Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Corporate Social Responsibility, Board Gender Diversity, dan Intellectual Capital Terhadap Financial Distress Aprayuda, Riyadi; Silalahi, Rosa
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.27887

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan global dan dinamika ekonomi yang terus berubah berdampak signifikan terhadap keberlangsungan finansial perusahaan. Sektor consumer cyclicals di Indonesia tergolong rentan terhadap fluktuasi ekonomi karena ketergantungannya pada pola konsumsi masyarakat, sehingga meningkatkan risiko financial distress yang tercermin melalui fenomena Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), kebangkrutan, dan restrukturisasi utang. Selain faktor keuangan, aspek non-keuangan seperti corporate social responsibility, board gender diversity, dan intellectual capital turut memengaruhi kondisi keuangan perusahaan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh corporate social responsibility, board gender diversity, dan intellectual capital terhadap financial distress. Metode Penelitian: Penelitian ini menambahkan variabel board gender diversity dan intellectual capital serta berfokus pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2019–2023. Berbeda dari penelitian sebelumnya, studi ini menggunakan regresi data panel lima tahun untuk menghasilkan temuan yang lebih komprehensif.Hasil Penelitian: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa corporate social responsibility dan board gender diversity tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress. Sebaliknya, intellectual capital memiliki pengaruh negatif terhadap financial distress, yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat intellectual capital suatu perusahaan, maka semakin kecil kemungkinan perusahaan tersebut mengalami kesulitan keuangan. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menambahkan variabel board gender diversity dan intellectual capital serta berfokus pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2019–2023. Berbeda dari penelitian sebelumnya, studi ini menggunakan regresi data panel lima tahun untuk menghasilkan temuan yang lebih komprehensif.
"Stock Rising": The Vocational School Gamification Experiment Riyadi Aprayuda; Yesica Fitri Siagian; Hesty Hebriyani; Raja Yulianita Sarazwati; Winanda Wahana Warga Dalam; Vina Kholisa Dinuka; Tiara; Nanda Putra Perkasa; Yusuf Rizky Nur Cahyono; Fandy Bestario Harlan; Mustika Diana; Jeslyn Novianty
Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jraam.v8i2.002

Abstract

Purpose: This study aims to develop financial literacy learning media in the capital market in the form of a game as a simulation of investment practices for students.Method: This study employs a research and development (R&D) methodology utilizing the ADDIE development model. Results: The findings indicate that using Stock Rising as a learning medium effectively improves students’ financial literacy, with the average score increasing from 53.60 to 79.10. Novelty: This research model successfully created an engaging, educational, and practical game-based learning tool as a simulation of investment practices for students.Contribution: This study shows that Stock Rising, as an investment simulation tool, can contribute as a practical learning medium in vocational institutions to educate students in the world of finance. Abstrak: "Stock Rising": Eksperimen Gamifikasi Sekolah KejuruanTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran literasi keuangan di pasar modal dalam bentuk permainan (game) sebagai simulasi praktik investasi bagi mahasiswa.Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian dan pengembangan (Research and Development / R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE.Hasil: Temuan menunjukkan bahwa penggunaan Stock Rising sebagai media pembelajaran secara efektif meningkatkan literasi keuangan mahasiswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 53,60 menjadi 79,10.Kebaruan: Model penelitian ini berhasil menciptakan alat pembelajaran berbasis permainan yang menarik, edukatif, dan praktis sebagai simulasi praktik investasi bagi mahasiswa.Kontribusi: Penelitian ini menunjukkan bahwa Stock Rising, sebagai alat simulasi investasi, dapat berkontribusi sebagai media pembelajaran praktis di lembaga vokasi untuk mengedukasi mahasiswa dalam dunia keuangan.
Stock Rising: Stock Investment Simulation for the Smart Young Generation of Investing Kholisa Dinuka, Vina; Aprayuda, Riyadi; Tiara; Wahana Wargadalam, Winanda; Fathurrahmi Lawita, Nadia
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 8, No 2: October 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v8i2.26954

Abstract

This study aims to produce creative media for capital market financial literacy in the form of games as a simulation of investment and capital market practices for the younger generation, where the output of this study is expected to be a solution for the limitations of high/vocational school students who want to gain experience investing in the capital market but are hindered by the constraints of insufficient age and do not yet have an income. The method used in this study is research and development (R&D), which uses a 4D development model modified to four stages. It is defined, designed, developed, and evaluated. The research subjects of this study are students of Multi High School (MHS) Batam. The output or result of this study is a prototype of the Creative Media Financial Literacy Capital Market game and a guidebook for using capital market game simulations. The novelty of this study is producing new creative game media as a simulation of investment and capital market practices for the younger generation.