Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN INSYA’ MUWAJJAH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Khoirun Nisa’; Isnol Khotimah; Moh. Ulum
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5 No 1 (2022): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.17998

Abstract

Penerapan insya’ muwajjah dalam pembelajaran bahasa Arab adalah salah satu metode yang diterapkan di Pondok Pesantren Al-mashduqiah Kraksaan Probolinggo. Maksud dari penerapan ini adalah sebagai cara guru dalam mengajar bahasa Arab khususnya kemampuan mengarang siswa secara terbimbing, siswa dibimbing melalu buku ajar yaitu kitab “Durusul lughah Al-Arabiyah” beserta media lainnya. Guru bertindak langsung dalam penerapan ini, tujuannya agar siswa aktif dalam menulis dan menghafal kosa kata Arab. Oleh karena itu maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan insya’ muwajjah dalam pembelajaran bahasa Arab siswa JMA Pondok Pesantren Al-mashduqiah.Riset yang digunakan merupakan riset lapangan yang bertabiat deskriptif kualitatif. Guru bahasa Arab dan siswa JMA Pondok Pesantren Al-mashduqiah Kraksaan Probolinggo selaku subjek dalam riset ini, sedangkan insya’ muwajjah dalam pembelajaran bahasa Arab adalah objek penelitiannya. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode untuk mengumpulkan data.Hasil dari penelitian ini adalah 1)Menghafal kosa kata Arab khususnya pada benda sekitar  2)Siswa sesering mungkin  membuat jumlah mufidah sebelum masuk ke maharah kitabah 3)Menulis sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari agar menjadi kebiasaan yang baik walaupun sedikit. 4)Siswa membiasakan menulis kalimat sederhana seminggu sekali adalah target seorang Guru. 
Pendampingan Membaca Kitab Fathul Qorib dalam Pengembangan Literasi Fikih Santri Moh. Ulum; Abu Khaer; Musthofa Kamal; Fajar Diansa Potabuga
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v5i2.419

Abstract

Pondok Pesantren Mambaul Ulum merupakan lembaha pendidikan Islam yang memadukan sistem pembelajaran khas pesantren dengan kurikulum madrasah diniyah. Salah satu fokus dalam kurikulum madrasah diniyah adalah pembelajaran fikih melalui kitab Fathul Qorib yang merupakan rujukan dalam memahami dasar-dasar hukum Islam. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai kendala, terutama rendahnya kemampuan santri dalam membaca dan memahami teks berbahasa Arab klasik. Kondisi tersebut disebabkan oleh minimnya penguasaan terhadap ilmu alat seperti nahwu dan sharaf yang seharusnya menjadi dasar dalam memahami struktur kalimat dan makna terminologi fikih. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) saat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca kitab fikih dasar dan pemahaman hukum Islam santri madrasah diniyah melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu (1) koordinasi dan pemetaan kebutuhan santri, (2) pelaksanaan klinik baca kitab dalam kelompok kecil, dan (3) penyelenggaraan forum diskusi serta simulasi penerapan hukum fikih. Pendekatan yang digunakan menekankan penguasaan teks dan pengembangan berpikir kritis melalui metode seperti presentasi, studi kasus dan role play. Sebagai hasil yang diharapkan, santri mampu memahami teks fikih secara lebih baik, mengaitkan isi kitab dengan kehidupan sosial, serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membaca kitab melalui hasil tes, refleksi mingguan dan evaluasi dari tim pelaksana bersama pengurus madrasah.
Penguatan kedisplinan siswa pesisir di sekolah berbasis pesantren melalui pendekatan integratif humanistik Moh. Ubaidyllah; Moh. Ulum
Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 12 No. 1 (2026): Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Unit Pelaksana Teknis Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (UPT-P4M) STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/aulia.v12i1.3736

Abstract

The issue of student discipline in coastal areas has become an educational challenge due to the flexible social characteristics of the community and a lack of time orientation. This qualitative case study aims to analyze the social characteristics of coastal students, identify the forms and causes of low discipline, and examine the implementation of a humanistic integrative approach in fostering discipline at MA Syarief Hidayatullah Pondok Kelor Paiton Probolinggo. Data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed thematically. The results show that low discipline is reflected in tardiness, non-compliance with rules, and poor time management, influenced by the coastal family environment culture. However, applying a humanistic integrative approach through persuasive dialogue, empathy, role modeling, and guidance can encourage the intrinsic internalization of discipline values. The study concludes that fostering student discipline Coastal activities are more effective if carried out in a contextual, humanistic way, and are focused on strengthening ongoing personal awareness.
PENERAPAN METODE TARTILA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR'AN Ach. Afifi; Moh. Ulum; M. Mahbubi
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2024): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v8i2.24182

Abstract

This study aims to investigate the application of the Tartila method in enhancing the ability to read and write the Qur'an at MIN 1 Probolinggo using a qualitative approach. The Tartila method, which emphasizes gradual and structured learning, is designed to assist students in understanding and mastering the recitation of the Qur'an, while also facilitating their ability to write the Qur'anic verses accurately and properly. In this study, data were collected through in-depth interviews and direct observations involving the head of the madrasa, the head of the TPQ, and teachers who serve as Tartila instructors. The main focus of this study is to evaluate the impact of applying the Tartila method on students' Qur'anic reading and writing skills. The results of the study indicate that the implementation of the Tartila method has a significant influence in improving students' reading and writing abilities, as well as deepening their understanding and spiritual appreciation of the content and meaning of the verses they read and write. This method has proven effective in helping students memorize and write the Qur'an in an easier and more structured manner. Furthermore, the study also shows that learning using the Tartila method can enhance students' motivation and interest in Qur'anic studies. It is hoped that the findings will contribute significantly to the development of more innovative and effective Qur'anic teaching methods in the future
Dakwah Bil-Hal melalui Pendidikan Ekologi Islam dalam Pemanfaatan Limbah Organik Sekolah Abu Khaer; Moh. Ulum
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v6i2.564

Abstract

Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi isu krusial yang belum dikelola secara optimal, padahal dalam perspektif Islam menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari iman dan tugas kekhalifahan manusia di bumi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dakwah bil-hal melalui pendidikan ekologi Islam dalam inovasi pemanfaatan limbah organik sekolah di SMA-Islam Nurul Hidayah Banyu Putih dan SMK NU Wringin Bondowoso. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi empat tahapan: 1) Sosialisasi dan penyadaran ekoteologi Islam melalui kajian ayat-ayat ekologis (Fiqh Al-Bi'ah) tentang konsep khalifah fil ardh, thaharah, dan larangan israf; 2) Pelatihan dan demonstrasi pengolahan limbah organik; 3) Praktik dan pendampingan pembuatan kompos, pupuk organik cair, dan eco-enzyme dari sampah sisa kantin dan dedaunan; 4) Evaluasi dan pembentukan kader peduli lingkungan sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran ekologis siswa sebesar 85% yang menginternalisasi nilai Islam Rahmatan Lil 'Alamin dalam menjaga lingkungan. Secara fisik, program ini berhasil mengurangi volume sampah organik sekolah hingga 70% dan menghasilkan 120 kg kompos serta 40 liter eco-enzyme yang dimanfaatkan untuk penghijauan sekolah dan kebun produktif. Terbentuknya Bank Kompos Sekolah dan Komunitas Santri Peduli Lingkungan menjadi indikator keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa dakwah bil-hal melalui pendidikan ekologi Islam efektif sebagai model pemberdayaan untuk mewujudkan sekolah yang bersih, hijau, dan berkah.