Nurhidayat Nurhidayat
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI SULAPA EPPA Umi Kusyairi; Ika Dewi Sartika; Husnul Hidayah; Sri Hartati; Nurhidayat Nurhidayat
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v1i1.6908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan atau penerapan, dan pengembangan kurikulum di PAUD Sulapa Eppa Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah PAUD Sulapa Eppa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik indepth interview (wawancara mendalam), observasi, dokumentasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perencanaan kurikulum dilakukan setiap semester, di rancang jauh sebelum proses pembelajaran, serta di evaluasi setiap semester. Perencanaan kurikulum di PAUD Sulapa Eppa dilakukan dengan mengadaptasi kurikulum SISDIKNAS yang diintegrasikan dengan Visi dan Misi sekolah, serta unsur manusia pada PAUD Sulapa Eppa itu sendiri lalu di cantumkan ke dalam kurikulum. 2) Pelaksanaan kurikulum PAUD Sulapa Eppa tetap mengacu pada kurikulum nasional, namun memiliki ciri khas khusus yaitu penekanan pada empat muatan karakter: a) macca (pintar), b) malempu (jujur), c) warani (berani) dan d) magetteng (teguh pendirian) yang harus ada di setiap pelaksanaan tema pembelajaran. 3) Pengembangan kurikulum PAUD Sulapa Eppa sesuai dengan kebutuhan anak, jika memiliki kemampuan pemahaman yang cepat, maka materi pembelajaran akan di tambah. Kurikulum SISDIKNAS tidak langsung di terapkan dalam pembelajaran, namun  di analisis dan di evaluasi sesuai dengan kebutuhan anak untuk semester selanjutnya. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING Nurhidayat Nurhidayat; Ahmad Afiif; Dahlia Patiung
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i2.16130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto sebelum diberikan kegiatan menggunting, (2) kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto setelah diberikan kegiatan menggunting dan, (3) pengaruh kegiatan menggunting pada perkembangan motorik halus anak  kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan teknik pengambilan sampel jenuh yaitu sebanyak 10 laki-laki dan 10 perempuan. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, format dokumentasi dan tes. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kemampuan motorik halus anak sebelum melakukan kegiatan menggunting pada kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto berada pada kategori sedang dengan nilai 30-48 dengan nilai rata-rata 37,350. (2) Kemampuan motorik halus anak setelah melakukan kegiatan menggunting pada kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto berada pada kategori tinggi dengan rentang nilai 62-84 nilai rata-rata 78,900.
“Dari Langit Turun Ke Hati” : Perbedaan Pendapat Ulama Tentang Mekanisme Turunnya Wahyu Nurhidayat Nurhidayat; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.853

Abstract

Proses turunnya Al-Qur’an merupakan salah satu topik penting dalam kajian Ulumul Qur’an yang telah menjadi bahan perdebatan di kalangan ulama sejak masa klasik hingga kontemporer. Terdapat beragam pendapat mengenai bagaimana wahyu diturunkan dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Mayoritas ulama berpendapat bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap: dari Lauh al-Mahfuz ke Bait al-‘Izzah di langit dunia, kemudian secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Namun, sebagian ulama menolak tahap pertama ini dan menyatakan bahwa wahyu langsung diturunkan kepada Nabi. Selain itu, pendekatan spiritual dan filosofis juga muncul dari kalangan sufi dan pemikir modern yang melihat wahyu sebagai fenomena ruhani yang berproses dalam jiwa Nabi. Artikel ini bertujuan menguraikan ragam pandangan tersebut, menganalisis dalil-dalil yang digunakan, serta mengeksplorasi implikasi epistemologis dari masing-masing pendekatan. Studi ini menunjukkan bahwa perbedaan pendapat ini mencerminkan kekayaan tradisi intelektual Islam dalam memahami wahyu, baik dari sisi tekstual, spiritual, maupun historis.
Menemukan Akar Masalah dalam Penelitian Pendidikan: Antara Teori dan Realitas Lapangan Nurhidayat Nurhidayat; Hamsa Hamsa; Rasti Pebry Pebry; Wan Ajijah; Saprin Saprin; Jamaluddin Majid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1658

Abstract

A research problem is the starting point and foundational core of any scientific inquiry, defined as the gap between ideal conditions and actual realities that demands resolution through research. This article critically examines how to identify the root of research problems in educational studies, especially in bridging the gap between theoretical frameworks and empirical realities in the field. Using a qualitative descriptive approach and library research methods, the study analyzes how valid and contextual research problems can be formulated through direct observation, critical reflection, and analytical tools such as the Five Why Technique and Fishbone Diagram. The findings reveal that many novice researchers in education still develop research problems using a top-down, theory-driven model without prior investigation of real issues in the educational context. The novelty of this article lies in its integrative approach, combining theoretical insights with field-based exploration, and emphasizing the need for flexibility in formulating research problems in qualitative studies. This article also offers systematic strategies for constructing specific, applicable, and socially relevant research problems. It is expected to serve as a methodological reference for researchers aiming to produce work that is both academically valid and practically impactful.