Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP KEMAMPUAN BERSOSIALISASI PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MADANI PROVINSI SULAWESI TENGAH Salamung, Niswa; Elmiyanti, Ni Ketut; Purwaningsih, Diah Fitri; Lating, Desmini
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 5 No 2 (2024): Pustaka Katulistiwa, JULI, 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Social isolation is a condition where a person cannot interact with other people and does not want to socialize with other people. Based on the results of observations made on 4 social isolation patients who were in the Manggis, Salak and Serikaya rooms, it showed that the patients were unable to socialize, rarely did music therapy, the social isolation patients did not know what therapy could be done to improve social skills and did not know the purpose of the therapy. music. The aim of this research is to determine the effect of music therapy on the ability to socialize in socially isolated patients at the Madani Regional General Hospital, Central Sulawesi Province. Method: This type of research is quantitative with a pre-experiment design with a pre test-post test one group only design. Data types are primary and secondary. Data were analyzed univariately and bivariately using the Wilcoxon Signed Ranks Test. The population in this study were all social isolation patients in the Manggis, Salak and Serikaya rooms. The sample in this study consisted of 10 respondents, using total sampling. Results: The results of the study showed that the statistical test results obtained a p value = 0.005 ≤ 0.05, with a median value before music therapy of 2, maximum and minimum values of 1-7, while the median value after music therapy was 8, maximum and minimum values by 3-10. The conclusion is that there is an influence of music therapy on social skills in social isolation patients. Suggestions It is hoped that this research can be used as a reference in the library in developing knowledge about nursing and for administrators in the Manggis, Salak and Serikaya rooms, it is hoped that they can apply the therapy that has been carried out as a permanent activity schedule for social isolation patients to improve social skills.
Parents' Anxiety During Children’s Hospitalization Mbaloto, Freny Ravika; Purwaningsih, Diah Fitri; Mamuaya, Greistinsi Filiandini; Mua, Estelle Lilian; Sekeon, Robi Adikari; Susanto, Denny Fitri
Adi Husada Nursing Journal Vol 10 No 2 (2024): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/ahnj.v10i2.591

Abstract

Illness and hospitalization of a child are very difficult and most often unpredictable situations in the family life cycle. The stress level of the parents of the child who is hospitalized dependson many factors, such as the psychological characteristics of children and parents, children health conditions, and support from family and medical personnel. The purpose of this study was to identify parents' anxiety in dealing with their child's hospitalization. The research design used is descriptive research with a qualitative approach. The population of this study were all parents of children aged 3-6 years who were hospitalized. The sample in this study were 43 parents of children. Sampling was carried out non-probability with a purposive sampling approach with inclusion criteria: parents were biological fathers and mothers of children who were hospitalized, preschool age 3- 6 years old who has a diagnosis of Hyperthermia, DHF, Diarrhea and Vomiting, ARI, Asthma, Traffic Accidents, parents who are willing to sign an informed consent. he results show that the anxiety of parents facing hospitalization is that the dominant child has mild anxiety (62.8%). This study hopes that parents can be involved during treatment.
Edukasi Ibu Balita dalam Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Sumber Nutrisi Pencegahan Stunting Elmiyanti, Ni Ketut; Salamung, Niswa; Purwaningsih, Diah Fitri; Wahyu, Wahyu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.15608

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Anak yang menderita Stunting akan kesulitan untuk mencapai tinggi badan optimal dan terjadi peningkatan angka kesaitan serta kematian. Desa Lebanu kabupaten Sigi merupakan wilayah dengan angka stunting tertinggi di provinsi Sulawesi Tengah, sehingga perlu adanya intervensi yang tepat untuk dapat menyelesaikan masalah ini. Salah Satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada anak adalah pengetahuan ibu yang kurang dalam peberian makanan bergizi pada anak. Edukasi perlu diberikan kepada ibu balita hingga mereka mamahami dan dapat memberikan makanan bergizi bagi anak. Edukasi pada ibu balita diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dalam memanfaatkan daun kelor sebagai sumber nutrisi. Melalui penyuluhan tentang pemanfaatan daun kelor sebagai sumber nutrisi pencegahan stunting dan penilaian kemampuan pengetahuan dengan cara pre post test. Adanya perubahan pengetahuan ibu balita tentang pemanfaatan daun kelor sebagai sumber nutrisi pencegahan stunting dimana saat pretest hanya 25% ibu yang memiliki pengetahuan baik dan meningkat menjadi 91,6 % setelah diberikan penyuluhan. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita dalam pemanfaatan daun kelor sebagai nutrisi pencegahan stunting. Kata Kunci: Edukasi, Stunting, Ibu, Kelor  ABSTRACT Stunting is still a health problem in Indonesia. Children who suffer from stunting will find it difficult to reach optimal height and there will be an increase in morbidity and mortality. Lebanu village, Sigi district, is the area with the highest stunting rate in Central Sulawesi province, so there needs to be appropriate intervention to solve this problem. One of the factors that can cause stunting in children is mothers' lack of knowledge in providing nutritious food to children. Education needs to be given to mothers of toddlers so that they understand and can provide nutritious food for their children. Education for mothers of toddlers is expected to increase knowledge in using Moringa leaves as a source of nutrition. Through counseling about the use of Moringa leaves as a source of nutrition to prevent stunting and assessing knowledge skills using a pre-post test. There was a change in the knowledge of mothers of toddlers regarding the use of Moringa leaves as a source of nutrition to prevent stunting where at pretest only 25% of mothers had good knowledge and this increased to 91.6% after being given counseling. There is an increase in the knowledge of mothers of toddlers regarding the use of Moringa leaves as nutrition to prevent stunting. Keywords: Education, Stunting, mother, Moringa
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) Supriyono, Supriyono; Purwaningsih, Diah Fitri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v9i1.151

Abstract

Latar Belakang. Perilaku ekstra peran dalam organisasi dikenal dengan istilah organizational citizenship behavior (OCB), dan orang yang menampilkan perilaku ekstra peran disebut dengan karyawan yang baik (good citizen). Beberapa contoh perilaku yang termasuk dalam perilaku ekstra peran antara lain membantu rekan kerja, sukarela melakukan kegiatan ekstra ditempat kerja, menghindari konflik dengan rekan kerja, melindungi properti/aset organisasi, menghargai semangat serta peraturan yang berlaku di organisasi, menyenangkan ditempat kerja, memberi saran-saran yang membangun di tempat kerja, serta tidak membuang waktu di tempat kerja. Metode. Penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif verifikatif. Penelitan deskriptif verifikatif yaitu suatu penelitian yang mengkaji hubungan atau tingkat pengaruh antara beberapa variabel yang diduga memiliki korelasi satu dengan yang lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dengan jumlah 35 sampel. Hasil. Ada pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan tingkat signifikasi t sebesar p= 0,002. Simpulan. Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Rekomendasi. Diharapkan Pemimpin sebagai penggerak organisasi hendaknya tetap mempertahankan kepemimpinan transformasional Kata Kunci. Kepemimpinan Transformasional, Organizational Citizenship Behavior (OCB).
PERILAKU CARING PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP Purwaningsih, Diah Fitri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v9i1.152

Abstract

Latar Belakang: Perilaku caring merupakan sikap peduli, menghormati, dan menghargai orang lain. Caring sangat dibutuhkan dalam tatanan layanan keperawatan, karena caring merupakan inti dari praktek keperawatanPemberian caring dalam keperawatan dapat meningkatkan kesembuhan pasien karena pasien merasa terpenuhi kebutuhan fisik, emosi dan spiritual, pasien merasa nyaman dengan pelayanan perawat. Tujuan: diketahuinya perilaku caring perawat pelaksana di ruang rawat inap. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan jumlah sampel penelitian adalah 38 responden Variabel yang diteliti adalah perilaku caring perawat. Hasil: perilaku caring perawat pelaksana dalam kategori baik yaitu 11 responden ( 57,9%), dan dalam kategori kurang yaitu 8 responden (42,1% ) Simpulan: Perilaku caring perawat di ruang rawat inap mayoritas baik yaitu 57,9% Rekomendasi; Diharapkan pada perawat pelaksana untuk dapat meningkatkan perilaku caring, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Kata Kunci: Perilaku, Caring, Perawat
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi dan Intervensi Gizi Di Desa Lonca Jumain; Purwaningsih, Diah Fitri; Talindong, Agustinus; Wahyu; AB, Subardin; Sudirman; Pelima, Robert V.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan global yang sangat mengkhawatirkan, terutama di negara-negara berkembang. Istilah "stunting" merujuk pada kondisi dimana anak-anak mengalami gangguan serius dalam pertumbuhan fisik dan perkembangan akibat kurangnya asupan gizi yang berlangsung secara kronis, khususnya pada tahap awal perkembangan mereka. Pengetahuan masyarakat tentang pemberdayaan kesehatan adalah elemen utama yang berkontribusi terhadap masalah ini. Tujuan kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya stunting melalui pemberdayaan masyarakat melalui edukasi intervensi gizi. Metode pada pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi melalui materi intervensi gizi  Lokasi pemberdayaan masyarakat dilaksanakan di desa Lonca Kecamatan Kulawi. Sasarannya ibu yang memiliki balita.  Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 20 orang.  Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 56,5 sebelum intervensi menjadi 81,25 setelah intervensi, yang mengindikasikan bahwa kegiatan edukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu balita mengenai stunting dan intervensi gizi