Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Eksistensi UMKM Dapros pada Desain Pengemasan, Pemasaran dan Perhitungan Laba-Rugi Secara Digital Syahid Ihsan Nurfalaqi; Umalihayati Umalihayati; Rani Puspa; Anton Nasrullah; Yuliah Yuliah; Mila Karmila; Mira Marlina; Widya Dwiyanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5485

Abstract

Pengabdian ini memiliki latar belakang UMKM seringkali menghadapi tantangan persaingan yang ketat dan perubahan perilaku konsumen dalam membeli produk. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kepada UMKM dalam mengembangkan eksistensi dapros pada desain pengemasan, pemasaran, dan perhitungan laba-rugi secara digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja bisnis mereka. Dengan demikian, diharapkan pengabdian ini dapat membantu UMKM dalam mengatasi tantangan dan meningkatkan daya saing bisnis mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan UMKM di Desa Siketug, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang. Pengabdian dilakukan selama empat pertemuan dengan membagi kegiatan menjadi beberapa tahap, yaitu pertemuan awal untuk memperkenalkan dapros dan menjelaskan manfaatnya, pelatihan dan pendampingan UMKM Dapros, serta evaluasi dan monitoring setelah penggunaan DIgital. Selain itu, akan dilakukan pula penyebaran informasi dan hasil pengabdian melalui media sosial dan marketplace untuk menjangkau lebih konsumen. Pendampingan eksistensi Dapros pada desain pengemasan, pemasaran, dan perhitungan laba-rugi secara digital dapat membantu UMKM di Desa Siketug meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja bisnis mereka. Sebagai sarana pengembangan selanjutnya, UMKM Dapros dapat terus mengadopsi teknologi dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengoptimalkan bisnis mereka
PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DAN PENGENALAN WIRAUSAHA BARU DI KELURAHAN CIGOONG Annisa Nur Fitria; Rani Puspa; Sheza Nazwa Aulia; Indri Rahma Lestari; Muhammad Afrizal; Jihan Fariidah; Siti Fatimah Azzahra; Muhamad Ilham Sujatmiko; Mugiroh Mugiroh
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 6 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v6i2.274

Abstract

Used cooking oil is a type of household waste often discarded without treatment, posing potential environmental risks. However, it can be repurposed into products with both utility and economic value—such as aromatherapy candles. This community service initiative aimed to enhance the knowledge and skills of housewives regarding the utilization of used cooking oil while highlighting its potential as a new entrepreneurial opportunity. The activity was conducted under the 2026 Bina Bangsa University Student-Lecturer Collaboration Program (KKM-PKM), involving KKM Group 09 students and their supervising lecturers. It took place in RT 04, Cigoong Urban Village, Walantaka District, Serang City, with the participation of eight housewives. A participatory approach was employed, featuring awareness-raising sessions, demonstrations, and hands-on practice ("learning by doing") in making aromatherapy candles from used cooking oil. Materials used included used cooking oil, dyes, fragrances, wicks, and small gypsum containers. The results demonstrated that participants successfully followed the production steps and created aromatherapy candles featuring various colors and scents. This activity provided practical experience in transforming household waste into useful products and introduced the potential for product development as a new business venture. In addition to production, students assisted in setting up a Lynk.id-based website to serve as a digital storefront and sales platform for showcasing and marketing the finished candles. This initiative is expected to encourage the community to manage household waste more wisely and to develop productive skills that could generate additional economic value for their families.