Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MINAT PASANGAN USIA SUBUR MEMAKAI ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM Hajar Nur Fathur Rohmah; Wiwin Widia Sari
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 3, No 2 (2019): MATERNAL (JURNAL ILMIAH)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.283 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v3i2.754

Abstract

ABSTRACT One contraceptive tool that has a high effectiveness in controlling the rate of population growth is Intra Uterin Device (IUD) reaching 99.4% (BKKBN, 2015). A preliminary survey conducted at RB Rhaudatunnadya, Bekasi said that only 0.6% of women of Fertile Age Couple chose the IUD method to manage their pregnancy. From interviews with women of Fertile Age Couple, 95% were not interested in using an IUD. Interest is very influential on how someone does something. Interest in family planning acceptors can be influenced by several factors including knowledge, parity, income and husband’s support. The research design used in this study is quantitative analytic using the cross sectional approach. The population of this research is the woman of the Fertile Age Couple in RB Raudhatunnadya with a total sample of 177 people taken by accidental sampling technique in RB Raudhatunnadya, Bekasi in 2019. Data in this study were obtained through a closed questionnaire. Univariate analysis uses percentages while bivariate analysis is done with chi square. The results showed there was a correlation between knowledge with Fertile Age Couple interest in using an IUD (p = 0,000, OR = 3,396), there was a correlation between parity with Fertile Age Couple interest in using an IUD (p = 0.048, OR = 3.106), there was a correlation between income with an Fertile Age Couple interest in using an IUD (p = 0.024, OR = 2.090) and there is a correlation between husband’s support and Fertile Age Couple interest in using an IUD (p = 0.012, OR = 2.317). Fertile age couple knowledge of both husband and wife needs to be improved by health workers by providing better counseling so that the wife is more able to use the IUD with the support of a husband who already has sufficient knowledge of the IUD. Keywords: Interests, Fertile Age Couple, IUD ABSTRAK Salah satu alat kontrasepsi yang mempunyai efektifitas tinggi mengendalikan laju pertumbuhan penduduk adalah alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) mencapai 99,4% (BKKBN, 2015). Survei pendahuluan yang dilakukan di RB Rhaudatunnadya, Bekasi menyebutkan hanya 0,6% wanita usia subur memilih metode AKDR untuk mengatur kehamilannya. Dari hasil wawancara kepada wanita usia subur menyatakan 95% tidak berminat menggunakan AKDR. Minat sangat berpengaruh terhadap bagaimana seseorang melakukan sesuatu aktivitas. Minat akseptor KB dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pengetahuan, paritas, pendapatan dan dukungan suami. Desain penelitian yang digunakan dalam peneliti ini adalah analitik kuantitatif menggunakan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah Wanita dari Pasangan Usia Subur di RB Raudhatunnadya dengan jumlah sample sebanyak 177 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling di RB Raudhatunnadya, Bekasi tahun 2019. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner tertutup. Analisis univariat menggunakan prosentase sedangkan analisis bivariat dilakukan dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan minat PUS memakai AKDR (p = 0,000, OR=3,396), ada hubungan antara paritas dengan minat PUS memakai AKDR (p=0,048, OR=3,106), ada hubungan antara pendapatan dengan minat PUS memakai AKDR (p=0,024, OR=2,090) dan ada hubungan antara dukungan suami dengan minat PUS menggunakan AKDR (p=0,012, OR=2,317). Pengetahuan PUS baik suami dan istri perlu ditingkatkan oleh tenaga kesehatan dengan pemberian konseling yang lebih baik lagi sehingga istri makin mantab memakai AKDR dengan dukungan suami yang telah mempunyai pengetahuan yang cukup menganai AKDR. Kata Kunci: Minat, Pasangan Usia Subur, Alat Kontrasepsi Dalam Rahim
PELATIHAN PEMBUATAN SUSU KEDELAI KURMA PADA KADER KESEHATAN DI DESA BANTARJAYA Hajar Nur Fathur Rohmah
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3746

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah <11 gr/dL. Hemoglobin mempunyai peran yang sangat penting untuk Kesehatan dan kesejahteraan manusia yaitu sebagai pengangkut oksigen dari sistem pernapasan ke seluruh jaringan dalam tubuh sebagai sumber energi untuk proses metabolisme. Konsumsi bahan makanan yang mengandung zat besi tentunya sangat dibutuhkan sebagai upaya pencegahan anemia. Susu kedelai kurma merupakan alternatif olahan pangan untuk memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh. Tujuan dilakukan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Kesehatan tentang cara pembuatan susu kedelai kurma secara mandiri. Indikator penguasaan tersebut salah satunya dengan terdistribusikannya olahan susu kedelai kurma kepada Masyarakat (dalam hal ini ibu hamil). Selain itu dapat juga menjadi salah satu peluang usaha bagi para kader Kesehatan dengan menjualnya kepada sasaran yang diharapkan (ibu hamil, remaja putri serta Masyarakat luas). Metode pelaksanaan PkM ini adalah memberikan pelatihan kepada kader kesehatan tentang cara pembuatan susu kedelai kurma. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pelatihan ini adalah pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengalami peningkatan serta mampu mengolah susu kedelai kurma secara mandiri.
PENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI DUSUN 3 DESA PASIR GOMBONG KABUPATEN BEKASI Imtisalillah, Mujtahidah; Monika Distiana Putri; Ika Kania Fatdo Wardani; Yulianti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Dewita Rahmatul Amin
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/cjdv2k96

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020 menyatakan anak balita yang mengalami stunting sebesar 21,3% atau sebanyak 144 juta. Stunting merupakan masalah yang perlu ditangani secara serius dimana stunting ini terjadi diseluruh dunia. Tujuan penelitian untuk mengukur pengaruh penyuluhan tentang pencegahan stunting pada ibu di Dusun III Desa Pasir Gombong. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan menggunakan pretest dan posttest one grup design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki bayi dan balita di Dusun III Desa Pasir Gombong tahun 2024 yang berjumlah 354 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 orang menggunakan tekhik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil analisis uji statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan p-value=0,000. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh dengan meningkatnya nilai rata-rata pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI PUSKEMAS BAHAGIA TAHUN 2021 Sulthoh Mabsuthoh; Hajar Nur Fathur Rohmah
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/k8gcbb33

Abstract

ASI merupakan sumber asupan nutrisi bagi bayi baru lahir. ASI yang diberikan pada bayi berusia 0 bulan sampai 6 bulan disebut ASI eksklusif. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif berarti memberikan ASI kepada bayi selama enam bulan setelah lahir, tidak memberikannya dan menggantinya dengan makanan atau minuman lain (kecuali obat, vitamin, dan mineral). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh antara ekstrak daun kelor terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Bahagia pada bulan Desember 2021 – Januari 2022. Desain penelitian ini ekperimental dengan menggunakan metode pra- eksperimen (pre experimental designs) yaitu one group pretest posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Bahagia pada bulan Desember 2021 – Januari 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0 – 12 bulan yang berada di Puskesmas Bahagia, Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner pretest dan posttest, analisis yang digunakan adalah univariat dan analisis bivariat dengan uji paired t-Test. Hasil analisis bivariat terdapat pengaruh antara ekstrak daun kelor dengan produksi ASI dengan P value = 0,000 P<α 0,05 dan COR 0,996. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh antara ekstrak daun kelor dengan produksi ASI. Saran dari penelitian diharapkan dapat memanfaatkan daun kelor sebagai sumber bahan peningkat ASI karena murah, mudah didapat, dan mudah ditanam tetapi memiliki manfaat yang sangat banyak.