Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mata Pelajaran Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Siswa Heryani Heryani; St. Aisyah; Hamidah Suryani
HomeEC Vol 18, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v18i1.45651

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Tingkat Pengetahuan Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan; 2) Pengaruh Tingkat Keterampilan Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan; 3) Pengaruh tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Busana Industri Terhadap Kesiapan Praktik Kerja Lapangan. Populasi dan sampel penelitian semua siswa kelas XI Tata Busana di SMK Negeri 1 Pinrang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data deskriptif dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan; 1) Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan mata pelajaran busana industri terhadap kesiapan praktik kerja lapangan siswa di SMK Negeri 1 Pinrang dilihat dari nilai Thitung (2,543) > Ttabel (2,039); 2) Terdapat pengaruh tingkat keterampilan mata pelajaran busana industri terhadap kesiapan praktik kerja lapangan di SMK Negeri 1 Pinrang dilihat dari nilai Thitung (6,824) > Ttabel (2,039); 3) Tingkat pengetahuan dan keterampilan secara bersama-sama mempengaruhi terhadap kesiapan praktik kerja lapangan siswa kelas XI Tata Busana ditunjukkan dengan nilai Fhitung sebesar (319,698) > Ftabel sebesar (3,30). Hasil R Square adalah 0,954 atau sama dengan 95,4% artinya variabel X1 dan variabel X2 secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel Y. Sedangkan sisanya 4,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan ini atau variabel yang tidak diteliti.Kata kunci - Tingkat Pengetahuan, Tingkat Keterampilan, Busana industri, Kesiapan PKL
Dimensi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Fasilitas dan Layanan Akademik Jurusan PKK FT UNM St. Aisyah; Kurniati Kurniati; Hamidah Suryani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.702 KB)

Abstract

Abstrak. Monitoring atau evaluasi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan yang diberikan oleh tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan pengelola serta kepuasan sarana dan prasaran yang mendukung roses pembelajaran bertujuan untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan sistem mutu pada tingkat Prodi dan Jurusan PKK FT UNM. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang akan memberikan gambaran tentang kepuasan mahasiswa terhadap layanan dan pelaksanaan proses pendidikan di jurusan PKK FT UNM. Jumlah mahasisswa yang menjadi popolasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PKK S1, D3 dan D4 tahun akademik 2020 yaitu sebesar 594 mahasiswa dengan sampel sebesar 20% yaitu 119 mahasiswa. Data yang diperoleh di analisis secara deskriptif persentase dan disajikan dalam bentuk diagram. Hasil penelitian menunjukkan dimensi tingkat kepuasan mahasiswa yaitu Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty, Tangibles yang digunakan untuk mengukur kualitas fasilitas dan layanan akademik berada dalam kategori baik artinya bahwa sebagian besar pengguna atau mahasiswa memberikan respon baik terhadap kualitas fasilitas dan layanan akademik pada Jurusan PKK FT UNM.Kata Kunci: Dimensi Tingkat Kepuasan, Fasilitas, Layanan Akademik
ANALISIS KESIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA DI ERA SOCIETY 5.0 PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI D3 TATA BUSANA St. Aisyah; Rosmiaty; Kurniati; Andi Nur Maidah
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Program D3 Tata Busana sebagai jenjang penididikan vokasi yang luarannya dipersiapkan untuk bekerja, maka kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh peserta didik untuk bersaing di era society 5.0 yakni berpikir kritis, bernalar, kreatif, berkomunikasi, kolaborasi serta memilik kemampuan problem soving. Berdasarkan dari hal tersebut dalam menghadapi era society 5.0 ada dua hal yang harus dilakukan yaitu adaptasi dan kompetisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kesiapan Mahasiswa D3 Tata Busana dalam memamasuki dunia kerja di era society 5.0. Sampel dalam penelitian adalah mahasiswa D3 Tata busana yang berada di semester 6 yang telah melulusi seluruh rangkaian pembelajaran di Program Studi dan mempersiapkan diri untuk menyusun Tugas Akhir. Jumlah sampel adalah sebesar 29 orang mahasiswa. Hasil anlisis data yang diperoleh secara deskriptif menunjukkan tingkat kesiapan mahasiswa yang dilihat dari 7 indikator yaitu peningkatan skill, pengambilan keputusan komunikasi, analilitcal thinking,kreativitas, fleksibilitas dan keterampilan digital rata-rata diatas 90% yang berarti bahwa mahasiswa D3 Tata Busana memiliki kesiapan memasuki dunia kerja di era Society 5.0
PERAN MODAL SOSIAL TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PELAKU INDUSTRI RUMAHAN (PENJAHIT BUSANA) DI KOTA MAKASAR A. Nur Maida; St. Aisyah Hading; Hamida Suryani
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro-scale enterprises are one form of business venture to realize the level of community welfare in a non-formal environment. Home industry actors (fashion tailors) have their own ways of developing their businesses, for this reason this study aims to: 1. determine the transfer of knowledge obtained by home industry actors (fashion tailors) and 2. identify the role of social capital in the welfare level of home industry actors (fashion tailors) in Makassar City. The method in the research conducted was descriptive qualitative, namely with interview techniques, documentation, and questionnaires. The results of the research analysis show that 1. the transfer of knowledge obtained by home industry players (fashion tailors) in Makassar City in Parang tambung Village, Tamalate District is obtained from experience, knowledge and skills learned, attending training conducted by the Department of Labor and Cooperatives, courses and opportunities conducted by several free institutions, joining several tailoring communities and some of them continue the inheritance of parents' businesses that have been carried out, some open their own businesses with capital skills or loans based on education that is relevant to the field being run. And this industrial business is running well with promising profits. 2. the role of social capital on the welfare level of home industry actors (tailors).