Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SISTEM RESELLER DALAM PRAKTIK JUAL BELI ONLINE PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH Sri Irmayanti Asyhari; Busrah Busrah; Andi Sudarmin; Muhammad Ridwan
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 10, No 1 (2025): J-Alif, Volume 10, Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v10i1.6165

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme operasional sistem reseller pada Yila Olshop Wonomulyo serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Secara metodologis, pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam (data primer) dan telaah dokumen bisnis (data sekunder). Temuan mengungkapkan bahwa mekanisme reseller di platform ini bersifat order-based (berbasis pesanan), di mana penyerahan barang dilakukan secara langsung antara reseller dan konsumen menggunakan metode COD (Cash on Delivery/Bayar di Tempat). Terkait ketersediaan produk, sebagian barang dikelola dengan sistem stok ready, sementara lainnya hanya ditampilkan melalui foto beserta deskripsi spesifikasinya tanpa kepastian stok fisik. Ditinjau dari perspektif syariah, prinsip kejujuran dalam deskripsi produk dan transaksi telah terpenuhi. Namun, prinsip tanggung jawab masih menunjukkan celah signifikan dan memerlukan penyempurnaan mendesak guna memenuhi standar akad syariah.
PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PENJUALAN BATU BATA MERAH (STUDI KASUS DESA INDOMAKKOMBONG KECAMATAN MATAKALI) Busrah Busrah; Nur Halif; Rahmah Muin
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.5621

Abstract

Salah satu sentra pembuatan batu bata merah adalah Desa Indomakkombong di Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, di mana penduduk setempat memanfaatkan kebun dan sawah sebagai sumber daya dan lokasi pembuatan batu bata merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan sistem penjualan batu bata merah dan meninjaunya dari sudut pandang hukum Islam di Desa Makkombong, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian lapangan (field research) dengan para pengusaha batu bata merah merupakan komponen dari penelitian ini. Strategi ini menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Selain itu, analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat anomali dalam sistem penjualan batu bata merah di Desa Indomakkombong, Kecamatan Matakali, di mana pembeli tidak langsung memberikan uang hasil pembelian kepada penjual melainkan menjanjikannya selama kurang lebih tiga hari. Oleh karena itu tinjauan hukum dalam jual beli batu bata merah di Desa Indomakkombong Kecamatan Matakali masih banyak masyarakat yang kurang paham akan hal tersebut.
Tinjaun Hukum Islam Terhadap Dampak Lingkungan Tambang Batu Gunung di Desa Beroangin Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar musyawir awi; Busrah Busrah
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 6, No 1 (2021): J-Alif, Volume 6, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.103 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v6i1.2212

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk: 1) Mendeskripsikan seara jelas tentang dampak lingkungan dari tambang batu gunung di Desa Beroanging, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, 2) Untuk mengetahui secara jelas tentang Tinjauan Hukum Islam terhadap dampak lingkungan tambang batu gunung di  Desa Beroanging, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian Kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar Focus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Jadi penelitian ini membahas tentang bagaimana Pandangan Hukum Islam Terhadap dampak lingkungan Tambang Batu Gunung di Desa Beroangin. Dalam hal ini, maka keputusan PBNU bahwa eksploitasi alam secara berlebihan dan dan merusak lingkungan hidup serta tidak bertanggung jawab hukumnya bersifat haram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada tiga dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat akibat  pertambangan batu gunung di Desa Beroangin diantaranya ialah sistem pengoperasian yang sering dilakukan pada malam hari dan mengangu waktu sitirahat masyarakat, kemudian polusi udara yang debu ditibulkan dari aktivitas pertambangan, serta membuat infrastruktur jalan menjadi rusak akibat aktivitas mobilisasi pertambangan. 2) Dalam pandangan hukum Islam. Kerusakan lingkungan yang terjadi di Desa Beroangin, salah satunya disebabkan oleh aktivitas tambang batu gunung tersebut, hal ini bertentangan dengan syari”at islam. Karna islam melarang setiap pekerjaan yang merugikan dan mengangu kenyamanan orang lain serta merusak alam maupun lingkungan. Implikasi  pada penelitian ini adalah, 1) Agama adalah pembelajaran utama ataupun panduan dalam hal mengembangkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemeliharan lingkungan hidup baik itu dalam aspek perlindungan maupun pengelolaan sumber daya alam untuk mewujudkan kemaslahatan. 2) Baik dari pemerintah maupun pihak perusahaan agar sekiranya memahami keluh kesah masyarakat  serta mengatasi keruskan yang ditimbulkan lebih jauh terhadap lingkungan akibat pertambangan batu gunung. Dengan cara memperbaiki infrastruktur untuk kenyanyamanan masyarakat serta memaksimalkan masyarakat dalam bekerja. 3) Masyarakat supaya menyampaikan kritik dan saran kepada pihak pemerintah maupun pengelolah perusahaan pertambangan batu gunung mengenai masalah dampak yang dirasakan akibat aktivitas usaha tersebut.
KONSEP MUDHARABAH PENGELOLAAN USAHA KERUPUK UDANG DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Nur Lina; Muh Irwan; Marsyud Marsyud; Adi Irwandi; Busrah Busrah
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam bisnis kerupuk udang, serta menganalisis konsep bagi hasil mudharabah berdasarkan perspektif hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan, yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan, serta pengamatan perilaku langsung di lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara, dengan sumber data primer dan sekunder. Proses analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembagian keuntungan dalam bisnis kerupuk udang di Desa Sugihwaras bersifat fleksibel, berdasarkan kesepakatan bersama yang adil dan transparan. Dalam hukum Islam, sistem bagi hasil mudharabah diperbolehkan selama tidak merugikan salah satu pihak dan dilakukan dengan prinsip saling ridha. Prinsip utama yang ditekankan adalah keadilan, transparansi, dan kesepakatan tanpa paksaan, dengan tujuan untuk mencapai manfaat bersama. 
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM HUTANG PIUTANG PAKAN AYAM Busrah Busrah; Marsyud Marsyud; Sukma. H
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6421

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengidentifikasi praktik transaksi utang piutang yang terjadi dalam proses pemberian modal pakan antara pengepul dan peternak ayam petelur. (2) Menganalisis pandangan hukum Islam terhadap mekanisme utang piutang dalam penyediaan modal pakan antara kedua pihak tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam pendekatan ini, teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, diperoleh bahwa sistem utang piutang terkait pakan ayam diperbolehkan dalam ajaran Islam selama memenuhi ketentuan tertentu, seperti tidak mengandung unsur riba dan tidak menimbulkan ketidakadilan atau penindasan terhadap salah satu pihak.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Arisan Menurun Secara Online Busrah Busrah; Lia Rahmatika; M. Anwar Hindi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6302

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebiasaan masyarakat Dusun Kebumen, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, yang menjalankan praktik arisan menurun secara online tanpa kejelasan akad serta tidak terpenuhinya rukun dan syarat dalam transaksi utang piutang (qardh). Meskipun demikian, praktik ini tetap dilakukan oleh masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan arisan menurun secara online serta meninjau praktik tersebut dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh langsung dari lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesepakatan antara penyelenggara dan peserta terkait nominal iuran yang bersifat menurun berdasarkan urutan giliran, dengan peserta yang lebih awal membayar lebih besar meskipun nominal penerimaan tetap sama. Transaksi dilakukan secara online melalui transfer bank atau aplikasi digital, yang dinilai lebih praktis dan efisien. Namun demikian, dari sudut pandang hukum Islam, praktik ini mengandung unsur riba, gharar (ketidakjelasan), dan potensi penipuan, sehingga tidak memenuhi rukun dan syarat akad qardh dan dinilai tidak sesuai dengan prinsip syariah.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Pembagian Upah Buruh Pada Pabrik Roti Nur Jihad; Busrah Busrah; Suardi Kaco
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i1.5665

Abstract

Penilaian ini didorong oleh imbalan (ujrah) yaitu upah yang diberikan oleh Gabungan CV Mamuju Pangan Perkasa kepada pekerja melalui sistem pengupahan biasa yang dijumlahkan tanggal takdirnya. Pembuatnya bersemangat untuk mendorong penyelidikan struktur upah kerja sensitif waktu di CV Mamuju Pangan Perkasa, Kecamatan Kalukku, Wilayah Kalukku, dengan jumlah pekerja 120 (120) dengan kompensasi Rp 100.000/hari. Gaji yang didapat pekerja CV Mamuju Pangan Perkasa pada kisaran 30 hari kerja, masing-masing tenaga ahli mendapat kompensasi sebesar Rp 3.000.000/bulan, melampaui kompensasi paling minimal yang dibolehkan oleh peraturan cutoff untuk domain Sulawesi Barat. Terkait isu tersebut, Permintaan yang ingin dijawab dalam penilaian ini adalah “Bagaimana tinjauan pedoman Islam terhadap struktur upah kerja di CV Mamuju Pangan Perkasa?”  Sedangkan teknik penilaian data yang digunakan pembuatnya menggabungkan tiga tahap kegiatan, yaitu tahap penurunan data, tahap pertunjukan data, dan tahap penarikan akhir (afirmasi). Berapa besarnya upah pekerja dengan memperhatikan maqashid syariah Namun, ada masalah dengan hal ini, khususnya pekerja dibatasi untuk membeli barang-barang yang merugikan.