Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analyzing the Mathematical Critical Thinking Skills of High School Students in Arithmetic: A Gender Differences Harahap, Putri Ardhanita; Dewi, Rivani Adistia; Purniati, Tia
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i2.pp1142-1156

Abstract

Analyzing the Mathematical Critical Thinking Skills of High School Students in Arithmetic: A Gender Differences. Objective: The purpose of this investigation is to evaluate the mathematical critical thinking abilities of senior high school pupils in the field of arithmetic in relation to gender. In particular, it examines the critical thinking patterns of male and female pupils at varying ability levels (high, medium, and low) using four primary indicators: interpretation, analysis, evaluation, and inference. Methods: A qualitative descriptive methodology was implemented. A purposive selection of six tenth-grade students was made from a pool of 31 participants based on the results of an initial critical thinking test. These six pupils represented all three ability categories and both genders. Critical thinking essay assessments, semi-structured interviews, and classroom observations were implemented to accumulate data. The data was analyzed using source triangulation, reduction, and categorization in accordance with Facione's indicators. Findings: The findings indicated that female students exhibited more systematic and circumspect approaches, which led to their success in interpretation and analysis. In contrast, male pupils were more responsive but less meticulous and reflective. In terms of evaluation, the majority of students in all categories did not assess their work, which suggests that they have inadequate metacognitive abilities. Despite the fact that their final answers were accurate, numerous students were unable to articulate explicit conclusions regarding inference. High-ability students exhibited strategic planning and reflective thinking, whereas low-ability students relied on procedural and rote-based methods. Conclusion: The study emphasizes the significance of instructional strategies that are responsive to ability and gender. Integrating mathematical communication, reflection, and explicit training in evaluation and inference are critical components of effective teaching strategies that promote the development of critical thinking. According to the results, female students are more structured and reflective, whereas male students are more evaluative but less quickly. The necessity of instructional designs that are consistent with the unique characteristics of students is suggested by the fact that these differences are influenced by cognitive styles, confidence levels, and learning patterns. Keywords: mathematical critical thinking skills, high school students, gender.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA Azis, Rifka Fauziah; Purniati, Tia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 15 No. 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v15i1.10948

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis meupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa. Penelitian tentang kemampuan komunikasi matematis siswa di Indonesia menjelaskan terkait bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa meliputi pembahasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi matematis siswa, salah satu faktornya yaitu dari self efficacy. Penelitian ini mengkaji dengan Systematic Literature Review (SLR) mengenai hubungan antara komunikasi matematis dengan self efficacy siswa. Kriteria literatur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa artikel jurnal atau prosiding konferensi terindeks Google Scholar dengan tahun publikasi maksimal 5 tahun terakhir (2019-2023). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, meninjau dan menarik kesimpulan dari literatur terkait kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self efficacy. Berdasarkan hasil analisis data literatur yang menjadi data penelitian, terdapat hubungan antara kemampuan komunikasi matematis dengan self efficacy siswa siswa pada mata pelajaran matematika. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai hubungan antara kemampuan komunikasi matematis dengan self efficacy siswa serta peluang dalam melakukan penelitian mengenai self efficacy dan kemampuan komunikasi matematis.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN’S Rustandi, Salwaa Fadhiilah; Purniati, Tia
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v8i1.2760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah cerita pada materi SPLDV berdasarkan prosedur Newman. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui tes tertulis berupa soal cerita berdasarkan materi SPLDV, dan dilanjutkan dengan wawancara. Hasil temuan menunjukkan bahwa persentase siswa melakukan berbagai jenis kesalahan, mulai dari kesalahan membaca soal, kesalahan mentransformasikan soal, kesalahan keterampilan proses, hingga kesalahan penulisan jawaban akhir. Kesalahan terbesar sebesar 78,21% terjadi pada tahap kesalahan penulisan jawaban akhir dan kesalahan terkecil sebesar 26,92% terjadi pada tahap kesalahan membaca. Kesalahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kesulitan dalam memahami maksud soal, kurang teliti dalam membaca soal, terburu-buru dalam mengerjakan soal, kebiasaan tidak menuliskan informasi dari soal yang diberikan, kurang memahami konsep soal. SPLDV, kesulitan menerapkan konsep materi yang telah dipelajari, waktu mengajar terbatas, siswa tidak mengikuti prosedur yang benar, dan tidak menulis jawaban akhir secara sistematis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mendalam bagi para pendidik dan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih baik untuk meningkatkan pemahaman siswa.
Pengaruh Self-Efficacy terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik SMK pada Sistem Pembelajaran Kurikulum Merdeka Abubakar, Nazwa Maharani Putri; Purniati, Tia
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v2i02.789

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik ialah kemampuan pemecahan karena kemampuan tersebut termasuk ke dalam keterampilan yang erat hubungannya melalui ciri matematika. Kemampuan yang berupa pemecahan masalah juga memiliki hubungan yang erat dengan keyakinan peserta didik dalam menyelesaikan masalah yang diberikan atau disebut Self-Efficacy. Apalagi pada sistem Kurikulum Merdeka peserta didik cenderung diberi kebebasan dalam pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisis bagaimana self-efficacy mempengaruhi kemampuan siswa untuk memecahkan masalah matematis. Penelitian ini mengikutsertakan 19 siswa yang berasal atas sebuah SMK Negeri pada Kabupaten Cipendeuy. Hasilnya menampilkan bahwasanya ada korelasi dengan signifikan diantara suatu kemampuan yang dimiliki siswa dalam memecahkan permasalahan matematis beserta Self-Efficacy mereka sendiri.
Seminar Multimedia Interaktif Tim Dosen Multimedia dan Mahasiswa untuk Guru Matematika Sudihartinih, Eyus; Purniati, Tia; Marwati, Rini; Rachmatin, Dewi; Usdiyana, Dian; Muftiyah, Salma; Sari, Asyifa Anggun; Fophin, Theodore Dwivaland; Novianingsih, Khusnul; Haryanto, Dwi
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v7i2.4231

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mendeskripsikan kegiatan PkM berjudul Seminar Multimedia Interaktif untuk Guru Matematika. PkM ini menggunakan model pelatihan Goad, yaitu 1) analisis kebutuhan pelatihan, 2) desain pendekatan pelatihan, 3) pengembangan materi pelatihan, 4) pelaksanaan pelatihan, dan 5) evaluasi dan pemutakhiran pelatihan. Bentuk kegiatan PkM ini, yaitu seminar untuk guru matematika SMP di Kota Bandung dan implementasi pada siswa kelas VIII. Tempat pelaksanaan PkM adalah SMP LabSchool UPI dan Program studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Universitas Pendidikan Indonesia. Instrumen yang digunakan pada seminar dalam rangka PkM ini adalah angket guru. PkM telah dilakukan melalui implementasi media pembelajaran Scratch pada siswa kelas 8 SMP dan seminar dengan 6 buah pengembangan materi, yakni Scratch, Google Form, model-model pembelajaran, Kahoot, Quizizz, dan Liveworksheets yang diikuti oleh kurang lebih 100 peserta. Hasil dari PkM ini, yaitu kegiatan berjalan baik dan bermanfaat bagi guru matematika serta diharapkan dapat diadakan secara rutin. Dengan demikian, perlunya program lanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru.
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN RESILIENSI MATEMATIS SISWA SMP Haryanti, Oktavia Indah; Sudihartinih, Eyus; Purniati, Tia
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 3 No. 1 (2025): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v3i1.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan resiliensi matematis siswa SMP melalui model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi aritmatika sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung tahun ajaran 2023/2024 dan teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, diambil dua kelas yang digunakan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing kelas terdiri dari 31 siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal kemampuan pemecahan masalah matematis dan instrumen non-tes berupa angket resiliensi matematis. Setelah dilakukan analisis data tes dan non-tes, diperoleh kesimpulan bahwa: 1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan model CTL lebih tinggi secara signifikan daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran langsung; (2) resiliensi matematis siswa setelah mendapatkan model CTL lebih tinggi secara signifikan daripada resiliensi matematis siswa sebelum mendapatkan model CTL. Oleh karena itu, model pembelajaran CTL dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan resiliensi matematis siswa.
Unveiling the Geometry of Culture: An Ethnomathematical Exploration of Transformation Geometry in Cimahi Batik Motifs Purniati, Tia; Suhaedi, Didi
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 26, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmipa.v26i4.pp2518-2541

Abstract

Mathematics played an essential role in daily life. However, mathematics learning in schools was often less connected to students' real-life contexts, so many of them struggle to understand mathematical concepts. Relating mathematics to everyday life was necessary for students to understand its relevance and benefits. This research aimed to explore the cultural values and concepts of transformation geometry embedded in Cimahi batik motifs. The method used in this study was ethnographic, with the research conducted in Lembur Batik, Cimahi, West Java, Indonesia. The research framework in ethnomathematics adopted four key questions to inform the framework used to facilitate research, “Where should observations be made from?, "How is the observation process carried out?” "What are the results of these observations?", and “What is the meaning of it?. The investigator served as the instrument in the data-gathering process and used triangulation involving interviews, observations, and literature review. Analysis occurred in three stages: data condensation, data display, and drawing of conclusion. The study found that Cimahi batik motifs embody cultural values that reflect the identity of the Cimahi community. Moreover, these motifs employed concepts of transformation geometry, such as translation, reflection, rotation, and dilation. The distinctive feature of these findings is the association between the motif beauty of Cimahi batik and the use of transformation-geometry concepts derived from local culture. This is what makes the batik motif from Cimahi a valuable context for learning mathematics, particularly geometry. This has significant implications for the growth of ethnomathematics, as it means that geometrical concepts can be incorporated into local cultural frameworks within situational mathematics learning grounded in indigenous cultural knowledge.     Keywords: culture, transformation geometry, ethnomathematics, Cimahi batik motif.  
MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR MENGGUNAKAN APLIKASI SCRATCH Sadidah, Yasmin Arifatun; Sudihartinih, Eyus; Purniati, Tia
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2025): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v3i2.1047

Abstract

Bangun ruang sisi datar adalah salah satu materi yang penting, hal ini dapat dilihat dari adanya materi ini dalam capaian pembelajaran. Namun masih ada siswa yang kesulitan dalam mempelajari materi tersebut. Salah satu alasannya karena kurangnya penggunaan media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tahapan pengembangan, pencapaian pemahaman konsep dan respon siswa setelah menggunakan media pembelajaran pada materi bangun ruang sisi datar menggunakan aplikasi Scratch. Metode penelitian ini adalah Research and Development dan prosedur pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Partisipan penelitian ini adalah tujuh siswa dari salah satu SMP di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap analisis ditemukan adanya siswa yang mengalami kesulitan pada materi bangun ruang sisi datar. Pada tahap design dilakukan penyusunan pada materi tersebut dan pembuatan storyboard. Pada tahap development, pembuatan media mulai dikerjakan kemudian hasil validasi menunjukkan bahwa media tersebut layak digunakan. Pada tahap implementation dilakukan uji coba dan pada tahap evaluasi ditemukan bahwa ketercapaian pemahaman konsep setelah menggunakan media dikategorikan tinggi serta siswa memberikan respons yang positif terkait media pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, media pembelajaran tersebut dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran di Sekolah. Selain itu media pembelajaran dapat diujicobakan kepada partisipan yang lebih banyak lagi.
The Effectiveness of Contextual-Based Learning on the Mathematical Literacy Skills of Junior High School Students: A Meta-Analysis Study Galus, Maria Stella Yosefina; Dasari, Dadan; Purniati, Tia
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 11, No 2 (2026): Volume 11 Number 2, September 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v11i2.8722

Abstract

Contextual learning, which applies the PBL, CTL learning models and RME approach is one of strategy to improve students’ mathematical literacy skill. Over the past five years, there have been many studies on the effect of applying PBL, CTL, or RME on students’ mathematical literacy. However, these studies still report mixed results. Therefore, this study aims to examine the overall effect of applying contextual learning models/approach (PBL, CTL, and RME) on students’ mathematical literacy skill, as well as to axamine the effectiveness of using the learning models or approach based on the effect size produced. This study use a meta-analysis method with data collection using the PRISMA model and obtained 16 out of 214 studies published between 2020 and 2025 that met the inclusion criteria. The data analysis used Comprehensive Meta Analysis (CMA) software and a random effect model as the estimation model. Based on the results of calculating the combined effect size using Hedges’g formula and interpreting Cohen’s d, it can be concluded that the influence of contextual models or approaches on mathematical literacy was in the large effect category (ES=1,333) while the calculation of the the effect size of each model showed that the PBL model  (ES=1,654)  had a higher effect than CTL (ES=0,660) and RME (ES=1,313). The characteristics of the studies in this research were learning model/approach, sample size, and grade level. The results of the study characteristic analysis showed that, in general the learning models/approaches (Qb=4,428<5,991 ) and sample size (Qb=2,034<3,841) did not significantly affect the difference in effect size, but grade level (Qb=6,547<5,991) did affect the difference in effect size. Efektivitas Pembelajaran Berbasis Kontekstual Terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama: Studi Meta-AnalisisABSTRAKPembelajaran yang berbasis kontekstual dengan menerapkan model pembelajaran PBL, CTL dan pendekatan RME merupakan salah satu srategi untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Selama lima tahun terakhir telah banyak studi membahas pengaruh penerapan PBL, CTL, atau RME terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Namun, studi tersebut masih melaporkan hasil yang beragam. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memeriksa efek keseluruhan penerapan model/pendekatan pembelajaran kontekstual (PBL, CTL, dan RME) terhadap kemampuan literasi matematis siswa, serta memeriksa efektivitas penggunaan model atau pendekatan pembelajaran yang digunakan berdasarkan ukuran efek yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis dengan proses pengumpulan data menggunakan model PRISMA dan diperoleh 16 dari 214 studi dengan rentang tahun publikasi 2020 – 2025 yang memenuhi kriteria inklusi. Proses analisis data menggunakan bantuan software Comprehensive Meta Analysis (CMA) serta model efek acak sebagai model estimasi. Berdasarkan hasil perhitungan ukuran efek gabungan dengan menggunakan formula Hedges’ g dan interpretasi ukuran efek Cohen’s d disimpulkan bahwa pengaruh model atau pendekatan kontekstual terhadap kemampuan literasi matematis siswa berada pada kategori efek besar (ES=1,333)  , sedangkan dari hasil perhitungan ukuran efek setiap model diperoleh model PBL  (ES=1,654) memiliki efek yang lebih tinggi dari CTL (ES=0,660) dan RME (ES=1,313) . Adapun karakteristik studi dari penelitian ini adalah model/pendekatan pembelajaran, ukuran sampel, dan tingkatan kelas. Hasil analisis karakteristik studi menunjukkan bahwa secara umum model/pendekatan pembelajaran (Qb=4,428<5,991) dan ukuran sampel (Qb=2,034<3,841) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perbedaan ukuran efek, tetapi tingkatan kelas (Qb=6,547<5,991) berpengaruh terhadap perbedaan ukuran efek.Kata Kunci :Literasi matematika; meta-analisis; pembelajaran kontekstual
Using Geogebra and Manipulative’s on Conics as Learning Tool for Student Eyus Sudihartinih; Tia Purniati; Ade Rohayati
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v9i1.6268

Abstract

Students are required to complete tasks related to eccentricity in the conic. If the eccentricity is changed the value is obtained through different forms of conic. If the eccentricity is equal to zero, then in order to form a special ellipse conic that is a circle. To assist students in learning it required the learning media such as manipulatives and Geogebra software. The participants of this study were second-semester students who studied analytical geometry in the department of mathematics education at one of the universities in Indonesia. The number of participants were 32 students consisting of 10 men and 22 women. We find that students generally accomplish tasks very well. Students complete the task well by using learning media. Therefore, manipulative and geogebra can be used as an alternative to learning mathematics