Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peran Mata Pelajaran Olahraga terhadap Pengetahuan Anak Usia Sekolah Tentang Kebersihan Diri di Desa Belo Kabupaten Bima Rusdin Rusdin; Mardian Andriani; Sri Yanti; Shutan Arie Shandi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v12i1.676

Abstract

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritualsosial), serta pembiasaan pola hidup sehat. Sehat adalah kondisi fisik, mental, sosial dan spritual dalam keadaan yang optimal. Seseorang belum dikatakan sehat apabila salah satu diantaranya mengalami gangguan. Sehat fisik merupakan keadaan dimana seseorang memiliki tubuh yang sehat, tidak mengalami kecacatan dan mampu melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik adalah dengan menjaga kebersihan diri. Kebersihan diri merupakan salah satu faktor yang memiliki peranan penting agar seseorang dapat hidup sehat dan terhindar dari penyakit. Namun fakta yang ada di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak anak usia sekolah yang tidak mampu menjaga kebersihan dirinya terutama kebersihan kuku kaki dan tangan, kebersihan gigi dan mulut, kebersihan rambut maupun pakaian. Seharusnya anak usia sekolah sudah mampu menjaga kebersihan diri karena sudah mendapatkan materi ini di sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara simple random sampling sebanyak 30 orang anak usia sekolah. Instrumen penelitian yang digunakan sudah dilakukan uji VR dengan jumlah pertanyaan sebanyak 20 pertenyaan. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa sebagian besar anak usia sekolah memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan pribadi sebesar 60%, pengetahuan cukup sebanyak 30% orang anak dan pengetahuan kurang sebanyak 10%.
Komunikasi Interpersonal Pelatih Sepak Bola di Unit Kegiatan Mahasiswa Sepak Bola STKIP Taman Siswa Bima Shutan Arie Shandi; Mulyadi Mulyadi; Furkan Furkan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v12i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses komunikasi interpersonal ditinjau dari komunikasi verbal dan nonverbal pelatih sepak bola di UKM Sepak Bola STKIP Taman Siswa Bima. Subjek penelitian ini adalah atlet sepak bola yang ada di UKM Sepak Bola STKIP TAMAN SISWA BIMA. Objek penelitian ini berupa komunikasi verbal dan nonverbal pelatih dalam proses latihan. Setting penelitian mengambil tempat di UKM Sepak Bola STKIP Taman Siswa Bima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan angket sebagai instrumen pengambilan data. Populasi penelitian adalah atlet UKM Sepak Bola STKIP Taman Siswa Bima yang berjumlah 60 atlet. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik isidental sampling yang teknik penentuan sampelnya berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti. Sampel yang saat itu ada berjumlah 30 atlet. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal pelatih sepak bola di UKM Sepak Bola STKIP Taman Siswa Bima pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 13.33, kategori rendah dengan presentase sebesar 10, kategori cukup dengan presentase sebesar 23.33, kategori tinggi dengan presentase sebesar 26.67, kategori sangat tinggi dengan presentase sebesar 26.67. Berdasarkan nilai rata-rata komunikasi interpersonal pelatih sepak bola di UKM Sepak Bola STKIP Taman Siswa Bima berada pada kategori tinggi.
Supervisi Kolaboratif Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Shutan Arie Shandi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi pembelajaran bertujuan membantu guru dalam meningkatkan kompetensinya, mendorong proses pembelajaran yang berkualitas, dan memberikan bantuan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana supervisi pembelajaran dapat meningkatkan profesionalisme guru. Penulisan artikel menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan penelitian konseptual dan teori. Studi literatur menggunakan lima jurnal sebagai bahan kajian. Tahapan dalam penulisan studi literatur mencakup seleksi topik, pencarian literatur, pengembangan pendapat, survei literatur, kritik literatur, dan penulisan review. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penerapan pendekatan supervisi kolaboratif dapat meningkatkan kompetensi profesional guru. Proses supervisi kolaboratif terdiri dari tahap pra-supervisi, supervisi, dan pasca-supervisi. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan supervisi kolaboratif meliputi dukungan kepala sekolah, partisipasi guru, dan keterampilan supervisi kolaboratif yang dimiliki oleh supervisor. Selain itu, kolaborasi antara guru dan supervisor dalam melakukan refleksi dan tindakan perbaikan juga dapat meningkatkan efektivitas supervisi kolaboratif. Oleh karena itu, pendekatan supervisi kolaboratif dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru.
Learning Management of Sport and Health Education in the Entire High school in Bima Shutan Arie Shandi
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bima City, situated in the NTB province, is the location of 15 junior high schools. The objective of this study is to examine how physical education and health teachers handle the learning process in all junior high schools in Bima. The collection of data was accomplished by means of observation, interviews, and documentation, with supervisors, teachers, and students serving as sources of information. The credibility of the data was ensured through triangulation. The analysis encompassed three main stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The discoveries demonstrated that the learning management practices of physical education and health teachers in Bima's junior high schools consisted of planning, executing lessons, and evaluating learning outcomes. Although most teachers prepared teaching materials in advance, primarily relying on the subject teacher deliberations for resources, there are still areas that could be enhanced in terms of classroom management, learning resources, and instructional media. The assessment methods employed by teachers in this domain included outcome evaluation and process evaluation.
Menjaga Daya Tahan Tubuh dengan Olahraga Saat Pandemi Corona COVID-19 Furkan, Furkan; Rusdin, Rusdin; Shandi, Shutan Arie
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i1.1748

Abstract

Since the entry of Covid-19 in Indonesia, people have been asked to stay at home and do everything from home. While at home, maybe many people find it difficult to maintain their health because they cannot exercise outside the home as usual or they are lazing around too much at home. "When WFH (work from home) is like this, because our only choice is to exercise at home. "Exercise can increase the immune system and improve mood because you are constantly at home," said Mario. At least 150 minutes per week, he added, 30 to 60 minutes per session for 3-4 days a week. Routines are key in exercising from home during this pandemic. it will be very easy for people to fall into a relentless, lifestyles. "For that, it is necessary to create a daily routine in which physical exercise is one of the things that must be done every day. Exercising every day can provide a therapeutic feeling and bring life back to normal.
Kajian Literatur Media Pembelajaran Grafis dalam Pembelajaran Bahasa Muh. Rijalul Akbar; Mulyadi, Mulyadi; Shutan Arie Shandi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang lengkap kredibel terkait dengan media pembelajaran grafis. Adapun beberapa hal yang ingin diketahui adalah konsep media pembelajaran, konsep media pembelajaran grafis, dan media pembelajaran grafis dalam pembelajaran bahasa. Penelitian ini adalah jenis penelitian kajian literatur (literature review). Sumber data dalam penelitian ini berasal dari jurnal bereputasi dengan indikator ter indeks Google Scholar dan Crossref yang diterbitkan dari tahun 2018. Adapun sumber data kepustakaan berupa buku yang akan diambil yakni dari tahun 2013. Media pembelajaran grafis terdiri dari 19 jenis, yakni: gambar/ilustrasi/lukisan; komik; karikatur; kaligrafi; foto; bagan/diagram; grafik; poster; tabel; peta; peta pikiran (mind map); infografik; flash card (kartu kilas); slide; strip story; storyboard; papan flanel; papan buletin (mading); dan lembar kerja (work sheet). Media pembelajaran grafis dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat diterapkan pada semua keterampilan. Catatan penting, walaupun semua media grafis dapat diterapkan pada pembelajaran bahasa, harus dipastikan media grafis yang diterapkan tidak terlalu rumit. Misal, media grafis sederhana berupa gambar, foto, poster, kartu kilas dapat diterapkan pada kelas awal-lanjut. Adapun media pembelajaran grafis yang berisi banyak informasi seperti infografik baiknya hanya diterapkan pada kelas lanjut ke atas.
PENINGKATAN LITERASI GERAK DAN PEMBELAJARAN PJOK YANG MENYENANGKAN DALAM PROGRAM PENJAS BERBAGI Salahudin, Salahudin; Satriawan, Rabwan; Shandi, Shutan Arie; Furkan, Furkan; Irawan, Ewan; Mulyadin, Mulyadin; Anhar, Anhar
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4240

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Penjas Berbagi Sesi II merupakan bentuk kontribusi akademik Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Taman Siswa Bima dalam mendukung pengembangan pembelajaran PJOK yang kreatif dan menyenangkan di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22–23 Januari 2025 di SMAN 1 Kota Bima dengan melibatkan siswa kelas XII sebagai peserta utama, serta dosen dan mahasiswa Prodi PJKR sebagai fasilitator. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap literasi gerak, menumbuhkan minat terhadap pembelajaran PJOK, serta mengevaluasi tingkat kebugaran jasmani siswa. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, praktik pembelajaran inovatif, dan pelaksanaan tes kebugaran jasmani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep literasi gerak, peningkatan antusiasme dalam mengikuti PJOK, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan dan penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai model pengabdian yang aplikatif dan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan jasmani di tingkat sekolah menengah.
Development of Interactive E-Worksheet Based on Gamification to Improve Digital Literacy of Junior High School Students Fitrianingsih, Nur; Sani , Khairul; Fitriati , Ita; Shandi , Shutan Arie
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 5 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.5.p.4278-4288

Abstract

This research aimed to develop an interactive electronic student worksheet (E-LKPD) based on gamification to enhance the digital literacy of junior high school students. The study was conducted using a Research and Development (R&D) design with the ADDIE model, involving stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The product was validated by experts in media and material, obtaining feasibility percentages of 92% and 90% respectively, which were categorized as "very feasible." Data were collected through pretest, posttest, and response questionnaires to measure students’ improvement in digital literacy. The results showed an average N-gain score of 0.74, categorized as "high," indicating a significant increase in students’ digital literacy skills after using the developed E-LKPD. Students also responded positively to the interactive features and gamification elements, which increased their engagement and motivation in learning activities. In conclusion, the interactive E-LKPD based on gamification is effective, feasible, and practically applicable for classroom use in improving digital literacy among junior high school students.
Hubungan Peningkatan Hasil Belajar Aktivitas Ritmik dengan Gerak Irama Mars Melalui Media Bantu Gambar dan Musik pada Siswa Kelas V SDN 11 Kota Bima Shutan Arie Shandi; Mulyadi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 7 No. 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v7i2.139

Abstract

Materi senam yang akan diberikan, baik senam dasar, senam irama, senam lantai maupun senam alat. Pada senampun gerak-gerak dasar jalan, lari, lompat, berayun, berjalan dengan tangan, keseimbangan tangan dan kaki, berguling ke depan, ke belakang, ke kiri atau kenanan dan sebagainya dapat dilakukan di segala tempat. Di dalam ruangan, ruang kelas, halaman sekolah, lapangan atau di taman atau kebun sekolah dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran senam. Rumusan Masalah yaitu: apakah ada peningkatan hasil belajar aktivitas ritmik dengan gerak irama mars melalui media bantu gambar dan musik pada siswa kelas V SDN 11 Kota Bima?. Tujuan penelitian yaitu ingin mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar aktivitas ritmik dengan gerak irama mars melalui media bantu gambar dan musik pada siswa kelas V SDN 11 Kota Bima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang menggunakan angka-angka dan skala-skala tertentu yang akan diukur. Sedangkan metode deskriptif adalah penelitian yang berhubungan dengan masalah (yang ada pada saat sekarang), atau penelitian yang di rancang untuk meperoleh informasi tentang suatu gejala pada saat penelitian dilakukan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Jumlah populasi dan sampel penelitian adalah 18 orang siswa kelas V SDN 11 Kota Bima. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes perbuatan. Teknik analisis data menggunakan rumus regresi sederhana, korelasi product moment dan F Statistik. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu garis persamaan regresi antara hasil belajar aktivitas ritmik dengan gerak irama mars melalui media bantu gambar dan musik yaitu Y= 321,76+(-19,92)X, nilai koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut menunjukan r hitung > r tabel (0,997 > 0,378), serta nilai Fhitung =2654,67 setelah dikonsultasikan dengan F tabel pada taraf signifikan 5% dengan deraja kebebasan 18 – 2 = 16 (db = 16) yaitu 0,400, menunjukkan bahwa Fhitung = 2654,67 > Ftabel = 0,400. Hal ini menunjukkan bahwa persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y= 321,76+(-19,92)X dapat digunakan untuk menganalisis hasil belajar aktvitas ritmik dengan gerak irama mars (X) melalui media bantu gambar dan musik (Y). Di samping itu, dari hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasi (r) yaitu 0,997 serta koefisien determinasi (r2) yang diperoleh yaitu 0,994009 yang berarti bahwa hasil belajar gerak ritmik dengan gerak irama mars yaitu 99% keberhasilannya ditentukan oleh ketersediaan atau keterlibatan media bantu dalam belajar yaitu media gambar dan musik maupun intensitas latihan yang teratur. Dengan demikian maka hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan yaitu ada peningkatan hasil belajar aktivitas ritmik dengan gerak irama mars melalui media bantu gambar dan gerak pada siswa kelas V di SDN 11 Kota Bima.
Analisis Implementasi Manajemen Pendidikan Jasmani Berdasarkan Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas di Kota Bima Shutan Arie Shandi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 8 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v8i1.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi manajemen pembelajaran guru pendidikan jasmani berdasarkan kurikulum 2013 SMA di Kota Bima. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis penelitian deskriptif, lokasi penelitian ini di dilaksanakan di beberapa SMA Kota Bima. Hasil analisis deskriptif data telah dikemukakan bahwa pernyataan yang diajukan dikategori sangat kuat. Dari data hasil manajemen pendidikan jasmani berdasarkan Kurikulum 2013 yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pada penelitian ini relevan dengan kerangka pikir yang telah dikembangkan berdasarkan teori-teori yang mendukung penelitian. dalam penelitian ini diperoleh data sebagai beriku: 1) Manajemen perencanaan pendidikan jasmani berdasarkan Kurikulum 2013 pada SMA Negeri Kota Bimadiperoleh nilai 660/750 x 100% = 88% atau dengan kategori tergolong sangat kuat; 2) manajemen pelaksanaa pendidikan jasmani berdasarkan Kurikulum 2013 pada SMA Negeri Kota Bimadiperoleh nilai 706/800 x 100% = 83.3% atau dengan kategori tergolong sangat kuat; 3) manajemen evaluasi pendidikan jasmani berdasarkan Kurikulum 2013 pada SMA Negeri Kota Bimadiperoleh nilai 706/800 x 100% = 83.3% atau dengan kategori tergolong sangat kuat.