Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Dampak Integrasi Ekonomi terhadap FDI di Asean M. Iskandar Firdaus; Marseto Marseto; Sishadiyati Sishadiyati
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.662 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v2i09.404

Abstract

Integrasi ekonomi adalah sebuah proses dimana sekelompok negara berupaya untuk meningkatkan tingkat kemakmurannya, integrasi ekonomi merupakan  salah satu teori makro ekonomi dasar untuk memperkirakan efek integrasi ekonomi yang  mempercepat pertumbuhan ekonomi. Adanya integrasi ekonomi dapat mendorong negara-negara untuk meningkatkan daya saing, sehingga kesejahteraan negara-negara tersebut dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi ekonomi terhadap Foreign Direct Investment di negara-negara anggota ASEAN. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder. Data sekunder dapat diperoleh dari berbagai sumber misalkan dari sebuah publikasi web secara resmi. Data sekunder menggunakan data antar Negara yang merupakan data crossection yang ada di wilayah Negara ASEAN seperti Brunnei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapore, Thailand, dan Vietnam. Untuk data antar waktunya (time series) yang diambil dari tahun 2005-2019. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan data panel (pooled data) yaitu gabungan dari data runtut waktu (time series) dan data silang (cross section). Kemudian Pengujian hipotesis dilakukan dengan model regresi data panel. Kesimpulan dari penelitian adalah pertama, dari segi variabel demografi, ditemukan bahwa populasi memiliki dampak negatif terhadap investasi asing langsung dari negara-negara anggota ASEAN. Kedua, variabel GDP menunjukkan bahwa GDP tidak berpengaruh terhadap penanaman modal asing langsung. Ketiga, variabel ekspor neto menunjukkan bahwa ekspor neto tidak berpengaruh terhadap penanaman modal asing langsung dari negara-negara anggota ASEAN. Terakhir, adanya integrasi ekonomi ASEAN tidak serta merta meningkatkan arus investasi asing langsung, karena dalam melakukan investasi asing langsung, suatu negara harus mempertimbangkan kondisi nasional yang akan diselesaikan, seperti stabilitas ekonomi dan pendapatan nasional.
Analisis Pengaruh Objek Wisata, Jumlah Wisatawan, dan Tingkat Hunian Hotel terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Malang Tarwiyah Ayu Permatasari; Marseto Marseto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 1 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i1.6187

Abstract

Economic growth is a macroeconomic indicator of concern because it reflects a country's ability to increase the per capita income of its population. Economic growth is supported by economic sectors that have potential, one of which is tourism which can have a good impact on regional development such as improving the regional economy, increasing creativity and innovation and improving the welfare of the community. This study was conducted to analyze the influence of tourist attractions, the number of tourists, and hotel occupancy rates on economic growth in Malang Regency. The method used in this study is the Ordinary Least Square (OLS) Multiple Linear Regression analysis method with time series data using SPSS Version 26 software. The data used in this study are the number of tourist attractions, the number of tourist visits, and hotel occupancy rates as independent variables and economic growth as a dependent variable within a period of 15 years, namely in 2008-2022. The results obtained from this study state that simultaneously tourist attractions, the number of tourists, and hotel occupancy rates have a significant effect on economic growth. However, partially each variable has no effect on economic growth. Keywords:Tourism, Tourist Attractions, Tourists, Hotel Occupancy, and Economic Growth.
Analisis Sektor Basis Dan Sektor Non Basis Pada Wilayah Kabupaten Bojonegoro Dan Kabupaten Tuban Di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Metode Location Quetient, Shift Share, Dan Tipologi Klassen Youlanda Sara Chumayda; Marseto Marseto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 1 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i1.6189

Abstract

This study was conducted with the aim of determining the base sector and non-base sector in Bojonegoro Regency and Tuban Regency. This research is based on secondary data in the form of time series data obtained through the Central Statistics Agency website in 2022 and processed using Location Quetient, Shift Share, and Klassen Typology analysis tools. And obtained the results of the analysis there are two base sectors in Bojonegoro Regency and three base sectors inTuban Regency. Keywords: Base Sector; Location Quetient, Shift Share, and Klassen Typology
PENERAPAN KONSEP DIGITAL MARKETING MENUJU EKONOMI KREATIF BAGI UMKM DESA NGEPOH KABUPATEN PROBOLINGGO Ririn Aprilia Dewanti; Fauzatul Laily Nisa; Marseto Marseto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16199

Abstract

Digital marketing merupakan hal yang sangat penting di era sekarang bagi para UMKM. Desa Ngepoh Kecamatan Dringu merupakan desa yang memiliki banyak potensi termasuk ekonomi. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya UMKM yang ada di Desa Ngepoh. Namun, dalam upaya pemasarannya masih terbatas dan menggunakan metode konvensional. Oleh karena itu, UMKM ini memerlukan pelatihan mengenai pentingnya memanfaatkan pemasaran digital agar sistem pemasarannya dapat ditingkatkan. Hal ini bertujuan untuk membantu UMKM mencapai target pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan mereka. Penerapan kegiatan ini dilakukan melalui dua metode yang berbeda. Sosialisasi mengenai Digital Marketing dan Pendampingan Rebranding Produk. Setelah itu, UMKM juga akan mendapatkan bantuan dalam membuat akun bisnis di platform digital seperti Instagram, serta mendapatkan panduan untuk mengelola platform digital tersebut dengan efektif.Selain itu diadakan pendampingan berupa foto produk serta upgrade kemasan. Hasil dari pengabdian ini mencakup pembuatan akun dan Instagram, foto ptoduk UMKM, publikasi artikel ilmiah dalam jurnal nasional, dan laporan kegiatan. Pendekatan yang digunakan melibatkan pelatihan dalam bentuk sosialisasi dan tutorial tentang pembuatan akun di platform digital serta pengelolaan media digital. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, disarankan untuk memberikan pembimbingan secara rutin guna mengoptimalkan strategi pemasaran digital dan meningkatkan penjualan usaha UMKM.
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT JAGUNG MENJADI PRODUK KREATIF BROS SERTA BERNILAI EKONOMI PADA SISWA KELAS 4 DI SDN SUMBERBENDO II Muhammad Ilham Kurniawan; Marseto Marseto; Fauzatul Laily Nisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16019

Abstract

ABSTRAKProduksi jagung di Kecamatan sumberasih menjadi urutan ke-4 tertinggi di Kabupaten Probolinggo, menjadikan limbah kulit jagung menumpuk di beberapa desa, salah satunya di Desa Sumberbendo. Permasalahan yang ditimbulkan oleh produksi jagung menyebabkan beberapa titik di desa menjadi terlihat kotor. Pemanfaatan limbah kulit jagung menjadi kerajinan tangan seperti bross menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan lingkungan di Desa Sumberbendo. Dalam penulisan karya ilmiah ini digunakan metode pembelajaran kelompok serta praktek yang disasarkan pada siswa kelas 4 sd. Dibutuhkan banyak sekali pengrajin-pengrajin yang mau untuk mengolah limbah jagung ini menjadi kerajinan tangan. Namun disamping itu, manfaat dari pemberian pelatihan ini kepada siswa sekolah dasar yaitu, siswa mendapatkan ide serta pembelajaran untuk membuat sesuatu yang nantinya bisa menghasilkan uang. alhasil limbah kulit jagung di Desa Sumberbendo bisa berkurang karna adanya pemanfaatan limbah kulit jagung. kreatifitas siswa sekolah dasar sudah terlaksana dengan baik. Kata kunci: limbah kulit jagung; kerajinan tangan: kewiraushaan: permasalahan lingkungan ABSTRACTMaize production in Sumberasih District is the 4th highest in Probolinggo Regency, causing corn husk waste to accumulate in several villages, one of which is in Sumberbendo Village. The problems caused by corn production caused several points in the village to look dirty. Utilization of corn husk waste into handicrafts such as brooches is a solution to reduce environmental problems in Sumberbendo Village. In writing this scientific work, group learning methods and practices are used which are targeted at grade 4 elementary school students. It takes a lot of craftsmen who are willing to process this corn waste into handicrafts. But besides that, the benefit of providing this training to elementary school students is that students get ideas and learning to make something that can later generate money. As a result, corn husk waste in Sumberbendo Village can be reduced due to the utilization of corn husk waste. the creativity of elementary school students has been carried out well. Keywords: corn husk waste; handycrafts; entepreneurship: environmental problems
PENDAMPINGAN UMKM MENUJU INDUSTRI KREATIF MELALUI IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING KEPADA PELAKU UMKM DESA KEDUNGDALEM, KABUPATEN PROBOLINGGO Dwi Sukma Novitasari; Marseto Marseto; Fauzatul Laily Nisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16002

Abstract

ABSTRAKDesa Kedungdalem menjadi salah satu desa di Kecamatan Dringu yang berpotensi dari segi ekonomi ditunjukkan dengan adanya berbagai jenis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dengan memiliki sejumlah UMKM dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kedungdalem. Permasalahan dari pelaku UMKM Desa Kedungdalem adalah dari segi pemasaran yang masih konvesional ditengah pesatnya kemajuan teknologi masa kini. Oleh karena itu, jangkauan penjualan juga masih terbatas. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu untuk mengembangkan UMKM Desa Kedungdalem menuju industri kreatif dengan target pencapaian UMKM Desa Kedungdalem memiliki akun media sosial sebagai media pemasaran serta terdaftarnya titik lokasi usaha melalui Google Maps. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui dua kegiatan yaitu Sosialisasi Digital Marketing dan Pendampingan Rebranding Produk dari segi kemasan dan logo. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan secara offline yang berlokasi di Balai Desa Kedungdalem yang dihadiri oleh narasumber dan 9 Mitra UMKM serta secara door-to-door pada 9 lokasi Mitra UMKM. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, Tim pengabdian telah membuat 3 akun sosial media untuk pelaku UMKM Desa Kedungdalem dan 1 website sebagai media pemasaran UMKM serta terdaftarnya 9 titik lokasi UMKM pada Google Maps. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi dan pendampingan Rebranding dapat membantu UMKM Desa Kedungdalem menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam pengembangan usaha. Kata kunci: UMKM; industri kreatif; digital marketing; rebranding produk. ABSTRACTKedungdalem Village is one of the villages in Dringu District with economic potential shown by the existence of various types of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Having a number of MSMEs can help improve the economy of the people of Kedungdalem Village. The problem of MSME players in Kedungdalem Village is in terms of marketing which is still conventional in the midst of rapid technological advances today. Therefore, the sales range is also still limited. The purpose of community service activities is to develop MSMEs in Kedungdalem Village towards the creative industry with the target of achieving MSMEs in Kedungdalem Village to have social media accounts as marketing media and registered business location points through Google Maps. The method of implementing this activity is carried out through two activities, namely Digital Marketing Socialization and Product Rebranding Assistance in terms of packaging and logos. The implementation of service activities was carried out offline located at Kedungdalem Village Hall which was attended by resource persons and 9 MSME Partners and door-to-door at 9 MSME Partner locations. From the implementation of community service activities, the service team has created 3 social media accounts for MSME actors in Kedungdalem Village and 1 website as MSME marketing media and registered 9 MSME location points on Google Maps. With the existence of community service activities through socialization and assistance, Rebranding can help MSMEs in Kedungdalem Village become more creative and innovative in business development. Keywords: MSMEs; creative industries; digital marketing; product rebranding.
EMOTIONAL INTELLIGENCE AND LEARNING BEHAVIOR ON UNDERSTANDING OF PUBLIC ACCOUNTING SECTOR ACCOUNTING STUDENTS Tituk Diah Widajantie; Marseto Marseto; Sofie Yunida Putri
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 7, No 1 (2023): IJEBAR, VOL. 07 ISSUE 01, MARCH 2023
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v7i1.8525

Abstract

This research was conducted to examine whether there is an influence between emotional intelligence and learning behavior on public sector accounting understanding. The population used was public sector concentration accounting students in Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. The data collection technique used was primary data by distributing questionnaires to respondents. This study’s data processing method used the Partial Least Square. In this case, the result was that Emotional Intelligence and Learning Behaviour significantly influence Public Sector Accounting Understanding. Emotional intelligence, measured by self-knowledge, self-control, motivation, empathy, and social skills, significantly affects understanding public sector accounting. Learning behavior, as measured by the habit of attending lessons, the habit of reading books, visits the library, and the habit of taking exams, has a significant effect on the understanding of public sector accounting.
Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia dan Upah Minimum Terhadap Pengangguran di Kabupaten Bangkalan Indah Mei Pratiwi; Marseto Marseto; Sishadiyati Sishadiyati
Jurnal Syntax Transformation Vol 2 No 06 (2021): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v2i6.300

Abstract

Unemployment is one of the problems that has not been resolved until now. Bangkalan Regency is part of the Province of East Java, which is on the western tip of Madura Island and still has a high unemployment rate. This study aims to determine the effect of Total Population, Human Development Index and Minimum Wage on Unemployment in Bangkalan Regency 2005-2019. This study uses secondary data from 2015-2019 with multiple linear regression analysis using the SPSS program. By knowing this situation, it is hoped that the regional government of Bankala Regency will be able to open new jobs to reduce the existing unemployment rate. Based on the results of this study, it shows that the Total Population and Human Development Index variables show a negative direction and have a significant effect on the unemployment variable. Meanwhile, the Minimum Wage variable shows a positive direction and has a significant effect. Together, the three independent variables have an effect on the unemployment variable in Bangkalan Regency in 2005-2019
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pendidikan Dan Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Probolinggo Miftaqul Qoiriyah; Marseto Marseto; Anisa Fitria Utami
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v5i3.6384

Abstract

This study aims to analyze the effect of economic growth, education level, and unemployment rate on poverty rate in Probolinggo Regency during the period 2009–2023. The method used is a quantitative approach with multiple linear regression analysis based on annual secondary data. The results of the analysis show that education level has a negative and significant effect on poverty rate, while economic growth and unemployment rate do not have a significant effect. This finding indicates that improving the quality of education can be an effective strategy in reducing poverty rates. On the other hand, economic growth and decreasing unemployment are not strong enough to have a direct impact on reducing poverty in the region.