Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

REDESAIN PASAR SEPINGGAN BALIKPAPAN PENEKANAN PADA PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN ALAMI Bhanu Rizfa Hakim; Cisyulia Octavia Hs; Felixsdinata Pangasih; Andi Alif Sadikin
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 10 No. 2 (2022): Vol. 10, No. 2, Oktober 2022
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v10i2.278

Abstract

Di kota Balikpapan terdapat banyak pasar tradisional, salah satunya adalah Pasar Sepinggan Balikpapan.Meredesain Pasar Sepinggan Balikpapan agar mampu mewadahi aktifitas jual-beli dengan penerapan Pencahayaan dan Penghawaan alami.Metode yang digunakan dalam Redesain Pasar Sepinggan, lebih menekankan pada penerapan Pencahayaan dan Penghawaan Alami serta sistem utilitas pada pasar. Selain itu terdapat beberapa literatur yang dapat digunakan dan menjadi standar dalam proses redesain Pasar Sepinggan Balikpapan. Pasar Sepinggan Balikpapan merupakan salah satu pasar tradisional yang ramai pengunjung di Kota Balikpapan , karena terkenal dengan harga yang lebih murah dari pasar lain , namun penataan para pedagang masih belum dilakukan dan pola parkir yang tidak beraturan menimbulkan kemacetan pada pagi dan sore harikonsep penataan kembali baik dari segi bangunan , zonasi dan layout ruang pada pasar tersebut ,pertimbangan arsitektur yang diberikan akan menghasilkan sebuah desain yang membentuk sebuah suasana yang berbeda dari sebelumnya untuk mengikat minat pengunjung dan memberikan kenyamana pada aktifitas jual-beli yang terjadi.
IMPLEMENTASI PENATAAN LAYOUT RUANG DAN KAWASAN PADA REDESAIN BANGUNAN PEMERINTAH: Studi Kasus : Kantor Desa Purwajaya Kabupaten Kutai Kartanegara Hatta Musthafa Adham Putra; Cisyulia Octavia HS
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 11 No. 1 (2023): Vol.11, No. 1, April 2023
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v11i1.286

Abstract

Desa Purwajaya merupakan salah satu Desa yang terletak di Kutai Kartanegara, dengan lingkungan yang mendukung dan kondusif untuk dijadikan sebagai bahan penelitian. Penelitian ini menekankan pada Layout Ruang atau tata letak kantor yang baik bisa disebut juga dengan istilah office layout. Penelitian ini juga meninjau dan membahas mengenai tipe-tipe dari ruang yang lebih efisien agar penggunanya merasa nyaman saat beraktifitas didalam bangunan dengan menggunakan gaya arsitektur modern. Penerapan penghawaan dan pencahayaan yang alami juga menjadikan bangunan lebih sejuk dan efisien terutama menjadikan bangunan hemat listrik.
REDESAIN KANTOR DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SAMARINDA PENEKANAN PADA BANGUNAN PINTAR Ningsih, Tutik Rahayu; Asvitasari, Ayu; HS, Cisyulia Octavia; Pangasih, Felixs Dinata; Anisa, Yulia Eka Rahma
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 12 No. 1 (2024): Vol.12, No. 1, April 2024
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v12i1.486

Abstract

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda tergolong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di lingkungan Pemkot Samarinda. Pembentukan OPD baru ini dilakukan pada awal 2017 lalu, bersamaan dengan diterbitkannya Peraturan Walikota (Perwali) Samarinda nomor 38 Tahun 2016 Tentang tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Diskominfo Kota Samarinda. Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika menggunakan bangunan lama yang telah berdiri dari sekitar tahun 70-an. Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika memiliki berbagai masalah baik interior maupun eksteriornya yang sangat terlihat rusak dibeberapa bagian dikarenakan kurangnya maintenance. Diskominfo Samarinda menjadi salah satu dari 25 daerah se-Indonesia yang ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) Smart City. Sebagai (pilot project) smart city, maka Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika ini perlu memperbaiki gaya bangunan dan tata ruang dalam yang sesuai dengan kaidah arsitektur, sehingga mampu melengkapi segala kekurangan yang ada dan menjadikan fasilitas pelayanan publik yang memadai. Dengan kondisi bangunan saat ini Dinas Komunikasi dan Informatika memerlukan redesain dengan penekanan pada bangunan pintar untuk mendukung terwujudnya smart city. Bangunan pintar adalah sebuah tema yang dapat mengatasi permasalahan secara teknologi dan kecerdasan perancangan bangunan. Sebuah tema yang mendukung fungsi bangunan ataupun memudahkan pencapaian pada bangunan dengan beberapa teknologi yang berupa infrastruktur ataupun pemecahan masalah berupa metode lainnya.
REDESAIN PASAR SUBUH LOA JANAN ULU PENEKANAN PADA SIRKULASI RUANG HS, Cisyulia Octavia; Rulia, Anna; Putra, Hatta Musthafa Adham; Dhuhur, Maulana Refindo; Palayukan, Evan Cristian
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 12 No. 1 (2024): Vol.12, No. 1, April 2024
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v12i1.501

Abstract

The existence of the Loa Janan Fajr Market is very important in the development of the city's economy, especially for residents around Loa Janan Ulu. However, this market is becoming less well-organized, especially in market circulation, such as a narrow visitor circulation area, then there is no loading and unloading area to inadequate facilities and infrastructure. The purpose of this discussion is to make this market redesign even better, especially for circulation. The author makes observations about anything that can solve this. By surveying directly in the field and collecting data on what things need to be redesigned, the authors get a solution regarding the standardization of the people's market so that this market becomes comfortable, organized and safe when visiting this market.
PENERAPAN ARSITEKTUR MODEREN RUSTIC PADA PERANCANGAN RESTORAN DAN BUTIK DI SAMARINDA Thamrin, Nur Husniah; HS, Cisyulia Octavia; Rulia, Anna; Kurniawati, Dahniar
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 12 No. 02 (2024): Vol.12, No. 02, Oktober 2024
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v12i1.1049

Abstract

The development of the Nusantara Capital City (IKN) in East Kalimantan has been a significant catalyst for economic growth and lifestyle changes in surrounding areas, including the city of Samarinda. The increasing awareness of modern lifestyles and the desire for new experiences has led Samarinda's consumers to seek out places that not only provide products or food but also offer a comfortable atmosphere and visually appealing aesthetics. The objective of this research is to develop a design concept for a commercial building that combines two functions: a restaurant and a boutique, using a modern rustic style as a response to this trend. This study employs a qualitative analysis method, combining the results of literature reviews, field surveys, internet studies, and comparative studies of similar buildings, aiming to identify the unique characteristics of modern rustic architecture that suit the needs of building users, functionality, and site conditions. The site is determined through an analysis of several alternative sites. The results of this analysis are a design concept for a restaurant and boutique building with a modern rustic architectural style, evident in both the building's facade and interior. The design concept produced in this research is a unique blend of modern, clean lines and the warmth of rustic materials, resulting in a visually and functionally aesthetic space.
PEMANFAATAN SERBUK KAYU LOKAL KALIMANTAN DAN PASIR MAHAKAM SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN BATAKO KOMPOSIT MORTAR SEMEN Pranoto , Yudi; Octavia, Cisyulia
JURNAL INERSIA Vol. 6 No. 2 (2014): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serbuk kayu adalah limbah organik yang merupakan bahan sisa hasil penggergajian yang belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagai daerah penghasil kayu tentunya kalimantan memiliki limbah kayu yang cukup besar. Apabila hal ini tidak dicarikan solusi penanganannya tentunya akan menyebabkan masalah lingkungan, karena limbah gergaji membutuhkan ruang untuk pembuangan. Beberapa penelitian telah dilakukan mengenai bahan bangunan dengan memanfaatkan serbuk kayu yang memberikan hasil semakin besarnya penggunaan serbuk kayu pada campuran menjadikan bahan bangunan semakin lebih ringan, akan tetapi kekuatannya semakin rendah. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan batako yaitu dengan memberikan komposit pada lapisan luar keliling batako. Proses pembuatan batako terdiri dari dua tahapan, tahapan pertama dengan meletakan campuran beton ringan serbuk kayu, kemudian dilanjutkan dengan tahapan yang kedua yaitu dengan memberikan lapisan mortar semen dengan variasi ketebalan 2 cm, 3 cm dan 4 cm. Hasil penelitian didapat kenaikan kuat tekan batako komposit mortar semen pada keliling batako dengan ketebalan mortar semen masing masing 2 cm, 3 cm dan 4 cm dihasilkan berturut-turut adalah 1,25 MPa, 1,56 MPa dan 1,94 MPa untuk batako serbuk kayu ulin, 0.91 Mpa, 1,26 Mpa dan 1,1 Mpa untuk batako serbuk kayu galam sedangkan untuk batako serbuk kayu kapur masing masing 0,42 Mpa, 0,78 Mpa, dan 0,93 Mpa. Berat jenis untuk untuk kayu ulin rata-rata adalah 362,6 kg, bataton kayu galam adalah 328,3 kg sedangkan untuk kayu kapur 308,7 kg.
Perencanaan Club House Citra Grand Senyiur City di Samarinda Penekanan Pada Aksessibilitas A'rif, Muhammad A'rif; Ramdhani, Iga Nur; Octavia, Cisyulia
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 7 No. 02 (2025): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v7i02.950

Abstract

Perencanaan Club House Citra Grand Senyiur City di Samarinda dirancang dengan penekanan pada aspek aksesibilitas sebagai upaya mewujudkan fasilitas publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Konsep aksesibilitas yang diterapkan tidak hanya mencakup kemudahan sirkulasi bagi penyandang disabilitas, tetapi juga mempertimbangkan konektivitas antar ruang dan integrasi dengan fasilitas pendukung lainnya di kawasan perumahan. Club House ini dirancang sebagai pusat aktivitas sosial dan rekreasi yang menghadirkan kenyamanan, efisiensi ruang, serta daya dukung lingkungan yang berkelanjutan. Penerapan prinsip arsitektur kontekstual menjadi pendekatan utama untuk memastikan desain menyatu dengan karakter kawasan Citra Grand Senyiur City. Melalui penerapan desain universal, penggunaan material yang sesuai, serta pengaturan tata ruang yang fungsional dan responsif terhadap kebutuhan pengguna, perencanaan ini diharapkan mampu menciptakan ruang komunitas yang representatif, inklusif, dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat.