Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “I” DENGAN KEHAMILAN FISIOLOGIS DI BPM HJ DAYAROH, SST DS. SEMBUNG PERAK JOMBANG Stifani Melia Stiawan; Inayatul Aini; Yana Eka Mildiana
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v13i1.366

Abstract

Kehamilan fisiologis dengan keluhan bengkak pada gusi (Epulis Gravidarum) merupakan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian khusus karena epulis gravidarum dapat menyebabkan kelahiran Prematur dan BBLR (Bayi Baru Lahir Rendah). Untuk itu perlu direncanakan suatu asuhan kebidanan secara komprehensif oleh bidan dalam menerapkan peran serta mandiri kolaborasi. Tujuan dari kebidanan ini adalah memberikan Asuhan Kebidanan secara continue of care (COC) pada Ny “I” pada kehamilan fisiologis dengan ketidaknyamanan bengkak pada gusi di BPM HJ. Dayaroh Desa Sembung Kecamatan Perak Kabupaten Jombang dalam bentuk asuhan kebidanan kepada ibu dan bayi mulai dari kehamilan sampai keluarga berencana menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan wewenang bidan.  Penatalaksanaan dalam mengenai masalah Epulis Gravidarum adalah dengan peran mandiri yaitu ANC terpadu, perawatan dan skrining antenatal untuk deteksi dini secara pro-aktif, dengan mengenali masalah yang perlu diwaspadai serta menemukan secara dini adanya tanda bahaya pada kehamilan, persalinan, nifas dan pada neonates dan peran kolaborasi yaitu melakukan rujukan ke dokter spesialis gigi dan kandungan. Hasil asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny “I” selama kehamilan trimester III pada kehamilan fisiologis dengan ketidaknyamanan bengkak pada gusi, pada persalinan dengan spontan presentasi belakang kepala tanpa ada penyulit, pada masa nifas dengan nifas normal, pada BBL dengan BBLN, pada neonatus dengan  fisiologis dan pada KB ibu menjadi akseptor baru KB Pil Progestin pasca nifas. Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara komprehensif ini didapat dengan melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan kolaborasi serta penanganan secara dini, tidak ditemukan adanya penyulit mulai kehamilan, persalinan, BBL, nifas, neonatus dan KB. Diharapkan para bidan Desa dapat lebih mendekatkan diri dengan masyarakat untuk mengadakan penyuluhan atau menginformasikan kepada masyarakat tentang perawatan diri selama hamil dan menerapkan asuhan kebidanan secara continuity of care dengan tepat serta dapat meningkatkan pelayanan yang berkualitas bagi kesehatan  masyarakat. Kata Kunci : Asuhan kebidanan, Komprehensif, Epulis Gravidarum
Hubungan PEengetahuan dengan Minat Ibu Hamil dalam Mengikuti Hypnobirthing Nur Laily Sholihah; Inayatul Aini
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i2.578

Abstract

Pendahuluan Metode hypnobirthing dapat dilakukan mulai masa kehamilan dapat mengurangi mual, muntah dan pusing di trimester pertama, mengatasi rasa tidak nyaman selama hamil dan sakit saat melahirkan tanpa efek samping terhadap janin. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti pada tanggal 27 maret 2018 di Desa meweng Kecamatan Diwek jumlah ibu hamil dari bulan Januari-Maret berjumlah 35. Hasil dari wawancara 10 ibu hamil didapatkan 7 ibu hamil belum pernah mendengar tentang hypnobirthing, dan 3 ibu hamil pernah mendengar tentang hypnobirthing tetapi belum pernah melakukan hypnobirthing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil dalam mengikuti hypnobirthing di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Metode Penelitian Jenis penelitian menggunakan Analitik Correlational, rancangan penelitian menggunakan Cross Sectional, teknik penelitian menggunakan Total Sampling dengan jumlah populasi 30 dan jumlah sampel 30 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan tentang hypnobirthing dan variabel dependen adalah minat ibu hamil dalam mengikuti hypnobirthing. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating dengan uji statistik Spermank Rank. Hasil Penelitian Hasil penelitian sebagian besar mempunyai pengetahuan cukup tentang hypnobirthing (53,3%), sebagian besar mempunyai minat sedang dalam mengikuti hypnobirthing (63,3%). Uji Spearman Rank menunjukkan ρ value=0,013<α(0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil dalam mengikuti Hypnobirthing di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Pengaruh Senam Hamil terhadap Sikap Ibu Hamil dalam Mengatasi Kelelahan Fisik Shyntia Andarwati; Inayatul Aini
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i2.586

Abstract

Pendahuluan : Ibu hamil mengalami keluhan selama kehamilannya, salah satunya adalah kelelahan fisik. Berdasarkan Studi Pendahuluan tanggal 08-03-2018 di BPM Aminatur Rofiah, SST bulan Juni tahun 2018 terdapat 31 ibu hamil TM II dan III, 7 dari 10 responden mengatakan mengalami keluhan mudah lelah, nyeri punggung dan kram kaki. Untuk mengatasinya dengan dipijat dan beristirahat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam hamil terhadap sikap ibu hamil dalam mengatasi kelelahan fisik di BPM Aminatur Rofiah, SST Desa Sepanyul Kec Gudo Kab Jombang. Metode : Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di BPM Aminatur Rofiah, SST. Sampel penelitian sejumlah 31 ibu hamil, diambil secara total sampling. Variable independent senam hamil dan variable dependent sikap ibu hamil. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks. Hasil : penelitian menunjukan sebagian besar ibu hamil dalam mengatasi kelelahan fisik sebelum dilakukan senam hamil memiliki sikap negatif 23 responden (74,2%) dan sebagian besar ibu hamil dalam mengatasi kelelahan fisik setelah dilakukan senam hamil memiliki sikap positif 21 responden (67,7%). Uji statistik Wilcoxon Signed Ranks menunjukan signifikan ρ value 0,000 < α (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan : penelitian ini ada pengaruh senam hamil terhadap sikap ibu hamil dalam mengatasi kelelahan fisik di BPM Aminatur Rofiah, SST Desa Sepanyul Kec Gudo Kab Jombang.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Zat Besi dengan Kejadian Anemia Pada Kehamilan Trimester III Inayatul Aini
Jurnal Kebidanan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v10i1.590

Abstract

Pendahuluan Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat mengalami keguguran, bayi lahir sebelum waktunya, berat bayi lahir rendah, perdarahan sebelum dan sesudah melahirkan serta pada anemia berat dapat menimbulkan kematian ibu dan bayi. Dari hasil wawancara dengan ibu hamil, ibu mengatakan bahwa ibu tidak mengetahui pentingnya tablet tambah darah pada kehamilan sehingga ibu jarang minum tablet tambah darah yang diperoleh setiap periksa kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang zat besi dengan kejadian anemia pada kehamilan Trimester III di UPTD Puskesmas Sumobito Kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh ibu hamil Trimester III di wilayah UPTD Puskesmas Sumobito Kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur pada bulan Juni 2018 sebanyak 33 orang. Sampling yang digunakan Total Sampling.Variabel independentnya pengetahuan ibu tentang zat besi dan variabel dependent yang digunakan adalah kejadian anemia. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner, buku KIA dan Hb sahli. Pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kesalahan 0,05, berarti H1 di terima. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden pengetahuannya baik yaitu sebanyak 18 responden (54,5%) dan sebagian besar responden tidak anemia yaitu sebanyak 19 responden (57,6%). Hasil analisa p-value 0,00<0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang zat besi dengan kejadian anemia pada kehamilan Trimester III di UPTD Puskesmas Sumobito Kabupaten Jombang Propinsi Jawa Timur. Bidan hendaknya lebih meningkatkan penyuluhan tentang zat besi dengan menggunakan poster, leaflet, lembar balik/spanduk agar mudah di terima responden.
Hubungan Usia Kehamilan dengan Kejadian Meconium Aspirasi Syndrom Ratna wahyu Rini; Inayatul Aini; Ratna Sari Dewi
Jurnal Kebidanan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i1.851

Abstract

Umur kehamilan ibu umumnya berlangsung 40 minggu atau 280 hari. Meconium Aspiration Syndrome (MAS) adalah sindrom atau kumpulanberbagai gejala klinis dan radiologis akibat janin atauneonatus menghirup atau mengaspirasi mekonium.Penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia kehamilan dengan kejadian meconium aspirasi syndrom di Puskesmas Nglumber Kecamatan Kepoh Baru Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan retrospectif. Populasi ibu bersalin sebanyak 24 orang.Sampel penelitian ini berjumlah 24 responden. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan cara tehnik total sampling, variabel independennya umur kehamilan dan variabel dependentnya kejadian meconium aspirasi syndrom, untuk mengetahui hubungan antara variabel digunakan uji korelasi Chi-Square dengan instrumen menggunakan rekam medik. Dari hasil penelitian lebih dari setengah responden dengan kehamilan aterm sebanyak 14 responden (58,3%), , hampir setengah responden dengan kehamilan postterm sebanyak 7 responden (29,2%) dan sebagian kecil responden dengan kehamilan preterm sebanyak 3 responden (12,5%). Dan lebih dari setengah responden tidak mengalami meconium aspirasi syndrom sebanyak 17 responden (70,8%) dan dan hampir setengah mengalami meconium aspirasi syndrom sebanyak 7responden (29,2%). Dari analisa statistik dengan menggunakan uji statistik Chi-Square sebesar 0.000, dengan peluang ralat kesalahan sebesar 0.000 dimana ρ < α (0.05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan usia kehamilan dengan kejadian meconium aspirasi syndrom. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yaitu perlu upaya penanganan yang tepat pada ibu hamil dengan usia kehamilan postterm sehingga nantinya bayi yang dilahirkan ibu tidak mengalami MAS
Hubungan Preeklampsia dengan Kejadian Persalinan Preterm Umi Hidayati Khoiriyah; Inayatul Aini; Tri Purwanti
Jurnal Kebidanan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i1.857

Abstract

Pre-eklampsia adalah suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah 20 minggu pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal. Persalinan preterm adalah apabila janin di lahirkan dalam umur 28-38 minggu. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pre eklampsia dengan kejadian persalinan preterm di RSI Muhammadiyah Sumberejo Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan retrospectif. Populasi semua ibu bersalin sebanyak 57 responden. Sampel penelitian ini berjumlah 57 responden. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan cara tehnik total sampling, variabel independennya pre eklampsia dan variabel dependentnya kejadian persalinan preterm, untuk mengetahui hubungan antara variabel digunakan uji korelasi Chi-Square dengan instrumen menggunakan rekam medik. Dari hasil penelitian sebagian besar responden mengalami preeklampsia sebanyak 44 responden (77,2%) dan sebagian besar responden dengan persalinan preterm sebanyak 42 responden (73,7%). Dari analisa statistik dengan menggunakan uji statistik Chi-Square sebesar 0.035, dengan peluang ralat kesalahan sebesar 0.035 dimana ρ < α (0.05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pre eklampsia dengan kejadian persalinan preterm. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yaitu dilakukan penyuluhan bagi ibu untuk meningkatkan kesadaran dalam melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) terpadu secara teratur
Leukorea Pada Akseptor Kontrasepsi Hormonal dengan Ekstrak Rebusan Daun Sirsak dan Sirih Merah di PMB Ny “C” Desa Mojokrapak Kabupaten Jombang Zeny Fatmawati; Elly Rustanti; Baroroh Barir; Inayatul Aini; Dhita Yuniar Kristianingrum
Jurnal Kebidanan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan Maret 2023
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v13i1.1160

Abstract

Pemakaian kontrasepsi hormonal yang terlalu lama menyebabkan turunnya ketahanan alami pada dinding portio atau leher rahim terhadap trauma sehingga mudah menyebabkan infeksi. Lekorea abnormal dapat terjadi pada semua infeksi alat kelamin. Ekstrak rebusan daun sirsak dan sirih merah mengandung zat anti leuchorea, tujuan penelitian ini untuk menganalisa ekstra rebusan daun sirsak dan sirih merah terhadap leuchorea pada Akseptor kontrasepsi hormonal. Desain penelitian mengggunakan pra eksperimen one group pre test post test design, jumlah sampel 30 subjek penelitian tehnik pengambilan sampel secara purposive sampling, tempat PMB Ny Chusnul C waktu 15 Agustus – 15 September 2020, Variabel independen perlakuan ekstrak rebusan daun sirsak dan sirih merah, variabel dependent leuchorea, bahan ekstrak rebusan daun sirsak dan sirih merah dengan konsentrasi 10%, instrument penelitian dengan lembar observasi, di analisa dengan uji Man whitney Karakteristik subjek penelitian usia sebagian besar 20-35 tahun sebanyak 50%, Berat badan 40-55 kg sebesar 56.7%, metode kontrasepsi suntik 1 bulan dan 3 bulan sama-sama palng diminati sebanyak 36.7% dengan lama penggunaan kurang dari 3 tahun sebanyak 63.3%, dan jumlah anak yang pernah dilahirkan baik primipara dan multipara sama sama 43.3 %, Sebelum dilakukan perlakuan 30 memiliki keluhan leukorea setelah dilakukan perlakuan 23 subjek penelitian sembuh dari leukorea dilakukan uji Mann whitney dengan nilai P=0.01 artinya Ada pengaruh rebusan daun sirih merah dan daun sirsak terhadap keluhan leukorea pada akseptor alat kontrasepsi hormonal. Ekstrak rebusan daun sirsak dan sirih merah dapat sebagai obat alternative yang efektif sebagai anti Leuchorea /vagina discharge/ Flour Albus atau keputihan yang terjadi pada seorang wanita.
Hubungan sikap ibu dengan pelaksanaan toilet training pada anak pra-sekolah Imam fatoni; Dhita Yuniar Kristianingrum; Inayatul Aini
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1005

Abstract

Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air besar dan buang air kecil. Suksesnya toilet training tergantung pada kesiapan yang ada pada diri anak dan keluarga. Karena dengan keberhasilan toilet training ini akan membentuk kepribadian anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan sikap ibu dengan pelaksanaan toilet training pada anak prasekolah di TK Al-Iman Jombang. Desain penelitian menggunakan analitik corelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu dan siswa Taman Kanak-Kanak Al - Iman Jombang sejumlah 35 responden, diperoleh sampel sebanyak 32 sampel dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel dengan menggunakan uji statistik Korelasi Pearson dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian didapatkan lebih dari setengah (63%) sikap ibu yang melaksanakan toilet training bersikap negative dan (31%) bersikap positif. Melalui analisis hubungan sikap ibu terhadap pelaksanaan toilet training, berdasarkan Korelasi Pearson diperoleh nilai p = 0.238, sehingga Ho di terima. Artinya, tidak ada hubungan antara sikap ibu terhadap pelaksanaan toilet training pada anak prasekolah Di TK Al-Iman Jombang. Dari hasil penelitian yang didapatkan bahwa sikap ibu menunjukkan negatif, sehingga diharapkan petugas kesehatan lebih berupaya membantu ibu batita untuk memperbaiki sikap ibu yang berhubungan dengan toilet training dengan memberikan penyuluhan tentang tumbuh kembang anak khususnya toilet training.