Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE DENGAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKASISWA KELAS VIIA SMPN 3 SIKUR PADA MATERI POKOK PECAHAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ulfa, Siti Maria; Sabrun, Sabrun; Agusfianuddin, Agusfianuddin
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.543 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i1.501

Abstract

this study aims to describe the application of cooperative learning model picture and picture by using the media flashcard can improve student learning outcomes in mathematics class VIIA SMPN 3 Sikur the academic year 2016/2017 in the subject matter fractions. A common issue is the mathematics subjects are still considered abstract, and difficult. The use of the model and the use of media is less precise, less varied. Thus, the lack of attention that adversely affects the student learning outcomes. The use of appropriate methods and media are expected to improve learning outcomes. The use of the learning model type of picture and picture by using the media flashcard is one of the solutions offered to solve the problem. This research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. Types of data used are: Qualitative sheet teacher observation and student observation sheet, quantitative data obtained from the results of student evaluation tests given at the end of each cycle. The results showed that there was an increase in student learning outcomes, where the results of the first cycle with the classical percentage of 70% and the second cycle peresentase by 87%. Thus, it can be concluded that the application of cooperative learning model picture and picture by using the media flashcard can improve student learning outcomes class VIIA SMPN 3 Sikur in Academic Year 2016/2017.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SAKRA BARAT TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sabrun, Sabrun
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.875 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1553

Abstract

The subjects of this study are students of class VIII A which amounted to 35 people. This classroom action research consists of 2 cycles, each cycle consisting of the planning stage, action implementation, observation, and reflection. Based on the result of observation analysis of student activity on cycle I meeting I got total score and average as much 37 and 2.31 categorized "Simply Active", meeting II increased to 42 and 2,63 "Active" category. While in the second cycle of meeting I the total score and the average of 48 and 3.00 categorized "Active", at the second meeting increased to 60 and 3.75 with the category "Highly Active". For the results of the analysis of teacher activity in the first cycle of meeting I obtained the total score and the average of 16 and 3.20, the second meeting increased to 18 and 3.60 with the category "Good". While in the second cycle of meeting I obtained the total score and the average of 19 and 3.80, the second meeting increased to 20 and 4.00 with the category of "Very Good". Furthermore, the students' classical learning completeness in the first cycle is 51.43% and in cycle II increases to 85.71%. So it can be concluded that the implementation of active learning model type Everyone Is A Teacher Here can improve the learning outcomes of students of class VIII SMP Negeri 1 Sakra Barat lesson 2016/2017.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII SMPN 18 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Mekianus Umma; Zainal Abidin; Sabrun Sabrun; I Ketut Sukarma
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 3, No 2: Oktober 2020
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v3i2.110

Abstract

Guru matematika dituntut untuk lebih kreatif memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan disajikan kepada siswa. Model problem based learning merupakan suatu strategi pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang berfikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensi dari mata pelajaran. Adapun permasalah dalam penelitian ini adalah penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa  pada pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN  18 Mataram dengan subyek penelitian kelas VII dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus, setiap siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh penerapan problem based learning pada tiap siklus. Hal ini dapat dilihat dari setiap siklus tindakan dimana sebelum adanya tindakan kreativitas belajar siswa hanya 2,67% , sedangkan pada siklus I kreativitas belajar siswa terlihat sebanyak 2,87%, sedangakan pada siklus II kreativitas belajar siswa secara keseluruhan semakin meningkat dibandingkan dengan sebelunya adanya tindakan dan pada siklus II  yang menjadi 85%. Berdasarkan uraian tersebut dapat dinyatakan bahwa penelitian dengan menggunakan metode problem based learnig  dapat memimgkatkan hasil belajar siswa hasil setiap siklus pada kelas VII SMPN 18 Mataram.Kata Kunci: Problem Based Learnig(PBL), Hasil belajar
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Zainal Abidin; Sabrun Sabrun; I Ketut Sukarma
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 3, No 1: April 2020
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v3i1.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X SMK Negeri 1 Keruak tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Data diambil dari siswa  SMK Negeri 1 Keruak kelas X sebanyak 21 orang siswa. Adapun dalam proses pelaksanaan  dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus memiliki 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Dimana hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I nilai rata-rata hasil evaluasi siswa adalah  74.38  dengan persentase ketuntasan 52.38%, sedangkan hasil observasi aktivitas siswa diperoleh 3,05 yang menunjukkan masih dalam kategori aktif. Pada siklus II rata-rata nilai evaluasi siswa  mencapai 92.09 dengan ketuntasan 90.48% dengan kategori Sangat baik sedangkan hasil observasi aktivitas siswa sudah mencapai 4.05 ini menunjukan kategori sangat aktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi eksponen kelas X SMK Negeri 1 Keruak tahun pelajaran 2018/2019.
PENINGKATAN PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) CALON GURU MATEMATIKA MELALUI PERANCANGAN RPP BERKERANGKA KERJA ELPSA Zainal Abidin; Sabrun Sabrun
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 2, No 2: Oktober 2019
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v2i2.78

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan seseorang sangat ditentukan oleh seberapa besar kualitas pengetahuan dan kemapuan dalam mempersiapkan RPP pada setiap proses pembelajaran yang dilaksanakan. Kurangnya kualitas dan kesesuaian persiapan guru dalam merencanakan pembelajaran sebelum memulai kegiatan belajar mengajar mengakibatkan kualitas pembelajaran tidak maksimal. Hal ini memotivasi peneliti untuk meningkatkan kualitas perencanaan pengajaran dengan kerangka ELPSA. Kerangka ELPSA merupakan kerangka pembelajaran yang menarik bagi siswa, karena lebih menekankan pada pentingnya interaksi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, dan komunikatif karena kreatifitas guru yang ditonjolkan untuk menciptakan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dalam upaya meningkatkan kemampuan Pedagogical Conten Knowledge (PCK) Mahasiswa calon guru Matematika. Data didapatkan dari telaah RPP berkerangka ELPSA dan analisis video penerapan RPP yang dihasilkan dalam proses pembelajaran mahasiswa calon guru di dalam kelas. Dan dari hasil telaah RPP dan analisis vidio didapatkan persentase keberhasilan 86,61% untuk data telaah RPP dan 90,21% dari telaah dan analisis video pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan Perancangan RPP Berkerangka kerja ELPSA dapat meningkatkan kemampuan pedagogical Content Knoledge (PCK) pada calon guru matematika Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP Mataram.
Penerapan Metode Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Kelas VII SMP N 2 Praya Barat Ahmad sofyan; Ita Chairun Nissa; Sabrun Sabrun
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 3, No 2: Oktober 2020
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v3i2.100

Abstract

Abstrak : Masalah dalam Penelitian ini adalah Rendahnya hasil belajar Matematika siswa, hal ini di Sebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan guru masih belum dapat melibatkan siswa secara langsung untuk berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran Proses pembelajaran lebih didominasi oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pokok persegi dan persegi panjang tahun ajaran 2019/ 2020,dengan subyek peneliti siswa kelas VII yang berjumlah 13 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian ini dilakukan dua siklus pembelajaran, setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan,observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil belajar siswa meningkat pada siklus. Pada siklus I aktivitas belajar siswa berkategori cukup aktif dan pada siklus ke II Aktivitas belajar siswa berkategori aktif.Sedangkan ketuntasan klasikal siswa pada siklus I mencapai 25% dan pada siklus II sudah dikatakn tuntas dengan presentase ketuntasan Klasikal 76,92%. Penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP N 2 Praya Barat Lombok Tengah.Kata Kunci: Problem Based Learning,  Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS HANDS ON ACTIVITY PADA MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Muhammad Fathir; Sabrun Sabrun
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.994 KB) | DOI: 10.36312/jime.v1i2.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi statistika dengan penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis hands on activity pada siswa kelas XI IPS SMA Islam Shohiburrahman. Jenis  penelitian  yang digunakan  adalah penelitian  tindakan  kelas  yang  dilakukan dalam  2  siklus  yang  terdiri  dari  tahap  perencanaan,  observasi,  mengamati  dan evaluasi  serta refleksi.  Masing-masing siklus  terdiri  dari  4  kali  pertemuan. Nilai motivasi  siswa diperoleh  dengan  pembagian  angket  dan  nilai  hasil  belajar siswa diperoleh melalui tes yang diberikan pada tiap akhir siklus. Indikator dalam penelitian ini  adalah  adanya  peningkatan  motivasi  siswa  pada  tiap  siklus,  sedangkan  hasil belajar siswa dikatakan mengalami peningkatan secara klasikal apabila siswa dapat memperoleh skor minimal 65 dengan   ketuntasan klasikal yaitu 85% dari jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis data motivasi diperoleh pada siklus I dengan persentase 61,11% dengan kategori cukup baik dan meningkat pada siklus II dengan persentase 77,78% dengan kategori baik dan hasil evaluasi diperoleh ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus I yaitu 88,89% dengan rata-rata 70,56 dan siklus II yaitu 88,89% dengan rata-rata 80. Dengan melihat hasil yang diperoleh dari tiap-tiap siklus, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis hands on activity pada materi statistika dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Islam shohiburraman tahun pelajaran
PENERAPAN MODEL ROTATING TRIO EXCHANGE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN LINGKARAN PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH MATARAM TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sabrun Sabrun
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.213 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i2.268

Abstract

Pembelajaran matematika di SMP Muhammadiyah Mataram guru masih menggunakan metode ceramah sehingga siswa terkesan kurang aktif dalam pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yakni hasil belajar siswa masih sangat rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Rotating Trio Exchange yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Mataram pada materi pokok bahasan lingkaran. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Mataram yang terdiri dari 17 siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru, kegiatan siswa dan tes. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan baik hasil observasi maupun evaluasi, hal ini terlihat pada aktivitas guru yakni persentase kegiatan guru pada siklus I adalah 70,58%, pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 81,57%. Untuk kegiatan siswa yakni persentase kegiatan siswa pada siklus I adalah 61,11%, pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 81,24%. Pada hasil evaluasi siklus I diperoleh ketuntasan klasikal  adalah 64,70%, mengalami peningkatan pada siklus II yakni ketuntasan klasikal mencapai 88,23%. Ketuntasan tersebut telah memenuhi indikator ketuntasan secara klasikal yakni 85%. Sehingga dapat disimpulkan dengan menerapkan model Rotating Trio Exchange dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Mataram pada materi Lingkaran
PENGARUH PENGGUNAAN METODE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELASVII MTs. NW BONJERUK TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sabrun Sabrun
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.036 KB) | DOI: 10.36312/jime.v4i1.555

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (STAD) TERHADAP HASIL BELAJARMATEMATIKA SISWA MTs. NURUL WATHAN PLAMBIK TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Sabrun Sabrun
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.368 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i3.571

Abstract

The problem in this research is the low of student learning result of mathematics. This is caused by the teaching method used by the is still monoton. The purpose of this research is to know the effect of cooperative learning model of Student Teams Achievement Division (STAD) type toward the result of learning mathematics of VII student of MTs. Nurul Wathan Plambik. The type of research used in this study is Quaisi Experimentand researchdesign is pretest – posttest Control Group Design. Population in this research is class VII MTs. Nurul Wathan Plambik. The sampel of the research is class VIIA as experiment class and VIIB as control class. The sampling technique uses saturated sampling. The instrument of this research is the test result sheet. Based on the result of data analysis of student learning outcomes obtained the average value in the experiment class of 81,33 with the highest value of 100 and the lowest 65, while the average value in the control class of 60,17 with the highest value of 80 and the lowest value of 40. Based on t test result obtained tcount of 8,298 and ttable of 2,002, because tcount  ttable then Ha accepted and Ho rejected. So it can be concluded that there is effect of Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievement Division (STAD) On Learning Result Mathematics Student Class VII Mts. Nurul Wathan Plambik Year Lesson 2017/ 2018.