Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai Hidden Kurikulum dalam Pendidikan Anak Usia Dini Karmila P Lamadang; Bunyamin Maftuh; Falimu Falimu; Mursalim Mursalim; Tri Syamsijuliant
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4347

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan  pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada sekolah Pendidikan Anak Usia Dini  Madani Banggai. Jenis penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah, Guru Kelas dan peserta didik secara keseluruhan yang berjumlah 102 orang yang terdiri dari kelas Adan kelas B yang tersebar pada 4 rombongan belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada anak usia dini sangat maksimal hal ini terlihat dari bagaimana guru mengenalkan pancasila dan lagu-lagu kebangsaan kepada peserta didik, selain itu mengajarkan anak untuk berbagi dengan sesama melalui program jum’at berkah atau 
Penerapan Model Value Clarification Technique Berbasis Permainan Edukatif untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Sekolah Dasar Johrina Wenda; Roni Andri Pramita; Mursalim Mursalim
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i8.4383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Value Clarification Technique (VCT) berbasis permainan edukatif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri 42 Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 50 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket kedisiplinan siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model VCT berbasis permainan edukatif memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis nilai yang melibatkan aktivitas reflektif dan partisipatif mampu membantu siswa memahami, memilih, dan menerapkan nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Dalam perspektif Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, kedisiplinan merupakan bagian dari karakter warga negara muda yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, model VCT berbasis permainan edukatif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar.