Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan Seri Kartu Pos "Kirtimukha" Menggunakan Teknik Cetak Digital Fuji Xerox Iridesse Special Color Tegar Andito
Artika Vol 6 No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v6i1.463

Abstract

Popularitas hobi korespondensi kartu pos di Indonesia kembali meningkat sejak 2012 sejak munculnya Postcrossing.com. Selain kartu pos yang beredar di toko-toko cindera mata, setelah munculnya Postcrossing.com bermunculan kartu-kartu pos dengan tema-tema unik tentang Indonesia dengan berbagai macam teknik cetak. Salah satu tema yang populer di Indonesia adalah kartu pos bertema candi. Pada tahun 2019, mesin cetak laser Fuji Xerox Iridesse yang memiliki fitur toner dengan warna khusus diperkenalkan di Indonesia. Warna khusus yang dimaksud adalah warna Gold dan Silver, White, serta Clear. Warna Gold dan Silver merupakan toner berwarna metalik, White merupakan toner putih yang bermanfaat untuk menjadi dasaran toner CMYK pada permukaan gelap dan transparan, sedangkan Clear merupakan toner bening yang memberikan efek mengkilap pada permukaan kertas. Mesin ini dapat diset menggunakan dua di antara warna tersebut sebagai tambahan dari warna CMYK. Kehadiran Fuji Xerox Iridesse dengan fitur Special Color-nya merupakan hal yang relatif baru di Indonesia dan belum banyak dieksplorasi dalam perancangan karya desain grafis. Perancangan seri kartu pos “Kirtimukha” ini merupakan eksperimen untuk mengeksplorasi fitur warna khusus Gold dan Silver pada mesin cetak laser Fuji Xerox Iridesse untuk penciptaan karya desain grafis sekaligus respon dari fenomena populernya korespondensi kartu pos di Indonesia khususnya tema candi.
AI ASSISTED FACIAL RECONSTRUCTION OF PANJI’S LOVER CHARACTER IN PENATARAN TEMPLE’S BAS RELIEFS USING SKETCH TO IMAGE METHOD Andito, Tegar
Journal of Aesthetics, Design, and Art Management Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Aesthetics, Design, and Art Management
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/jadam.v4i1.605

Abstract

Purpose: Purpose of this research is to realistically reconstruct face of Panji’s Lover character at 51st panel of Teras Pendopo structure’s bas relief in Penataran Temple complex as guide for concept art creation of Panji’s Lover character. Research methods: This experiment consists of two steps. First is manually drawing a sketch of the character and describing her facial features. The second step is image generation by artificial intellegence employing sketch-to-image method using created sketch as base image and the description as prompt. The used artificial intelligence (AI) program is Stable Diffusion 1.5 with ControlNet add on. The used AI models are Realistic Vision 5.1 and Dreamshaper 8. Findings: Images generated with Realistic Vision 5.1 model are closest to sketch and description of original bas relief. Implications: The results of this experiment can’t be used as final artwork but can be guide for concept art creation for both Candra Kirana and Galuh Ajeng character in any future visual art projects based on Panji Tales stories.
Perancangan Explainer Video Universitas Ma Chung Sebagai Inovasi Media Promosi Sultan Arif Rahmadianto; Tegar Andito
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 (5)
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v2i2.319

Abstract

Seiring dengan semakin ketatnya persaingan antar berbagai perguruan tinggi khususnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Sebuah perguruan tinggi harus memiliki branding yang baik dan selalu berusaha untuk meningkatkan dan mempertahankannya. Universitas Ma Chung merupakan PTS yang terletak di Malang Jawa Timur telah melakukan upaya peningkatan kegiatan promosi namun strategi yang dipilih masih tergolong umum. Penggunaan strategi promosi yang umum seperti yang dilakukan oleh universitas lain membuat positioning Universitas Ma Chung menjadi kurang kuat karena tidak ada sesuatu pembeda dengan universitas lainnya. Explainer videos adalah suatu media paling atraktif dalam menjelaskan tentang siapa atau apa yang dikerjakan dan mempromosikan sebuah bisnis dalam satu waktu. Melalui explainer videos Universitas Ma Chung akan dipermudah dalam kegiatan promosi dan branding. Metode perancangan explainer videos menggunakan pendekatan kualitatif meliputi discovery, script, storyboard, animation, dan delivery. Hasil perancangan menghasilkan alternatif media promosi berbentuk explainer videos dengan tujuan meningkatkan awareness Universitas Ma Chung.
Eksplorasi Metode Penciptaan Seni Rupa Komunitas kentjingandjing Melalui Proyek Seni Rupa Unreasonableness” Di Kota Malang Nirwana, Aditya; Andito, Tegar
Studi Budaya Nusantara Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.sbn.2017.oo1.01.06

Abstract

ABSTRACT "Unreasonableness" art project conducted by starting from some problems faced by the Kentjingandjing, which is (1) The problems of an art exhibition management, which includes issues of funding, human resources, and infrastructure of the arts, (2) public view towards the "function"of art, and (3) artist awareness as a scientist. This projects conducted by implementing scientific methods of art creation, which consists of three stages: 1) Internalization and Incubation of Idea; 2) The formulation of the concept of Creation; and 3) Creation of Art. The conclusion that this activity has effectively become the solution of the issues surrounding the management of art, but to raise awareness of the arts in society, this activity still requires massification, or at least is sustainable activities in which various disciplines can be involved. Besides, the scientific method that implemented in this activity is effective by some of the artists, but some argue the use of methods that 'rigid' like this, would handcuff the idea of creation, in addition to the lack of flexibility for the fluctuations which may occur in the process of artistic creation.