Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Merakit dan Instalasi Laptop/Komputer pada Santri Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Wali Songo Banjarbaru Tri Wahyu Qur'ana; Al Fath Riza Kholdani; Hayati Noor
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2020): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v5i4.1270

Abstract

Assembling a computer is a stage of bringing together the components needed to run correctly. To understand the correct computer assembly process, an understanding of computer hardware is required both logically and physically. Meanwhile, so that the computer can be operated according to its function, it is necessary to install it. Computer installation is installing a program (software) into a computer. All software (e.g., Microsoft Windows, Microsoft Office, and others) apart from that, also install functions to match the program with the tools installed on the computer and parse the compressed files. The expertise in assembling and installing laptops/computers can make a creative economy business field based on information technology. The Islamic Education Foundation of Wali Songo Islamic Boarding School is an Islamic religious, educational institution. Santri, as the nation's next-generation youth, needs to understand and have skills in assembling and installing laptops/computers, not only as passive users but also being active, the other side can also be used as part of driving the creative economy.
Pemanfaatan WebGIS Untuk Pemetaan Lokasi Dan Kondisi Rambu Lalu Lintas Kota Banjarbaru Desy Ika Puspitasari Ika; Al Fath Riza Kholdani; Budi Ramadhani; Tri Angga Tegar Utama
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2020): Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Publisher: Fakultas Ilmu Komputer, Institution: Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/digitalzone.v11i2.4386

Abstract

Rambu lalu lintas merupakan salah satu sarana prasarana lalu lintas yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah, atau petunjuk bagi pengguna jalan. Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, khususnya Bidang Seksi Rekayasa dan Keselamatan Lalu Lintas memiliki wewenang dalam penyediaan dan memelihara rambu lalu lintas yang dilakukan semata-mata untuk keselamatan pengguna jalan. Kegiatan pengadaan rambu lalu lintas yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru selama ini masih mengalami kesulitan dalam merekap data baik input data rambu maupun yang diambil dari hasil survei pekerja di lapangan setiap bulannya. Pemanfaatan WebGIS diperlukan dalam menangani masalah ini, penelitian ini bertujuan memberikan informasi kondisi rambu lalu lintas dengan melakukan pemetaan titik lokasi kebutuhan beserta kondisi rambu lalu lintas guna memudahkan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru dalam pemeliharaan rambu lalu lintas serta menjembatani pengaduan masyarakat mengenai permintaan kebutuhan rambu.
PELATIHAN PERAKITAN, INSTALASI DAN PERBAIKAN KOMPUTER PENGELOLA PONDOK PESANTREN/PANTI ASUHAN Al Fath Riza Kholdani; Adani Dharmawati; Desy Ika Puspitasari; Rezky Izzatul Yazidah Anwar; Tri Wahyu Qur’ana; Mohammad Romli
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15091

Abstract

Pengurus Pondok Pesantren/Panti Asuhan Raudhatun Nasi’in Banjarbaru berjumlah sekitar 30 orang pengajar, sebagian dari mereka juga berperan sebagai pengelola workshop teknologi informasi yang merupakan hasil kerjasama dengan Balai Latihan Kerja. Workshop tersebut memiliki sekitar 16 buah komputer, namun dalam pengelolaannya belum diberdayakan sebagaimana mestinya karena sebagian dari pengurus belum mengerti cara merakit, menginstal dan memperbaiki komputer ataupun komponen-komponen-komponennya. Hal itu dibuktikan apabila terjadi permasalahan, komputer dibawa ke tempat servis, tentu hal tersebut memiliki biaya yang lebih mahal dibandingkan jika dapat memperbaiki komputer sendiri. Kegiatan ini terdiri penyuluhan materi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, pelatihan teknik merakit, menginstal serta memperbaiki komputer disertai dengan contoh apabila terjadi kerusakan, sehingga peserta dapat menggunakan komputer sebagaimana fungsinya. Berdasarkan hasil uji validitas korelasi dari 18 pertanyaan, terdapat 3 pertanyaan yang dinyatakan tidak valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas, nilai Cronbach’s Alpha yaitu 0.917 dari 15 pertanyaan kuisioner yang dinyatakan valid, menyatakan kemampuan peserta sangat baik setelah adanya kegiatan pengabdian ini. Peserta lebih memahami peran dari komputer dan peminatan peserta untuk berpartisipasi kembali jika diadakan pelatihan dengan materi lainnya mengenai komputer.
PEMBERDAYAAN KADER PMII BANJARBARU MELALUI PENGEMBANGAN DIGITAL HUB BERBASIS EKOSISTEM GOOGLE SEBAGAI PUSAT MANAJEMEN ORGANISASI DAN KONTEN Adani Dharmawati; Al Fath Riza Kholdani; Desy Ika Puspitasari; Nur Arminarahmah; Tri Wahyu Qur'ana; Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61931

Abstract

Organisasi kemahasiswaan dewasa ini dituntut memiliki infrastruktur manajemen informasi yang terintegrasi, bukan sekadar literasi digital personal semata. Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banjarbaru menghadapi persoalan fragmentasi pengelolaan media sosial, ketiadaan arsip digital terpusat, dan rendahnya literasi digital kritis, sehingga jejak digital organisasi rentan hilang setiap kali terjadi pergantian kepengurusan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan kader PMII Banjarbaru melalui pengembangan Digital Hub berbasis ekosistem Google (Google Sites, Google Drive, dan Google Calendar) sebagai pusat manajemen organisasi dan konten. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap, yaitu persiapan dan inisiasi sistem melalui Focus Group Discussion, workshop implementasi Digital Hub, pendampingan pascaworkshop, serta evaluasi dan pelaporan. Efektivitas program diukur menggunakan kuesioner pretest-posttest berskala Likert 1-5 terhadap 26 peserta pada 10 indikator literasi digital kritis dan tata kelola Digital Hub. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata kapasitas peserta dari 2,90 (kategori kurang-cukup menguasai) menjadi 3,96 (kategori menguasai), dengan gain rata-rata sebesar +1,06. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman literasi digital kritis (+1,34) dan penyusunan rencana konten atau editorial plan (+1,30), sedangkan indikator kemandirian pengelolaan Digital Hub pascapelatihan mencatat capaian akhir terendah (3,15), yang mengindikasikan perlunya pendampingan lanjutan. Kegiatan ini berhasil menghasilkan infrastruktur Digital Hub yang fungsional serta peningkatan kompetensi literasi digital kader yang terukur, dan direkomendasikan disertai skema pendampingan (coaching) berkala untuk menjamin kemandirian tata kelola digital organisasi secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI POSYANDU DIGITAL (SITANDU) BERBASIS WEB UNTUK MONITORING KESEHATAN IBU DAN ANAK Aulia Rizky M.H.N. A; Fathul Hafidh; Muhammad Saidi Rahman; Al Fath Riza Kholdani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61933

Abstract

Posyandu merupakan salah satu pilar penting pelayanan kesehatan dasar berbasis masyarakat, khususnya dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak. Namun, pencatatan data kesehatan di banyak posyandu masih dilakukan secara manual sehingga rawan keterlambatan pengolahan data, kesalahan pencatatan, serta sulit direkapitulasi untuk keperluan monitoring yang berkelanjutan. Permasalahan tersebut juga dihadapi oleh kader Posyandu Permata di Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, yang hingga saat ini belum memiliki sistem pencatatan data kesehatan yang terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader posyandu melalui implementasi Sistem Informasi Posyandu Digital (SITANDU) berbasis web guna mendukung kegiatan monitoring kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pemberdayaan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dan persiapan, sosialisasi sistem, pelatihan penggunaan SITANDU, implementasi sistem dalam kegiatan posyandu, serta pendampingan dan evaluasi, dengan melibatkan 15 orang kader posyandu sebagai peserta utama. Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan dievaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest pada lima indikator utama. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kader pada seluruh indikator, dengan rata-rata skor meningkat dari 1,72 menjadi 3,93 pada skala 1-5 (peningkatan rata-rata 2,21 poin). Rangkaian pelatihan dan pendampingan diharapkan meningkatkan kemampuan kader dalam mengoperasikan sistem pencatatan digital serta mendorong terbentuknya budaya kerja berbasis data pada layanan posyandu, sejalan dengan potensi efisiensi waktu pencatatan sebesar 60,0%-86,7% yang ditunjukkan pada pengujian teknis sistem. Kegiatan ini diproyeksikan memperkuat kapasitas kader sebagai agen transformasi digital pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN SIPURUN UNTUK DIGITALISASI UMKM KERAJINAN PURUN DI KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU Budi Ramadhani; M. Dedy Rosyadi; Mirza Yogy Kurniawan; Al Fath Riza Kholdani; Barqi Ramadhan Al- Kubra; Ahmad Aldy Noor Fadhillah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61934

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan purun merupakan salah satu potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang berkembang di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, khususnya pada kelompok UKM Bakul Purun. Sebagian besar pelaku usaha masih menjalankan aktivitas penjualan dan pencatatan transaksi secara konvensional, sehingga jangkauan pemasaran produk masih terbatas dan pengelolaan data usaha belum terdokumentasi secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan SIPURUN, yaitu platform penjualan berbasis web yang dikembangkan khusus untuk mendukung pengelolaan dan pemasaran produk kerajinan purun, sebagai upaya mendukung digitalisasi UMKM kerajinan purun. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi dengan mitra, sosialisasi pemanfaatan teknologi informasi, demonstrasi SIPURUN, pendampingan penggunaan aplikasi oleh mitra, serta evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Sasaran kegiatan adalah 10–15 pelaku UMKM penjual dan pengrajin purun di UKM Bakul Purun, dengan pendekatan partisipatif dan edukatif yang melibatkan mitra secara aktif pada setiap tahapan. Melalui kegiatan ini, mitra diperkenalkan pada fitur utama SIPURUN, meliputi katalog produk, pendaftaran akun, keranjang belanja, checkout, riwayat pesanan, hingga panel admin untuk mengelola produk dan laporan penjualan, sehingga diharapkan memperoleh pemahaman mengenai manfaat teknologi informasi dalam pengelolaan usaha, kemampuan dasar mengoperasikan aplikasi penjualan berbasis web, serta peningkatan kesadaran digital dalam menghadapi persaingan usaha di era ekonomi digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi UKM Bakul Purun untuk secara bertahap mengadopsi SIPURUN dalam mendukung pengembangan usaha dan perluasan pasar produk kerajinan purun.