Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kapabilitas Dibidang Kuliner Untuk Membangun Perekonomian Bagi Warga Tropodo Sidoarjo Africa, Laely Aghe; Tianto, Reza; Kholid, Ikhwan
Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Research Center and Community Services (PPPM) Universitas Hayam Wuruk "Perbanas" Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v4i2.4590

Abstract

Kreativitas dan optimalisasi dibidang kuliner masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat dalam meningkatkan roda perekonomian yang dihadapi. Dalam hal ini pelaksanaan pengabdian masyarakat berusaha memberikan media dalam meningkatkan perekonomian tersebut, salah satu kegiatan yang dapat menyerap keahlian yang dimiliki oleh masyarakat adalah dibidang kuliner dengan spesifikasi tertentu sehingga dapat berfokus pada hasil yang diinginkan dan sekaligus memberikan wawasan bahwa dengan kuliner warga-warga yang ada di wilayah Tropodo dapat meningkatkan perekonomian. Hasil dari pengabdian masyarakat, selain dapat memanfaatkan kapabilitas salah satu narasumber sekaligus dapat mengestimasi pendapatan yang diterima meskipun dilakukan secara manual
Pendampingan Kerajinan Tas Dari Bahas Bekas Dan Pencatatan Keuangan Sederhana Guna Meningkatkan Perekonomian Warga Tropodo Irwandi, Soni Agus; Aghe Africa, Laely
Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Research Center and Community Services (PPPM) Universitas Hayam Wuruk "Perbanas" Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v6i2.5258

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas warga Tropodo serta meningkatkan keahlian warga dalam mengelola pencatatan keuangan sederhana. Pendampingan kerajinan tas dari bahan bekas kopi dapat memberikan nilai jual bagi umkm yang berada di Desa tropodo, sebagai pelengkap pendampingan maka disertakan juga pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Secara singkat warga Tropodo diberikan pelatihan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi dan pemahaman dasar tentang manajemen keuangan rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan warga dalam membuat tas ramah lingkungan serta kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi dan menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan masyarakat desa Tropodo.
PENGARUH NON PERFORMING FINANCING PADA KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH : DEWAN PENGAWAS SYARIAH SEBAGAI MODERASI Laely Aghe Africa
J-MACC Vol 6 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/j-macc.v6i2.3858

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh Non Performing Financing terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan ROE (Return on Equity) pada Bank Umum Syariah di Indonesia dan menguji kemampuan Dewan Pengawas Syariah untuk memoderasi pengaruh Non Performing Financing terhadap kinerja keuangan dengan menambahkan variabel FDR (Financing to Deposit Ratio) dan CAR (Capital Adequacy Ratio) sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan 72 data observasi bank syariah di Indonesia periode 2014-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif Non Performing Financing terhadap ROE, semakin rendah Non Performing Financing maka semakin tinggi kinerja keuangan karena semakin rendah Non Performing Financing semakin baik karena semakin sedikit jumlah kredit bermasalah .Ditemukan juga bahwa variabel Dewan Pengawas Syariah dapat memoderasi pengaruh Non Performing Financing terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini menambah literatur sebelumnya dengan menganalisis pengaruh Non Performing Financing terhadap kinerja keuangan Bank Syariah di Indonesia dan kebaruan artikel ini adalah penggunaan variabel Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah sebagai variabel moderasi. Temuan ini juga bermanfaat bagi pengambil kebijakan perbankan terkait mengantisipasi kondisi kredit bermasalah yang sedang terjadi di sektor perbankan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI Dina Intan Puspitaningrum; Laely Aghe Africa
J-MACC Vol 7 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/j-macc.v7i2.7357

Abstract

Environmental damage is increasing and spreading in Indonesia. Companies, as one of the parties contributing to environmental damage, must fulfill their responsibility in managing the environment, which can be done through Corporate Social Responsibility (CSR) disclosure. Corporate Social Responsibility (CSR) is an activity carried out by companies to fulfill their social responsibility in relation to the company's operations. This study aims to examine the effect of institutional ownership, audit committee, company size, and public ownership on Corporate Social Responsibility (CSR). The population used in this study consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2017–2019, with a total of 37 companies. Purposive sampling was used to obtain 241 companies that were sampled for the study. The data used were in the form of annual reports published by these companies and were analyzed using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that company size has an effect on Corporate Social Responsibility (CSR). Meanwhile, institutional ownership, audit committee, and public ownership have no effect on Corporate Social Responsibility (CSR).
PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, PROFITABILITAS, CASH HOLDING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Yenni Zanuba Arifah; Laely Aghe Africa
J-MACC Vol 8 No 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/j-macc.v8i1.9184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, leverage, profitabilitas, cash holding terhadap nilai perusahaan. Sebanyak 161 data yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016 sampai dengan 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis regresi linier dengan SPSS Versi 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas, leverage, profitabilitas, cash holding berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi perbankan dalam mengambil kebijakan terhadap kinerja perusahaan yang diukur dengan likuiditas, leverage, profitabilitas, cash holding yang diukur dengan nilai perusahaan, sehingga bank umum konvensional devisa memiliki pedoman tersendiri dalam menentukan kebijakan.
Financial distress for bankruptcy early warning by the risk analysis on go-public banks in Indonesia Laely Aghe Africa
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 19 No. 2 (2016): August - November 2016
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v19i2.542

Abstract

Early warning is essential for overseeing the firm’s financial system stability, and is developed by financial distress model. Financial Distress is financial declining phase that happens before bankruptcy or liquidation. This Research aimed to analyze whether the following factors such as CKPN (Allowance For Impairment Losses Of Credits), NPL (Non Performing Loan), IRR (Interest rate Ratio), PDN (Net Open Position), LDR (Loan To Deposit Ratio), IPR (Investing Policy Ratio), OE-OI (Operating Expenses To Operating Revenues) and FBIR (Fee Based Income Ratio) can determine financial distress as early warning in Indonesia’s go public banks. It is a quantitative study, with the sample of 100 go-public banks listed in Indonesia Stock Ex-change (www.idx.go.id) ranging from 2010 to 2014, collected using purposive sampling. They were analyzed using SPSS 23 IBM version. The result shows that LDR (Loan To Deposit Ratio) is the most significant factor to determine financial distress as early warning of bankruptcy of Indonesia’s go public banks. Besides that, it has several implications for regulators and bank management to determine the firm financial system stabilization.
The effect of pecking order, trade-off and market timing theories on capital structure in commercial banking companies listed on IDX Laely Aghe Africa; Avi Sunani
The Indonesian Accounting Review Vol. 7 No. 2 (2017): July - December 2017
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/tiar.v7i2.1398

Abstract

Capital structure has an impact on the short and long term. Funding provided by banks is inseparable from the availability of funds from third parties in the form of savings, demand deposits and deposits. The entry of third party funds must be balanced with the funds disbursed by the company. Therefore, management policy greatly determines the position and composition of funding. This study aims to analyze and determine several capital structure theories, namely Pecking Order Theory, Trade-Off Theory and Market Timing Theory. The variable of Pecking Order Theory is represented by funding deficit, long-term debt, and total debt. The variable of Trade-Off Theory is represented by tangi-ble assets, growth, size, profitability, total debt, and long-term debt. The variable of Mar-ket Timing Theory is represented by Equity Finance Weighted Average of market to book ratio and leverage ratio. This research is quantitative research. The samples used in this study are 100 data of commercial banking companies listed on IDX period 2011 - 2015. Data are obtained using purposive sampling method from banks registered at www.idx.go.id. Multiple Liner Regression is used in analyzing data using SPSS IBM 23. The results of the research show that Trade-Off and Market Timing Theories can be implemented by banking companies in terms of determining capital structure. This re-search implication is to enhance management choices, especially on how to set capital structure of the company.
The effect of capital structure, institutional ownership, managerial ownership, and profitability on company value in manufacturing companies Jhonatan Trafalgar; Laely Aghe Africa
The Indonesian Accounting Review Vol. 9 No. 1 (2019): January - June 2019
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/tiar.v9i1.1619

Abstract

This study aimed to examine the effect of capital structure, institutional ownership, managerial ownership, and profitability on company value. It used independent variables such as capital structure with a proxy of Debt to Equity Ratio (DER), institutional ownership, managerial ownership, and profitability with a proxy of Return on Equity (ROE), and the dependent variable such as company value. This study uses secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2014-2017, with the population of all manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with the sample of manufacturing companies in the sector of various industries in the period 2014-2017. It was taken by using purposive sampling method, where they were selected based on the criteria. The data were analyzed using a multiple linear regression analysis with SPSS 23. The results indicated that the Debt to Equity Ratio (DER), institutional ownership, and managerial ownership have no significant effect on company value, while Return on Equity (ROE) has a significant effect on company value. The company's goal can be achieved if the company's performance is able to optimize the value of the company.
Pendampingan Keberlanjutan Pengelolaan Air Sumur Artesis Berbasis Ultrafiltrasi Reverse Osmosis untuk Meningkatkan Kualitas Air Minum di Pondok Pesantren Khomsani Nur Tubagus Noor Rohmannudin; Sulistijono Sulistijono; Lukman Noerochim; Budi Agung Kurniawan; Respati Kevin Pramadewandaru; Laely Aghe Africa
Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2026): Kedaymas Volume 6 No.2
Publisher : Research Center and Community Services (PPPM) Universitas Hayam Wuruk "Perbanas" Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v6i2.5472

Abstract

Pondok Pesantren Khomsani Nur di Kabupaten Lumajang memanfaatkan air sumur artesis sebagai sumber utama kebutuhan air bersih. Program pengabdian sebelumnya telah membangun sistem penyediaan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), namun keberlanjutan operasionalnya memerlukan penguatan melalui pemeliharaan sistem, peningkatan kapasitas pengelola, dan penyediaan fasilitas pendukung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pengelolaan air sumur artesis berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), agar sistem dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui evaluasi program sebelumnya, observasi dan identifikasi kebutuhan mitra seperti pemasangan atap galvalum untuk melindungi alat ultrafiltrasi dari hujan, pemasangan pompa tambahan pada sistem ultrafiltrasi, pembangunan fasilitas pendukung berupa tempat wudhu, pemeliharaan, pelatihan dan pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) beroperasi dengan baik dan mampu meningkatkan kualitas air sumur artesis yang ditunjukkan oleh penurunan nilai Total Dissolved Solids (TDS) dari 199 ppm menjadi 11 ppm. Hal ini menunjukkan pengelola pesantren telah mampu mengoperasikan dan melakukan perawatan dasar sistem secara mandiri. Selain itu, pihak pesantren juga merencanakan untuk memasarkan air hasil ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) di masyarakat sekitar pesantren sehingga mendukung perekonomian untuk keberlanjutan penyediaan air bersih di lingkungan pesantren. Program ini berhasil meningkatkan kualitas sistem penyediaan air bersih sekaligus memperkuat kapasitas mitra dalam pengelolaan teknologi pengolahan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO).
Pendampingan Keberlanjutan Pengelolaan Air Sumur Artesis Berbasis Ultrafiltrasi Reverse Osmosis untuk Meningkatkan Kualitas Air Minum di Pondok Pesantren Khomsani Nur Tubagus Noor Rohmannudin; Sulistijono Sulistijono; Lukman Noerochim; Budi Agung Kurniawan; Respati Kevin Pramadewandaru; Laely Aghe Africa
Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2026): Kedaymas Volume 6 No.2
Publisher : Research Center and Community Services (PPPM) Universitas Hayam Wuruk "Perbanas" Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v6i2.5472

Abstract

Pondok Pesantren Khomsani Nur di Kabupaten Lumajang memanfaatkan air sumur artesis sebagai sumber utama kebutuhan air bersih. Program pengabdian sebelumnya telah membangun sistem penyediaan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), namun keberlanjutan operasionalnya memerlukan penguatan melalui pemeliharaan sistem, peningkatan kapasitas pengelola, dan penyediaan fasilitas pendukung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pengelolaan air sumur artesis berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), agar sistem dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui evaluasi program sebelumnya, observasi dan identifikasi kebutuhan mitra seperti pemasangan atap galvalum untuk melindungi alat ultrafiltrasi dari hujan, pemasangan pompa tambahan pada sistem ultrafiltrasi, pembangunan fasilitas pendukung berupa tempat wudhu, pemeliharaan, pelatihan dan pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) beroperasi dengan baik dan mampu meningkatkan kualitas air sumur artesis yang ditunjukkan oleh penurunan nilai Total Dissolved Solids (TDS) dari 199 ppm menjadi 11 ppm. Hal ini menunjukkan pengelola pesantren telah mampu mengoperasikan dan melakukan perawatan dasar sistem secara mandiri. Selain itu, pihak pesantren juga merencanakan untuk memasarkan air hasil ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) di masyarakat sekitar pesantren sehingga mendukung perekonomian untuk keberlanjutan penyediaan air bersih di lingkungan pesantren. Program ini berhasil meningkatkan kualitas sistem penyediaan air bersih sekaligus memperkuat kapasitas mitra dalam pengelolaan teknologi pengolahan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO).