Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN USAHA SERTA KETERAMPILAN UNTUK PRODUK UNGGULAN DAERAH PADA USAHA KECIL SASAK MAIK DI DESA GUNUNG SARI KABUPATEN LOMBOK BARAT Sulaimiah Sulaimiah; Santi Nururly
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 1 No. 3 (2022): Artikel Pengabdian bulan Oktober-Desember 2022
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v1i3.390

Abstract

Produk unggulan daerah seperti jagung, madu, ikan, daging sapi,rumput laut,mente, merupakan bahan makanan yang diolah jadi makanan jadi yang dilakukan pengusaha kecil menengah Sasak Maik yang berlokasi di gunung sari.Perusahaan kecil ini memiliki tenaga kerja 30 orang, yang merupakan asset bagi perusahaaan yang harus di perhatikan dan di kembangkan seupaya bisa menghasilkan produktivitas optimal.Pelatihan sebagai upaya untuk meraih produktivitas yang optimal dan unggul dalam persaingan. Pelatihan- pelatihan ini di utamakan bagi tenaga kerja yang baru masuk dan juga untuk mereka yang sudah ada di dalam perusahaan,supaya mereka lebih mengenal apa dan bagaimana pekerjaan mereka, sehingga para pekerja bisa lebih menyiapkan diri di dalam bekerja sesuai dengan tuntuan pekerjaan
Pengaruh Penempatan Kerja, Pelatihan Kerja, Dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pada Kantor Camat Masbagik Rina Putri Rahayu; Sulaimiah Sulaimiah
ALEXANDRIA (Journal of Economics, Business, & Entrepreneurship) Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/alexandria.v4i2.469

Abstract

This research aims to analyze the influence of job placement, job training, and non-physical work environment on employee job satisfaction at the Masbagik sub-district office. The type of research used is causal associative research. The data analysis technique used was Multiple Linear Regression using IBM SPSS version 26. The respondents in this study were all 43 employees of the Masbagik Subdistrict Office. The results of the analysis show that: (1) Job Placement has a positive and significant effect on Job Satisfaction of Masbagik Subdistrict Office Employees (2) Job Training has a positive and significant effect on Job Satisfaction of Masbagik Subdistrict Office Employees (3) Non-Physical Work Environment has a positive and insignificant effect on Job Satisfaction of Masbagik Subdistrict Office Employees
PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT RUMAH SAKIT RISA SENTRA MEDIKA MATARAM Rayna Zahratu; Sulaimiah Sulaimiah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7088

Abstract

Latar Belakang: Perawat di Rumah Sakit Risa Sentra Medika Mataram mengalami keterlambatan tinggi (44,2%) akibat work life balance buruk dari shift panjang dan stres emosional, serta motivasi kerja rendah karena pengakuan minim, yang memengaruhi kepuasan kerja dan kualitas pelayanan pasien. Tujuan: Penelitian ini menganalisis pengaruh work life balance dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja perawat. Jenis dan Metode Penelitian: Kuantitatif asosiatif-kausal menggunakan data survei dianalisis regresi linier berganda. Populasi dan Sampel: Sensus 52 perawat aktif (75% perempuan, mayoritas usia 20-40 tahun, pendidikan D3/S1). Instrumen dan Teknik Analisis Data: Kuesioner daring skala Likert (validitas r > 0,2732; Cronbach's α > 0,60); SPSS untuk uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), regresi, uji F, t, dan R². Hasil: Work life balance (rata-rata 4,13, "tinggi") berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja (β=0,118, t=2,421, p=0,019); motivasi kerja (rata-rata 4,22, "sangat tinggi") lebih kuat (β=0,544, t=10,526, p<0,001). Secara simultan menjelaskan 69,8% variasi (R²=0,698). Kesimpulan: Kedua variabel secara signifikan meningkatkan kepuasan kerja; manajemen disarankan terapkan shift fleksibel dan program pengakuan untuk tingkatkan retensi dan kualitas pelayanan.
Online Consumer Behaviour: Pengungkapan Data Sensitif Pelanggan dalam Ekosistem Aplikasi Perjalanan Harmi Widiana; Imanuella R. Andilolo; Sulaimiah Sulaimiah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10602

Abstract

Latar Belakang: Di era digital, berbagai platform online mengharuskan pengguna untuk memberikan data pribadi untuk memberikan layanan yang dipersonalisasi. Perubahan ini menimbulkan kekhawatiran tentang privasi data dan risiko keamanan, terutama karena konsumen sering kali mengalami kesulitan memahami bagaimana data mereka dikumpulkan, disimpan, dan digunakan oleh penyedia layanan. Tujuan: Penelitian ini mengkaji dampak literasi privasi online, khususnya keakraban teknis dan kepercayaan terhadap kemauan individu untuk mengungkapkan informasi sensitif (Data kesehatan, data etnis, data orientasi seksual) pada aplikasi perjalanan online. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan mensurvei partisipan untuk menilai tingkat keakraban teknis mereka dan kepercayaan serta pengaruhnya terhadap niat berbagi data sensitif mereka. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu dengan keakraban teknis yang lebih tinggi lebih berhati-hati dalam berbagi informasi, yang menunjukkan bahwa kesadaran privasi memainkan peran penting dalam membentuk perilaku pengguna. Begitu pula dengan kepercayaan pada platform digital, di mana kepercayaan yang lebih tinggi meningkatkan kemauan pengguna untuk mengungkapkan data meskipun ada masalah privasi. Implikasi: Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi para pembuat kebijakan, penyedia layanan kesehatan, dan pengembang platform digital dalam mempromosikan praktik berbagi data yang aman dan bertanggung jawab. Orisinalitas: Studi ini menekankan perlunya inisiatif pendidikan publik untuk meningkatkan literasi privasi dan menyerukan kebijakan tata kelola data yang transparan untuk menumbuhkan kepercayaan dalam ekosistem kesehatan digital.
Online Consumer Behaviour: Pengungkapan Data Sensitif Pelanggan dalam Ekosistem Aplikasi Perjalanan Harmi Widiana; Imanuella R. Andilolo; Sulaimiah Sulaimiah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10602

Abstract

Latar Belakang: Di era digital, berbagai platform online mengharuskan pengguna untuk memberikan data pribadi untuk memberikan layanan yang dipersonalisasi. Perubahan ini menimbulkan kekhawatiran tentang privasi data dan risiko keamanan, terutama karena konsumen sering kali mengalami kesulitan memahami bagaimana data mereka dikumpulkan, disimpan, dan digunakan oleh penyedia layanan. Tujuan: Penelitian ini mengkaji dampak literasi privasi online, khususnya keakraban teknis dan kepercayaan terhadap kemauan individu untuk mengungkapkan informasi sensitif (Data kesehatan, data etnis, data orientasi seksual) pada aplikasi perjalanan online. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan mensurvei partisipan untuk menilai tingkat keakraban teknis mereka dan kepercayaan serta pengaruhnya terhadap niat berbagi data sensitif mereka. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu dengan keakraban teknis yang lebih tinggi lebih berhati-hati dalam berbagi informasi, yang menunjukkan bahwa kesadaran privasi memainkan peran penting dalam membentuk perilaku pengguna. Begitu pula dengan kepercayaan pada platform digital, di mana kepercayaan yang lebih tinggi meningkatkan kemauan pengguna untuk mengungkapkan data meskipun ada masalah privasi. Implikasi: Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi para pembuat kebijakan, penyedia layanan kesehatan, dan pengembang platform digital dalam mempromosikan praktik berbagi data yang aman dan bertanggung jawab. Orisinalitas: Studi ini menekankan perlunya inisiatif pendidikan publik untuk meningkatkan literasi privasi dan menyerukan kebijakan tata kelola data yang transparan untuk menumbuhkan kepercayaan dalam ekosistem kesehatan digital.