Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Studi Meta-Analisis: Hubungan Antara Motivasi Berprestasi dengan Produktivitas Kerja Pada Karyawan Erlina Sari Siregar; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Diversita Vol 8, No 1 (2022): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v8i1.7192

Abstract

Produktivitas kerja merupakan suatu pendekatan multi disiplin yang dimana secara efisien dapat merumuskan suatu tujuan dan rencana pengembangan kemudian melakukan pelaksanaan dengan cara-cara yang produktif kerja dengan menggunakan sumber-sumber daya seperti fasilitas situasi dan keadaan secara efesien namun tetap menjaga kualitas dari produk yang diinginkan. Telah banyak dilakukan penelitian mengenai hubungan antara motivasi berprestasi dengan produktivitas kerja, yang dimana terdapat perbedaan dari tiap tiap penelitian. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik studi meta-analisis yang bertujuan untuk meneliti hubungan antara motivasi berprestasi dengan produktivitas kerja pada karyawan. Penelitian ini melakukan reviu yang melibatkan 6 studi jurnal yang berkaitan dengan motivasi berprestasi dan produktivitas kerja pada 10 tahun terakhir, dengan jumlah sampel responden sebanyak 371. Hasil dari penelitian studi meta-analisis ini menunjukkan adanya korelasi yang large effect size  sebesar r = 0.69 (95% CI= 0.636,0.745) confidance intervalnya akan ada heterogeneity ????²= 56,8% < 80%, maka meta-analisis ini menggunakan fixed effects dari hasil tersebut mengindikasikan bahwa motivasi berprestasi berkorelasi dengan produktivitas kerja secara langsung dikarenakan memiliki large effect size. Namun tetap ada variabel-variabel lain yang memiliki nilai korelasi yang lebih kecil dari pada dukungan orang tua.
Pengaruh Motivasi Belajar Mahasiswa Psikologi Terhadap Prestasi Belajar Metodelogi Riset Eksperiment (Studi Kasus terhadap Mahasiswa Psikologi Semester VI Universitas Medan Area) Nafeesa Nafeesa; Erlina Sari Siregar
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 3, No 2 (2022): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v3i2.168

Abstract

Motivasi merupakan salah satu hal yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan belajar siswa. Tanpa adanya motivasi, proses belajar akan sulit untuk mencapai keberhasilan yang optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada Mata Kuliah Metodologi Penelitian Eksperimental. Penelitian deskriptif korelasi ini dilakukan sebagai studi kasus pada mahasiswa psikologi semester VI dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat pengaruh motivasi mahasiswa terhadap penelitian terhadap prestasi belajar pada mata kuliah Metodologi Penelitian Eksperimental. Jumlah mahasiswa semester IV Universitas Medan Area-Medan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket dari variabel motivasi belajar dan juga hasil tes siswa sebagai variabel rata-rata prestasi belajar siswa. Hasil pengolahan data melalui perhitungan statistik dan korelasi rata-rata, diperoleh melalui penggunaan SPSS 16.0. Data menunjukkan interpretasi tingkat reliabilitas tinggi, besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar pada mata kuliah Eksperimental dan Metodologi Penelitian sebesar 48,1%.
Prediksi Kecerdasan Majemuk Terhadap Gaya Mengajar Hasanuddin Hasanuddin; Erlina Sari Siregar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.2439

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey yang tujuannya untuk menjelaskan prediksi kecerdasan majemuk terhadap gaya mengajar. Partisipan adalah seorang guru di kota Medan, yang diambil dengan cara acak yang berjumlah (n=810). Pengukuran menggunakan skala gaya mengajar dari Grasha (1996) yang memiliki 40 butir dengan rentang 5 skala kemudian ada skala kecerdasan majemuk dari Gardner (1983) berjumlah 63 butir dengan rentang 5 skala. Hasil penelitian menunjukkan gaya mengajar expert dapat diprediksi secara signifikan (p= <0.001, <0.050) oleh kecerdasan interpersonal dan intrapersonal sementara yang lainnya tidak dapat memprediksi secara signifikan gaya mengajar expert dan gaya ini merupakan satu-satunya yang paling sedikit dapat diprediksi oleh kecerdasan majemuk. Sementara gaya mengajar yang lain dapat diprediksi oleh 5 sampai dengan 7 kecerdasan secara signifikan dengan rentang (p= <0.050 – 0.036) yang kemudian dapat dilihat dalam hasil penelitian ini.
Kepemimpinan Transformasional Atasan Mendorong Komitmen Afektif Karyawan Ritel Erlina Sari Siregar; Diny Atrizka; Ikbar Pratama
Pelita Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v4i2.8889

Abstract

A company really needs organizational commitment, that is, employees have a sense of trust in the company, are loyal, and participate or contribute to achieving company goals. Likewise in retail industry, namely products that are produced and distributed in large and mass quantities to be consumed by final consumers in small quantities according to the needs of these consumers. Retail companies seek to improve their human resources to foster the organizational commitment of their employees. Human resources are the most valuable asset in an organization. Aware of the importance of human resources as the industry's main capital asset, it is a concern for the retail industry management by providing training to strengthen leadership in the organizational structure. One form of leadership training needed to emulate employees is through transformational leadership. Transformational leadership training is carried out to stimulate employee affective commitment
Perbedaan Prokrastinasi Ditinjau dari Jenis Kelamin Pada Siswa SMA Mulia Pratama Medan Nora Br. Haloho; Erlina Sari Siregar; Syafrizaldi Syafrizaldi; Ani Deswita Chaniago
Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi Vol 5, No 1 (2023): Tabularasa : Jurnal Ilmiah Magister Psikologi, Januari
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/tabularasa.v5i1.1247

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan prokrastinasi pada siswa SMA Mulia Pratama Medan yang ditinjau dari jenis kelamin. Prokrastinasi adalah perilaku menunda nunda tugas penting akademik yang harus di selesaikan dan lebih memilih melakukan aktivitas yang dianggap lebih menyenangkan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMA Mulia Pratama Medan yang berjumlah 86 orang dengan rincian  laki-laki 40 orang dan perempuan 46 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik pengampilan sampel purposive sampling. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala prokrastinasi. Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan metode anova satu jalur ditemukan adanya perbedaan prokrastinasi yang signifikan antara laki-laki dan perempuan dengan nilai signifikansi sebesar 0,027 0,05. Meskipun demikian menurut hasil mean empirik menunjukkan hasil bahwa prokrastikasi laki-laki dan perempuan sama-sama dalam kategori tinggi diimana prokrastinasi laki-laki menunjukkan nilai empirik sebesar 148,98 dengan SD 11,922 dengan SD 18,371 dan perempuan sebesar 141,30. Perbedaan keduanya memiliki selisih hanya sebesar 7,68.
Motivasi Membaca Siswa di Daerah Rural Berdasarkan Jenis Sekolah dan Gender Nugraha, M Fadli; Dewi, Salamiah Sari; Siregar, Erlina Sari
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i4.8738

Abstract

Recently, no research was found to differentiate reading motivation but focused on reading interest, so this research aimed to look at differences in students' reading motivation based on school type and gender because these two issues are rarely analyzed. Two hypotheses are proposed, namely (H1) There are differences in reading motivation based on gender (H2) There are differences in reading motivation based on school type. Strata took samples and data using a reading motivation scale, which will then be analyzed using a t-test. The results of this study explain that there are no differences in rural students' reading motivation based on gender, meaning that this study rejects the first alternative hypothesis. However, we accept the second alternative hypothesis because it proves differences in reading motivation based on school type. The impacts and recommendations are explained later in this research.
Hubungan Self-Efficacy Dengan Penyesuaian Diri Terhadap Sekolah Menengah Pertama Pada Siswa Baru Di Sekolah SMP STI Nurul Ilmi Medan Nafeesa, Nafeesa; Siregar, Erlina Sari
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 1, No 3 (2021): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.803 KB) | DOI: 10.51849/sl.v1i3.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan self-efficacy dengan penyesuaian diri terhadap siswa baru SMP STI NURUL ILMI MEDAN. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dan penelitian yang digunakan jenis penelitian korelasi. Pengambilan sampel mengunakan teknik random sampling dengan populasi 168 siswa dan sampel 65 siswa. Metode pengambilan data menggunakan skala angket. Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada Hubungan Self Efficacy dengan penyesuaian diri terhadap sekolah menengah pertama pada siswa baru. Dengan asumsi semakin tinggi self efficacy maka penyesuaian diri pada siswa begitu juga sebaliknya. Hasil yang digunakan pada Analisis data dengan metode analisis korelasi r Product Moment, diketahui bahwa ada hubungan positif antara penyesuaian diri terhadap Siswa Baru dimana rxy = 0,415 dengan signifikan p = 0.001 0,050. Begitupun, Self Efficacy tinggi sebab nilai rata-rata empirik (76,54) lebih besar dari hipotetik (67,5), dan penyesuaian diri tergolong tinggi sebab nilai rata-rata empirik (77,95) lebih tinggi dari nilai rata-rata hipotetik (65). Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variable bebas X dengan variable terikat Y adalah sebesar r2 = 0.172. Ini menunjukkan bahwa Self Efficacy berkontribusi terhadap penyesuaian diri sebesar 17,2%. Maka kesimpulan dari hipotesis yang di ajukan dinyatakan diterima.
Hubungan Kelekatan Anak Pada Ibu Dengan Kemandirian Anak Di TK IT Nurul Ilmi Medan Novita, Eryanti; Siregar, Erlina Sari
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 1, No 3 (2021): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.457 KB) | DOI: 10.51849/sl.v1i3.53

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kelekatan anak pada ibu mandiri dijelaskan, faktor-faktor yang mempengaruhi kelekatan, objek kelekatan anak, dan pola kelekatan anak pada ibu mandiri anak. sekolah.. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih adanya sikap terhadap anak yang menjadi tanggungan, terutama ibunya ketika melakukan aktivitas atau aktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara attachment dan kemandirian anak TK. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif non eksperimen dengan teknik analisis korelasi product moment Pearson dan desain penelitian korelasi. Sampel penelitian ini adalah 44 siswa laki-laki dan perempuan TKIT Nurulilmi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket/wawancara. Hasil penelitian menunjukkan korelasi sebesar 0,621 yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelekatan anak dengan ibunya dengan kemandirian anak usia sekolah.
Meningkatkan Perilaku Kesehatan Melalui Psikoedukasi Di TK Kartika I-I Medan Wati Dewi Purba, Anna; Harahap, Gustami; Sari Siregar, Erlina
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada anak-anak TK Kartika I-I Medan melalui peran aktif guru dan orang tua. Permasalahan yang dihadapi meliputi konsumsi makanan instan yang tidak sehat serta penggunaan gadget yang berlebihan, yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental anak-anak. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap: survei dan inventarisasi masalah, serta kegiatan edukasi dan penyuluhan yang melibatkan guru dan orang tua. Hasil menunjukkan bahwa program psikoedukasi berhasil meningkatkan kesadaran guru dan orang tua mengenai pentingnya pola hidup sehat, yang kemudian diterapkan oleh anak-anak dalam kegiatan sehari-hari. Guru berperan sebagai inspirator, motivator, fasilitator, dan evaluator dalam mengajarkan perilaku sehat. Selain itu, orang tua juga lebih memahami pentingnya mendukung kesehatan anak di rumah, sehingga tercipta lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat baik di sekolah maupun di rumah.
Perbedaan Gaya Mengajar Berdasarkan Gender Dan Tingkat Pendidikan Hasanuddin, Hasanuddin; Siregar, Erlina Sari
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i2.12904

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan gaya mengajar guru berdasarkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan guru. Metode yang digunakan metode kuantitatif komparasi dengan jumlah populasi dan sampel 810. Adapun teknik pangambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan teknik independent t-test. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa secara kesuluruh tidak terdapat perbedaan gaya mengajar guru berdasarkan gender dikarenakan mayoritas memiliki nilai sig > 0.050 yang artinya tidak terdapat perbedaan gaya mengajar antara guru laki-laki dan guru perempuan pada proses belajar. Selain itu, secara kesuluruh terdapat perbedaan gaya mengajar guru berdasarkan tingkat pendidikan dikarenakan memiliki nilai sig < 0.050. Secara keseluruhan artinya terdapat perbedaan gaya mengajar guru yang memiliki tingkat pendidikan S1 dengan guru yang memiliki tingkat pendidikan S2. Berdasarkan nilai mean, lebih tinggi nilai mean guru yang memiliki tingkat pendidikan S1 daripada guru yang memiliki tingkat pendidikan S2.