Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KOMPATIBILITAS AJARAN ISLAM DENGAN HAM Abdul Latief
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 4, No 1 (2012): Pepatudzu Volume 4, Nomor 1, November 2012
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v4i1.2

Abstract

This research discussed the compatibility of Islamic teaching with Human Rights. The issue was how the suitablity between the Islamic Shar’i and Human Rights. In analyzing the problem, the author used Shar’i and anthropological approach to the deductive and inductive method. Basically this study was an elaboration of one of the central themes in Islamic Shar'i namely Human Rights, which currently marginalized from current Islamic thinking developing in society. " Islam " and " Human Rights " are two themes are always controversial, but very rarely have the initiative – creative to explore its suitability . In fact, between Islam and Human Rights, there is a certain point that can connect or reconcile both of them. To determine the suitable point had to start from the history that Islam was derived into the earth as a response to social, economic, political, cultural chaos, and human godless traditions of Ignorance at that time. constructed society into tribes often killed each other, massacred, cheated each other, and so on. In shortly, Islam was revealed to arrange conditions by calling on all people to maintain in each person's social, economic, political , and cultural rights. On the other hand, Human Rights also upheld the right of a person . This is the basic why the author says Islam becomes compatible with human rights. In addition, to find the correspondence point between Islam and Human Rights was a constancy of commitment that Islam is a blessing religion . religion is to educate good thing for human to create peace in this world . This case was relevant between Islamic teaching and Human Rights to correspond as ideas that support human values , in order to realize a fair, prosperous, and peaceful society
Implementasi Penanaman Nilai Pancasila pada Peserta Didik Abdul Latief; Ade Rahayu
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 16, No 2 (2020): Pepatudzu Volume 16, Nomor 2, November 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v16i2.1768

Abstract

This study aims to see how to instill the value of Pancasila in students.The appropriate type of research is descriptive qualitative research.The research instrument used deep interview, observation and documentation.Research Subjects are Educators /Teachers.The focus of this research is the cultivation of the three principles of Pancasila by educators/teachers at SMA Negeri 1 Polewali, West Sulawesi Province.It was found that the implementation of the implanting of the three values of Pancasila in students was carried out by institutions/schools through the role of educators in the learning process in the classroom, through planting material, extracurricular activities, collaborative activities with local government partners, as well as community and parent participation.
Kesetaraan Gender dalam Budaya Sibaliparri Masyarakat Mandar Abdul Latief; Siti Maryam; Muh. Yusuf
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 15, No 2 (2019): Pepatudzu Volume 15, Nomor 2, November 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v15i2.474

Abstract

Gender is a sex differences based on culture, where men and women are distinguished according to their respective roles that are constructed by local culture related to the role of nature, position and status in society.In the gender concept, the difference between men and women based on social and cultural construction of the mandar community has work behavior or culture that they are familiar with sibaliparri. Theresearch problemof this study is whether the culture of sibaliparri in which there is a gender equality.The motive of this research is to reveal how gender equality between a couple husband and wife in mandar community household based on sibaliparri cultural values. To find the answer of the research problem, a qualitative descriptive study is needed. Data collection methods used was field observations, interviews and literature study. The results showed that gender equality in mandar society was manifested in sibaliparri culture, namely the existence of mutual assistance between husband and wife and involving all family members.
KETERLIBATAN APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2018 Munawir Ariffin; Abdul Latief; Muhammad Assaibin
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2019): MITZAL, Volume 4, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.616 KB) | DOI: 10.35329/mitzal.v4i2.463

Abstract

This study departs from the involvement of the State Civil Apparatus (ASN) in the Regional Head Election (Pilkada) Simultaneous Polewali Mandar Regency in 2018. Based on data from the Election Supervisory Board (Bawaslu) Polewali Mandar Regency, there are 17 cases of ASN involvement of Polewali Mandar Regency reported by the public to Bawaslu Regency of Polewali Mandar. The neutrality issue of the State Civil Apparatus (ASN) controversy So that the tendency is still for the ASN to carry out practical political activities both campaigning and supporting supporting the pair of candidates in the regional election equipment. Substantially, the focus of Law Number 5 of 2014 concerning State Civil Apparatus it only makes civil servants the object of neutrality, apart from the dynamics of practical political activities that are full of intervention. The active role of the bureaucratic leadership in encouraging the implementation of ASN neutrality in the elections is still minimal, causing neutrality in the elections not only because of the practical political interests of individual ASNs, but also the weak internal policy of regional leaders to disseminate and ban ASN in the elections, particularly also in the Simultaneous Regional Election of Polewali District Mandar in 2018.
Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Atika Ramli; Abdul Latief; Erniwati Sudja
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i3.57772

Abstract

Permasalahan dalam penelitian kali ini adalah bagaimana cara untuk lebih mengembangkan hasil belajar siswa pada kerangka materi Indonesiaku Kaya Budaya yang melibatkan Media Audio-Visual pada siswa kelas IV SDN 066 Pekkabata? untuk lebih mengembangkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 066 Pekkabata pada pembelajaran materi Indonesiaku Kaya Budaya dengan menggunakan Media Audio-visual. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian ini adalah 29 siswa kelas IV yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik seperti observasi, tes, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan satu pertemuan untuk pelaksanaan pembelajaran dan satu pertemuan untuk tes akhir siklus. Perencanaan dalam setiap siklusnya terdiri atas empat tahap, yaitu dimulai dengan menyusun, kemudian melakukan tindakan, memperhatikan, dan terakhir refleksi. Informasi penelitian hasil belajar IPAS siswa dikumpulkan dengan menggunakan strategi tes objektif. Informasi diselidiki menggunakan statistik deskriptif kuantitatif  Hasil pemeriksaan menunjukkan pada siklus I masih pada klasifikasi sedang, secara klasikal belum terpenuhi. Sedangkan pada siklus II termasuk kategori tinggi dan telah memenuhi KKM. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa selama pembelajaran materi Indonesiaku Kaya Budaya melalui media Audio-visual, hasil belajar siswa meningkat.
PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMBELAJARAN ENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMPN 01 MAMASA Andi Abid; Abdul Latief; Abd. Rahman
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penanaman karakter tanggung jawab melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP Negeri 01 Mamasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru PPKn, peserta didik, dan pihak sekolah yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter tanggung jawab dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu pembiasaan perilaku disiplin dan tanggung jawab dalam kegiatan sekolah, integrasi nilai karakter dalam materi dan aktivitas pembelajaran, serta keteladanan guru dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, dukungan sekolah, dan lingkungan belajar yang kondusif. Adapun faktor penghambat mencakup kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya tanggung jawab, rendahnya keterlibatan orang tua, serta pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang positif.Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa pembelajaran PPKn memiliki peran strategis dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa, terutama apabila dilaksanakan secara konsisten dan didukung oleh semua pihak di lingkungan pendidikan.
UPAYA GURU PKN DALAM MENINGKATKAN SIKAP SPIRITUAL DAN SOSIAL PESERTA DIDIK DI SMPN 1 POLEWALI Karlina Karlina; Ahmad Al Yakin; Abdul Latief
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6458

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah supaya terpahami usaha yang dilakukan oleh pengajar Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan sikap spiritualis serta sikap sosial murid di SMP Negeri 1 Polewali, kemudian mendeskripsikan unsur pendukung serta penghambat terkait usaha pengajar PKn untuk meningkatkan sikap spiritualis serta sosial. Ragam penelitian ini memakai metode kualitatif lewat pendekatan deskriptif, bermaksud supaya mendeskripsikan dengan sistematis, faktual, serta akurat tentang usaha guru PKn untuk meningkatkan sikap spiritual serta sikap sosial murid. Fokus riset ini ialah pengajar PKn sebanyak dua orang serta kepala sekola. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Simpulan penelitian menyimpulkan bahwasanya guru PKn punya tugas yang amat vital dalam membimbing murid untuk mengembangkan sikap spiritual dan sosial. Upaya yang dilakukan guru tidak memiliki cara khusus, melainkan lebih pada mempertontonkan contoh baik langsung, mengajak serta mencelikkan murid agar bersikap baik. Faktor pendukung upaya ini meliputi ketersediaan guru yang profesional dan kreatif, sarana dan prasarana sekolah yang memadai. Namun terdapat hambatan seperti kurangnya minat murid, pengaruh negatif penggunaan HP, dan pengaruh lingkungan masyarakat. Sinergi antara sekolah, guru, dan orangtua diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter murid menjadi individu yang beriman, bertanggungjawab dan berakhlak mulia.
Implemetasi Profil Pelajar Pancasila terhadap proses pembelajaran di SMK Negeri Campalagian Abdul Latief; Muhammad Nadir; Ade Rahayu; Santi Usman
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.5051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konflik sikap peserta didik dimana kurang hormatnya peserta didik kepada gurunya dikelas maupun diluar kelas.Profil Pelajar Pancasila ini agar  pelajar dapat mengamalkan nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – harinya. Keberhasilan mengimplementasikan profil pelajar pancasila memiliki ciri Bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa,Berhaklak mulia, Berkebhinekaan   global,Gotong royong, Mandiri, Bernalar kirtis, dan Kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana implementasi profil pelajar pancasila terhadap proses Pembelajaran di SMK Negeri Campalagian. Penelitian ini ingin mengetahui karakter siswa sebagai pelajar pancasila. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas x yang berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data  yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkam bahwa implementasi profil pelajar pancasila terhadap proses pembelajaran di SMK Negeri Campalagian sudah cukup baik dalam mengimplementasikan profil pelajar pancasila dan guru Pkn menggunakan beberapa metode yang mendukung mengimplemetasikan ciri profil pelajar pancasila yaitu metode ceramah dan diskusi dalam pelaksanaan metode para siswa juga sebagian sudah mencerminkan ciri profil pelajar pancasila namun ada juga yang belum terbiasa. Namun  siswa masih perlu untuk selalu dibimbing dan diarahkan untuk menerapkan ciri profil pelajar pancasila dan menanamkanya dalam kehidupan sehari- hari. Dan guru sebagai sumber keteladanan bagi siswanya.
Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas VII SMP Negeri 05 Mamasa Abdul Latief; Ahmad Al Yakin; Jefrianto Jefrianto
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.3268

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah motivasi belajar siswa menghadapi berbagai tantangan khususnya siswa kelas VI SMP yang peka terhadap situasi internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada kelas tatap muka terbatas di Kelas VII SMP Negeri 05 Mamasa. Jenis survei yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 05 Mamasa yang berjumlah 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Akibatnya, siswa kelas VII SMP Negeri 05 Mamasa menerima 71,29% pembelajaran di kelas terbatas. Hal ini dibandingkan dengan interval nilai dan kategori yang dikemukakan oleh Sugishirono termasuk dalam kategori yang termotivasi
KOMPARASI HASIL BELAJAR PKN ANTARA LURING DAN DARING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 MESSAWA Nia Lavenia; Abdul Latief
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 1 (2023): Vol 5, No 1 (2023): Peqguruang, Volume 5, No.1, Mei 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i1.2046

Abstract

Pandemi covid 19 yang mengharuskan siswa melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau Daring sehingga didalamnya hasil belajar akan diukur, apakah akan semaksimal pada saat pembelajaran Luring atau tatap muka langsung sebelumnya yaitu sebelum adanya pandemi covid 19. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian yang dipakai adalah quasi eksperimen atau eksperimen semu. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Messawa, maka disimpulkan bahwa penggunaan metode belajar Luring mendapatkan hasil belajar lebih tinggi dibandingkan hasil belajar yang menggunakan metode belajar daring yang terlihat dari rata-rata hasil tes siswa pada kedua metode pembelajaran ini. Sedangkan penggunaan metode belajar Daring di SMP Negeri 1 Messawa membuat siswa kurang memahami materi karena saat belajar siswa akan terganggu oleh godaan dari media yang mereka gunakan yaitu handphone disamping siswa sedang menerima materi banyak siswa yang akan tergoda membuka aplikasi lain dibandingkan dengan pembelajaran yang sedang berlangsung didalam sebuah aplikasi belajar pada handphone mereka, selain itu siswa tidak mendapatkan pendidikan diluar materi pelajaran dari metode ini.