Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IDENTIFIKASI KESULITAN GURU MATEMATIKA SMP NEGERI SE-KOTA SELONG DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Zainal Abidin; Masjudin Masjudin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.865 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i2.273

Abstract

The purpose of this research is to identify the difficulties of Mathematics Teachers of SMP Negeri in Selong City in implementing Education Unit Level Curriculum (KTSP). Data collection techniques in this study using a questionnaire filled by respondents (math teacher SMP). The instrument of this study is a questionnaire containing questions that have been provided answers and respondents (math teachers) just choose, as well as some open questions that give the opportunity to respondents to answer with his own sentence. Statistical methods used are descriptive statistics in accordance with the form of research
IMPLEMENTASI BUKU AJAR MICROTEACHING BERBASIS PRAKTEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAJAR CALON GURU Ade Kurniawan; Masjudin Masjudin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.389 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i2.267

Abstract

Pembelajaran microteaching di program Studi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP Mataram selama ini dilaksanakan dengan langsung meminta mahasiswa melaksanakan praktek mengajar. Dosen mengasumsikan mahasiswa sudah mampu merancang perangkat pembelajaran sendiri. Masalah yang ditemukan adalah mahasiswa menggunakan rancangan perangkat yang didownload dari blog-blog yang tidak terjamin kebenarannya. tanpa adanya proses belajar membuat rancangan sendiri  Akibatnya, mahasiswa tidak menguasai keterampilan dasar dalam mengajar.  Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mengajar calon guru di IKIP Mataram melalui implementasi buku ajar microteaching berbasis praktek. Buku ajar microteaching memiliki kelebihan bahwa struktur kontennya menyeimbangkan antara teori dengan praktek sesuai dengan beban matakuliah microteaching. Sehingga perkuliahannyapun dilaksanakan berbasis teori dan praktek. Sebelum praktek mengajar, mahasiswa belajar teori keterampilan dasar mengajar dan teori merancang pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pengambilan data dilaksanakan dengan Observasi kemapuan dasar mengajar calon guru. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata keterampilan mengajar calon guru mencapai 89,2% dengan kategori Sangat Baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi buku ajar microteaching berbasis praktek dapat meningkatkan keterampilan mengajar calon guru di IKIP Mataram
Analisis Quality of Service Jaringan Internet Banten Menggunakan Metode Per-Connection Queue dan Hierarchical Token Bucket Rizky Pratama Putra; Dina Estining Tyas Lufianawati; Masjudin Masjudin
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 12, No 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v12i1.20085

Abstract

Teknologi informasi menyediakan informasi yang berkembang dengan cepat, seiring berjalannya waktu teknologi informasi menjadi bagian penting dalam kehidupan setiap orang. Banyaknya kebutuhan akses dan komunikasi berarti kinerja jaringan harus dalam kondisi yang baik. Oleh sebab itu, operator jaringan di sebuah instansi bersama pihak ISP sedang memberikan pelayanan yang lebih baik. Semakin banyak user yang menggunakan suatu jaringan berpengaruh pada penggunaan bandwidth maka diperlukan pengolahan management bandwidth, untuk menjaga kualitas bandwidth. TIPHON QoS dapat digunakan sebagai standar untuk mengukur kualitas suatu jaringan. TIPHON QoS menggunakan parameter throughput, packet loss, latency dan jitter. Penelitian dilakukan menggunakan provider Jaringan Internet Banten. Pengujian dilakukan metode PCQ dan HTB dengan mikrotik pada 4 aktivitas yaitu download, upload, streaming dan zoom meeting menggunakan software wireshark. Hasil pengujian menunjukan bahwa kinerja QoS metode HTB lebih unggul, terlihat ketika membandingankan nilai rata-rata throughput, packet loss, delay dan jitter, yang di mana metode HTB lebih unggul dari PCQ. Dapat di simpulkan metode HTB lebih unggul menurut standarisasi TIPHON, jadi Quality of Service JIB sebagai provider baru dikatakan baik, karena hasil rata-rata nilai indeks metode PCQ sebesar 3.4 dan HTB sebesar 3.45 dari parameter throughput, packet loss, delay dan jitter, sehingga memenuhi standar THIPON dengan indeks memuaskan di setiap parameter.
WORKSHOP PERANCANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO BAGI MAHASISWA CALON GURU Baiq Rika Ayu Febrilia; Sanapiah Sanapiah; Yuntawati Yuntawati; Masjudin Masjudin; Sabrun Sabrun
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.1.1.19-28

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai perancangan multimedia pembelajaran berbasis video kepada mahasiswa calon guru yang dikemas melalui workshop secara online di masa pandemi Covid 19. Fokus kegiatan workshop adalah pada pembuatan video multimedia pembelajaran menggunakan Microsoft PowerPointmelalui teknik screen recording. Ide ini dilandasi dengan pemikiran bahwa mahasiswa calon guru harus memiliki keterampilan tambahan untuk mendukung perannya sebagai guru nanti. Selain itu, perkembangan pembelajaran saat ini menuntut kreativitas guru tanpa batas dengan memanfaatkan perangkat digital untuk dapat membuat siswa tetap terlibat aktif dalam proses pembelajaran, terlebih di masa pandemi ini. Mitra pengabdian ini adalah Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Mandalika dan melibatkan 35 mahasiswa semester 5. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan menggunakan dua tahapan, yaitu tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan. Tahap persiapan digunakan untuk mempersiapkan alat, bahan, jadwal dan kebutuhan-kebutuhan lainnya untuk menunjang lancarnya program. Tahap pelaksanaan meliputi proses implementasi kegiatan pengabdian yang telah diprogramkan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu merancang tahapan materi dalam video menggunakan storyboard, menghasilkan video pengenalan multimedia pembelajaran dan mengunggahnya pada laman youtube akun masing-masing.
Penerapan Pembelajaran Guided Inquiry untuk Meningkatkan Self-Confidence dan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 13 Mataram Dea Annisariestaqwa; Masjudin Masjudin; sri Yuliyanti; Ade Saputra
Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara (Jurnal KHD)
Publisher : Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jurnalkhd.v2i1.170

Abstract

The purpose of this study is to describe the application of Guided Inquiry  learning that able to improve self-confidence and understanding of mathematical concepts of grade VIII students of SMP N 13 Mataram. The type of research used is classroom action research. The subjects of this study are 33 students in grade VIII/E SMP N 13 Mataram. The research instruments used consisted of teacher and student observation sheets, self-confidence  questionnaires and evaluation test sheets. Based on the learning results in the first cycle, the results of the implementation of teacher activity learning were 67.77% with the good category and the results of the percentage of student activity were 57.27% with the sufficient category, then the results of obtaining student self-confidence were 62,01% with the appropriate category, and the completeness of student learning was classically 30.30% with the low category. Meanwhile, in the second cycle, there was an increase obtained from the percentage of teacher activity of 86.60% (very good) and student activity of 80.90% (very good), while the results of student self-confidence were 93,02% (very appropriate), and the classical completeness of students was 81.82%. Based on the results of the research, the researcher in this study has increased from cycle I to cycle II. Thus, it can be concluded that through the application of guided inquiry  learning, it can increase self-confidence and understanding of mathematical concepts of students in grade VIII/E SMP N 13 Mataram