Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT

PELATIHAN DETEKSI DINI PENYAKIT SECARA MANDIRI MELALUI LIDAH Sariwati, Atmira; Oktavia, Ira
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola hidup yang tidak sehat yaitu kurang berolah raga, merokok  dan konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, pedas serta bahan aditif berbahaya dalam kurun waktu yang lama akan menimbulkan sirkulasi energi ginjal, paru-paru, jantung dan ginjal terganggu sehingga menimbulkan beberapa penyakit seperti diabetes mellitus, gagal ginjal, serangan jantung, kanker paru-paru. Penyakit seperti ini bisa di deteksi sejak dini menggunakan lidah. Lidah berada antara organ eksterior yaitu jantung. Organ jantung memerintah rasa makanan dan pengucapan. Energi di dalam  jantung mengontrol sirkulasi darah darah sehingga berpengaruh dalam warna otot lidah. Lidah berhubungan dekat dengan organ limpa dan lambung. Makanan dan minuman diterima oleh lambung dan diubah oleh energi limpa. Lambung memiliki kemampuan memproduksi cairan, sehingga direfleksikan dalam bentuk kelembaban lidah. Kualitas energi nutrisi dan darah tergantung dari kekuatan energi limpa untuk menyuling sari makanan, direfleksikan dalam warna otot lidah. Lidah yang sehat adalah berwarna merah muda dengan bentuk otot lidah tidak terlalu tebal atau tipis, selaput lidah putih dan tipis dan pembuluh vena dibawah lidah tidak menonjol yang menunjukkan energi, aliran dan cairan tubuh yang berjalan dengan baik dan seimbang, jika dibagian ujung lidah berwarna merah menandakan adanya gangguan di sekitar jantung dan paru paru, untuk lidah yang ditengah berwarna putih dan berkerak mengindikasikan ada gangguan pencernaan, sedangkan untuk pangkal lidah yang berkerak terjadi permasalahan di ginjal dan reproduksi. Metode yang digunakan adalah ceramah dan praktek langsung. Palatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, hal ini dapat dilihat dari hasil questioner sebelum dan sesudah pelatihan yang mengalami peningkatan pengetahuan masyarakat.
Peningkatan Nilai Tambah Tanaman Sereh Wangi dengan Pembuatan Relaxing Message Oil Sitronella Rosa Juwita Hesturini; Ira Oktavia; Krisna Kharisma Pertiwi
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sereh merupakan golongan rumput-rumputan yang disebut Cymbopogon nardus, yang dapat ditanam pada tanah yang tandus atau kurang subur. Tanaman ini mudah dikembangkan dan telah dimanfaatkan untuk salah satu bahan masakan, namun pemanfaatan lebih lanjut masih dirasa kurang. Bagian batang dan daun sereh memiliki berbagai aktivitas, salah satunya sebagai pengusir nyamuk (repellent) karena adanya kandungan sitral dan citranellal (75-85%) geraniol dan kandungan lainnya yaitu linalool, metil heptenol, nerol, limonene, dan sitronela (Shah et al., 2011). Tanaman sereh merupakan tanaman yang banyak dijumpai di pekarangan rumah warga Desa Bulu. Kendala yang dihadapi oleh warga Desa Bulu adalah kurangnya pengetahuan dalam memanfaatkan sereh dan kurangnya ketrampilan warga mengenai teknis pembuatan sederhana pengolahan tanaman sereh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan warga dalam pembuatan minyak gosok sereh. Metode yang dipakai dengan melakukan workshop kepada kader PKK di Desa Bulu Kabupaten Kediri dilakukan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang baik, diawali dengan memberikan pretest kepada peserta, dilanjutkan dengan sosialisasi dan workshop dengan metode praktek langsung pembuatan minyak gosok relaksasi dan diakhiri dengan postest pada link https://forms.gle/1da323F7Wfb9HCjYA. Hasil dan kesimpulan diantaranya pemahaman dan ketrampilan Kader PKK Desa Bulu mengenai pengolahan tanaman sereh meningkat dari rata-rata 40% menjadi 83%. Warga Kader PKK Desa Bulu dapat memahami manfaat sereh dan cara pembuatan minyak gosok (Relaxing Message Oil).