Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI ARSITEKTUR AREA KANAL SEBAGAI TAMAN EDUKASI DAN RUANG PUBLIK MASYARAKAT DI KECAMATAN MEDAN JOHOR Rimbawati Rimbawati; Zulkifli Siregar; Sri Asfiati; Arfis A
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2787-2793

Abstract

Kebutuhan akan ruang terbuka hijau sebagai sarana berdiskusi, bermain dan berolahraga merupakan sebuah kebutuhan bagi masyarakat di perkotaan. Pengelolaan taman tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi dapat juga dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat seperti yang dilakukan oleh sebuah komunitas WAPESEK (Warga Peduli Sekitar) di kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor. Komunitas ini mengelola hutan kanal secara swadaya untuk menambah keasrian tempat tersebut. Dari wawancara diketahui bahwa secara hukum status hutan kanal adalah milik Balai Wilayah Sungai, namun lokasi tersebut terlantar sehingga di manfaatkan orang-orang tidak bertanggungjawab sebagai tempat berkumpul dan melakukan kegiatan yang bersifat negatif.  Berkaitan dengan hal tersebut Tim pengabdian melakukan penataan dengan terlebih dahulu membuat desain lanskap sebagai acuan pengembangan sehingga tidak terkesan kumuh.  Dari desain tersebut tim juga mengimplementasikan langsung dilapangan melalui penanaman kelapa hibridaa jenis pandan wangi yang diharapkan dapat memberikan dampak terhadap plestarian lingkungan, khususnya hutan kota yang dapat digunakan sebagai arena berdiskusi, bermain dan berolahraga bagi warga sekita Pangkalan Masyhur. Desain yang asri dengan menempatkan berbagai vegetasi tanaman sekaligus menjadi tempat eduksi bagi anak-anak yang sedang tumbuh. Selain itu tim juga menambah fasilitas bermain anak berupa ayunan 2 sisi, sehingga saat orang tua mereka berolahraga anak-anak bisa bermain di alam terbuka.
PENERAPAN TEKNOLOGI BIOFLOK PADA BUDIDAYA LELE UNTUK PENINGKATAN EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT arfis amiruddin; Zulkifli Siregar; sri asfiati; indra yani; Noorly Evalina; Partaonan Harahap
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 31 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v31i4.69661

Abstract

Teknologi bioflok merupakan salah satu inovasi dalam sistem budidaya ikan yang bertujuan meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas air, serta mengurangi ketergantungan terhadap pakan buatan. Dalam konteks budidaya ikan lele, teknologi ini terbukti efektif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi ekonomi masyarakat pembudidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem bioflok terhadap kualitas air, pertumbuhan ikan, efisiensi pakan, serta dampaknya terhadap ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi bioflok mampu menurunkan kadar amonia, nitrit, dan kekeruhan air secara signifikan, sekaligus meningkatkan kandungan oksigen terlarut. Ikan lele yang dibudidayakan dengan sistem bioflok menunjukkan peningkatan pertumbuhan bobot hingga 33%, penurunan rasio konversi pakan (FCR) sebesar 25%, serta peningkatan tingkat kelangsungan hidup mencapai 95%. Selain itu, biaya pakan dapat ditekan hingga 30–40% dan produktivitas meningkat hingga 47%. Penerapan teknologi bioflok tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dengan menjamin ketersediaan sumber protein hewani yang berkelanjutan dan terjangkau bagi masyarakat. Kata Kunci: Teknologi Bioflok, Budidaya Lele, Efisiensi Pakan, Ketahanan Pangan.