Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Debt To Equity Ratio, Current Ratio Dan Sales Growth Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Periode 2014-2024 Dhita Riana Putri; Siti nurcahayati
Spectrum: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Spectrum: Multidisciplinary Journal
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), dan Sales Growth terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA) pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2014-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan, dan diolah menggunakan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan, pertama adalah Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets dengan nilai t-hitung│-6,100│> t-tabel 2,365 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan penggunaan utang justru menurunkan efisiensi penggunaan aset dalam menghasilkan laba. Kedua, Current Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets dengan nilai t-hitung│-2,481│> t-tabel 2,365 dan signifikansi 0,042 < 0,05, menunjukkan bahwa likuiditas yang terlalu tinggi dapat mengindikasikan aset lancar yang menganggur dan tidak produktif. Ketiga, Sales Growth tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets dengan nilai t-hitung│-0,207│< t tabel 2,365 dan signifikansi 0,842 > 0,05, yang berarti pertumbuhan penjualan tidak selalu diikuti dengan peningkatan profitabilitas. Secara simultan, ketiga variabel Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), dan Sales Growth berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan nilai F-hitung 26,237 > F-tabel 4,46 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,883 menunjukkan bahwa 88,3% variasi kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 11,7% sisanya dipengaruhi faktor lain
Dampak Praktik ESG terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan: Kajian Sistematis atas Bukti Empiris pada Indeks ESG Leaders Yulianto; Siti Nurcahayati; Doni Wihartika; Hari Gusrida
JURNAL SeMaRaK Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL SEMARAK
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara sistematis hubungan antara praktikEnvironmental, Social, and Governance (ESG) dan kinerja keuangan perusahaan dengan fokuspada bukti empiris dari perusahaan yang tergolong dalam indeks ESG Leaders. Kajian inimenggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA dankerangka TCCM (Theory Context Characteristics Methodology). Sebanyak 19 artikel ilmiahinternasional dan nasional yang diterbitkan antara tahun 2014 hingga 2024 dianalisis untukmengidentifikasi tren penelitian, kesamaan hasil empiris, serta kesenjangan penelitian yang masih ada.
Pengaruh Cash Ratio, Total Asset Turnover dan Debt To Equity Ratio Terhadap Harga Saham Pada PT Alam Sutera Realty Tbk Periode 2014-2024 Dewi Hilda Sari; Siti Nurcahayati
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v4i1.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cash Ratio, Total Asset Turnover , dan Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham pada PT Alam Sutera Realty Tbk periode 2014–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham perusahaan selama periode penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t (parsial), dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Ŷ = -314,794 + 0,243X₁ + 10,952X₂ + 3,073X₃. Nilai R sebesar 0,833 menunjukkan hubungan sangat kuat, sedangkan Adjusted R² sebesar 0,563 berarti variabel independen mampu menjelaskan Harga Saham sebesar 56,3%. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial Cash Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai t hitung 0,117 dan signifikansi 0,910. Total Asset Turnover juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai t hitung 1,682 dan signifikansi 0,136. Sementara itu, Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai t hitung 3,634 dan signifikansi 0,008. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan CR, TATO, dan DER berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai F hitung 5,295 lebih besar dari F tabel 4,35 serta nilai signifikansi 0,032 lebih kecil dari 0,05.