Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Faktor Dominan dalam Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3) terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja pada Proyek Konstruksi Praganingrum, Tjokorda Istri; Ayu Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made; Eufrosina, Meitania
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11425

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja pada konstruksi memerlukan perlindungan tenaga kerja, sehingga upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai tingkat kecelakaan nihil di lokasi konstruksi adalah dengan program keselamatan dan kesehatan kerja, Pembangunan Gedung Apartemen Indigo Tibubeneng dijadikan lokasi ini merupakan proyek bangunan tinggi yaitu Gedung Lantai IV yang berpotensi akan terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar persentase pengaruh faktor-faktor SMK3 yang berpengaruh dominan terhadap jumlah kecelakaan kerja pada proyek konstruksi pembangunan Gedung Apartemen Tibubeneng. Penelitian ini menggunakan analisis hipotesis deskriptif. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 29 responden. Persentase faktor-faktor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebesar 87,5% terhadap tingkat kecelakaan kerja dengan faktor Lingkungan Kerja (X1) dengan koefisien regresi 0,136, faktor Alat (X2) dengan koefisien regresi 0,246, faktor Material (X3) dengan koefisien regresi 0,456, faktor Pekerja (X4) dengan koefisien regresi -0,196, dan faktor Manajemen (X5) dengan koefisien regresi -0,112 dan variabel dominan yang berpengaruh terhadap kecelakaan kerja yaitu faktor pekerja dan faktor manajemen dengan koefisien regresi bernilai negatif -0,196 dan -0,112.
Hubungan Komitmen Manajer Proyek Terhadap Keberhasilan Proyek Konstruksi Gedung di Wilayah Perkotaan Sarbagita Ni Luh Made, Ayu Mirayani Pradnyadari
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.935 KB) | DOI: 10.38043/telsinas.v4i1.2882

Abstract

Project manager is leader of project organization who take responsibility for whole projects in purpose to get it wrapped succesfully. Commitment is an important thing for a project manager. A project manager who isn't committed might impact into the failure of a project, as well as inflated costs, late project completion and unmet quality. This studi aimed to analyze the relationship between project manager commitment to the success of building construction projects. This research was conducted on a building construction project in the Sarbagita Urban area (Denpasar City, Badung Regency, Gianyar Regency, and Tabanan Regency). Collecting data through a survey using a questionnaire. Respondents selected based on the purposive sampling method, includes the criteria of people who have been / are handling the implementation of building construction projects, have at least three years of experience, have the position of project manager, Site Manager, Operational Manager, which includes 60 respondents. Data processing using Partial Least Squares analysis with SmartPLS 3.0 software. The results of the analysis show that the Project Manager's Commitment has a positive and significant effect on the success of building construction projects. The most dominant commitment variable was a career commitment of 0.241, followed by a normative commitment of 0.237, a continuance commitment of 0.228, and an affective commitment of 0.217
Maximum Analysis of Human Resource Availability Units in the Construction of the Banjar Wongaya Betan Tabanan Multipurpose Center Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made Ayu; Sapta Widana, I Nengah
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v8i2.6941

Abstract

Human resources are very important in the implementation of construction projects. Improper allocation of human resources can lead to overallocation of human resources, which reduces work productivity. In the time schedule report for the realization of the Banjar Wongaya Betan Multipurpose Hall Development Project in Tabanan Regency, there was a discrepancy between the actual progress and the planned progress, resulting in delays in implementation. Based on these issues, research was conducted to determine the comparison between the maximum unit requirements and availability before and after Resources Leveling was carried out using Microsoft Office Project 2019. Based on the analysis results, it was found that the number of human resources that were initially over-allocated could be optimized after the leveling process was carried out using the resources leveling method with Microsoft Office Project 2019. The total human resource requirements and availability, which were initially 48.26 people and 37 people, became 32.13 people and 37.00 people after leveling, which means that human resources are sufficient for project implementation. The leveling results data can be used as evaluation material and benchmarks for subsequent projects.
Analisis Life Cycle Cost Pada Pembangunan Rumah Tinggal Style Bali: (Studi Kasus: Rumah Tinggal di Desa Batannyuh Marga Tabanan) Nada, I Made; Suryatmaja, Ida Bagus; Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Praganingrum, Tjokorda Istri; Kurniari, Krisna; Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made Ayu
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i2.12343

Abstract

Rumah tinggal berarsitektur Style Bali di Desa Batannyuh, Marga Tabanan, dibangun dengan konsep Tri Hita Karana yang membagi area menjadi Merajan, area aktivitas, dan Tebe. Penelitian ini bertujuan menghitung total biaya pembangunan dan operasional hingga umur rencana menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC). Fokus perhitungan LCC adalah pada unit-unit bangunan utama seperti Bale Meten Bandung, Bale Singa Sari, dan Bale Daja. Hasil analisis menunjukkan total biaya untuk Bale Meten Bandung sebesar Rp336.435.524, Bale Singa Sari sebesar Rp235.223.074, dan Bale Daja sebesar Rp385.560.584. Biaya tersebut mencakup biaya fisik, pemeliharaan, dan pembongkaran. Efisiensi biaya suatu bangunan sangat dipengaruhi oleh kualitas material, mutu pelaksanaan, dan kontinuitas pemeliharaan. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis seluruh item pekerjaan dengan dampak biaya terbesar dalam proyek.
Analisis Pengaruh Waktu Penyelesaian Proyek Terhadap Kemampuan Penyediaan Sumber Daya Manusia K. Dea Patria Randenta; I Gede Ngurah Sunatha; Tjokorda Istri Praganingrum; Ni Luh Made Ayu Mirayani Pradnyadari
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi membutuhkan suatu perencanaan, penjadwalan dan pengendalian yang baik. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Human Resource Levelling dengan bantuan software Microsoft Project 2007 sebagai aplikasi untuk mengolah data yang diperoleh dari studi kasus Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Badung. Karena berdasarkan pada data peencanaan proyek terdapat ketidak-sesuaian antara waktu perencanaan dengan waktu pelaksanaan proyek. Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisis data pada data perencanaan proyek yang selanjutnya akan digunakan untuk pengolahan data pada Microsoft Project 2007. Pengolahan data ini dilakukan dengan cara memasukkan seluruh hasil analisis data yang diperoleh, lalu dilanjutkan dengan analisis menggunakan metode levelling. Hasil dari proses levelling yang dilakukan, terdapat indikasi bahwa adanya kekurangan sumber daya manusia yang dibutuhkan, dimana dibutuhkan sebanyak yaitu 2.771 orang dengan waktu penyelesaian proyek selama 154 hari. Sehingga dengan data yang ada lalu dijadwalkan ulang, sehingga jumlah kebutuhan sumber daya manusia yang diperlukan menjadi sebanyak 553 pekerja dengan waktu penyelesaian proyek selama 115 hari kerja.
ANALISIS FAKTOR MANUSIA DALAM PELAKSANAAN K3 PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN VILLA CASA MANJAH Istri Lestari, I Gusti Agung Ayu; Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made Ayu; Delaresa Umbu Pati, Carmelia Ervina
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v5i2.12824

Abstract

Rendahnya kesadaran risiko dan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh pekerja konstruksi menjadi masalah utama dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis faktor-faktor dari aspek tenaga kerja yang mempengaruhi pelaksanaan K3, serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 faktor yang diidentifikasi, terdapat 5 faktor yang masuk dalam kriteria sangat kuat (persentase rata-rata 81%-100%) sebagai faktor paling berpengaruh. Kelima faktor dominan tersebut secara berurutan adalah: pekerja tidak menggunakan APD (89%), pekerja bekerja dalam keadaan sakit (84%), faktor usia tenaga kerja yang relatif tua (>30 tahun) (84%), kelalaian pekerja akibat kebutuhan produksi berlebih (jam lembur) (83%), dan pekerja yang bekerja di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan (82%).