Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Perilaku Pemilih Di Indonesia Melalui Perspektif Psikologi Komunikasi Syafrizaldi Syafrizaldi; Agung Suharyanto; Yurial Arief Lubis; Selamat Riadi; Taufik Wal Hidayat
Jouska: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 2 (2026): Jouska: Jurnal Ilmiah Psikologi Agustus
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jsa.v5i2.7241

Abstract

Perilaku pemilih di Indonesia dalam era demokrasi digital tidak lagi dapat dijelaskan secara memadai hanya melalui pendekatan rasional dan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pemilih Indonesia dengan menggunakan pendekatan psikologi komunikasi, khususnya dalam memahami bagaimana pesan politik, emosi, persepsi, identitas sosial, serta media digital memengaruhi proses pengambilan keputusan politik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber akademik, seperti buku,  laporan penelitian dan berbagai laporan lainnya  yang relevan mengenai perilaku pemilih, dalam perspektif psikologi komunikasi. Analisis dilakukan melalui analisis isi dan analisis tematik dengan fokus pada mekanisme psikologis dalam komunikasi politik, meliputi pemrosesan pesan, framing, emosi politik, persuasi, dan pengaruh media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku pemilih Indonesia pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024 sangat dipengaruhi oleh personalisasi politik, pembentukan citra kandidat, narasi emosional, politik identitas, serta dinamika komunikasi digital. Media sosial berperan penting dalam memperkuat ikatan emosional antara kandidat dan pemilih, sekaligus menjadi ruang penyebaran disinformasi dan kampanye berbasis emosi. Selain itu, emosi seperti harapan, ketakutan, dan kedekatan terbukti lebih dominan dibandingkan pertimbangan rasional dalam menentukan pilihan politik. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan psikologi komunikasi memberikan kerangka analisis yang relevan dan komprehensif untuk memahami perilaku pemilih Indonesia, terutama dalam konteks perubahan media, meningkatnya peran emosi, dan transformasi komunikasi politik di era digital.