Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Metode Bercerita terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Sri Hartati; Eka Damayanti; M Rusdi T; Dahlia Patiung
PG-PAUD Trunojoyo Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v8i2.10513

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan salah satu aspek yang sangat penting distimulasi pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan peran metode bercerita terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Sumber data yang digunakan berupa 11 jurnal yang sesuai dengan kriteria fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif model Miles Huberman. Hasil penelitian menggambarkan metode bercerita dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak usia dini khususnya kemampuan bicara. Peningkatan tersebut diperoleh karena penyajian metode bercerita menggunakan media buku yang berwarna-warni sehingga menyenangkan dan mengasyikan serta melatih kemampuan bicara dengan keberanian tampil bercerita di depan kelas. Metode bercerita juga menarik karena menggunakan media boneka tangan, media power point dan media audiovisual. Metode bercerita juga dapat meningkatkan kemampuan menyimak dan kemampuan kosakata anak dengan menggunakan tema yang beragam, kalimat yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Implikasi dalam penelitian ini adalah metode bercerita berperan terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Oleh karena itu, diharapkan bagi pendidik menggunakan berbagai metode yang kreatif dan inovatif dalam membantu proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik, selain itu tercipta suasana gembira dan tidak cepat membosankan bagi anak saat belajar.
PEMBELAJARAN BERBICARA UNTUK MEMBANGUN KOMUNIKASI BELAJAR EFEKTIF Dahliah Patiung
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2016v19n2a9

Abstract

Speaking in formal situations is not easy. Even the intelligent and educated persons are not necessarily adept and skillful in speaking. Many of us, especially students who are still afraid to speak in front of many people, even speaking in front of their friends. In interacting activity, of course, it takes strategy so that the message conveyed to listeners can be received and understood. Communication activities can be divided into two domains, namely formal and non-formal. Communication in the formal domain means to communicate information to the other person in an official forum with a specific theme and with manners as well as the official costume. This activity is usually manifested in the form of speaking in front of people or forums. Communicated in the non-formal domain means to convey information to listeners in informal situations. The scientific term of activities may be regarded as public speaking or speaking in front of people.
The Role of Montage Activities in Improving The Fine Motoric Skills in Early Childhood Nurafia Nurafia; Eka Damayanti; M. Yusuf T; Dahlia Patiung
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v6i1.3423

Abstract

This study aims at determining the role of montage activities in improving fine motoric skills in the early childhood. It is the type of the library research form using secondary data sources in the document forms such as journals and research results (thesis) that are relevant to the research focus. The data analysis applied data analysis model of Miles and Huberman which consists of data reduction, data display, and conclusion. The results show that the montage activities played a role in improving the fine motoric skills in the early childhood, especially when the children doing cutting, pasting, drawing, and coloring activities. In improving the children’s fine motoric skills, the montage activities are also able to develop imagination, attract the children’s learning interest, and develop the children’s creativity, skills, dexterity, and painstaking attitudes.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PADA BRIGHT STAR MAKASSAR SCHOOL DI KOTA MAKASSAR Dahlia Patiung; Nurul Mujahidah; Nurafia Nurafia; Nur Hayati; Suci Amalia; Nur Ardianti
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v1i1.6905

Abstract

Judul : Sarana dan prasarana Bright Star Makassar School. Dalam judul penilitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini membahas sarana dan prasarana di Bright Star Makassar School. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sarana dan prasarana apa saja yang ada di Bright Star Makassar School. Adapun metode penelitian meliputi jenis penelitian, rancangan penelitian, populasi dan sampel, instrument pengumpulan data dan teknik analisis data. Pembahasan dalam penelitian ini meliputi pemeliharaan, alat permainan indoor dan outdoor, ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan permainan, UKS, toilet, tempat wudhu dan pembiayaan. Implikasi penenlitian ini sarana dan prasarana di sekolah Bright Star Makassar School sudah lengkap namun sekolah Bright Star Makassar School dalam tahap renovasi sehingga penggunaan sarana dan prasarana belum digunakan secara maksimal. Adapun jumlah peserta didik di Bright Star Makassar School tersebut sebanyak 156 peserta didik, yang mana jumlah peserta didik di kindergarten sebanyak 53 peserta didik
PENCAPAIAN PADA ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA 3-4 TAHUN BERDASARKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. Dahlia Patiung; Ismawati Ismawati; Herawati Herawati; Suci Ramadani
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v2i1.9223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian pada aspek perkembangan anak usia 3-4 tahun berdasarkan standar pendidikan nasional pendidikan anak usia dini (PAUD) dan memberikan stimulus awal terhadap hambatan yang dialami anak dalam indikator pencapaian pada aspek perkembanagan anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif dengan subjek penelitian tiga anak. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara dan beberapa rangkaian pemberian stimulus untuk mendukung anak dalam memunculkan respon terhadap indikator pencapaian perkembangan yang hendak dicapai mulai dari aspek perkembangan nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, hingga pada aspek perkembangan seni. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek IJ, RA dan SY sudah mampu melakukan beberapa indikator pencapaian yang terdapat dari beberapa aspek perkembangan anak usia dini. Implikasi penelitian ini hendaknya diberikan stimulus secara simultan pada indikator yang belum tercapai. Pola asuh dan pemberian stimulus dari keluarga dan lingkungan sekitar.
STRATEGI MANAJEMEN PROMOSI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PESERTA DIDIK PADA SATUAN PAUD Dahlia Patiung; Besse Marjani Alwi; Putri Magfira; Nur Alfiah; Rizqia Salsabila; Tuti Alawiyah
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v2i2.11660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem managemen promosi yang ada di TK Amalia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif dengan subjek penelitian guru dan kepada sekolah, Data dikumpulkan menggunakan wawancara. TK Amalia merupakan salah satu lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Gowa berlokasi di BTN Tamarunang Indah 2. Lembaga PAUD ini belum memiliki media promosi yang memadai. Lembaga ini hanya menggunakan beberapa media promosi yang sesuai dengan instrumen manajemen promosi. Media promosi TK Amalia ditujukan untuk memperkenalkan lembaga PAUD ini kepada masyarakat di Kabupaten Gowa sebagai target untuk menambahkan minat para calon orang tua menyekolahkan anaknya di lembaga PAUD. TK Amalia membutuhkan media yang memadai, terutama media website, yang mampu mempresentasikan segala keunggulan TK Amalia, bukan  hanya untuk masyarakat Kabupaten Gowa namun masyarakat Indonesia yang ingin mengaksesnya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING Nurhidayat Nurhidayat; Ahmad Afiif; Dahlia Patiung
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i2.16130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto sebelum diberikan kegiatan menggunting, (2) kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto setelah diberikan kegiatan menggunting dan, (3) pengaruh kegiatan menggunting pada perkembangan motorik halus anak  kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan teknik pengambilan sampel jenuh yaitu sebanyak 10 laki-laki dan 10 perempuan. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, format dokumentasi dan tes. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kemampuan motorik halus anak sebelum melakukan kegiatan menggunting pada kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto berada pada kategori sedang dengan nilai 30-48 dengan nilai rata-rata 37,350. (2) Kemampuan motorik halus anak setelah melakukan kegiatan menggunting pada kelompok B di TK Darma Wanita Desa Pao Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto berada pada kategori tinggi dengan rentang nilai 62-84 nilai rata-rata 78,900.
PENGEMBANGAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF LATIN ANAK USIA DINI Suci Amalia; Dahlia Patiung
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v4i1.21598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media puzzle untuk menumbuhkan kemampuan mengenal huruf latin anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan sampai uji tahap validasi dengan mengembangkan sebuah produk yang sudah ada sebelumya dengan menggunakan model pengembangan ADDEI, Analysis, Design, Develop, Evaluation, dan Implementation). Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan atau Research and Development/ R&D. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, adapun instrument penelitiannya yaitu lembar validasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data pengembangan dan analisis data kevalidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle huruf latin setelah dikembangkan dan divalidasi oleh ahli validator media dapat dikatakan sangat valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran huruf latin untuk anak usia dini, slain itu dapat memudahkan pendidik dalam proses belajar mengajar. Dari hasil analisis data kevalidan media dan instrument, diperoleh nilai rata-rata kevalidan dari semua validator 3,52≤V≤4 sangat valid sehingga dapat dikatakan media puzzle huruf latin dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf. Peningkatan ini terjadi karena kelengkapan fitur media puzzle huruf latin berupa tema yang beragam, ilustrasi yang menarik dari segi gambar, nama gambar, huruf a-z, warna, bentuk, dan segi penggunaannya.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ALAM TUMBUHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGKLASIFIKASI BENDA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN A. Nur Rahma; Dahlia Patiung; M. Rusdi T
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v4i2.25776

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh penggunaan media alam tumbuhan terhadap kemampuan mengklasifikasi benda pada anak  usia 4-5 tahun di lingkungan Langguli. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-eksperimental design dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh anak usia 4-5 tahun yang ada di Lingkungan Langguli berjumlah 5 orang yang terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan sehingga penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh dimana semua jumlah populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dengan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial jenis nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kemampuan mengklasifikasi benda sebelum penggunaan media alam tumbuhan berada pada kategori sedang.  (2) Kemampuan mengklasifikasi benda setelah penggunaan media alam tumbuhan berada pada kategori tinggi. (3) Hasil penelitian jika dibandingkan sebelum dan setelah penggunaan media alam tumbuhan maka terdapat pengaruh positif terhadap kemampuan mengklasifikasi benda pada anak usia 4-5 tahun di lingkungan Langguli.
BUDAYA TORAJA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Dahlia Patiung
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v1i1.4132

Abstract

This study aims to examine in depth about the application of Toraja cultural values in learning Indonesian language in North Toraja District. The method used in this research is descriptive qualitative method. In the data collection, researchers directly involved observing the phenomena that occur in Indonesian language learning in North Toraja State Senior High School. Technique of data collection is done by observation, recording, documentation, and interview. Data analysis was done by data flow model analysis technique.The results showed that the application of Toraja cultural values in Indonesian language learning in SMA Toraja has built the values of Kasiuluran (kinship), tengko situru '(togetherness), kabassaran (work ethic), sikamali' (love), kapa ' patonganan (religious), siri '(shame), and the value menghangkegi'to mendadianna (devotion children to parents).