Articles
PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP CARBON EMISSION DISCLOSURE PADA SEKTOR PERTAMBANGAN BEI 2019-2023
Aliya Fadilah;
Muslim Al Kautsar;
Windi Ariesti Anggraeni
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31955/mea.v9i2.6019
Penelitian dilakukan untuk menganalisis sejauh mana leverage, tingkat profitabilitas, serta kinerja lingkungan memengaruhi tingkat pengungkapan emisi karbon. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu 2019 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan sampel, yang terdiri dari 6 perusahaan yang memenuhi kriteria selama periode 2019 hingga 2023. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil mengindikasikan bahwa leverage memiliki dampak negatif signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon, sementara profitabilitas serta kinerja lingkungan menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap hal tersebut. Uji F membuktikan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon. Penelitian ini memberikan bukti empiris terkait pengaruh faktor keuangan dan lingkungan terhadap pengungkapan emisi karbon pada perusahaan di Indonesia. Temuan ini memperkuat pemahaman tentang transparansi perusahaan dalam pelaporan keberlanjutan serta mendukung penyusunan kerangka pengungkapan yang sesuai dengan konteks. Temuan ini memberikan masukan bagi perusahaan untuk meningkatkan keterbukaan terhadap isu lingkungan melalui pelaporan emisi karbon. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jenis variabel yang digunakan serta periode pengamatannya. Oleh karena itu, disarankan bagi penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel tambahan seperti tata kelola perusahaan dan eksposur media.
Peningkatan Kepatuhan Pajak Restoran Melalui Analisis System Thinking
Desty Deswita;
Muslim Alkautsar;
Dwirani Fauzi Lestari
MEASUREMENT : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol 20, No 1 (2026): MEASUREMENT : JURNAL AKUNTANSI JUNI 2026
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/mja.v20i1.9041
The culinary and tourism sector in Garut Regency has experienced significant development with the increasing number of restaurants, cafes, and tourist destinations that have the potential to boost regional revenue through restaurant and hotel taxes. Compliance of restaurant taxpayers is one of the key factors for increasing revenue for the region. This study aims to analyze the improvement of restaurant taxpayer compliance in Garut Regency. The research method uses descriptive qualitative methods and system thinking analysis. The object of this research is related to taxpayers' understanding, the implementation of digitalization, and restaurant tax compliance in Garut Regency. The research results show that taxpayers' understanding in Garut Regency is still limited to administrative aspects without being supported by an in-depth understanding of general tax regulations, the applicable tax system, and the role of taxes. The implementation of digitalization has provided convenience and efficiency but has not been optimally utilized and has not been able to encourage consistent compliance. Based on system thinking analysis, it indicates that the leverage points for improving compliance lie in strengthening educational socialization, increasing digital literacy, and optimizing the use of digital systems so that voluntary and sustainable compliance can be formed.
Analisis Pemungutan Pajak Air Tanah di Kabupaten Garut
Indra Bagaswara;
Muslim Alkautsar;
Eliya Fatma Harahap
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v5i2.1692
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem dan prosedur pemungutan pajak air tanah di Kabupaten Garut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari wawancara dengan staf di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut dan juga wajib pajak airtanah. Dan observasi langsung keduanya. Populasi dalam penelitian ini adalah airtanah wajib di Kabupaten Garut dan pegawai di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Proportionate Stratified Random Sample. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian adalah: 1. Sistem pemungutan pajak di Kabupaten Garut menggunakan sistem penilaian resmi, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut menggunakan SPTPD online dan sebagian besar airtanah wajib menggunakan SPTPD manual; 2. Prosedurnya mulai dari pelaporan izin pemanfaatan air tanah kepada petugas pajak, sebagian besar pembayaran dilakukan langsung oleh wajib pajak kepada petugas pajak, dan penagihan kepada wajib pajak dilakukan oleh petugas pajak jika wajib pajak terlambat melakukan pembayaran setelah tanggal jatuh tempo. Dan akan dikenakan denda sebesar 2%. Kendala dalam penelitian ini yaitu pajak air tanah tidak mencapai target adalah kesadaran wajib pajak masih kurang, sebagian besar wajib pajak masih belum menggunakan meteran dalam menghitung debit air yang digunakan. Regulasi yang ada masih cukup sulit dan memakan waktu lama.
Analisis Pemungutan Pajak Hotel dan Pajak Restoran pada Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Garut
Nadya Farizki;
Muslim Alkautsar;
Cecep Hamzah Pansuri
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v3i2.1701
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemungutan yang dijalankan oleh pihak Bapenda serta wajib pajak hotel dan wajib pajak restoran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan (library research), dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, pemungutan pajak hotel dan pajak restoran di Kota Garut menggunakan self assessment system dimana wajib pajak mengetahui cara menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak terutangnya dengan tarif pajak 10% dan melapor menggunakan SPTPD, ada juga beberapa perusahaan besar yang menggunakan SPTPD online dan fiskus hanya mengawasi, karena tidak semua wajib pajak dapat menerima jaringan komunikasi secara online tergantung jarak dan wilayah yang dijangkau, juga penerapan alat tapping box pada wajib pajak yang belum merata. Prosedur pelaporan, pembayaran dan penagihan telah dijalankan oleh pihak wajib pajak dan petugas Bapenda. Sehingga kendala pemungutan adalah kesadaran wajib pajak yang masih kurang akan pentingnya membayar pajak, wajib pajak yang tidak langsung memungut pajak kepada konsumen, ketidakpahaman akan sistem dan prosedur yang dijalankan, kurangnya monitoring dan pengawasan yang seharusnya dilakukan secara berkala oleh pihak Bapenda kepada wajib pajak.
Analisis Potensi Pajak Hiburan di Kabupaten Garut
Dian Nurdiansyah;
Muslim Alkautsar;
Rohimat Nurhasan
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v5i1.1706
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar potensi yang dimiliki pajak hiburan di Kabupaten Garut dengan menggunakan metode analisis potensi yang didalamnya termasuk juga laju pertumbuhan, efektivitas, dan kontribusi dari pajak hiburan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan cara wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah data yang ada yang dibantu dengan alat analisis, diantaranya rumus perhitungan potensi, laju pertumbuhan efektivitas, dan kontribusi. Hasil perhitungan tersebut akan dijelaskan ke dalam bentuk uraian dan dibantu dengan grafik untuk mempermudah dalam mendeskripsikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pajak hiburan di Kabupaten Garut untuk tahun 2019 cukup besar jauh dari target yang ditetapkan. namun masih membutuhkan pengoptimalan pajak dari Bapenda Kabupaten Garut agar perkiraan penerimaan pajak hiburan dapat tercapai.
Analisis Efektivitas Pemungutan Pajak Reklame di Kabupaten Garut
Fauzi Rachman Sopandi;
Muslim Alkautsar;
Acep Abdul Basit
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v5i1.1708
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemungutan pajak reklame di Kabupaten Garut sudah berjalan efektif atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang terdiri dari dokumentasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut dalam menetapkan sistem pemungutan pajak reklame dilakukan menurut Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2016 menerapkan official assessment system, besarnya pajak yang dilunasi atau pajak terutang oleh wajib pajak ditentukan oleh fiskus. Efektivitas penerimaan pajak reklame pada tahun 2014 adalah 111%, pada tahun 2018 Efektivitas penerimaan pajak reklame yang tertinggi dengan tingkat efektivitas pajak reklame sebesar 116% dan kriteria sangat efektif. Selanjutnya pada tahun 2016 mengalami penurunan sebesar 7% menjadi 105% dan kriteria sangat efektif. Pada tahun 2017 mengalami penurunan yang tinggi sebesar 9% menjadi 96% dan kriteria efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahwa rata-rata efektivitas penerimaan pajak reklame Kabupaten Garut tahun 2014-2018 sebesar 108% masuk kategori sangat efektif.
Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Restoran di Kabupaten Garut
Sri Astuti;
Muslim Alkautsar;
Marti Dewi Ungkari
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v5i1.1710
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kepatuhan wajib pajak restoran di Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan berupa angket dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak restoran di Kabupaten Garut tahun 2018 mendapatkan kriteria kurang patuh, sedangkan setiap kriteria kepatuhan wajib pajak yang diukur dari aspek pemenuhan kepatuhan formal dan material memiliki kriteria kepatuhan, kepatuhan wajib pajak dinilai dari aspek kepatuhan. kesadaran wajib pajak mendapatkan kriteria. kurang patuh dan kepatuhan wajib pajak dinilai dari aspek pemahaman peraturan perundang-undangan memiliki kriteria tidak patuh.
Analisis Proses Pemungutan Pajak Hiburan di Kabupaten Garut
Putri Seni Sanita;
Muslim Alkautsar;
Acep Abdul Basit
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v6i1.1723
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pemungutan pajak hiburan di kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut Jl Otto Iskandardinata No.278, Tarogong Kidul, Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dari wawancara dengan petugas Bapenda Kab. Garut dan wajib pajak hiburan, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal dan dokumen lainnya. Teknik pegumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses pemungutan pajak hiburan dilakukan dengan sistem Self Assessment dan prosedur pemungutan telah dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada, namun masih terdapat wajib pajak yang tidak mau mendaftarkan usahanya dan masih terdapat wajib pajak yang telat membayar pajaknya.
Analisis Proses Pemungutan Pajak Hotel di Kabupaten Garut
Lina Yuliana;
Muslim Alkautsar;
Lina Nurlaela
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v6i2.1730
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur yang dilaksanakan dalam pemungutan pajak hotel dan untuk mengetahui hambatan dalam pemungutan pajak hotel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan jenis data kualitatif. Konsep penelitian yang digunakan yaitu 4 informan dari pihak BAPENDA dengan fokus penelitian pada proses pemungutan. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan reduksidata, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi.Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa prosedur pemungutan yang dilaksanakan telah sesuai dengan UU No 28 Tahun 2009, namun tetap ada hambatan yang disebabkan oleh wajib pajak itu sendiri yaitu kurangnya kesadaran baik dalam pendaftaran, pelaporan maupun pembayaran, kurangnya pemahaman dan ketidakjujuran dalam melaporkan omzet.
Analisis Penentuan Tarif Poliklinik Menggunakan Metode Activity Based Costing Pada Klinik Sehat Bagendit
Fatimah Nida Nurfadillah;
Muslim Alkautsar;
Fitri Syakinah
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jwa.v8i1.3055
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tarif poliklinik dengan menggunakan metode activity based costing. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dan lapangan dengan cara wawancara, dan dokumentasi dengan mengolah data secara reduksi data, penyajian data, dan conclusion drawing atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan tarif poliklinik menggunakan metode activity based costing memiliki tarif yang lebih tinggi dibandingkan dengan tarif yang berlaku saat ini. Hal ini disebabkan perhitungan tarif poliklinik yang berlaku saat ini hanya menggunakan satu cost driver sedangkan metode activity based costing menggunakan lebih dari satu cost driver.