Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Panggung

Patra Punggel dalam Telaah Konsep Penciptaan Seni Visual Nyoman Suardina; I Wayan Suardana; I Nyoman Laba
PANGGUNG Vol 31, No 4 (2021): Implementasi Revitalisasi Identitas Seni Tradisi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1886.58 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v31i4.1907

Abstract

Patra Punggel adalah ragam hias Bali yang menyimpan pengetahuan penting untuk digali proses kemunculannya. Asumsi ini menjadi dasar ketertarikan untuk meneliti Patra Punggel, dengan Permasalahan, “Apa dasar konsep kriyawan masa lalu dalam menciptakan Patra Punggel yang unik bagi masyarakat Bali?” Tujuan penelitian ini untuk mencari gejala intertekstualitas sebagai sebuah simulasi konsep penciptaan seni, yang dapat dirujuk sebagai konsep penciptaan seni visual masa kini. Deskripsi setiap objek yang teridentifikasi merupakan metode yang digunakan untuk mengungkap proses terbentuknya Patra Punggel. Intertekstualitas digunakan sebagai pendekatan, sehingga setiap teks yang terbaca dari materi pembentuk hingga menjadi bentuk baru dan memiliki makna baru, menjadi temuan konsep dalam penelitian ini. Sampel objek penelitian ditentukan secara purposive, dengan menetapkan ciri yang diketahui sebelumnya terkait dengan bentuk Patra Punggel. Fokus kajian ini adalah proses stilirisasi dari bentuk materi awal, sampai menjadi motif Patra Punggel yang utuh. Penelitian ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk dijadikan rujukan dalam membuat konsep penciptaan seni selanjutnya.Kata Kunci: Patra Punggel, Intertekstualitas, Konsep Penciptaan Seni Visual
Milestone Dan Makna Ornamen Puri Agung Karangasem Dalam Persfektif Hermeneutika Laba, I Nyoman; Adnyana, I Wayan; Muka, I Ketut; Suardana, I Wayan; Gede Artayani, Ida Ayu
PANGGUNG Vol 35 No 1 (2025): Wacana Seni dalam Identitas, Simbol, Pendidikan Karakter, Moral Spiritual dan Pr
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i1.3632

Abstract

The architecture of Puri Agung Karangasem shows important achievements in architectural progress and the trajectory of the meaning of ornaments shows the acculturation of Balinese, Chinese, and European cultures. Researchers have not found research on the milestones and meaning of ornaments in the Puri. The purpose of this research is to explain the important historical achievements and the meaning of architectural ornaments of Puri Agung Karangasem. A qualitative descriptive method is implemented to explain the milestones and meaning of architectural ornaments of Puri Agung Karangasem. Hermeneutic theory is used as an approach to uncover the historicity and interpretation of the meaning of the architectural ornaments of the Puri. Data collection techniques include observation, interviews and documentation, while as a source of data are ornaments on palace architecture, cultural experts, community leaders, and as key informants of Penglingsir Puri and Abdi Dalem Puri. The results of the study show that the architecture of Puri Agung Karangasem has a very important meaning and achievement in the history of Bali, especially in the context of the kingdom. The forms of ornaments found in Puri Agung Karangasem can be distinguished into three, namely ornaments in traditional Balise, Chinese and European styles, resulting in a combination of typical ornamental forms of Puri Agung Karangasem. From a hermeneutic perspective, these ornaments are signs that refer to certain aspects of social, religious, and political life in Bali, especially the kingdom of Karangasem. In addition, the ruler of Puri Agung Karangasem in ancient times had a fairly good cultural relationship with people from China and Europe, as reflected in the visualization of ornaments integrated into the architecture of the Puri.
Patra Punggel dalam Telaah Konsep Penciptaan Seni Visual Suardina, Nyoman; Suardana, I Wayan; Laba, I Nyoman
PANGGUNG Vol 31 No 4 (2021): Implementasi Revitalisasi Identitas Seni Tradisi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i4.1907

Abstract

Patra Punggel adalah ragam hias Bali yang menyimpan pengetahuan penting untuk digali proses kemunculannya. Asumsi ini menjadi dasar ketertarikan untuk meneliti Patra Punggel, dengan Permasalahan, “Apa dasar konsep kriyawan masa lalu dalam menciptakan Patra Punggel yang unik bagi masyarakat Bali?” Tujuan penelitian ini untuk mencari gejala intertekstualitas sebagai sebuah simulasi konsep penciptaan seni, yang dapat dirujuk sebagai konsep penciptaan seni visual masa kini. Deskripsi setiap objek yang teridentifikasi merupakan metode yang digunakan untuk mengungkap proses terbentuknya Patra Punggel. Intertekstualitas digunakan sebagai pendekatan, sehingga setiap teks yang terbaca dari materi pembentuk hingga menjadi bentuk baru dan memiliki makna baru, menjadi temuan konsep dalam penelitian ini. Sampel objek penelitian ditentukan secara purposive, dengan menetapkan ciri yang diketahui sebelumnya terkait dengan bentuk Patra Punggel. Fokus kajian ini adalah proses stilirisasi dari bentuk materi awal, sampai menjadi motif Patra Punggel yang utuh. Penelitian ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk dijadikan rujukan dalam membuat konsep penciptaan seni selanjutnya.Kata Kunci: Patra Punggel, Intertekstualitas, Konsep Penciptaan Seni Visual