Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : WIDYATAMA

Kelayakan Finansial Budidaya Jamur Tiram di Desa Sugihan, Retnaningsih, Nugraheni
WIDYATAMA Vol 19, No 2 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelayakan Finansial Budidaya Jamur Tiram di Desa Sugihan,Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang Nugraheni Retnaningsih Fakultas  Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara  Sukoharjo,Jl. Letjen S. Humardani No. 1 Kampus Jombor Sukoharjo 57521Telp (0271) 593156, fax (0271) 591065 Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya: biaya, penerimaan, dan keuntungan; produksi dan penerimaan yang dicapai pada tingkat BEP; serta kelayakan finansial dari budidaya jamur tiram di desa Sugihan, kecamatan Tengaran, kabupaten Semarang.           Penelitian dilaksanakan dengan metode survei, dengan teknik observasi, interview, dan menggunakan questioner sebagai alat pengumpulan data primer. Pengambilan sampel petani dilakukan secara sensus sebanyak 20 responden. Analisis kelayakan secara finansial yang digunakan adalah Return On Invesment (ROI), Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), dan Profitability Index (PI) atau Benefit / Cost (B/C) ratio.    Hasil penelitian terhadap budidaya jamur tiram per musim tanam / usaha tani di desa Sugihan diperoleh rerata biaya total Rp 6.670.875,00 meliputi rerata biaya tetap Rp 1.027.000,00 dan rerata biaya variabel Rp 5.643.875,00. Rerata produksi 1.502,75  kg dan rerata harga Rp 6.625,00 per kg jamur tiram segar, sehingga rerata penerimaan total Rp 9.928.500,00. Rerata keuntungan yang diperoleh petani Rp 3.257.625,00  sedangkan profitabilitas 48,693 % dan R/C ratio 1,495. Tingkat BEP dicapai pada rerata produksi 357,927 kg dan rerata penerimaan total Rp 2.371.824,48. Budidaya jamur tiram terletak di atas tingkat BEP. Hasil kelayakan finansial diperoleh nilai ROI = 48,833 %, PP = 2,05 atau 2 tahun 0,5 bulan, NPV = 7.627.563,815, PI atau B/C ratio = 1,488. Kata-kata kunci : Kelayakan finansial, Jamur tiram
Analisa Usaha Petani Pembuat Log Jamur Tiram di Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang Retnaningsih, Nugraheni
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Usaha Petani Pembuat Log Jamur Tiram di Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang Nugraheni Retnaningsih Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. Letjen Sujono Humardani No. 1 Sukoharjo 57521. Telp.+62-0271-593156, Fax. +62-0271-591065 Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya: biaya, penerimaan, dan keuntungan dari pengusahaan log jamur tiram; tingkat resiko usaha yang ditanggung oleh petani pembuat log jamur tiram di desa Sugihan, kecamatan Tengaran, kabupaten Semarang. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei, dengan jalan teknik observasi, interview, dan menggunakan questioner sebagai alat bantu pengumpulan data. Lokasi penelitian dipilih desa Sugihan, karena hanya di desa tersebut dijumpai petani penghasil log jamur tiram. Sedangkan pengambilan sampel petani dilakukan secara sensus, yaitu semua petani yang mengusahakan log jamur tiram di desa Sugihan dijadikan sebagai sampel sebanyak 10 responden. Hasil analisa usaha terhadap petani pembuat log jamur tiram per bulan di desa Sugihan, diperoleh rerata biaya total sebesar Rp 6.537.960,00 meliputi rerata biaya tetap Rp 2.643.960,00 dan rerata biaya variabel Rp 3.894.000,00. Rerata produksi sebanyak 4.200 log jamur tiram dan rerata harga di tingkat petani responden Rp 1.770,00 per log jamur tiram, sehingga diperoleh rerata penerimaan total Rp 7.400.000,00. Rerata keuntungan petani sebesar Rp 862.040,00 dengan tingkat profitabilitas 12,72 % berarti bahwa pengusahaan log jamur tiram menguntungkan. Hasil perhitungan tingkat resiko usaha diperoleh nilai koefisien variasi (KV) < 0,5 yaitu sebesar 0,41 dengan batas bawah keuntungan (BBK) bernilai positif yaitu sebesar Rp 156.100,00 berarti bahwa pengusahaan log jamur tiram beresiko rendah. Kata-kata Kunci: Analisa Usaha, Log,  Jamur Tiram, Petani  Desa Sugihan
Analisis Break Even Point (BEP) dan Profitabilitas Usaha Roti Pada “Ganep Bakery” di Surakarta Retnaningsih, Nugraheni
WIDYATAMA Vol 22, No 1 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, pendapatan, dan titik impas (BEP), serta tingkat profitabilitas yang dicapai perusahaan dalam satu periode produksi (1 bulan) Mei-Juni 2013. Penelitian dilakukan di perusahaan “Ganep Bakery” di Surakarta, dengan pertimbangan bahwa “Ganep Bakery” oleh Pemda dijadikan percontohan usaha roti di  kota Surakarta. Produk yang diteliti meliputi roti basah dan roti kering karena memiliki variasi produksi banyak. Metode yang digunakan untuk menentukan harga pokok produksi adalah Full Costing, karena metode ini memperhitungkan semua unsur biaya produksi maupun non produksi.  Analisis Break Even Point (BEP) digunakan untuk mengetahui tingkat penerimaan perusahaan, dimana perusahaan tidak mengalami kerugian namun juga tidak mendapatkan keuntungan. Ratio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan biaya produksi, maka besaran biaya variabel mencapai 69% setiap bulannya, sedangkan biaya tetap sebesar 31% setiap bulan. Dari keseluruhan struktur biaya yang ada, maka biaya variabel bahan baku merupakan biaya terbesar, yaitu mencapai 42%. Pendapatan perusahaan roti Ganep Bakery didominasi dari hasil penjualan jenis roti basah, yaitu sebesar 88% dari total pendapatan perusahaan, sedangkan sisanya berasal dari hasil penjualan roti kering, sebesar 12%. Titik Impas (BEP) dicapai pada tingkat pendapatan sebesar Rp.184.310.734 untuk  jenis roti basah dan Rp.184.292.824 untuk jenis roti kering, atau titik impas perusahaan dicapai pada tingkat pendapatan sebesar Rp. 184.301.779. Ratio profitabilitas usaha sebesar 45%, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan roti Ganep Bakery mempunyai kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan usaha cukup tinggi. Kata Kunci: Break Even Point (BEP), Profitabilitas Usaha Bakery
Pelatihan Pengolahan Aneka Masakan dari Bahan Jamur Tiram Segar Retnaningsih, Nugraheni; S, Catur Rini; Sudarmi, Sudarmi; H, Yos Wahyu
WIDYATAMA Vol 20, No 2 (2011)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Pengolahan Aneka Masakan dari Bahan Jamur Tiram Segar Nugraheni Retnaningsih, Catur Rini S., Sudarmi, Yos Wahyu H. Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. Letjend Sujono Humardani No.1 Jombor Sukoharjo 57512. Telp 0271593156, Fax 0271591065 Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo tentang pembuatan aneka resep masakan dari bahan jamur tiram segar yang bernilai gizi tinggi. Kegiatan  dimulai dengan mengadakan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK dilingkungan desa Telukan, karena di desa ini banyak dijumpai hasil panen jamur tiram segar. Pelaksanaan kegiatan dengan memberikan penyuluhan dalam bentuk ceramah dan diskusi, selanjutnya dilakukan demonstrasi dengan memberikan pelatihan pembuatan aneka ragam masakan dari bahan jamur tiram segar meliputi: kaloke jamur tiram, krispi jamur tiram, dan bakso jamur tiram. Evaluasi dilakukan kepada peserta untuk mengetahui keberhasilan kegiatan, dengan mengadakan pre test sebelum kegiatan berlangsung maupun post test selelah dilaksanakan kegiatan. Hasil pre test menunjukkan bahwa sebelum pelatihan dimulai peserta masih kurang paham tentang materi dengan rerata nilai 1.941. Setelah melaksanakan pelatihan rerata nilai post test terhadap pemahaman peserta mengalami peningkatan 72.315 % atau menjadi 3.714. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada msyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta mengolah jamur tiram segar menjadi aneka masakan yang lezat dan bergizi tinggi. Kata-kata kunci: Pelatihan, aneka masakan jamur tiram
Analisis Biaya dan Profitabilitas Usaha Roti pada “Ganep Bakery” di Surakarta Retnaningsih, Nugraheni
WIDYATAMA Vol 22, No 2 (2013): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui struktur biaya produksi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku seperti tepung terigu dan bahan lainnya, serta tingkat profitabilitas yang dicapai perusahaan “Ganep Bakery” dalam satu periode produksi (1 bulan). Penelitian dilakukan di perusahaan “Ganep Bakery” Surakarta, dengan pertimbangan bahwa “Ganep Bakery” oleh Pemda dijadikan percontohan usaha roti di kota Surakarta. Produk yang diteliti meliputi roti basah dan roti kering karena memiliki variasi produksi banyak. Roti basah memiliki nilai penjualan terbesar, karena paling laku dijual dan diproduksi setiap hari rata-rata 50 kg tepung terigu. Metode digunakan untuk menentukan harga pokok produksi (HPP) adalah Full Costing, metode ini memperhitungkan semua unsur biaya produksi dan non produksi. Ratio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Dari data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuestioner diperoleh hasil bahwa besaran biaya variabel mencapai 65% dari keseluruhan biaya produksi setiap bulannya, sedangkan biaya tetap sebesar 35% setiap bulan selama Februari-Maret 2013. Dari keseluruhan struktur biaya yang ada, biaya variabel (bahan baku) merupakan biaya terbesar mencapai 37%. Sedang pendapatan perusahaan “Ganep Bakery” didominasi dari hasil penjualan roti basah sebesar 99% dari total pendapatan perusahaan, sedangkan sisanya berasal dari hasil penjualan roti kering sebesar 1%. Ratio profitabilitas sebesar 42%, ini menunjukkan bahwa perusahaan “Ganep Bakery” mempunyai kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan usaha cukup tinggi.  Kata-kata Kunci: Struktur Biaya Produksi, Profitabilitas Usaha Bakery
Analisis Biaya dan Profitabilitas Usaha Roti Pada “Ganep Bakery” di Surakarta Retnaningsih, Nugraheni .
WIDYATAMA Vol 21, No 2 (2012): WIDYATAMA
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Biaya dan Profitabilitas Usaha Roti Pada “Ganep Bakery” di Surakarta Nugraheni Retnaningsih Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Univet Bantara Sukoharjo, Jl. Lj. S. Humardani No.1 Jombor Sukoharjo 57512. Telp (0271)593156 Fax (0271)591065  Abstrak Penelitian bertujuan mengetahui struktur biaya produksi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku seperti tepung terigu dan bahan lainnya, serta tingkat profitabilitas yang dicapai perusahaan “Ganep Bakery” dalam satu periode produksi (1 bulan). Penelitian dilakukan di perusahaan “Ganep Bakery” Surakarta, dengan pertimbangan bahwa “Ganep Bakery” oleh Pemda dijadikan percontohan usaha roti di kota Surakarta. Produk yang diteliti meliputi roti basah dan roti kering karena memiliki variasi produksi banyak. Roti basah memiliki nilai penjualan terbesar, karena paling laku dijual dan diproduksi setiap hari rata-rata 50 kg tepung terigu. Metode digunakan untuk menentukan harga pokok produksi (HPP) adalah Full Costing, metode ini memperhitungkan semua unsur biaya produksi dan non produksi. Ratio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Dari data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuestioner diperoleh hasil bahwa besaran biaya variabel mencapai 65% dari keseluruhan biaya produksi setiap bulannya, sedangkan biaya tetap sebesar 35% setiap bulan selama Februari-Maret 2013. Dari keseluruhan struktur biaya yang ada, biaya variabel (bahan baku) merupakan biaya terbesar mencapai 37%. Sedang pendapatan perusahaan “Ganep Bakery” didominasi dari hasil penjualan roti basah sebesar 99% dari total pendapatan perusahaan, sedangkan sisanya berasal dari hasil penjualan roti kering sebesar 1%. Ratio profitabilitas sebesar 42%, ini menunjukkan bahwa perusahaan “Ganep Bakery” mempunyai kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan usaha cukup tinggi.  Kata Kunci: Struktur Biaya Produksi, Profitabilitas Usaha BakeryÂ