menggunkan eksperimental dengan ekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut etenol 96%. Pengujian Antioksidan ekstark dan Vitamin C melakukan hasil rata-rata perendaman 2ppm ; 22,88 , 4ppm ; 36,48 , 6ppm ; 49,75 , 8pp ; 60,43 dan hasil vit c 2ppm ; 25,91 , 4ppm ; 43,71 , 6ppm ; 64,72 , 8ppm ; 90,28. Hasil yang didapatkan IC50 EERTH yaitu : 6,0313µg/ml dan hasil yang didapatkan IC50 Vit C yaitu : 5,46 µm/ml, dapat disimpulkan bahwa EERTH memiliki daya hambat antioksidan yang sangat tinggi karena setara dengan pembanding Vitamin C
FORMULATION OF HAND SANITIZER GEL PREPARATION COMBINATION OF NEMBA LEAF (AZADIRACHTAINDICAA.JUSS) ETHANOL EXTRACT OF AND EXTRACT OF ALOE VERA (ALOE VERA)AGAINS STAPYLOCOCCUCAUREUS BACTERIA Sari, Rika Puspita; Harnis, Zola Efa Harnis; Nina Irmayanti Harahap; Rissa Dewi Ramadhani
Jurnal EduHealth Vol. 12 No. 02 (2022): Edition March, Jurnal EduHealth
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.124 KB)

Abstract

The use of hand antiseptics in the form of gel preparations which are more popular with the namepreparations hand sanitizer usually contain antiseptics in the form of synthetic chemicals which are relatively expensive and often cause skin health problems, such as dry skin. The leaves of the neem plant and aloe vera gel have been shown to be able to treat several diseases, one of which is being able to be a companion drug for antibacterial treatment. The method used in this research is experimental method because it is intended to determine the effect or relationship between the independent variables called treatment factors, namely thegel formulation Hand Sanitizer from a combination of neem leaves and aloe vera gel with concentrations of 5%, 10%, and 15%, with the dependent variable called the observation factor, namely the test. Organoleptic, pH, homogeneity, dispersion test, irritation test and antibacterial activity tes. The results obtained from this study are that neem leaf ethanol extract and aloe vera gel can be formulated intopreparations hand sanitizer gelwith concentrations of 5%, 10% and 15%, with homogeneous preparations, pH around 6.68-7.03, with dispersion ranges from 4.4cm - 5.5 cm, and stable at 4 weeks of storage.. Results preparations hand sanitizers containing ethanol extract of neem leaves 15% provides a strong barrier against Staphylococcus aureus was 13.80 ± 0.29 mm.
PEMBERIAN EDUKASI KEPADA MASYARAKAT KHUSUSNYA PENDERITA HIPERTENSI MELALUI PEMANFAATAN MINUMAN REBUSAN DAUN SALAM KOMBINASI RIMPANG JAHE DI KLINIK ALTARA SIMALINGKAR MEDAN Rika Puspita Sari; Sofia Rahmi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular, stroke, serta gangguan fungsi organ lainnya. Pengendalian hipertensi tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan perubahan gaya hidup dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai upaya pengelolaan tekanan darah secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran penderita hipertensi di Klinik Altara Simalingkar Medan mengenai pengelolaan hipertensi serta memperkenalkan pemanfaatan bahan alam berupa daun salam (Syzygium polyanthum) yang dikombinasikan dengan rimpang jahe (Zingiber officinale) sebagai minuman pendamping dalam pola hidup sehat. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan, penyuluhan mengenai hipertensi, demonstrasi pembuatan minuman rebusan daun salam kombinasi rimpang jahe, pemberian kesempatan kepada peserta untuk melakukan diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Materi edukasi mencakup pengertian hipertensi, faktor risiko, pentingnya pemantauan tekanan darah, kepatuhan terhadap pengobatan, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, serta penggunaan bahan alam secara bijak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi dan pentingnya pengelolaan tekanan darah secara komprehensif. Peserta juga memperoleh pengetahuan praktis mengenai cara pengolahan minuman rebusan daun salam kombinasi rimpang jahe. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pengendalian hipertensi serta mendorong pemanfaatan bahan alam secara rasional sebagai bagian dari pendekatan promotif dan preventif. Penggunaan minuman herbal tetap perlu dilakukan secara bijak dan tidak menggantikan obat antihipertensi yang telah diresepkan oleh tenaga kesehatan.