Amrizal Amri Muchtar
Faculty Of Visual Art And Design, Padang Panjang Art Institute, Bahder Johan Street, Padang Panjang

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Sosiohumaniora

TRANSFORMASI DESAIN TAROMPA DATUAK DALAM KONTEKS PERUBAHAN SOSIOKULTURAL Amrizal Amrizal
Sosiohumaniora Vol 20, No 1 (2018): SOSIOHUMANIORA, MARET 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.166 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v20i1.13801

Abstract

Tarompa Datuak adalah alas kaki yang secara sosiokultural merupakan produk budaya yang terinspirasi dari replika “capal Rasul” yang dibawa oleh saudagar dari Arab dan India. Sesuai dengan pepatah Minang “sakali aie gadang sakali tapian barubah” (perubahan waktu) dalam konteks sosialkultural tarompa yang awalnya berbentuk replika capal Rasul bertransformasi di tanah Melayu menjadi ”capal Melayu” dan di Ranah Minang disebut dengan“tarompa datuak”, karena menjadi bagian dari pakaian kebesaran Datuak. ransformasi desain tarompa datuak menjadi keharusan dalam konteks perubahan sosiokultural, karena menjadi bagian dari pelestarian produk budaya dan pengembangan potensi tarompa datuak yang dilakukan secara optimal dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat pendukungnya. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengembangkan desain dan kemampuan perajin tarompa datuak serta memperbaiki sistem manajerial usahanya, sehingga potensi kerajinan tarompa datuak dapat dioptimalkan dan menjadi produk kerajinan tangan yang dapat bersaing ditengah percaturan budaya global. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada metodologi penelitian kualitatif, yaitu metode observasi partisipatif, yaitu observasi aktif. Untuk membuat desain tarompa datuak, kemudian dilakukan beberapa tahap penelitian, yaitu: survei ke pusat kerajinan tarompa datuak; eksplorasi; analisis dan sintesis; perancangan dengan mempertimbangkan faktor kinerja, faktor fungsi, faktor pemasaran dan minat konsumen; lalu ditransformasikan menjadi prototipe tarompa datuak. Untuk pemberdayaan perajin diadakan pelatihan kewirausahaan yang berbasis teknologi.