Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Upaya Promotif Sakit Gigi Dan Pencegahan Karies Dini Pada Siswa Sekolah Dasar Kabupaten Kupang Applonia Leu Obi; Mery N Pay; Fitri I. Ramli; M. Ibra Ayatullah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sekolah merupakan kelompok rentan terhadap kesehatan gigi dan mulut. Melalui promosi kesehatan gigi dapat merubah kebiasaan anak dalam menjaga kebersihan gigi. karena pada usia ini anak sedang dalam proses tumbuh kembang, dan perlu perhatian dan pendampingan dari orang tuanya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan upaya promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini pada siswa SDN Balfai Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Pengisian kuesioner pre test serta promosi kesehatan gigi dengan metode demonstrasi kemudian post test untuk mengetahui pengetahuan,sikap dan tindakan. Analisis statistik digunakan untuk mengetahui skor pretest dan post test dengan analisis Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan (p<0,05). Hasil pengolahan data sebelum intervensi. kriteria pengetahuan baik hanya 15 siswa (50,0%) sedangkan kriteria kurang sebanyak 12 siswa (40,0%), setelah intervensi meningkat pengetahuannya 27 siswa (90,0%). Sikap termasuk kriteria cukup 14 siswa (46,7%) dan kriteria baik hanya 10 siswa (33,3%), sedangkan setelah intervensi mengalami peningkatan 20 siswa (66,7%). Tindakan siswa yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut sebelum intervensi kriteria cukup 12 orang(40,0%), kriteria baik dan kurang ada 9 orang (30,0%), setelah intervensi, mengalami peningkatan 15 siswa (50,0%). hasil uji statistik diperoleh pengetahuan dan tindakan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi p<0,000 sedangkan sikap nilai siknifikansinya p<0,001. Hal ini menunjukan bahwa informasi kesehatan gigi pada anak sekolah dasar penting agar dapat memahami teknik dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan tindakan siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini. Saran : Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.
Pelatihan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Gigi Pada Guru SD Manefu Kecamatan Taebenu Merniwati Sherly Eluama; Mery Novaria Pay; Leny M.A Pinat; Applonia Leu Obi; Christina Ngadilah; Melkisedek O. Nubatonis
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proper care for dental and oral health needs to be performed since early ages. Elementary school students should develop good habit related to dental health by regular teeth brushing and consuming health food, including at school. Dental health cadres have been appointed to assist dental health workers in carrying out efforts to maintain the dental and oral health of school members. Teachers are potential dental health cadres who can guide students to develop proper dental health behavior at schools. Purpose: This community service was administered to enhance the knowledge and skills of dentalhealth cadres to be able to assist elementary school students in improving their dental and oral health. Method: The training was conducted through lectures, demonstrations and simulations for teachers as dental health cadres at Manefu Elementary School, Taebenu District. Some educational media were used including posters, phantoms and toothbrushes and training manuals. Training and simulations on how to properly brush teeth and maintain dental health were held. In this study,a quasi-experimental pretest and posttest design was also performed and data of the study were analyzed using the paired sample test. Results: Training and assistance program for dental health cadres was found effective in improving the knowledge and skills of dental health cadres with a p-value of 0.000.
Upaya Promotif Sakit Gigi Dan Pencegahan Karies Dini Pada Siswa Sekolah Dasar Kabupaten Kupang Applonia Leu Obi; Mery N Pay; Fitri I. Ramli; M. Ibra Ayatullah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.352

Abstract

Anak sekolah merupakan kelompok rentan terhadap kesehatan gigi dan mulut. Melalui promosi kesehatan gigi dapat merubah kebiasaan anak dalam menjaga kebersihan gigi. karena pada usia ini anak sedang dalam proses tumbuh kembang, dan perlu perhatian dan pendampingan dari orang tuanya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan upaya promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini pada siswa SDN Balfai Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Pengisian kuesioner pre test serta promosi kesehatan gigi dengan metode demonstrasi kemudian post test untuk mengetahui pengetahuan,sikap dan tindakan. Analisis statistik digunakan untuk mengetahui skor pretest dan post test dengan analisis Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan (p<0,05). Hasil pengolahan data sebelum intervensi. kriteria pengetahuan baik hanya 15 siswa (50,0%) sedangkan kriteria kurang sebanyak 12 siswa (40,0%), setelah intervensi meningkat pengetahuannya 27 siswa (90,0%). Sikap termasuk kriteria cukup 14 siswa (46,7%) dan kriteria baik hanya 10 siswa (33,3%), sedangkan setelah intervensi mengalami peningkatan 20 siswa (66,7%). Tindakan siswa yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut sebelum intervensi kriteria cukup 12 orang(40,0%), kriteria baik dan kurang ada 9 orang (30,0%), setelah intervensi, mengalami peningkatan 15 siswa (50,0%). hasil uji statistik diperoleh pengetahuan dan tindakan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi p<0,000 sedangkan sikap nilai siknifikansinya p<0,001. Hal ini menunjukan bahwa informasi kesehatan gigi pada anak sekolah dasar penting agar dapat memahami teknik dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan tindakan siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini. Saran : Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.
Pelatihan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Gigi Pada Guru SD Manefu Kecamatan Taebenu Merniwati Sherly Eluama; Mery Novaria Pay; Leny M.A Pinat; Applonia Leu Obi; Christina Ngadilah; Melkisedek O. Nubatonis
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.367

Abstract

Proper care for dental and oral health needs to be performed since early ages. Elementary school students should develop good habit related to dental health by regular teeth brushing and consuming health food, including at school. Dental health cadres have been appointed to assist dental health workers in carrying out efforts to maintain the dental and oral health of school members. Teachers are potential dental health cadres who can guide students to develop proper dental health behavior at schools. Purpose: This community service was administered to enhance the knowledge and skills of dentalhealth cadres to be able to assist elementary school students in improving their dental and oral health. Method: The training was conducted through lectures, demonstrations and simulations for teachers as dental health cadres at Manefu Elementary School, Taebenu District. Some educational media were used including posters, phantoms and toothbrushes and training manuals. Training and simulations on how to properly brush teeth and maintain dental health were held. In this study,a quasi-experimental pretest and posttest design was also performed and data of the study were analyzed using the paired sample test. Results: Training and assistance program for dental health cadres was found effective in improving the knowledge and skills of dental health cadres with a p-value of 0.000.
Upaya Promotif Sakit Gigi Dan Pencegahan Karies Dini Pada Siswa Sekolah Dasar Kabupaten Kupang Applonia Leu Obi; Mery N Pay; Fitri I. Ramli; M. Ibra Ayatullah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.352

Abstract

Anak sekolah merupakan kelompok rentan terhadap kesehatan gigi dan mulut. Melalui promosi kesehatan gigi dapat merubah kebiasaan anak dalam menjaga kebersihan gigi. karena pada usia ini anak sedang dalam proses tumbuh kembang, dan perlu perhatian dan pendampingan dari orang tuanya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan upaya promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini pada siswa SDN Balfai Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Pengisian kuesioner pre test serta promosi kesehatan gigi dengan metode demonstrasi kemudian post test untuk mengetahui pengetahuan,sikap dan tindakan. Analisis statistik digunakan untuk mengetahui skor pretest dan post test dengan analisis Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan (p<0,05). Hasil pengolahan data sebelum intervensi. kriteria pengetahuan baik hanya 15 siswa (50,0%) sedangkan kriteria kurang sebanyak 12 siswa (40,0%), setelah intervensi meningkat pengetahuannya 27 siswa (90,0%). Sikap termasuk kriteria cukup 14 siswa (46,7%) dan kriteria baik hanya 10 siswa (33,3%), sedangkan setelah intervensi mengalami peningkatan 20 siswa (66,7%). Tindakan siswa yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut sebelum intervensi kriteria cukup 12 orang(40,0%), kriteria baik dan kurang ada 9 orang (30,0%), setelah intervensi, mengalami peningkatan 15 siswa (50,0%). hasil uji statistik diperoleh pengetahuan dan tindakan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi p<0,000 sedangkan sikap nilai siknifikansinya p<0,001. Hal ini menunjukan bahwa informasi kesehatan gigi pada anak sekolah dasar penting agar dapat memahami teknik dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan tindakan siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan promotif sakit gigi dan pencegahan karies dini. Saran : Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dalam upaya pelayanan asuhan kesehatan gigi dengan Program Studi Kesehatan Gigi untuk memberikan promosi kesehatan gigi secara kontinyu sehingga siswa sekolah dasar dapat meningkatkan budaya tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dengan benar.
Pelatihan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Gigi Pada Guru SD Manefu Kecamatan Taebenu Merniwati Sherly Eluama; Mery Novaria Pay; Leny M.A Pinat; Applonia Leu Obi; Christina Ngadilah; Melkisedek O. Nubatonis
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.367

Abstract

Proper care for dental and oral health needs to be performed since early ages. Elementary school students should develop good habit related to dental health by regular teeth brushing and consuming health food, including at school. Dental health cadres have been appointed to assist dental health workers in carrying out efforts to maintain the dental and oral health of school members. Teachers are potential dental health cadres who can guide students to develop proper dental health behavior at schools. Purpose: This community service was administered to enhance the knowledge and skills of dentalhealth cadres to be able to assist elementary school students in improving their dental and oral health. Method: The training was conducted through lectures, demonstrations and simulations for teachers as dental health cadres at Manefu Elementary School, Taebenu District. Some educational media were used including posters, phantoms and toothbrushes and training manuals. Training and simulations on how to properly brush teeth and maintain dental health were held. In this study,a quasi-experimental pretest and posttest design was also performed and data of the study were analyzed using the paired sample test. Results: Training and assistance program for dental health cadres was found effective in improving the knowledge and skills of dental health cadres with a p-value of 0.000.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut Ibu Hamil Di Puskesmas Kabupaten Kupang APPLONIA LEU OBI
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 15 No 1 (2017): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During pregnancy, the mother's oral cavity is susceptible to inflammation due to hormonal changes, causing the gingiva to become sensitive when oral health is not maintained. This study aims to determine the factors - factors that influence the hygiene and oral hygiene care behavior of pregnant women in Puskesmas Kabupaten Kupang. The analytic observational study with a cross-sectional design is done by taking the subjects of 97 pregnant women. Measuring tool of this study using questionnaires prepared by a Likert method is to measure the variable attitude, facilities, and infrastructure of dental health services and hygiene and oral hygiene care behavior of pregnant women. Questionnaires with two choices (true or false) to measure the known variables and services of the public health center officers and multiple choice questionnaires to measure the host habit variable. The questionnaire has been tested for validity (correlation value ≥ 0.30) and reliability with Cronbach ɑlpha> 0.60. To measure the level of education and socioeconomic status by filling in the field. Inspection of dental and oral hygiene status is done to find out the hygiene and dental hygiene maintenance behavior of pregnant women. Analysis of data by using analysis: correlation and multiple regression at a significance level <0.05. The result of multiple regression analysis showed that the level of education, facilities and infrastructure of dental health services did not significantly affect the behavior of α <0,05. The variables of socioeconomic status, knowledge, attitude, customs, dental and mouth hygiene status, service of puskesmas officers significantly correlated with dental and oral hygiene (F = 21,206, p = 0,000 *)) contributed 53,8%. Knowledge gives the biggest influence that is 20,0% to behavior of dental and oral hygiene. Conclusion: 1). The better the socioeconomic status, knowledge, attitude, dental and oral hygiene status, puskesmas service staff and the better the care of oral hygiene and mouth and the more often the habit of getting worse dental and oral hygiene maintenance behavior. 2). The level of education, facilities and infrastructure of dental health services do not give a significant effect on the maintenance behavior of oral hygiene.