Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan dan Pelatihan Pembuatan Biobriket dari Tempurung Nipah dan Kelapa pada Masyarakat Pesisir di Kelurahan Tritih Kulon Kabupaten Cilacap Propinsi Jawa Tengah Ayu Pramita; Zhilal Shadiq; Rosita Dwityaningsih; Mardiyana Mardiyana; Mohammad Nurhilal
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7682

Abstract

Dalam program yang dilakukan Tim Pengabdi kepada masyarakat di desa Tritih Kulon Kabupaten Cilacap ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif pada pengurus koperasi Mahardika Nusa Tani dan masyarakat sekitar di Kelurahan Tritih Kulon melalui pemanfaatan limbah organik berupa tempurung nipah dan batok kelapa. Permasalahan yang ditemukan ialah potensi sumber daya alam lokal yang belum terolah secara optimal,sumber daya alam yang ada berupa kelapa menjadi permasalahan yang muncul disaat limbah batok kelapa belum dimanfaatkan secara optimal dan dapat bernilai jual tinggi. Hal itu diperlukan adanya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam dan limbah menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi. Pemilihan topik ini didasari oleh pentingnya mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal. Kegiatan yang melibatkan 20 peserta ini berlangsung selama dua hari, meliputi survei awal & observasi, analisis kebutuhan, sosialisasi kepada masyarakat, implementasi kegiatan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengadaan pelatihan dan pendampingan pembuatan biobriket tempurung nipah dan batok kelapa mampu meningkatkan pemahaman kesadaran akan kepedulian pemanfaatan yang ada di lingkungan sekitar akan mampu memajukan roda perekonomian lokal. Selain itu, diharapkan masyarakat mampu membuat briket sendiri yang nantinya mereka dapat menjadi seorang wirausaha atau semacamnya, bagi ibu rumah tangga hal ini dapat meminimalisir biaya pengeluaran untuk membeli bahan bakar, karena mereka sudah tahu bahwa briket merupakan energi alternatif pengganti bahan bakar minyak.
Isolasi Senyawa Tiofen dari Bunga Tahi Ayam (Tagetes spp) Sebagai Odoran Gas LPG Rosita Dwityaningsih; Zhilal Shadiq; Mohammad Nurhilal; Ayu Pramita; Septian Hanjaya
Infotekmesin Vol 17 No 2 (2026): Infotekmesin: Juli 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/

Abstract

Liquefied Petroleum Gas (LPG) is a mixture of propane and butane gases. LPG is characterized by being colorless and odorless, requiring an additive to act as an indicator of a leak in the gas cylinder, allowing it to spread into the air. The additive currently used as an odorant in LPG is ethyl mercaptan, a volatile liquid with a strong, pungent odor characteristic and highly stable, making it difficult to decompose in the air. However, this compound has drawbacks because the resulting aroma is difficult to detect, thus tending to irritate breathing and reduce user comfort. Therefore, it is necessary to isolate compounds from more environmentally friendly natural materials to become alternative odorants in LPG to replace ethyl mercaptan. One natural material that can be a source of compounds with strong aroma characteristics is the Tagetes spp. plant, which contains thiophene in its roots and leaves, making it a natural source of strong-smelling compounds. The results of this study were that the largest yield was obtained from the root extract with petroleum ether solvent of 5.85%, a corrosion rate of 6.63 µg/cm2.hour, and an odor level of 42. The high yield directly correlates with elevated odor intensity without inducing excessive corrosion, demonstrating the potential of Tagetes spp. root extract as a superior and safe natural odorant candidate.