Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penyuluhan Pertanian Budidaya Tanaman Sayuran dalam Rangka Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Desa Tanah Merah, Kabupaten Kampar Lukmanasari, Putri; Ernita, Ernita; Elinur, Elinur; Baharuddin, Raisa; Mardhaleni, Mardhaleni; Meilanda Sormin, Siti Yuli
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.5911

Abstract

Desa Tanah Merah merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, provinsi Riau, Indonesia. Pemanfaatan pakarangan rumah dengan kegiatan bercocok tanam tanaman sayuran untuk memehuni kebutuhan pangan rumah tangga dan dapat dimanfaatkan dalam pemenuhan gizi keluarga. Desa ini dipilih dengan berbagai macam potensi yang dapat dikembangkan untuk membantu memberdayakan lingkungan, dan membantu perekonomian masyarakat desa tersebut. Situasi desa tanah merah dengan berbagai potensinya menjadi tempat yang sangat tepat untuk dijadikan sebuah lokasi pengabdian masyarakat. Hasil observasi awal diperoleh bahwa hampir setiap rumah memiliki pekarangan yang luas, sehingga sangat dimungkinkan untuk membuat sebuah program yang dapat memberdayakan lingkungan tersebut. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka tim pengabdian dari Universitas Islam Riau melakukan edukasi kepada ibu-ibu  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahtaraan Keluarga (TP PKK) Desa Tanah Merah. Penyuluhan ini bertujuan mengubah kognitif serta mempengaruhi konatif Masyarakat agar nantinya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa dalam aspek pertanian dan ekonomi. Kegiatan dibagi dalam 3 pemaparan materi yang berbeda, pertama, pemaparan terkait budidaya sayuran dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah serta cara pengembangbiakannya, kedua, terkait sektor operasional dan ketiga, terkait pemasaran tanaman ini secara konvensional maupun digital. Ibu-ibu PKK terlihat sangat antusias yang dibuktikan dengan adanya respon dari para peserta serta aktif dalam bertanya kepada narasumber, kegiatan ini juga ditutup dengan pengisian kuesioner oleh ibu-ibu TP PKK Desa Tanah Merah untuk melihat tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan pengabdian ini, dan berdasarkan evaluasi dari tim bahwa para peserta menyatakan puas dengan adanya kegiatan pengabdian ini.
PENINGKATAN KESIAPTERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SELAI NANAS GAMBUT PADA KELOMPOK USAHA PUAK MILENIAL DI KOTA DUMAI Vaulina, Sisca; Abdullah, Rose; Ismail, Ujang Paman; Mardaleni, Mardaleni; Elinur, Elinur; Heriyanto, Heriyanto; Siregar, Nadya Agoestien; Tarigan, Adelina Br; Subekti, Prayit; Maulana, Salam; Sinaga, Juanda
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 1 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Maret 2026 (In Press)
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i1.6016

Abstract

Teluk Makmur Village, Medang Kampai District, Dumai City, is one of the peatland pineapple production centers with considerable potential to be developed into value-added processed products. However, pineapple processing by community business groups is still carried out manually using simple household equipment, resulting in low production efficiency and inconsistent product quality. This community service activity aimed to improve the technology readiness of peatland pineapple jam processing at the Puak Milenial Business Group in Dumai City by applying appropriate technology. The methods included identifying initial production conditions, implementing appropriate technologies such as pineapple peeling knives, pineapple grating machines, and stainless-steel jam stirrer machines, and providing technical assistance during the production process. The evaluation used a descriptive-comparative approach, comparing the production system before and after technological intervention. The results showed that the application of appropriate technology improved operational readiness of production by shifting the production system from a manual to a more structured, semi-standardized system at the household industry scale. In addition to improving production efficiency, the use of more hygienic equipment also supported better food production practices. This activity indicates that the application of appropriate technology can be an effective strategy to strengthen the technical capacity of local potential-based MSMEs.