Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Desain dan Implementasi Arduino Uno dan Raspberry Pi pada Penggunaan LoRaWAN untuk Sistem Monitoring Temperatur dan Kelembapan Fathurrohman, Azmi Muhammad; Arman, Muhammad; Setyawan, Andriyanto; Sugiyarto, Sugiyarto; Ayu, Wirenda Sekar
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5393

Abstract

LoRa merupakan sebuah teknologi komunikasi jarak jauh yang memanfaatkan gelombang radio sebagai media pengirimannya. LoRa mampu menunjang kebutuhan monitoring atau instrumentasi seperti monitoring temperatur dan kelembapan pada freezer di daerah yang minim infrastruktur. Pada perancangan ini, penggunaan LoRa akan dikolaborasikan dengan microcontroller Arduino Uno dan Raspberry Pi untuk menjalin komunikasi antar LoRa, baik mengirimkan data maupun perintah. Untuk menunjang monitoring dalam cakupan yang luas, sistem komunikasi LoRa dibekali Internet of Things (IoT). Perancangan yang dilakukan memerlukan tiga perangkat yang menunjang pengaplikasian LoRa ini, yaitu Node, Gateway dan Aplikasi. Berdasarkan hasil perancangan, sistem monitoring temperatur dan kelembapan pada sistem refrigerasi freezer berbasis IoT bekerja sesuai rancangan dan dapat menampilkan hasil dari pengukuran pada aplikasi monitoring sebagai media user-interface.
Analisis Efektivitas Cooling Towersebelum Dan Sesudah Perawatan Di Istana BEC Bandung Permana, Asep; Margana, Ade Suryatman; Ayu, Wirenda Sekar
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5437

Abstract

Cooling tower adalah sistem pendinginan yang digunakan untuk mendinginkan air dengan cara membuang kalor ke atmosfer. Cooling tower menjadi salah satu bagian penting dalam sistem refrigerasi di dunia industri yang dimana digunakan untuk mendinginkan ulang air yang mengalir pada sistem, melalui perpindahan panas dan massa pada air. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas yang dimiliki pada saat sebelum dan sesudah perawatan. Untuk menjaga dan memperolah pengukuran diperlukan adanya perawatan cooling tower secara berkala. Metode pada penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif, yang mana metode ini menjabarkan suatu objek penelitian yang digambarkan melalui grafik hasil pengolahan data dan data yang didapatkan dari hasil pengumpulan data pengukuran dan pengamatan. Pada kinerja cooling tower menggunakan nilai range dan nilai approach, semakin besar selisih nilai range semakin baik pula kinerja cooling tower dan semakin kecil nilai approach semakin bagus kinerja cooling tower. Hasil akhir nilai efektivitas meningkat dari sebelum perawatan, yang dimana meningkat sebesar 2%. Masing-masing memiliki nilai sebelum perawatan 49% dan sesudah perawatan 51%. Dapat disimpulkan cooling tower tersebut bekerja dengan baik dan efisien.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Pencemaran Udara Berbasis Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dengan Menggunakan Microcontroller ESP32 Nanda, Rizki Raihan; Ayu, Wirenda Sekar; Arman, Muhammad
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6240

Abstract

Udara merupakan elemen penting bagi kehidupan. Namun di zaman modern ini, seiring dengan berkembangnya teknologi, industri dan transportasi membuat kualitas udara mengalami perubahan yang mengakibatkan pencemaran udara. Pencemaran udara mengganggu keberlangsungan sistem pernapasan bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Dengan perkembangan teknologi, diperlukan alat yang dapat memantau kualitas udara dari jarak jauh untuk mengurangi pengaruh buruk terhadap kesehatan dengan menggunakan drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Alat yang akan dibuat menggunakan microcontroller ESP32 dengan menggunakan sensor MQ-7 yang akan mengukur nilai ppm dari gas CO. Microcontroller dan sensor akan disimpan pada drone yang akan diterbangkan ke tempat pengukuran. Hasil pengukuran akan dikirimkan secara wireless menggunakan sistem Internet of Things (IoT) menuju Cloud Server ThingSpeak. Uji coba prototipe dilakukan dengan menggunakan tiga kondisi yaitu kondisi udara normal, kondisi udara berasap hasil pembakaran sampah dan kondisi udara berasap knalpot sepeda motor. Asap hasil pembakaran sampah memiliki rata-rata nilai CO 144,5 ppm yang lebih besar daripada kondisi udara normal dengan rata-rata nilai CO 5,07 dan kondisi udara berasap knalpot sepeda motor dengan rata-rata nilai CO 69,07. Hasil uji coba prototipe pada kondisi udara berasap hasil pembakaran sampah memiliki rata-rata nilai error sebesar 10% sedangkan pada kondisi udara berasap knalpot sepeda motor memiliki rata-rata nilai error sebesar 13%. Nilai error disebabkan oleh perbedaan sensitivitas dari prototipe dengan alat ukur dan pergerakan angin yang membuat asap menyebar.
Maintenance System Analysis Using the Reliability Centered Maintenance Method with the Help of Failure Mode Effect Analysis on the Air Handling Unit G4 Margana, Ade Suryatman; Ayu, Wirenda Sekar; Khoirunnisaa, Erika Indah
Jurnal Mekanik Terapan Vol 5 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v5i1.6299

Abstract

Sebagian besar sistem teknik mengalami kegagalan yang membuat sistem tidak dapat beroperasi,  kegagalan yang tidak terduga dapat menyebabkan banyak kerugian.  Sangatlah penting untuk menerapkan strategi perawatan yang efektif untuk memastikan ketersediaan system dan proses perawatan harus dilakukan sesuai dengan sistem yang digunakan agar kegagalan dapat dihindari. Pada penelitian ini objek yang akan diidentifikasi kerusakan yaitu pada Air Handling Unit G4 dengan mengidentifikasi menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) pada Reliability Centered Maintenance (RCM)  Dari hasil perhitungan didapatkan komponen v-belt pada motor blower yang sering mengalami kerusakan dengan nilai RPN sebesar 56. Komponen v-belt merupakan komponen yang harus diprioritaskan dalam perawatan, maka dihitung menggunakan distribusi eksponensial dan didapati hasil nilai rata-rata reliability 0,51 dan nilai rata-rata failureability 0,49 yang berarti kerusakan v-belt masih dalam keandalan yang cukup baik namun harus disertai dengan perawatan yang lebih baik juga. Nilai availability tertinggi pada 92% dan terendah 37% bisa disebabkan saat waktu perbaikan dilakukan dengan cepat maupun lambat serta suku cadang yang tersedia, ini membuktikan ketersediaan suku cadang masih dalam keadaan baik
UNJUK KERJA PERFORMA SISTEM MONITORING KONSENTRASI PM1, PM2.5, PM10, CO DAN CO2 DI DALAM RUANGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Falahuddin, Muhamad Anda; Ayu, Wirenda Sekar; Arman, Muhammad; Susilawati
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 10 No 2 (2025): SJME Kinematika Desember 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v10i2.443

Abstract

This research aims to develop an indoor air quality monitoring device that includes particulate matter (PM1, PM2.5, PM10), carbon monoxide (CO), and carbon dioxide (CO2) based on the Internet of Things (IoT). The device is designed to detect particle and gas concentrations accurately and in real-time, thereby helping users improve indoor air quality. The research method involves developing the device design using particulate matter sensors PMS5003, gas sensors MQ-7 and MH-Z19, temperature and humidity sensors DHT11, and ESP8266 microcontroller to process data. The data from sensor measurements are displayed visually using graphs on the ThingSpeak dashboard. The results show that the developed monitoring device can detect particle and gas concentrations with measurement deviation percentages of 16.34% (PM2.5), 7.71% (PM10), 24.90% (CO2), 3.40% (temperature), and 5.67% (humidity). Meanwhile, for CO gas measurement, further calibration of the used sensor is required
Rancang Bangun dan Validasi Cup Anemometer 3D Printing untuk Aplikasi HVAC Muhammad Latif; Pratikto; Wirenda Sekar Ayu
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6641

Abstract

Monitoring kecepatan udara merupakan parameter krusial dalam sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi energi dan kenyamanan termal. Namun, anemometer komersial seringkali mahal, tidak fleksibel dalam integrasi sistem, dan kurang ekonomis untuk implementasi skala kecil atau edukasi dan penelitian. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem cup anemometer berbasis 3D printing yang ekonomis, mudah diintegrasikan, dan memiliki tingkat akurasi sesuai standar industri HVAC (error <10%). Desain alat mengadopsi konfigurasi hemisphere cup dengan diameter 80 mm dan lengan 20 mm, dicetak menggunakan material PLA+. Kalibrasi dilakukan menggunakan wind tunnel dengan acuan hot wire anemometer pada rentang kecepatan optimal 3.053-12.06 m/s. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mencapai koefisien determinasi R² sebesar 0,998 dan rata-rata error 1,60% dan kesalahan maksimum 4,45%. Validasi ini membuktikan bahwa alat yang dikembangkan layak digunakan untuk aplikasi edukasi, penelitian, serta sistem HVAC skala kecil dengan akurasi yang memadai.
Prototipe Alat Monitoring Suhu dan Sistem Kontrol pada Trainer Refrigerasi Berbasis Raspberry Pi 3 B+ Arman, Muhammad; Ayu, Wirenda Sekar; Sugiyarto, Sugiyarto; Pratikto, Pratikto; Hakim, Kamal Amrizal; Sandra, Dinara Safina; Syarief, Eliana
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2024.16.1.1

Abstract

A refrigeration trainer is a working model of an existing system intended to support student learning in the characterization of refrigeration systems, especially their temperature profile. There are many ways to monitor temperature in refrigeration trainers, such as by implementing a temperature monitoring and control system based on Raspberry Pi 3 B +. This project uses the DS18B20 sensor and Raspberry Pi 3 B+ microprocessor. This system has various features such as temperature monitoring, on/off control for fans and compressors, online and offline data storage, and remote control. After 4 hours of testing, the prototype looked stable without any sudden increase or decrease in temperature values for all measurement point parameters. In addition, the error percentage value which is less than 10% shows that the DS18B20 temperature sensor used provides the best accuracy value and is considered adequate for this prototype.
Rancang Bangun Particle Counter untuk Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5 dan PM10 di Udara Berbasis IoT Falahuddin, Muhamad Anda; Puloh, Asep; Sumeru, Sumeru; Arman, Muhammad; Ayu, Wirenda Sekar; Susilawati, Susilawati
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2024.16.2.3

Abstract

Poor air quality is a serious health and environmental issue. Microscopic particles such as PM1, PM2.5, and PM10 cause respiratory disorders and other health problems. Therefore, accurate and continuous air quality monitoring is crucial to mitigate the impacts of air pollution. This research aims to design an Internet of Things (IoT)--based particle counter capable of real-time air quality monitoring and reporting via an online platform. The system utilizes a PMS5003 sensor to measure PM1, PM2.5, and PM10 concentrations precisely. Data from the sensor is processed by an ESP8266 microcontroller connected to the internet, enabling direct data transmission to an online platform for further analysis and visualization. Testing is done by creating a 1x1x1 meter testing chamber to simulate various environmental conditions and validate the device's performance. Results show that the particle counter provides accurate data, with an error rate of less than 10% compared to standard devices. The device demonstrates reliable operation across different environmental conditions, showcasing its robustness in practical applications. This IoT-based particle counter offers an innovative solution for effective and efficient air quality monitoring. It is expected to significantly contribute to human health protection efforts and minimize the adverse environmental impacts of air pollution.