Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENDAMPINGAN MANAJEMEN PERTANDINGAN PETANQUE Sri Erny Muliyani; Isyani Isyani; Andi Gilang Permadi; Muhammad Ridwan Lubis; Johan Irmansyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.734

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pendampingan pemahaman dan keterampilan terhadap mahasiswa olahraga yang terlibat pada setiap kegiatan pertandingan petanque yang diselenggarakan di kampus Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma). Memberikan pengalaman yang mendalam terkait dengan kegiatan manajemen pertandingan petanque yang baik dan benar. Mulai dari pembentukan panitia, persiapan, dan pelaksanaan kegiatan seperti mengundang tim, mengatur jadwal pertandingan, membuat dan mengatur tata tertib, pengawasan, perekapan dan perhitungan nilai, serta evaluasi akhir kegiatan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan mahasiswa untuk terlibat langsung pada semua kegiatan dengan didampingi oleh tim pengabdian. Hasil dari kegiatan ini adalah mahasiswa memiliki gambaran dan pengalaman dalam pemahamannya bagaimana keterampilan dalam mengurus pertandingan seperti apa manajemen yang baik dan benar.
Penggunaan Video Feedback (VFB) Untuk Meningkatkan Kemampuan Shooting Petanque Permadi, Andi Gilang; Lubis, Muhammad Ridwan
Empiricism Journal Vol. 3 No. 1: June 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i1.722

Abstract

Pada cabang olahraga petanque cenderung menggunakan proses pelatihan dengan pendekatan praktis dan umpan balik yang biasanya dilakukan sebatas umpan balik verbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan video feedback (VFB) dapat meningkatkan kemampuan shooting petanque. Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis rancangan kuasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 atlet petanque UNDIKMA dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah shooting presicion petanque. Analisis data penelitian diawali dengan melakukan uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas Kormogorov-Smirnov Test sebelum melakukan Paired Sample T-Test, uji prasyarat selanjutnya menggunakan uji homogenitas Levene Statistics sebelum melakukan Independent Sample T-Test. Berdasarkan Independent Sampel T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka disimpulkan ada perbedaan pengaruh hasil kemampuan shooting antara kelompok eksperimen penggunaan video feedback (VFB) dengan kelompok kontrol (umpan balik verbal), namun penggunaan video feedback (VFB) dinyatakan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan shooting (mean=21,83) daripada umpan balik verbal (mean=16,50). The Video Feedback (VFB) for Improving Petanque Shooting Ability Abstract Petanque sports tend to use a practical and practical training process and are usually limited to verbal feedback. The purpose of this study was to determine whether the use of video feedback (VFB) can improve petanque shooting abilities. This research was carried out with a quasi-experimental design. The sample in this study amounted to 24 UNDIKMA petanque athletes with a purposive sampling technique. The research instrument used was shooting precision petanque. Research data analysis begins with a prerequisite data analysis test using the Kolmogorov-Smirnov Test for normality before conducting the Paired Sample T-Test, and the next test using the Levene Statistics homogeneity test before conducting the Independent Sample T-Test. Based on the Independent Sample T-Test obtained, the value of Sig. (2-tailed) of 0.000 < 0.05, it is concluded that there is a difference in the effect of the results of shooting ability between the experimental group using video feedback (VFB) and the control group (verbal feedback). Still, the use of video feedback (VFB) is stated to be more effective (mean=21.83) than verbal feedback (mean=16.50).
Performa Shooting Petanque Atlet Kota Mataram pada Kejuaraan PORPROV NTB XI 2023 Lubis, Muhammad Ridwan; Isyani, Isyani; Permadi, Andi Gilang
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa shooting petanque atlet kota Matarama selama pertandingan pada kejuaraan PORPROV NTB XI 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah atlet petanque kota Mataram yang berjumlah 12 atlet. Teknik sampling menggunakan purposive sample yang berjumlah 10 atlet. Pengumpulan data penelitian menggunakan data sekunder yaitu dengan melakukan pengamatan video pertandingan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah blanko analisis performa shooting petanque. Data baku penelitian dianalisis menggunaan rumus perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan, atlet dengan inisial AL memiliki performa shooting 46.4%, BS memiliki performa shooting 65%, IIS memiliki performa shooting 69.6%, MR memiliki performa shooting 61.4%, MAK memiliki performa shooting 50%, BAF memiliki performa shooting 42.9%, UH memiliki performa shooting 66.8%, SR memiliki performa shooting 51.6%, SA memiliki performa shooting 56.9%, dan DAH memiliki performa shooting 42.9%. Shooting Performance of Petanque Athletes in Mataram City for the XI 2023 NTB PORPROV Championship Abstract The purpose of this study was to find out the petanque shooting performance of the Matarama city athletes during the matches at the PORPROV NTB XI 2023 championship. The research method used was quantitative descriptive research. The research population was the petanque athletes in the city of Mataram, totaling 12 athletes. The sampling technique used a purposive sample of 10 athletes. Collecting research data using secondary data, namely by observing video matches. The research instrument used was a blank petanque shooting performance analysis. Research raw data were analyzed using a percentage calculation formula. The results showed that athletes with the initials AL had a shooting performance of 46.4%, BS had a shooting performance of 65%, IIS had a shooting performance of 69.6%, MR had a shooting performance of 61.4%, MAK had a shooting performance of 50%, BAF had a shooting performance of 42.9%, UH has a shooting performance of 66.8%, SR has a shooting performance of 51.6%, SA has a shooting performance of 56.9%, and DAH has a shooting performance of 42.9%.
Perbedaan Pengaruh Model Latihan Konsentrasi Dan Tanpa Model Latihan Konsentrasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Game Atlet Petanque Undikma Lubis, Muhammad Ridwan; Permadi, Andi Gilang
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 4 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v4i4.1613

Abstract

This research is motivated by the inconsistency in the shooting ability of athletes in shooting games in Petanque sports, both at the regional and national levels. This study aims to determine the effect of the concentration training model on the improvement of the shooting game ability of Undikma Petanque athletes. This study used an experimental method with the design of "two group pretest posttest design". The instruments used for the shooting ability test were the shooting station numbers 1, 2, 3, 4, and 5 with a distance of 6 meters, 7 meters, 8 meters, and 9 meters. The subjects in this study were 14 Undikma Petanque athletes. Samples were taken from the purposive sampling. Based on the results of the t-test analysis showed the same significant results between the concentration training model and without concentration training. However, the concentration training model results are better than without the concentration training model seen with the average value of shooting using the pretest concentration training model results of 4.71 increased by 13.00. The amount of increase was 8.28. Without the concentration training model, the initial pretest average result was 3.42 and increased to 10.00. The amount of increase was 6.57. The difference in the average shooting game result increment with the concentration training model, and without the concentration training model is 1.71.
Perbedaan Pengaruh Latihan Konsentrasi Dan Latihan Koordinasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Game Atlet Petanque Undikma Lubis, Muhammad Ridwan; Permadi, Andi Gilang
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i2.2005

Abstract

This research is motivated by the inconsistency of the shooting ability of athletes in shooting games in Petanque sports, both at the regional and national levels. This study aims to determine the effect of concentration training and coordination training on the improvement of the shooting game ability of Undikma petanque athletes. This study used an experimental method with the design of "two group pretest posttest design". The research instrument used was a shooting ability test with shooting stations 1, 2, 3, 4, and 5 with a distance of 6 meters, 7 meters, 8 meters, and 9 meters. The sample in this study were 14 Undikma Petanque athletes. Sampling using purposive sampling technique. Based on the results of the t-test analysis showed the same significant results between concentration training and coordination training. However, the result of the concentration exercise was better than the coordination exercise. It was seen that the average value of shooting using the pretest result of concentration training was 4.71 which increased by 13.00. The amount of increase was 8.28. The coordination exercise, which was originally the pretest average result of 3.42 increased to 10.00. The amount of increase was 6.57. The difference in the average result of shooting game improvement with concentration training and coordination training is 1.71.
Pengaruh Minat dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Materi Renang Wirakusuma, Ardi; Permadi, Andi Gilang; Muhsan, Muhsan; Amar, Khairul
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.1420

Abstract

Penelitian ini meneliti pengaruh minat dan kepercayaan diri siswa kelas VII terhadap partisipasi dalam pembelajaran renang di SMP Negeri 16 Mataram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat minat dan kepercayaan diri siswa serta memahami dampaknya terhadap keterlibatan mereka dalam kegiatan renang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan total sampling pada 141 siswa. Hasil menunjukkan bahwa 79% siswa memiliki minat yang tinggi terhadap renang dan 79% juga menunjukkan kepercayaan diri yang baik, dengan skor rata-rata kepercayaan diri 105,01. Dukungan dari guru dan lingkungan sosial terbukti penting dalam meningkatkan motivasi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa minat dan kepercayaan diri saling berperan dalam mendorong partisipasi aktif siswa. Rekomendasi yang diajukan mencakup peningkatan frekuensi pembelajaran renang dan pemberian dukungan finansial untuk memfasilitasi akses kolam renang, sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan prestasi siswa di bidang renang. The Influence of Interest and Self-Confidence of Junior High School Students in Physical Education Swimming Lessons Abstract This study examines the influence of interest and self-confidence of Grade VII students on their participation in swimming lessons at SMP Negeri 16 Mataram. The study aims to measure students' levels of interest and self-confidence and understand their impact on engagement in swimming activities. A quantitative descriptive method was employed with total sampling of 141 students. Results indicated that 79% of students displayed high interest in swimming, and 79% also showed good self-confidence, with an average confidence score of 105.01. Support from teachers and the social environment proved essential in boosting student motivation. The study concludes that interest and self-confidence play interrelated roles in fostering active student participation. Recommendations include increasing the frequency of swimming lessons and providing financial support to facilitate pool access, thereby enhancing students' skills and achievements in swimming.
SOSIALISASI PENTINGNYA TINGKAT KEBUGARAN JASMANI UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 1 KURIPAN Permadi, Andi Gilang; Lubis, Muhammad Ridwan; Irmansyah, Johan; Isyani, Isyani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 3 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v3i2.1202

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena hal ini berhubungan erat dengan kemampuan fisik seseorang. Peserta didik usia sekolah dasar adalah sekelompok masyarakat yang sedang tumbuh dan berkembang serta memiliki berbagai kerawanan yang memerlukan pembinaan dan bimbingan (Kiram, 1992: 4). Gerak untuk berolahraga, bagi anak sekolah dasar bukan berarti anak sekolah dasar harus dilatih untuk pencapaian prestasi tinggi, tetapi anak sekolah dasar harus disiapkan sesuai dengan tahap perkembangannya, dan tahap perkembangannya (Sukintaka,1992: 10). Untuk peserta penyuluhan adalah siswa kelas 4, 5 dan 6 di seolah dasar negeri 1kuripan. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini nantinya adalah :Terciptanya perkembangan kondisi fisik yang lebih baik melalui pengukuran tingkat kebugaran secara berkala, Menciptakan pengetahua positif bagi anak-anak sekolah dasar. Tentang pentingnya budaya hidup sehat, Menciptakan karakter kepribadian akan semangat, gotong royong royong, saling membantu dan meningkatkan ide kreatifitas pemuda dan masyarakat dari karakter permainan olahraga tradisional sendiri, Memberikan pengetahuan kepada orang tua bahwa seorang anak membutuhkan waktu permainannya. Bukan hanya menghabiskan waktu nya untuk belajar disekolah atau tempat les/bimbel, Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan penyuluhan pentingnya tingkat kebugaran jasmani untuk anak sekolah dasar di Lombok barat sebagai berikut: Siswa lebih bersemangat untuk menjaga kebugarannya melalui aktifitas fisik yang benar, Siswa lebih termotifasi untuk menjaga pola makan, hidup dan istirahat yang benar, Guru penjasorkes dapat melalukan tes dan pengukuran yang tepat untuk anak usia sekolah dasar, Orang tua lebih mempunyai peran penting untuk mengkontrol segala aktifitas di luar sekolah.
PENGARUH INTERVAL TRAINING DAN FARTLEK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN VO2MAX ATLET FUTSAL MULIA HADI; SUSI YUNDARWATI; ANDI GILANG PERMADI
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i3.426

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya daya tahan pada pemain futsal zero eight sehingga kemampuan bermainnya menurun seperti sering kehilangan bola dan salah passing. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh latihan interval training dan latihan fartlek terhadap peningkatan kemampuan VO2max pemain futsal zero eight Kabupaten Bima Tahun 2022. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen “Two-Group Pretest-posttest Design”. Instrumen penelitian menggunakan tes lari multi tahap (MFT) yang pengukurannya menggunakan blanko tes dan blanko norma. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, tes perbuatan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan T-test secara statistik parametric dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan pair 1 diperoleh bahwa nilai pretest-posttest pada kelompok A sebesar 0,000 < 0,05 dan pair 2 diperoleh nilai pretest-posttest pada kelompok B sebesar 0,002 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan interval dan latihan fartlek terhadap peningkatan VO2max pemain futsal zero eight Kabupaten Bima tahun 2022.
Profil Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kota Mataram Isyani, Isyani; Permadi, Andi Gilang; Lubis, M Ridwan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4766

Abstract

Fungsi sarana dan prasarana olahraga adalah sebagai pendukung pelaksanaan suatu kegiatan terutama dalam pengajaran olahraga. Sarana dan prasarana pendidikan berperan langsung dalam proses pembelajaran di kelas sehingga berfungsi untuk memperlancar dan mempermudah proses transfer ilmu dari pendidik kepada peserta didik. Sarana pendidikan yang lengkap dapat memudahkan guru dalam menyampaikan isi pembelajaran kepada siswanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dan jumlah Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kota Mataram. Penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif dengan populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kota Mataram yang berjumlah 21 sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei dengan teknik pengumpulan data dengan lembar observasi. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah, kondisi,dan status kepemilikan Sarana,Prasarana dan alat Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan hasil penemuan baru di Sekolah Menengah Pertama Se-Kota Mataram dengan jumlah Sarana dan Prasarana secara keseluruhan mencapai 4.391buah, kondisi baik mencapai 3.818 buah dan rusak mencapai 646 buah, status kepemilikan Sarana, Prasarana dan alat Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan hasil penemuan baru milik sendiri mencapai 4.068 buah dan meminjam atau menyewa mencapai 5 buah.