Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : broadcomm

PENGARUH KREDIBILITAS INFLUENCER TERHADAP MINAT BELI SUBSCRIBERS PADA CHANNEL YOUTUBE OTOMOTIF RIDWAN HANIF Nuke Farida; Endah Purwitasari; Imam Taufik
BroadComm Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.189 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v4i1.233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel kredibilitas influencer terhadap minat beli subscribers pada Youtube channel otomotif Ridwan Hanif. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori SOR (Stimulus-Organism-Response). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan menggunakan teknik penyebaran kuesioner pada 385 sampel penelitian, sampel didapatkan dari perhitungan rumus Rao Purba dan populasi dalam penelitian ini tidak diketahui jumlahnya. Teknik pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari uji validitas dan reliabilitas yang dilakukan pada minimal 30 sampel. Hasil penelitian yang didapatkan dari perhitungan dengan menggunakan SPSS versi 25 adalah variabel kredibilitas influencer memberikan pengaruh sebesar 14,9% pada variabel minat beli subscriber channel Youtube otomotif Ridwan Hanif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hasil tersebut berpengaruh signifikan dengan kategori rendah.
IMPLEMENTASI MODEL SOSTAC DALAM STRATEGI SOCIAL MEDIA MARKETING PADA INSTAGRAM FRIDAY NORAEBANG Pinasthika, Indira Maitri Kitrani; Farida, Nuke; Amalia, Bella
BroadComm Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/r7n38d54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model SOSTAC dalam strategi social media marketing pada Instagram Friday Noraebang dalam membangun brand engagement. Instagram dimanfaatkan sebagai media komunikasi pemasaran untuk menjangkau serta melibatkan audiens, khususnya komunitas K-Pop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis dilakukan berdasarkan enam tahapan model SOSTAC, yaitu situation analysis, objectives, strategy, tactics, action, dan control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Friday Noraebang telah menerapkan setiap tahapan secara sistematis, mulai dari analisis internal dan eksternal melalui SWOT, penetapan tujuan yang mencakup peningkatan penjualan, gaya interaksi, dan efisiensi anggaran, dan perumusan strategi berbasis segmentasi target audiens. Implementasi taktik dilakukan melalui penggunaan alat pemasaran yang terintegrasi dengan bauran pemasaran 4P dan fitur-fitur Instagram. Pada tahap aksi, perusahaan mengoptimalkan dimensi pemasaran media sosial untuk meningkatkan interaksi audiens, sementara tahap pengendalian dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi menggunakan Instagram Insights. Penerapan model tersebut menunjukkan tercapainya tahapan brand engagement mulai dari lurking, casual, active, committed, hingga loyalist, dimana konsumen terlibat secara langsung dalam event Friday Noraebang.