Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Surakarta Civil Engineering Review

Analisis Tingkat Pelayanan Jalan pada Perlintasan Sebidang dengan Rel Kereta Api Ragil Budi Kuncoro; Silvia Yulita Ratih; Luky Primantari
Surakarta Civil Engineering Review Vol 2 No 1 (2022): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.594 KB)

Abstract

Kemacetan terjadi pada kawasan yang mempunyai intensitas kegiatan dan penggunaan lahan yang tinggi salah satunya di ruas jalan Mojo Jaten Karanganyar. Jalan tersebut merupakan ruas jalan komplek pabrik dan pergudangan yang dilewati oleh bus dan truk besar. Jalan ini tergolong memiliki aktivitas ruas jalan yang padat dan adanya persimpangan dengan perlintasan rel kereta api sehingga lalu lintas di persilangan tersebut menyebabkan tundaan (delay) ketika kereta api melintas. Metode penelitian yang di gunakan analisis deskriptif. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui Tingkat Pelayanan Jalan, tundaan dan panjang antrian ketika palang pintu di tutup. Berdasarkan hasil penelitian, Tingkat Pelayanan Jalan (Level Of Service) di Jalan Mojo dikategorikan E dengan nilai 0,90<LOS<1 dengan kondisi pelayanan kurang baik. Arus lebih rendah daripada tingkat pelayanan D dengan volume lalu lintas mendekati kapasitas jalan dan kecepatan sangat rendah. Durasi penutupan terlama saat penutupan palang pintu kereta api Jaten adalah 253 detik, sedangkan durasi tersingkat saat penutupan 139 detik. Tundaan rata-rata di Jalan Mojo sebesar 92,63 detik dari arah barat dan 106,63 detik dari arah timur dan panjang antrian rata-rata saat palang pintu ditutup dengan panjang 145,83 m dari arah barat dan 170,45 dari arah timur.
5. EVALUASI KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR ( Studi Kasus Jalan Tawangmangu-Cemorosewu STA 2+000 sampai dengan 4+000 ) Wahid Sidiq Kristanto; Silvia Yulita Ratih
Surakarta Civil Engineering Review Vol 1 No 1 (2021): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.51 KB)

Abstract

Penurunan kondisi dan kerusakan jalan terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang lewat pada jalan tersebut terutama pada saat hari libur. Kondisi jalan yang berkelok serta naik turun mempengaruhi pengereman dan laju kecepatan kendaraan, menumpuknya antrian kendaraan di sepanjang jalan serta beban kendaraan-kendaran dengan tonase besar seperti bis-bis pariwisata yang ujungnya berimbas pada kerusakan struktur jalan Tawangmangu - Cemorosewu.Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data primer berupa hasil survei kerusakan jalan. Kerusakan yang terjadi di sepanjang ruas jalan tersebut adalah retak halus, retak buaya, retak melintang, tambalan dan lubang. Dengan dominasi kerusakan adalah retak halus. Kondisi jalan Tawangmangu-Cemorosewu tingkat PCI nya rata - rata 78,75. Nilai 78,5 jika di terapkan ke dalam nilai PCI artinya adalah sangat baik. Untuk menjaga kondisi supaya tetap baik dengan melaksanakan pemeliharaan rutin serta segera memperbaiki bagian jalan yang rusak supaya tidak lebih parah kerusakannya.
2. Redesain Ruas Jalan Raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen STA 0+000 s/d 0+550 Rian Yuli Setiawan; Silvia Yulita Ratih; Luky Primantari
Surakarta Civil Engineering Review Vol 3 No 1 (2023): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2021 pernah terendam air sungai beberapa kali. Bahkan di tahun 2010, jalan terendam air kurang lebih 70 cm sehingga jalan tidak dapat di lalui oleh kendaraan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan tindakan yang sesuai, salah satunya adalah redesain atau perencanaan ulang utamanya pada ruas jalan yang sering terendam air yaitu pada Sta 0+000 sampai dengan 0+550. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode studi kasus yaitu studi dengan melakukan pengujian secara rinci terhadap satu latar atau satu orang subjek atau satu tempat penyimpanan dokumen atau satu peristiwa tertent. Dari hasil analisis didapat bahwa factor-faktor yang mempengaruhi kerusakan Jalan Ruas Jalan Raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen adalah ketinggian jalan mulai dari STA 0+000 s/d 0+550 lebih rendah mengakibatkan jalan mudah rusak karena terendam air hujan dan luapan air sungai mungkung. Tebal perkerasan yang sesuai dengan Redesain Ruas Jalan Raya Pungkruk - Mungkung Kabupaten Sragen STA 0+000 s/d 0+550 adalah 200 cm diatas permukaan jalan lama dan dibuat talud jalan untuk menahan tebal perkerasan jalan yang baru. Kata kunci : Redesain Jalan
3. Analisis Proyeksi Peningkatan Layanan PDAM Klaten Cabang Timur dalam Memenuhi Kebutuhan Air Bersih Di Kecamatan Ceper sampai Tahun 2030 Aji Jaya Kusuma; Nina Pebriana; Silvia Yulita Ratih
Surakarta Civil Engineering Review Vol 3 No 1 (2023): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang seringkali terjadi pada pekerjaan suatu proyek adalah sering terjadinya keterlambatan proyek. Oleh karena itu menganalisis faktor penyebab keterlambatan merupakan bagian dari pengendalian proyek dimana hal tersebut merupakan langkah awal untuk menunjang kesuksesan proyek itu sendiri.Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap faktor penyebab keterlambatan proyek menggunakan metode AHP (analytic Hierarchy Process) dengan cara melakukan wawancara terhadap pihak yang terkait dan memberikan kuesioner penilaian faktor keterlambatan, membuat diagram sebab-akibat (fishbone), menguji validitas data, menentukan bobot prioritas dengan AHP, dan menganalisa data tersebut.Hasil dari penelitian ini berupa faktor utama yang menyebabkan keterlambatan proyek pembangunan, terdapat tiga faktor utama penyebab keterlambatan proyek tersebut yaitu sub-kriteria kurangnya material dengan nilai bobot 0,1422, produktifitas tenaga kerja rendah dengan bobot 0,1328, kerusakan mesin dan peralatan dengan bobot 0,1229. Kata kunci : Faktor Keterlambatan, Proyek Pembangunan, Analytical Hiearachy Process
Analisis Perbandingan Tingkat Kerusakan Jalan pada Perkerasan Lentur dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan SDI (Surface Distress Index) di Jalan Dr. Sutomo STA 0+000 – 0+990 Kabupaten Sragen Meida Bangun Budiyarti; Silvia Yulita Ratih; F.A Luky Primantari
Surakarta Civil Engineering Review Vol 4 No 2 (2024): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasar UU No.38 tahun 2004 tentang peranan jalan yang sangat pentingsebagai bagian sarana transportasi. Kerusakan pada ruas jalan dapat menghambatakses dari suatu wilayah ke wilayah lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuijenis kerusakan perkerasan lentur jalan pada ruas Dr. Sutomo, berdasarkan metodePavement Condition Index (PCI) dan SDI (Surface Distress Index) serta untukmengetahui perbandingan dan tingkat akurasi pada metode Pavement ConditionIndex (PCI) dan SDI (Surface Distress Index) Metode SDI mempertimbangkanjumlah kerusakan dan tipe kerusakan terbatas pada 4 tipe kerusakan. Sedangkanmetode PCI mempertimbangkan 19 kategori tipe kerusakan.Metode penelitian dengan metode quantitative. Data primer diantaranyaadalah panjang jalan, panjang dan lebar kerusakan, jenis kerusakan jalan. Datasekunder berupa peta jaringan jalan. Dari data tersebut dianalisis dengan MetodeSDI dan PCI.Hasil analisis disimpulkan bahwa jenis kerusakan yang terjadi retak kulitbuaya (alligator cracking), retak pinggir (edge cracking), lubang (potholes), amblas(depression), tambalan (patching and utility cut pacthing), benjol dan turun (bumpsand sags), pengausan agregat (polished aggregate). Pada metode PCI rata-ratanilainya 49,4 termasuk kondisi sedang (fair) dan metode SDI rata-rata nilainya 101termasuk kondisi rusak ringan.Kata kunci: Kerusakan jalan, Pavement Condition Index (PCI), Surface DistressIndex (SDI)
Analisis Potensi Pemanenan Air Hujan Untuk Kebutuhan Domestik (Studi Kasus Pemukiman Di Desa Tlogowatu, Kemalang, Klaten) Maria Sekar Wijayaningtyas; Nina Pebriana; Silvia Yulita Ratih
Surakarta Civil Engineering Review Vol 4 No 2 (2024): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Krisis air bersih di berbagai wilayah Indonesia menjadi permasalahan serius, terutama di daerah dataran tinggi seperti pegunungan. Salah satu daerah yang sering mengalami krisis air bersih adalah Desa Tlogowatu, Kemalang, Klaten. Desa ini terletak di lereng Gunung Merapi dengan ketinggian 700-1300Mdpl. Agar kebutuhan air tetap tercukupi, warga dan pemerintah membeli air dengan biaya operasional Rp. 85.000 per 5000 Liter. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang digunakan adalah data curah hujan, luas tangkapan air hujan, data kependudukan, dan data kebutuhan air. Hasil penelitian menunjukkan dengan memanen air hujan, volume air yang dapat ditampung sebanyak 388.167,4 m3/tahun. Dengan kebutuhan air domestik sebanyak 165.826.800liter/tahun, air hujan dapat memenuhi 234,08% kebutuhan penduduk Desa Tlogowatu. Penghematan yang bisa didapatkan dengan menerapkan sistem memanen air hujan dibanding dengan membeli air adalah sebesar Rp. 869.208.810/tahun.Kata Kunci: pememanen air hujan, penghematan air, kebutuhan air ABSTRACT The water crisis in many regions of Indonesia is a serious problem, especially in highland areas such as the mountains. One area that often have water crises problem is Tlogowatu Village, Kemalang, Klaten. This village is located on the slopes of Mount Merapi with an rise of 700-1300 meters above sea level. To ensure that water needs are met, residents and the government buy water at an operational cost of IDR. 85,000 per 5000 liters. This research method uses quantitative descriptive with the primary data usedbeing rainfall, rainwater catchment area, population, and water demand. The research results show that by harvesting rainwater, the volume of water that can be stored is 388,167.4 m3/year. With domestic water needs of 165,826,800 liters/year, rainwater can meet 234.08% of the needs of the Tlogowatu Village population. The savings that can be obtained by implementing a rainwaterharvesting system compared to buying water is IDR. 869,208,810/year.Key Words: rainwater harvesting, water saving.
3. Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan dengan Metode AHP Aji Jaya Kusuma; Nina Pebriana; Ratih, Silvia Yulita
Surakarta Civil Engineering Review Vol 3 No 1 (2023): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang seringkali terjadi pada pekerjaan suatu proyek adalah sering terjadinya keterlambatan proyek. Oleh karena itu menganalisis faktor penyebab keterlambatan merupakan bagian dari pengendalian proyek dimana hal tersebut merupakan langkah awal untuk menunjang kesuksesan proyek itu sendiri. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap faktor penyebab keterlambatan proyek menggunakan metode AHP (analytic Hierarchy Process) dengan cara melakukan wawancara terhadap pihak yang terkait dan memberikan kuesioner penilaian faktor keterlambatan, membuat diagram sebab-akibat (fishbone), menguji validitas data, menentukan bobot prioritas dengan AHP, dan menganalisa data tersebut. Hasil dari penelitian ini berupa faktor utama yang menyebabkan keterlambatan proyek pembangunan, terdapat tiga faktor utama penyebab keterlambatan proyek tersebut yaitu sub-kriteria kurangnya material dengan nilai bobot 0,1422, produktifitas tenaga kerja rendah dengan bobot 0,1328, kerusakan mesin dan peralatan dengan bobot 0,1229. Kata kunci : Faktor Keterlambatan, Proyek Pembangunan, Analytical Hiearachy
Analisis Hambatan Samping Terhadap Tingkat Pelayanan Jalan Edi Susilo Wibowo; Silvia Yulita Ratih
Surakarta Civil Engineering Review Vol 5 No 1 (2025): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepanjang jalan Veteran terdapat alun-alun, perkantoran, pertokoan, sekolah, rumah sakit, masjid dan GOR. Selain itu terdapat perempatan, pertigaan dan persimpangan sebidang dengan relkereta api yang menambah permasalahan pada kelancaran lalu lintas yang lewat sepanjang jalantersebut. Jalur pedestrian yang ada belum dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Akibatnya banyakterdapat hambatan samping di sepanjang jalan tersebut yang pasti akan mempengaruhi kinerja jalan.Metode yang dipakai untuk penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan datadilakukan dengan memanfaatkan instrument penelitian yang dipakai. Analisis data yang digunakanbersifat kuantitatif atau bisa di ukur. Pengambilan data dilakukan dengan survey langsungdilapangan.Hambatan samping pada ruas Jalan Veteran Sragen yang tertinggi dengan nilai total kejadian mencapai 600. Hambatan samping terendah yaitu 281. Derajat kejenuhan adalah 0,796dan tingkat pelayanan jalan pada ruas Jalan Veteran Sragen adalah C yaitu arus stabil, kecepatandipengaruhi oleh lalu lintas, volume sesuai untuk jalan kota. Hambatan samping yang terjadi cukuptinggi sehingga mempengaruhi kinerja jalan yaitu Tingkat Pelayanan Jalan C. Untuk mengatasisupaya Tingkat Pelayanan Jalan tidak semakin turun dengan melakukan rekayasa lalu lintas danmenegakkan peraturan setiap bagian jalan digunakan sebagaimana mestinya sesuai peruntukannya. Kata Kunci : Hambatan Samping, Kinerja Jalan