Yofita Sari
Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Studi Literatur: Implementasi Model Pembelajaran Habit Foarming dalam Penguatan Kedisiplinan Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Selama Pembelajaran Daring Fahrrurozi Fahrrurozi; Yofita Sari; Siti Rohamah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2807

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi model pembelajaran habit forming dalam penguatan kedisiplinan siswa kelas 5 Sekolah Dasar selama pembelajaran daring. Penelitian ini dilatarbelakangi menurunnya karakter keidisiplinan siswa selama pembelajaran daring akibat covid-19 yang menjadikan pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka di kelas yang kemudian dilakukan secara tatap maya melalui daring. Penelitian ini menggunakan metode studi literature atau penelitian kepustakaan dengan teknik pengumpulan data yaitu analisis isi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa pembiasaan kedisiplinan yang dapat diterapkan selama pembelajaran daring diantaranya pembiasaan disiplin waktu, disiplin menegakkan aturan dan tata tertib, disiplin sikap, dan disiplin belajar. Hal lainnya yaitu koordinasi guru dan orang tua untuk selalu membiasakan anak melakukan sesuatu dengan tepat waktu, menjadi teladan yang baik untuk anak, serta memberikan apresiasi kepada anak ketika mereka disiplin dan memberikan peringatan ataupun hukuman ketika mereka melaanggardengan adanya pembiasaan-pembiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter disiplin pada peserta didik di manapun mereka berada
Pemanfaatan Model Project Based Learning sebagai Stimulus Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Fahrurrozi Fahrurrozi; Yofita Sari; Alya Rahmah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2794

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di sekolah dasar yaitu pada penerapan kurikulum 2013 saat ini masih banyak sekolah dasar yang belum menerapkan pembelajaran yang aktif dan dapat melatih berpikir kreatif siswa, terkhusus dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar guru masih terbiasa mengajarkan siswanya dengan pembelajaran konvensional melalui model pembelajaran yang kurang mengajak siswa untuk berpikir kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun dan mendeskripsikan kajian mengenai pemanfaatan model project based learning  sebagai stimulus kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah studi literatur dengan menggunakan data dari jurnal atau buku yang relevan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi dengan mengambil kesimpulan secara objektif, sistematis, dan generalis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model project based learning dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dan meemberikan stimulus berpikir kreatif siswa, karena model project based learning adalah model pembelajaran yang dapat mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Hal ini sesuai dengan karakteristik pembelajaran IPA di sekolah dasar yang mengharuskan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa
Studi Literatur : Implementasi Metode Drill sebagai Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Fahrurrozi Fahrurrozi; Yofita Sari; Stiany Shalma
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi metode drill sebagai peningkatan hasil belajar matematika siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik penelitian studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dengan cara mencari artikel ilmiah yang berhubungan dengan penelitian. Metode drill atau latihan merupakan suatu metode yang dalam pembelajarannya melakukan kegiatan -kegiatan latihan secara berulang dan kontinyu dengan tujuan untuk menguasai kemampuan daya ingat atau keterampilan tertentu, sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai. Berdasarkan data 10 artikel jurnal yang dianalisis, dapat disimpulkan bahwa metode drill dapat meningkatkan hasil belajar matematika di beberapa sekolah dasar di Indonesia, baik di kelas rendah maupun di kelas tinggi. Dalam implementasinya, metode drill dengan kelebihannya menjadikan siswa mendapat pengaruh yang lebih baik untuk meningkatkan kemampuannya sehingga siswa menjadi lebih terampil baik dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik. Namun, hambatan – hambatan yang terjadi pun tidak bisa kita abaikan. Untuk itu, guru harus mengimplementasikan metode drill dengan cara yang menyenangkan, misalnya melalui games ataupun dipadukan dengan metode – metode lainnya.
Studi Literatur : Pemanfaatan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran PKn Siswa Sekolah Dasar Fahrurrozi Fahrurrozi; Yofita Sari; Jihan Fadillah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan model Problem Based Learning yang dimanfaatkan dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur. Data yang diperoleh yaitu data sekunder dalam bentuk buku, jurnal, artikel ilmiah dan lain sebagainya yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data yang diperoleh diproses melalui reduksi data, kemudian dideskripsikan secara ilmiah sehingga diperoleh suatu kesimpulan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning memiliki tahapan-tahapan dalam pelaksanaannya, yaitu : (1) Orientasi siswa pada masalah, (2) Mengorganisasikan siswa untuk belajar, (3) Membimbing penyelidikan, (4) Menyajikan hasil karya, (5) Mengevaluasi. Melalui tahapan-tahapan tersebut siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran sehingga memperoleh pengalaman yang nyata untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Dengan demikian pemanfaatan model Problem Based Learning pada proses pembelajaran membantu siswa untuk melatih serta meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya
Studi Literatur: Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Fahrurrozi Fahrurrozi; Yofita Sari; Prasetyo Wiguna
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3009

Abstract

Pada daerah terpencil yang ada di Negara Indonesia masih saja ditemukan kesenjangan pendidikan yang seharusnya didapatkan oleh anak-anak Indonesia. Ada berbagai macam faktor yang menyebabkan kesenjangan tersebut. Penulisan artikel bertujuan menganalisis dengan kritis dan mendalam terkait pengarus status sosial ekonomi orang tua terhadap hasil belajar siswa di sekolah dasar. Jenis artikel yang dituliskan menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi literatur yang analisis dan juga telaah terkait buku, artikel, jurnal, atau sumber relevan lainnya yang berkesinambungan dengan judul. Kesimpulannya adalah bahwa kondis sosial ekonomi orang tua yang baik dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik sehingga hasil belajar yang didapatkan oleh peserta didik juga akan sebaik pula. Hal tersebut dikarenakan, berkecukupannya sarana dan prasarana yang dimiliki dalam sebuah keluarga tersebut, sehingga dapat menunjang bakat dan minat yang dimiliki oleh peserta didik. Akan tetapi, pada penelitian ini tidak menutup kemungkinan bagi seseorang atau bagi anak-anak untuk tidak melakukan usaha untuk mendapatkan prestasi dan hasil belajar yang baik bagi seorang anak yang berasal dari keluarga yang memiliki status sosial ekonomi yang berkecukupan. Banyak diantara anak-anak yang berasal dari daerah-daerah terpencil untuk tetap mengikuti proses belajar mengajar dengan sebaik-baiknya. Hal ini dikarenakan mereka sudah menyadari terkait pentingnya pendidikan yang dilakukannya