Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PELAKSANAAN UNIVERSAL PRECAUTION PADA TENAGA KESEHATAN DI ERA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS KANGKUNG Yulia Eva Febriana; Qurrotul Aeni; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18618396

Abstract

Universal precaution merupakan tindakan pengendalian infeksi sederhana yang wajib dilakukan seluruh tenaga kesehatan, untuk semua pasien, setiap saat, pada semua tempat pelayanan, untuk mengurangi resiko penyebaran infeksi. Pelaksanaan universal precaution belum sepenuhnya dilakukan dengan baik oleh tenaga kesehatan, masih ada tenaga kesehatan yang belum menerapkan universal precaution seperti tidak melakukan cuci tangan sebelum tindakan, sehingga memungkinkan terinfeksi Covid-19 atau terjadinya HAIs. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan universal precaution oleh tenaga kesehatan di era pandemi Covid-19. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan desain potong lintang (cross sectional). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 86 tenaga kesehatan di Puskesmas Kangkung I dan Puskesmas Kangkung II. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling dengan alat ukur kuesioner dan lembar observasi. Besar uji korelasi adalah 0,213 yang berarti hubungan antar variabel rendah, nilai reliabilitas 0,749, apabila nilai Crombach’s Alpha >0,60 maka dikatakan reliable. Anlis data dilakukan dengan Fisher’s Exact Test didapatkan nilai p 0,046 (nilai p <0,05) yang menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan universal precaution oleh tenaga kesehatan. Tingkat pengetahuan sangat mendukung tenaga kesehatan dalam pelaksanaan universal precaution, tingginya tingkat pengetahuan tenaga kesehatan tentang universal precaution, akan baik dalam pelaksanaan universal precaution.
HUBUNGAN SIBLING RIVALRY DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KALIWUNGU SELATAN KABUPATEN KENDAL Andriyani Mustika Nurwijayanti; Oktiya Rita Jayanni; Muhammad Khabib Burhanudin Iqomah; Rina Anggraeni; Qurrotul Aeni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18618554

Abstract

Sibling rivalry merupakan  persaingan antara sudara kandung ini untuk mendapatakan perhatian dan kasih sayang orang tuanya. Anak yang mengalami sibling rivalry lebih besar dijumpai pada anak yang berusia < 3 tahun (80,0%) di bandingkan dengan anak yang berusia  > 3 tahun (20,0%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Sibling Rivalry Dengan Perkembangan Psikososial Pada Balita di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal, Mengidentifikasi karakteristik sibling rivalry dan anak perkembangan psikososial. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive (Purposive Sampling). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Analisis data dilakukan syarat Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan sibling rivalry perkembangan psikososial kurang sebanyak 39 (65, 0%). Hasil analisis penelitian diperoleh nilai p-value 0,006 nilai ini lebih kecil dari  p  < 0,05. Kesimpulan Ada hubungan antara sibling rivalry dengan perkembangan psikososial balita di Wilayah Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal  (p value=0.006 (p value <0,0).