Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Navigating the Democratic Crisis: Indonesia’s Journey Through Political Ethics, Law, and Social Change Silalahi, Artha Debora; Rizal Mustansyir; Sindung Tjahyadi; Siti Murtiningsih
Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora Vol 4 No 02 (2024)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jsh.v4i02.8547

Abstract

This article explores the crisis narrative surrounding the erosion of democracy in Indonesia, with a particular emphasis on political and ethical responsibilities. It examines the prevailing consensus on the consequences, factors, and conceptualization of democracy, especially concerning political trust and ethical governance. The discussion underscores how democracy evolves by deconstructing and reshaping societal structures, drawing on Kantian philosophy and the core pillars of democratic society. The paper highlights the inherent flaws in democratic principles, demonstrating how these imperfections permit varying degrees of freedom within societal practices. It advocates for the value of cultivating a culture of open, public discourse aboutcollective societal objectives. However, it also points out that the actual practice of lawmaking, implementation, and enforcement often deviates from its doctrinal ideals, particularly when the law’s purported impartiality contrasts with its impact on marginalized communities. These inconsistencies are examined as outcomes of the exercise of political power, illustrating that the law is shaped by political morality and legitimacy rather than being wholly independent. Furthermore, the article delves into the decline of democracy by engaging in dialogue about the process of its deterioration, rather than simply questioning the reasons behind it. This study also explores democracy and philosophy both in theory and practice, framing law as a reflective inquiry into the democratic process. Ultimately, it advocates for the political concepts of democracy to be subjected to scientific analysis and validation.
Identity Recognition in Education: A Philosophical Framework for Addressing Bullying in Indonesia Setia Paulina Sinulingga; Rr. Siti Murtiningsih; Hatanti Widy Nugroho
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6679

Abstract

Bullying in schools remains a critical yet often underestimated issue, negatively affecting victims and disrupting the broader educational environment. Its long-term consequences include psychological trauma, low self-esteem, and hindered social-emotional development. Addressing bullying requires a comprehensive, value-based approach. This study integrates Charles Taylor’s theory of recognition with educational philosophy to explore bullying prevention strategies. Conducted at SMA Negeri 2 Tanjung, South Kalimantan, the research examines how applying recognition-based principles can foster a more inclusive and respectful school culture. The implementation of recognition-oriented practices significantly improved relationships among students and between students and teachers. Findings indicate a reduction in bullying incidents, alongside notable increases in student self-esteem, social integration, and mutual respect. Students reported feeling more acknowledged and valued, contributing to a more harmonious school environment. These outcomes highlight the potential of a recognition-based framework in addressing bullying. Emphasizing individual identity and diversity helps cultivate an inclusive culture where mutual respect is central. While the study focuses on one school, its implications are relevant for broader educational contexts across Indonesia.
Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika (Survey pada kelas VII SMP Swasta di Kota Tangerang) Siti Murtiningsih
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 2 No 2 (2019): Dirasah : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP Swasta di Kota Tangerang . Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik penelitian survei korelasional. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Path Analysis. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa : 1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar Matematika siswa SMP Swasta di Kota Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 5,948 > ttabel = 1,989, 2) terdapat pengaruh langsung yang signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP Swasta di Kota Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 6,975 > ttabel = 1,989, 3) terdapat pengaruh langsung yang signifikan perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa SMP Swasta di Kota Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 3,022 > ttabel = 1,989, 4) terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar Matematika melalui motivasi belajar siswa SMP Swasta di Kota Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 1,811 < ttabel = 1,989. Implikasi penelitian: 1) Secara praktis penelitian ini dapat memberikan sumbangan yang positif bagi perbaikan pengajaran mata pelajaran Matematika yaitu melalui prestasi belajar matematika melalui perhatian orang tua dan motivasi belajar. 2) Secara teoritis berguna untuk 77 pengembangan metodologi pembelajaran Matematika di tingkat sekolah menengah pertama pada khususnya dan ditingkat lain pada umumnya, 3) Sumber referensi mengenai pengaruh perhatian orang tua dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar Matematika.Kata Kunci : Perhatian Orang Tua, Motivasi Belajar , Prestasi Belajar Matematika
STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK SEBAGAI METODE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Deliyanti Zainul Anis; Siti Murtiningsih
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 2 (2022): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v5i2.410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode SAS untuk meningkatkan keterampilan membaca kelas II SD Negeri Karang Tengah 10 Ciledug. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan mengambil objek yaitu implementasi metode SAS untuk meningkatkan keterampilan membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas II SD Negeri Karang Tengah 10 Ciledug. penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan membaca siswa sehingga banyak siswa yang kurang tertarik dan kurang aktif dalam membaca. Penelitian ini menunjukkan Peningkatan keterampilan membaca pada siswa dapat dilihat dari hasil observasi dan wawancara. Implementasi bisa terlihat dari adanya strategi pembelajaran yang menyenangkan mendapat respon positif, sehingga semua merasa terlibat terhadap semangatnya dalam pembelajaran dan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode SAS dalam meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa dapat berjalan dengan baik walaupun belum optimal sepenuhnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode SAS dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa, ketuntasan siswa kelas II SD Negeri Karang Tengah 10 Ciledug.
KONSEP PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA siti murtiningsih
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2023): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v6i2.530

Abstract

penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat menjadi pondasi untuk membentuk penguatan pendidikan karakter (PPK) siswa sekolah dasar. Pendidikan Pancasila merupakan mata pelajaran yang diterapkan sebagai pengganti mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan pada kurikulum merdeka belajar, yang mana merupakan salah satu mata pelajaran leading sector untuk membentuk dan mengembangkan karakter siswa yang bertumpu pada konsep Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) karena pendidikan karakter di Indonesia secara khas diintegrasikan pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini didesain menggunakan penelitian pustaka yang mengkaji konsep Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dapat diaplikasikan pada pembelajaran pendidikan Pancasila. Beberapa karakter yang dijadikan acuan yang mengandung nilai-nilai Pancasila sebagai berikut; karakter religious, peduli sosial, semangat kebangsaan, kemandirian, demokratis, toleransi, dan disiplin. Beberapa poin karakter tersebut diharapkan dapat Mengembangkan karakter melalui pembelajaran dan kegiatan di luar pembelajaran melalui kegiatan rutin dan kegiatan di luar aktivitas sekolah.
A Critique of Legal Formalism in Handling Cyber Sexual Harassment: Efforts to Realize Substantive Justice Through a Gender Lens and Critical Education April Juwan, Dian Paula; Murtiningsih, Rr. Siti; Budiani Trisakti, Sonjoruri
Jurnal Pembaharuan Hukum Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Pembaharuan Hukum
Publisher : UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26532/jph.v12i3.48719

Abstract

Cybersexual harassment is a form of gender-based violence that is increasingly prevalent in the digital era, yet remains inadequately addressed in the Indonesian legal system. The dominant legal approach remains oriented toward formalism, with an emphasis on technical procedures and material evidence, often ignoring the suffering and vulnerability of victims, particularly women. As a result, victims not only struggle to access justice but also face additional trauma due to re-victimization during the legal process. This research uses a qualitative approach with normative-sociological methods to examine the limitations of legal formalism and the potential of a substantive justice approach in handling cybersexual harassment cases. Through an analysis of applicable regulations, literature reviews, and court decisions, this research integrates Paulo Freire's gender perspective and critical education as an interpretive framework. The results demonstrate that textually neutral laws are not necessarily just in practice, as they tend to ignore the social context and gender-based power inequalities. This research concludes that substantive justice can only be achieved through a reformulation of the legal paradigm that is responsive to victims' experiences and structural awareness. Critical education plays a strategic role in dismantling patriarchal bias in law and building gender-based legal literacy in society.