Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Model Project Based Learning Berbasis Infografis pada Mata Kuliah Pancasila untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif dan Kritis Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah M. Salam; Anny Wahyuni
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif dan kritis mahasiswa  kelas B prodi Pendidikan Sejarah. Model Project Based Learning ini di pilih sebagai solusi yang ditemukan peneliti di lapangan tentang masih rendahnya kemampuan berfikir kretif dan kritisnya mahasiswa di lihat dari pembuatan tugas makalah dan tampilah power point presentasi mereka, cara mengajukan dan menjawab pertanyaan di mata kuliah pancasila. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, Implementasi Tindakan, Observasi dan Analisis dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara studi dokumentas dan studi literature. Hasil penelitian menunjukan bahwa  pemanfaatan Model Project Based Learning Berbasis Infografis pada Mata Kuliah Pancasila dapat  Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif dan Kritis Mahasiswa. Presentase siswa dengan kemampuan berfikir kreatif pada siklus I adalah 37,5. Pada siklus II presentasenya naik menjadi 56,8 dan pada siklus III mengalami peningkatan presentase menjadi 91,1. Sedangkan untuk kemampuan berfikir kritis mengalami peningkatan pada siklus I presentase di peroleh adalah 36,0. Pada siklus II presentase diperoleh 59,8 dan pada siklus tiga mengalami kenaikan menjadi 80,4.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Rispawati Rispawati; Ahmad Fauzan; Muhamad Salam; Dahlan Dahlan
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 1 (2022): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v9i1.15517

Abstract

AbstractThis study aims to internalize civics education courses to the application of character values for students in the Civics Study Program. To improve the quality of education in Indonesia, it becomes a demand to be able to make important contributions in the field of education, one of which is to produce qualified, competitive, professional, innovative and good character educator candidates for the nation's future. The method in this research is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques by means of observation, interviews, and documentation. The results of this study show that applying the character values of students through civic education courses, namely (religious) has obedient behavior to the teachings of the religion they adhere to, (honest) behavior that seeks to make themselves as a person who can always be trusted, (disciplined) shows behavior orderly and obedient to various provisions and rules, (hard work) showing genuine efforts in overcoming various learning and task barriers, (creative) finding good thinking patterns that produce something new, (independent) attitudes and behaviors that are not easily dependent on other people, (democratic) ways of thinking, and making decisions that are always judged on the basis of common interests.Keywords: Internalization, Civics, Values, Character, StudentsAbstrakPenelitian ini bertujuan menginternalisasikan mata kuliah pendidikan kewarganegaraan terhadap aplikasi nilai-nilai karakter mahasiswa program studi PPKn. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, menjadi sebuah tuntutan untuk dapat memberikan kontribusi-kontribusi penting dibidang pendidikan, salah satunya adalah dengan menghasilkan para calon pendidik yang  berkualitas, kompetitif, profesional,  inovatif dan memiliki karakter yang baik bagi penerus bangsa nantinya. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan megaplikasikan nilai-nilai karakter mahasiswa melalui mata kuliah pendidikan kewarganegaraan yaitu (religius) memiliki prilaku yang patuh terhadap ajaran agama yang dianutnya, (jujur) prilaku yang diupaya menjadikan dirinya sebagi orang yang selalu dapat di percaya, (disiplin) menunjukan prilaku tertib dan patuh berbagai ketentuan dan aturan, (kerja keras) menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, (kreatif) menemukan pola berpikir secara baik yang menghasilkan sesuatu yang baru, (mandiri) sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain, (demokrasi) cara berpikir, dan memberikan keputusan  yang selalu menilai dengan atas dasar kepentingan bersama.Kata Kunci : Internalisasi, PKn, Nilai, Karakter, Mahasiswa
Model Project Based Learning Berbasis Infografis pada Mata Kuliah Pancasila untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif dan Kritis Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah M. Salam; Anny Wahyuni
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif dan kritis mahasiswa  kelas B prodi Pendidikan Sejarah. Model Project Based Learning ini di pilih sebagai solusi yang ditemukan peneliti di lapangan tentang masih rendahnya kemampuan berfikir kretif dan kritisnya mahasiswa di lihat dari pembuatan tugas makalah dan tampilah power point presentasi mereka, cara mengajukan dan menjawab pertanyaan di mata kuliah pancasila. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, Implementasi Tindakan, Observasi dan Analisis dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara studi dokumentas dan studi literature. Hasil penelitian menunjukan bahwa  pemanfaatan Model Project Based Learning Berbasis Infografis pada Mata Kuliah Pancasila dapat  Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif dan Kritis Mahasiswa. Presentase siswa dengan kemampuan berfikir kreatif pada siklus I adalah 37,5. Pada siklus II presentasenya naik menjadi 56,8 dan pada siklus III mengalami peningkatan presentase menjadi 91,1. Sedangkan untuk kemampuan berfikir kritis mengalami peningkatan pada siklus I presentase di peroleh adalah 36,0. Pada siklus II presentase diperoleh 59,8 dan pada siklus tiga mengalami kenaikan menjadi 80,4.
PERAN PANTI ASUHAN DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK ASUH Osy Afriani; M. Salam M. Salam; Heri Usmanto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.16 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1929

Abstract

AbstrakHasil observasi awal menunjukan adanya beberapa karakter anak asuh yang masih belum sesuai dengan nilai religius dan nilai gotong royong yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya serta faktor pendukung dan penghambat dalam menanamkan pendidikan karakter pada nilai religius dan gotong royong. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Berdasarkan analisis data menggunakan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Panti Asuhan Taman Bina Insany dalam upaya menanamkan pendidikan karakter pada nilai religius dan gotong royong melalui program-program, aturan, metode, sanksi yang dapat mengembangkan karakter religius dan gotong royong anak asuh. Analisis serta Kesimpulan hasil penelitian ini ialah Peran panti asuhan dalam menanamkan pendidikan karakter pada nilai religius dan gotong royong anak asuh dengan memberikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif. Adapun dalam upaya penanaman pendidikan karakter dipengaruhi oleh faktor pendukung dan faktor penghambatnya.Kata Kunci: Panti asuhan, Pendidikan karakter Anak Asuh, Nilai Religius, Nilai Gotong royong. AbstractThe results of initial observations show that there are severaln characters of foster children who are stiil not in accordance with religious values and mutual cooperation values the expected. . The purpose this study is to describe the efforts as well as the supporting and inhibiting factors in instilling character education in religious values and integrity. This research design uses a qualitative method with case study approach with data collection used, namely interviews, observations, documentation. Based on data analysis using reduction, data presentation, conclusion drawing. The results showed that the role of the Taman Bina Insany Orphanage in an effort to instill character education in religious values and integrity is through programs, rules, methods, sanctions that develop the religious character and integrity. The analysis and conclusion of this research is the rolle of orphanages in instiking character education in religious values and the value of mutual cooperation by providing curative ang rehabilitative, this is also influenced by supporting factors and inhibiting factors.Keywords: Orphanage, Foster Children's Character Education, Religious Values, Integrity Values
The role of students in building a nation based on Pancasila Khairi Wilda Prihati; Salam Salam; Rahma Dani
Education and Social Sciences Review Vol 2, No 1 (2021): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr50400

Abstract

It is not easy to maintain what has been obtained by youth in the past, this is influenced by several factors including environmental factors. The dynamics of the development of the environment is very felt by the currents of globalization, modernization, this feels very well in the environment both nationally and internationally. Everything that happens greatly influences the thinking patterns, attitudes and actions of the younger generation in dealing with the problems facing the nation. On the other hand, the younger generation was traumatized by political attitudes during the New Order government which gave birth to a generation of apathetic reforms who did not care about the noble values that existed in Pancasila. Meanwhile, the demands of globalization have changed the perception of what is happening in the country. The threat that occurs is no longer as it used to be tangible or physical in nature, but has covered all concrete and abstract aspects of life. Therefore, the implementation of Pancasila values in life is very much needed to be a reference for the Indonesian people to answer various problems faced when this and the future, both problems that come from within and from outside.
Penerapan Model Value Clarification Thecnique (VCT) berbantuan Video Interaktif dan LKPDdalam meningkatkan nilai kejujuran siswa kelas VIIIG SMP N 9 Kota Jambi Salsa Augustila; M Salam; Tohap Pandapotan Simaremare
Jurnal EduSosial Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Edu Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu pengetahuan Sosial
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.779 KB) | DOI: 10.22437/jeso.v2i1.21552

Abstract

Abstrak: Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti dikelas VIII G SMP N 9 Kota Jambi menunjukkan terdapat masalah dengan sikap yang dimiliki oleh siswa. Dimana masalah yang dimaksudkan dalam penlitian ini adalah masalah Tingkat Kejujuran siswa dalam kegiatan pembelajaran yang cenderung belum baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model Value Clarification Technique (VCT) efektif dan dapat meningkatkan nilai kejujuran siswa kelas VIII G SMP N 9 Kota Jambi. Desain penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII G SMP N 9 Kota Jambi sebanyak 30 orang. Objek penelitian adalah variabel yang diselidiki yaitu tingkat kejujuran siswa. Instrumen penelitian menggunakan metode Value Clarification Technique (VCT) dengan berbantuan video interaktif dan LKPD siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, waawancara, dan dokumentasi hasil tes siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan urutan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata keadaan awal siswa yaitu sebesar 41,05%, siklus I meningkat menjadi yaitu sebesar 46,97%, siklus II meningkat lagi yaitu sebesar 48,61%, pada siklus III meningkat cukup signifikan menjadi sebesar 68,22%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model VCT dengan berbantuan video interaktif dan LKPD siswa tentang meningkatkan kejujuran dan meningkatkan nilai kejujuran siswa di kelas VIII G SMP N 9 Kota Jambi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan ini tidak terjadi secara merata pada seluruh siswa, dimana terdapat 5 siswa yang memiliki sikap kejujuran sangat baik, 24 siswa memiliki sikap kejujuran baik, dan 1 siswa memiliki tingkat sikap kejujuran cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan penelitian tindakan kelas dengan metode VCT belum efektif dalam meningkatkan nilai kejujuran siswa kelas VIII G SMP N 9 Kota Jambi.
Hubungan Perilaku Tidak Taat Aturan Akademik Mahasiswa BAB XIV Tentang Pelanggaran Akademik Mahasiswa Terhadap Moralitas Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2022 Assanti Disyawa Purnomo; M Salam; Priazki Hajri
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku tidak taat aturan akademik BAB XIV tentang pelanggaran akademik mahasiswa terhadap moralitas mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2022. Hal ini berhubungan pula pada moralitas mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2022 yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral dalam dunia akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei, analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana. Sumber data diperoleh dari responden sebanyak 90 mahasiswa yang diambil dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebarkan kepada responden. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan SPSS Versi 26 for windows, hasil penelitian menunjukan bahwa variabel perilaku tidak taat aturan akademik memiliki hubungan yang signifikan terhadap moralitas mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Angkatan 2022. Hal ini dapat dilihat melalui nilai P-Value sig alpha yaitu 0,153 0,05 yang berarti variabel perilaku tidak taat aturan akademik mahasiswa memiliki hubungan yang signifikan terhadap variabel moralitas mahasiswa. Besarnya hubungan yang ditunjukkan yaitu sebesar 62,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor atau sebab sebab lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada mahasiswa agar dapat menelaah dan menumbuhkan kesadaran dalam diri mengenai pentingnya patuh terhadap peraturan akademik yang berlaku di Universitas Jambi, belajar untuk menghargai waktu dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri dan bertanggung jawab atas apa yang sudah dikerjakan, serta mampu menumbuhkan nilai-nilai norma positif dalam kehidupan sehari-hari guna membedakan mana perilaku yang baik dan mana perilaku yang buruk.
Analisis Kualitas Pembelajaran bagi Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa di Universitas Jambi Dona Sariani; M Salam
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan mutu lulusan melalui pemenuhan capaian pembelajaran lulusan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. (2) Mendorong mahasiswa peserta kuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Jambi menguasai literasi baru yang meliputi literasi data (kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan informasi (big data) di dunia digital, literasi teknologi (memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi seperti coding, artificial intelegence dan engineering principles) dan literasi manusia (humanities, komunikasi dan desain). (3) Meningkatkan motivasi bagi dosen Pendidikan Pancasila untuk menghasilkan berbagai model pembelajaran yang lebih inovatif. (4) Mendorong dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Jambi untuk mengembangkan berbagai kegiatan kurikuler, kokurikuler serta ekstrakurikuler yang sejalan dengan pencapaian tujuan pembelajaran. (5) Mewujudkan suasana akademik yang kondusif dan proses pembelajaran partisipatif, atraktif, kreatif, efektif dan efisien serta berpusat pada mahasiswa khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini dikembangkan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Jambi yang mengontrak mata kuliah Pancasila. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket tertutup dan berskala, jawaban telah disediakan sehingga responden tinggal memberikan tanda contreng/ceklis (√) pada alternatif pilihan jawaban. Penetapan skor instrumen angket adalah menggunakan skala likert. Model skala likert yang digunakan adalah empat kriteria yaitu Sangat Setuju, Setuju, Kurang Setuju, dan Tidak Setuju. Dalam uji coba instrumen ini menggunakan uji validitas menggunakan metode Product Moment Person dan Uji reliabilitas. Selanjutnya analisa data memanfaatkan software SPSS release 21. Dari hasil penelitian dan secara keseluruhan menunjukkan hasil (1) Capaian pembelajaran mata kuliah Pendidikan Pancasila sudah ditetapkan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Sebagian besar (76%) mahasiswa menilai pembelajaran pancasila telah tercapai dengan sangat baik dan terdapat sebagian kecil (24%) mahasiswa menilai pembelajaran pancasila tercapai dengan kategori baik. (2) 3% mahasiswa peserta kuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Jambi menguasai dengan kategori sangat baik (26% pada kategori baik) literasi baru yang meliputi literasi data (kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan informasi (big data) di dunia digital, literasi teknologi (memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi seperti coding, artificial intelegence dan engineeringprinciples) dan literasi manusia (humanities, komunikasi dan desain). (3) Dosen Pendidikan Pancasila memiliki motivasi untuk menghasilkan berbagai model pembelajaran yang lebih inovatif (71% mahasiswa menilai sangat baik, dan terdapat 29 % mahasiswa menilai baik). (4) Dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Jambi telah mendorong mahasiswa mengembangkan berbagai kegiatan kurikuler, kokurikuler serta ekstrakurikuler yang sejalan dengan pencapaian tujuan pembelajaran (49 persen mahasiswa menilai sangat baik, dan terdapat 48 persen yang menilai baik). (5) 99% mahasiswa menilai Dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Jambi memiliki kemampuan untuk mewujudkan suasana akademik yang kondusif dan proses pembelajaran partisipatif, atraktif, kreatif, efektif dan efisien serta berpusat pada mahasiswa khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Instilling Students' Character Values ​​of Responsibility Through Pancasila and Citizenship Education for Class XII IPS 3 Students at SMA Negeri 1 Muaro Jambi Rahma Devi Indri; M Salam; Hendra Hendra
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3177

Abstract

Character values are an education that describes how to bring out certain values from students. Certain values can be in the form of responsibility, attitude, tolerance, religion and so on. This research aims to describe how to instill the value of responsible character in students and describe the PPKn teacher's solution in instilling the value of responsible character through Pancasila and citizenship education in class XII IPS 3 students at SMA Negeri 1 Muaro Jambi. This research uses a qualitative approach and descriptive research type, using purposive sampling technique with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the research results, basically every learning process has implemented the cultivation of the character value of responsibility for Pancasila and Citizenship Education subjects. The results of this research reveal that as a student whose task is to study every day at school, he should have the character value of responsibility, in accordance with the 9 indicators written by the Ministry of Education and Culture in 2018. PPKn teachers have an important role in instilling and forming the character of their students. Therefore, Civics teachers themselves must have good moral values themselves, have good creativity, have innovation in the learning process in order to create students who are intelligent, kind, have good character values, responsibility and other good things. From the results of this research, things that students can do as students include doing assignments given by the teacher and trying to do it themselves, coming to school on time, taking responsibility for mistakes they have made, participating in extracurricular and social activities at school, carrying out school obligations. active in learning and able to solve a problem in class/group and so on.