Ali Rama
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS KERANGKA REGULASI MODEL SHARIAH GOVERNANCE LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA Rama, Ali
Journal of Islamic Economics Lariba Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jielariba.vol1.iss1.art1

Abstract

Shariah governance merupakan konsep tata kelola yang unik dan khusus bagi perusahaan atau lembaga keuangan yang menawarkan produk dan jasa yang sesuai denganprinsip syariah.Shariah governance hakekatnya menjadi komplementer dari sistem tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) yang sudah ada yang fungsi utamanya untuk melakukan review atas kepatuhan syariah atas seluruh aktivitas perusahaan baik sebelum terjadinya transaksi (ex-ante) maupun setelah terjadinya transaksi (ex-post). Untuk menjalankan fungsi tersebut, sistem shariah governance harus memiliki tiga komponen utama, yaitu dewan syariah (DPS), opini kepatuhan syariah dan proses review syariah. Pada prakteknya, model shariah governance lembaga keuangan syariah (LKS) yang diterapkan di berbagai negara bervariasi disebabkan adanya perbedaan kerangka hukum yang mengaturnya. Penelitian ini menganalisis model shariah governanceLKS berdasarkan kerangka hukum yang berlaku di Indonesia melalui analisis konten terhadap undang-undang, peraturan, surat edaran dan peraturan lainnya yang berhubungan dengan keuangan dan perbankan syariah. Shariah governance pada penelitian ini dilihat dari empat aspek utama, yaitu pernyataan regulasi yang mengaturnya, struktur organisasi, proses dan fungsi shariah governance. Penelitian ini menemukan bahwa konsep shariah governance LKS di Indonesia disinggung secara singkat dalam UU Perbankan Syariah yang selanjutnya dijabarkan secara umum melalui PBI dan SEBI. Adapun struktur organisasi shariah governance mengadopsi model sentralisasi melalui dewan fatwa pada level nasional yang selanjutnya membentuk dewan syariah pada level perusahaan. Sementara dari segi prosesnya, Indonesia menganut pendekatan moderat. Selanjutnya, aspek fungsi shariah governance memiliki fungsi utama sebagai pengawasan dan penasehatan. Dengan demikian, pihak otoritas perlu mengembangkan konsep shariah governance yang komprehensif dalam bentuk guidelines yang jelas dan ketat demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepatuhan syariah oleh para industri.
Predicting Shariah Stock Market Indices with Machine Learning: A Cross-Country Case Study Khairunnisa, Dini Anggreini; Rodoni, Ahmad; Rama, Ali
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 11 No. 1 (2024): Februari-2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol11iss20241pp86-104

Abstract

ABSTRACT Stock prices are influenced by numerous factors, including policy adjustments, economic conditions, and international developments. Consequently, forecasting stock price trends accurately has posed a significant challenge for economists to study. The Islamic financial industry experiences fewer shocks compared to the traditional financial sector, allowing investors to anticipate the performance of Islamic indices. This study aims to predict the Islamic stock market indices in six countries, including Indonesia, Thailand, Malaysia, Pakistan, the United Arab Emirates, and Qatar, using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) model. Monthly data from 2013 to 2023 sourced from investing.com and Yahoo Finance are analyzed using R machine learning. The objective of this study is to provide accurate predictions for the next 25 months and offer insights into potential price movements. Overall, this research also sheds light on the dynamics of the Islamic market in Indonesia, Thailand, Malaysia, Pakistan, the United Arab Emirates, and Qatar, which adhere to the Efficient Market Hypothesis (EMH) due to the predictability of index prices by historical data. Keywords: forecating, R-Studio, ARIMA, Islamic Stock Market, Machine Learning, R-Programming   ABSTRAK Harga saham dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk penyesuaian kebijakan, kondisi ekonomi, dan perkembangan internasional. Oleh karena itu, memprediksi tren harga saham dengan akurat telah menjadi tantangan signifikan bagi para ekonom untuk mempelajarinya. Industri keuangan Islam mengalami lebih sedikit goncangan dibandingkan dengan sektor keuangan tradisional, yang memungkinkan investor untuk memperkirakan kinerja indeks Islam. Studi ini bertujuan untuk memprediksi indeks pasar saham Islam di enam negara, termasuk Indonesia, Thailand, Malaysia, Pakistan, Uni Emirat Arab, dan Qatar, menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data bulanan dari tahun 2013 hingga 2023 yang berasal dari investing.com dan Yahoo Finance dianalisis menggunakan pembelajaran mesin R. Tujuan dari studi ini adalah untuk memberikan prediksi yang akurat untuk 25 bulan mendatang dan menawarkan wawasan tentang pergerakan harga yang potensial. Secara keseluruhan, penelitian ini juga memberikan cahaya tentang dinamika pasar Islam di Indonesia, Thailand, Malaysia, Pakistan, Uni Emirat Arab, dan Qatar, yang mengikuti Hipotesis Pasar Efisien (EMH) karena dapat diprediksi oleh data historis.. Kata Kunci: Prediksi, R-Studio, ARIMA, Indeks Pasar Modal Syariah, Machine Learning, R-Programming
Analisis Kesesuaian Konstitusi Ekonomi Indonesia Terhadap Ekonomi Islam Rama, Ali; Makhlani, Makhlani
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v6i1.1367

Abstract

The Similarities of Indonesian Economy Constitution to Islamic Economy. This study invistigates the similarities between the constitution of the Indonesian economy and Islamic economic system. It finds that the constitution of Indonesian economy have in common with the Islamic economic system, especially at the basic values, basic principles and instrumentals. The main similarities lie in the principle of economic activities based on the principles of solidarity and togatherness and the role of the state in the allocation of economic resources for economic prosperity and welfare of the whole people. Another important similarity is the presence of high concern towards the needy and neglected children through various economic policy instruments such as social security and social protection programs. Therefore, it is no longger relevant to polarize between the Indonesian economic constitution or Pancasila economic system and Islamic economic system  DOI:10.15408/aiq.v6i1.1367
Currency System and Its Impact on Economic Stability Saharuddin, Desmadi; Rama, Ali
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v9i2.4749

Abstract

A number of economic problems that occurred during the power of Mamluk (1250-1517 AD) was considered as a result of the change to currency system, namely from the system of commodity-based money (gold and silver) into paper-based money (fiat). Instability prices, decrease of trading activities, high of unemployment number were a number of economic indicators that occurred at that time. This issue of macro-economy was considered as a result of changes in the money system. This study analyzes the dynamic relationship between the price of gold as a representation of commodity money system and M2 as a representation of fiat money against the stability of economic indicators such as inflation, economic growth, stock prices, and unemployment and interest rates. This study found that both systems not vary significantly against each other in its influence on macroeconomic variables. It means that the two systems do not have contrast distinction. Indeed, it was found that the commodity-based money system is not free of inflation, as propagated by the supporters of the dinar and dirham (dinarist). DOI: 10.15408/aiq.v9i2.4749
Analisis Bibliometrik Penelitian Ekonomi Syariah (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) Awallyah, Mumtazzyah Awallyah; Rama, Ali
Tauhidinomics: Journal of Islamic Banking and Economics Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/thd.v5i1.48609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan memetakan tren penelitian Ekonomi Syariah studi kasus mahasiswa program studi Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2016-2023. Metode analisis yang digunakan adalah analisis bibiliometrik untuk melihat jumlah kata kunci yang digunakan, memetakan dalam kluster, dan perkembangan tren penelitian setiap tahunnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kata kunci yang paling sering digunakan adalah “Inflasi” sebanyak 51 kali. Terbentuknya kluster-kluster yang disesuaikan dengan minimum jumlah kemunculan dan kluster terbanyak terbentuk, melalui analisa kata kunci dengan minimum jumlah kemunculan sebanyak 2 kali, yaitu 13 kluster. Dan tren penelitian menggunakan overlay visualization yang mana menunjukkan tren penelitian skripsi mahasiswa program studi Ekonomi Syariah tahun 2016-2023. Keywords:Ekonomi Syariah, Skripsi, Bibliometrik, Kata Kunci